Aplikasi AI adalah perangkat digital yang mampu menyelesaikan pekerjaan layaknya manusia. Teknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) ini bekerja dengan mandiri karena memiliki kemampuan analisis data yang baik.
Selain itu, AI ini juga dapat digunakan untuk dimintai saran oleh pengguna mengenai apa saja, selagi data pelatihannya memadai dan AI bisa mengakses mesin pencarian. AI memiliki banyak kegunaan bagi kebutuhan informasi manusia.
Survei OECD terhadap lebih dari 5.000 UKM menemukan bahwa 65% UKM pengguna AI generatif merasakan peningkatan kinerja karyawan, sedangkan 26% menyatakan AI membantu meningkatkan pendapatan.
Di bawah ini, Anda dapat memahami manfaat AI bagi bisnis dan juga 10 rekomendasi aplikasi AI terbaik untuk mengoptimalkan proses bisnis Anda.
Key Takeaways
AI dalam bisnis bertindak sebagai tim kerja untuk membantu menyelesaikan pekerjaan di kantor atau dimintai saran mengenai pengembangan bisnis.
Tiap AI memiliki keunggulannya masing-masing di bidang bisnis yang berbeda. Pilih AI yang memang berfokus ke bidang yang bisnis Anda butuhkan.
Beberapa industri disarankan menggunakan AI karena akan berpengaruh positif bagi kemajuan industri.
Apa Itu Aplikasi AI?
Aplikasi AI adalah program perangkat lunak yang menggunakan teknologi komputer dan memiliki kemampuan untuk berpikir, mengolah data, dan mengerjakan tugas seperti manusia.
AI memiliki sejumlah fungsi dalam membantu pekerjaan manusia, seperti otomatisasi tugas, analisis data, menjawab pertanyaan, dan juga membuat rekomendasi berdasarkan data yang diberikan. Fitur chat yang dimiliki AI juga mempermudah pengguna untuk melakukan tugas-tugas ini.
Teknologi kecerdasan buatan bekerja menggunakan teknologi seperti machine learning, NLP (Natural Language Processing), dan juga computer vision. Machine learning bekerja dengan mempelajari tiap input data baru yang diberikan pengguna, lalu AI mempelajari informasi secara bertahap untuk memberikan hasil yang relevan ke depannya.
Kemudian, NLP bekerja dengan memahami konteks bahasa dari pertanyaan user lalu memberikan jawaban dengan bahasa yang mudah dipahami. Lalu ada computer vision yang berfungsi untuk menganalisis dokumen atau gambar lalu memberikan jawaban sesuai dengan konteks gambar.
Etika penggunaan AI juga sudah diatur oleh UU PDP No. 27 Tahun 2022. Isinya menekankan bahwa pemrosesan data harus memiliki tujuan yang jelas serta terbatas pada kebutuhan perusahaan yang telah ditentukan.
AI dapat digunakan untuk membantu sektor-sektor di bawah:
Bisnis: AI berguna untuk menganalisis tren penjualan dalam satu periode.
Pendidikan: Dapat merekap data siswa untuk keperluan administrasi sekolah.
Pemerintahan: Data kependudukan dapat dikumpulkan secara otomatis.
Keuangan: Membantu dalam menemukan anomali pada semua transaksi yang dilakukan.
Industri kreatif: Berguna untuk brainstorming ide-ide menarik untuk dijadikan karya bagi industri kreatif.
Apa Saja Manfaat Aplikasi AI untuk Bisnis?
AI yang digunakan dalam bisnis memiliki sejumlah fungsi yang membantu bisnis secara signifikan dalam prosesnya. Proses otomatisasi pada AI yang didukung dengan pelatihan data yang tepat membantu AI dalam menganalisis data-data yang diperlukan perusahaan untuk kelangsungan bisnis.
Untuk manfaatnya Anda bisa pelajari di bawah ini:
Meningkatkan produktivitas kerja: Membantu karyawan menyelesaikan pekerjaan lebih cepat berkat otomatisasi AI. Ini akan menambah output bisnis.
Mengotomatiskan pekerjaan repetitif: Pengisian atau input data yang berulang seperti input data administrasi karyawan dapat dilakukan secara langsung dengan cepat oleh AI.
Mempercepat pengambilan keputusan: Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan karena AI dapat menjabarkan informasi yang dibutuhkan seputar bisnis untuk rencana ekspansi atau pengembangan lainnya.
Mengurangi kesalahan operasional: Karena AI dapat langsung menarik data dari pusat data bisnis, AI dapat melakukan pekerjaan operasional dengan minim kesalahan.
Menambah kepuasan pelanggan: Teknologi AI chatbot membantu dalam menjawab keluhan pelanggan tanpa perlu menunggu Customer Service menjawab, sehingga pelanggan pun puas dengan pelayanan bisnis.
10 Rekomendasi Aplikasi AI Terbaik untuk Bisnis Anda
Berikut 10 rekomendasi aplikasi AI terbaik untuk mengoptimalkan fungsi dari ERP Anda. Pertimbangkan sesuai kebutuhan bisnis Anda:
1. Hashy OS

Hashy OS adalah platform AI agent keluaran HashMicro yang bekerja di dalam ERP HMX atau HM Nova dan aplikasi bisnis lain yang terhubung. Cara kerja Hashy OS menggunakan data, riwayat, dan dokumen perusahaan untuk memberikan analisis akurat dan menjalankan pekerjaan sesuai aturan kerja perusahaan.
Fitur:
Company Nexus: Menghubungkan seluruh data dan informasi penting perusahaan terkait proses bisnis. Dengan ini, AI dapat menjawab pertanyaan user terkait kondisi bisnis dengan akurat.
AI Coworkers: Berperan sebagai coworker Anda untuk menyelesaikan pekerjaan repetitif, seperti input data transaksi, menindaklanjuti invoice yang terlambat, atau mengirim reminder ke vendor mengenai pengiriman barang.
Manifest Apps: Memungkinkan pembuatan aplikasi atau dashboard yang diperlukan perusahaan hanya melalui chat AI.
AI Insight Brief: Merangkum data dan menjelaskan adanya anomali pada proses kerja dalam penjelasan yang mudah dimengerti.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat di bisnis lokal Indonesia karena mendukung kebijakan bisnis seperti PPh atau BPJS | Kurang cocok untuk perusahaan yang hanya membutuhkan AI untuk menulis |
| Layanan support lokal tersedia | |
| Menggunakan data operasional langsung dalam menganalisis bisnis |
2. SAP Joule

SAP Joule menggabungkan asisten AI dengan AI agent yang menggunakan data dan proses aplikasi SAP, sehingga jika diintegrasikan dengan software SAP, AI mampu mempercepat akses data, navigasi, sampai ke proses transaksional. Cocok untuk bisnis yang memakai beberapa solusi SAP.
Fitur:
Conversational Search: Pencarian dan peringkasan dokumen perusahaan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Document Grounding: Menghubungkan Joule dengan dokumen perusahaan, sehingga Joule bisa menjawab pertanyaan user berdasarkan sumber akurat.
Transactional Capabilities: Mengidentifikasi dan membuat transaksi bisnis berdasarkan permintaan user.
Navigational Capabilities: Menemukan dan membuka aplikasi SAP yang diminta.
Analytical Insights: Menghasilkan metrik penjualan, grafik sederhana, atau memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan dan relatif cepat dipelajari (kurva belajarnya rendah) | Terkadang memberikan jawaban yang terlalu umum |
| Mempercepat pencarian informasi bisnis | Implementasi di awal cukup rumit karena perlu menentukan identitas pengguna, sinkronisasi, dan hak akses |
| User non-teknis mampu beradaptasi | Integrasi dengan tools non-SAP sedikit rumit |
3. Microsoft Copilot Studio

Copilot Studio adalah platform low-code untuk membuat AI agent. Agent dapat dihubungkan ke Microsoft Dynamics 365 dan beberapa aplikasi lain dengan konektor bawaan atau kustom. Keunggulannya yaitu studio ini menawarkan pembuatan AI yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik tiap bisnis.
Fitur:
Generative Orchestration: Memilih dan mengombinasikan knowledge source sesuai dengan maksud pengguna.
Topics and Topic Triggers: Menyusun alur percakapan terstruktur menggunakan trigger seperti konteks perusahaan manufaktur.
Generative Answers: Menghasilkan jawaban berasal dari sumber pengetahuan database perusahaan.
Knowledge Sources: Menghubungkan AI dengan database perusahaan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka low-code mudah digunakan | Kustomisasi tingkat lanjut yang kompleks |
| Pembuatan agent dasar tidak perlu coding yang rumit | Integrasi fitur spesifik membutuhkan keahlian teknis |
| Fleksibel karena fungsinya bisa diperluas dengan mengcustomize konektor tambahan | Learning curve yang tinggi jika workflow nya multi-agent |
4. Google Gemini Advanced

Google Gemini Advanced adalah aplikasi AI yang tertanam langsung di dalam Google Workspace dan terhubung dengan fitur-fitur Google. AI ini mendukung revisi draft email untuk membuat pesan seputar bisnis dan juga membuat workflow lintas aplikasi Google yang dapat mengefisienkan bisnis.
Fitur:
AI Assistant: Tim bisa melakukan brainstorming untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat menggunakan fitur chat AI pada Gemini.
Notebook: Mengubah file bisnis seperti PDF yang sulit dibaca menjadi file audio yang dapat didengarkan dan lebih mudah diserap untuk menentukan strategi bisnis.
Manajemen email bisnis: Tertanam langsung di Gmail untuk menyusun draft email dan menyarankan respons yang paling cocok.
Document Drafting: AI dapat menganalisis file spreadsheet lalu membuatkan draft dokumen baru.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Memberi kemudahan karena dapat merangkum email dan meeting yang direkam | Kurang memadai dalam mengkaji informasi bisnis kompleks |
| Context-aware, tidak perlu input data berkali-kali | Masih terfokus pada bahasa Inggris saja |
| Data aman karena hanya disimpan dalam ekosistem Google | Harga tidak transparan |
5. Leena AI

Leena AI menyediakan AI Colleagues yang berfungsi seperti coworker untuk keperluan back-office kantor. Platform ini memiliki konektor ke berbagai software ERP, HRIS (Human Resources Information System), serta CRM (Customer Relationships Management) lainnya.
Fitur:
AI Colleagues: Pekerja digital dengan peran dan tanggung jawab terhadap pekerjaan tertentu, tergantung diaturnya seperti apa oleh pengguna.
Enterprise Tools and Integrations: Tools ini memungkinkan AI mengubah data dan menjalankan tindakan pada software ERP.
Knowledge Studio: Menghubungkan agent dengan sumber knowledge perusahaan seperti Google Drive atau master data ERP.
Orchestrator: Memahami permintaan user dan membaginya menjadi beberapa tugas serta memilih AI Colleagues dan Tools yang tepat untuk menyelesaikan tugas ini.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka chat mudah digunakan | Masih terbatas di ranah reporting |
| Responsnya relatif cepat | Jawaban bisa keliru sesekali |
| Efektif dalam menjawab pertanyaan dan mengurangi beban kerja HR (Human Resources) | Workflow yang kompleks membutuhkan pelatihan data yang lebih rumit |
6. Notion AI

Notion AI adalah platform AI independen yang bisa mengolah informasi bisnis dan merangkum dokumen sesuai dengan kebutuhan bisnis. AI ini juga memiliki kemampuan integrasi dengan berbagai platform workspace lain untuk manajemen bisnis yang lebih akurat.
Fitur:
Write: Pengguna bisa meminta AI menulis dokumen, proposal, atau email sehubungan dengan bisnis.
Action Items: AI dapat mengekstrak data dari notulen meeting bisnis dan membuat daftar kegiatan apa saja yang diperlukan untuk optimalisasi bisnis.
Summarize: Dapat merangkum dokumen bisnis seperti purchase order atau data transaksi satu bulan yang panjang dan kompleks menjadi ringkasan yang mudah dimengerti dalam beberapa kalimat.
Ask AI: AI dapat ditanya oleh pengguna dan menjawab berdasarkan konteks bisnis yang ditanyakan dengan mengacu pada database Notion yang sudah dipelajari oleh AI itu sendiri.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Menyatu dengan alur kerja bisnis dari proses merangkum data hingga pengambilan keputusan bisnis | Masih terbatas untuk analisis bisnis yang lebih kompleks |
| AI terbukti context-aware sehingga tidak perlu copy paste berkali-kali hanya untuk bertanya pada AI. | Terkadang jawaban yang dihasilkan terlalu umum |
| Mengurangi pekerjaan repetitif seperti pembuatan notulen | Pembuatan dokumen yang diminta tidak selalu konsisten formatnya |
7. Perplexity AI for Business

Perplexity AI for Business adalah mesin pencari berbasis AI. Pengguna bisa mencari informasi dari web nya secara langsung. Aplikasi ini kuat di riset dan pendataan yang kredibel untuk keperluan bisnis karena tanpa diminta, AI ini akan mengirimkan sumber yang digunakan setiap memberikan informasi.
Fitur:
Pro Search: Mode pencarian yang lebih dalam. AI akan menggabungkan informasi dari beberapa sumber yang dibaca dan dikaji, lalu memberikan jawabannya ke user.
Research Mode: Menjawab pertanyaan yang membutuhkan penelitian lebih detail. Di sini Perplexity akan menjalankan banyak pencarian sekaligus dan mengkaji berbagai sumber, kemudian menyusun laporan mendetail dari sumber. Laporan ini bisa diunduh dalam bentuk PDF.
File Connectors: AI bisa dihubungkan dengan aplikasi workspace milik bisnis dan dapat memberikan informasi yang diminta sesuai dari data yang tersimpan di workspace.
File Analysis: Dapat menarik data dari dokumen. AI membuat rangkuman berdasarkan isi dokumen yang dikirimkan dan memberi rekomendasi sesuai file.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Jawaban yang diberikan cepat dan ringkas | Context-aware terkadang masih kurang |
| Cocok untuk riset awal dalam pekerjaan bisnis | Jawaban bisa terlalu dangkal untuk pertanyaan kompleks |
| Interface mudah dinavigasi | Terkadang sumber yang diberikan tidak tepat |
8. Fireflies AI

Merupakan aplikasi AI untuk transkripsi rapat. Setelah rapat selesai, sistem AI ini akan langsung membuatkan poin pembahasan serta rekomendasi aksi yang perlu diambil untuk mengefisienkan proses bisnis.
Fitur:
AskFred: Memungkinkan user bertanya pada AI mengenai pengambilan keputusan atau membuat draft email untuk follow up pelanggan.
Ringkasan kegiatan: Setelah rekaman meeting diproses, AI akan membuatkan poin dari meeting tersebut dan membuatkan daftar apa saja yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan bisnis.
Integrasi aplikasi kerja: Semua ringkasan ini dapat direcord di aplikasi digital perusahaan lainnya sebagai sumber informasi penting.
Analisis percakapan: Menyediakan informasi kecepatan bicara, pertanyaan, dan negosiasi yang diajukan saat meeting. Ini berguna untuk analisis negosiasi bisnis.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Perekaman dan analisisnya berjalan secara otomatis | Transkripsi mungkin kurang akurat jika aksen bicara orang di meeting kuat |
| Fleksibel penggunaannya, jika seorang karyawan melewatkan meeting maka bisa menonton dan melihat ringkasan dari meeting untuk pekerjaannya | Bot bisa masuk ke rapat dengan otomatis dan bisa mengacaukan alur percakapan jika belum diatur |
| Mudah digunakan | Penggunaan kredit AI agak susah dipantau |
9. ChatGPT Enterprise

ChatGPT Enterprise merupakan AI general yang dapat dihubungkan ke data dan aplikasi perusahaan melalui aplikasi serta MCP tools. Administrator dapat mengatur akses dan pencatatan aktivitas penggunaan AI untuk otomatisasi pekerjaan.
Fitur:
Web Search: ChatGPT dapat mencari informasi terbaru di internet dan memberikan sumber untuk rekomendasi pengembangan alur kerja.
Deep Research: Menjalankan riset bertahap terhadap banyak sumber dan memberikan laporan terperincinya.
Workspace Agents: Dirancang untuk menyelesaikan pekerjaan berulang. AI dapat menyimpan instruksi dan regulasi sehingga saat menyelesaikan pekerjaan repetitif, user tidak perlu prompt berkali-kali karena AI langsung mengacu pada referensi yang diberikan, misalnya dalam pembuatan laporan penjualan.
Projects: AI mengelompokkan chat berdasarkan jenis instruksi dan konteks untuk pekerjaan jangka panjang untuk penyusunan kebijakan perusahaan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan dan serbaguna | Kadang bisa memberikan informasi yang kurang akurat |
| Membantu dalam penulisan laporan serta coding | Kadang bisa gagal memahami konteks bisnis |
| Mampu menyederhanakan informasi kompleks | Ada usage limitation |
10. Claude Enterprise

Claude Enterprise adalah aplikasi AI yang unggul untuk kebutuhan pertimbangan bisnis dan juga analisis dokumen serta penulisan. Claude AI dapat dihubungkan ke sistem ERP melalui konektor MCP.
Fitur:
Artifacts: Fitur yang menampilkan proses kerja yang dilakukan oleh AI, misalnya proses coding untuk keperluan pembuatan dashboard. Anda bisa request untuk memodifikasi dashboard sesuai kebutuhan.
MCP Connectors: Dapat dihubungkan ke software ERP dan aplikasi lainnya yang berbasis MCP untuk analisis keputusan bisnis yang lebih akurat.
Enterprise Search: Memungkinkan pengguna mencari informasi lintas sumber perusahaan dan dengan otomatis menyusun jawaban yang mudah dimengerti beserta sumbernya.
Projects and Knowledge Base: Perusahaan dapat membuat lingkup kerja berdasarkan proyek yang sedang dieksekusi. Saat berfokus pada suatu proyek, AI hanya akan menjawab pertanyaan berdasarkan proyek yang dikerjakan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan dan serbaguna | Kadang bisa memberikan informasi yang kurang akurat |
| Membantu dalam penulisan laporan serta coding | Kadang bisa gagal memahami konteks bisnis |
| Mampu menyederhanakan informasi kompleks | Ada usage limitation |
Industri yang Sebaiknya Menggunakan Aplikasi AI
AI memang sangat berguna bagi keseluruhan jenis bisnis, tetapi perlu Anda ketahui ada beberapa jenis industri yang memang mendapatkan manfaat lebih banyak jika memanfaatkan AI. Berikut industri yang sebaiknya menggunakan aplikasi AI:
Manufaktur: Proses produksi manufaktur melibatkan banyak pembuatan barang dengan standar kualitas yang beragam tiap jenis barang. Pengelolaan dengan AI membantu dalam analisis kualitas barang yang diproduksi.
Retail dan e-commerce: Tantangan utama dalam kedua industri ini yaitu perubahan tren barang yang mendadak dan fluktuatif. AI di sini berperan untuk memprediksi permintaan dari data tren barang yang sedang banyak dicari oleh pelanggan.
Keuangan: Analisis keuangan memerlukan ketelitian dan input data yang repetitif, sehingga rentan salah catat jika dilakukan secara manual. AI dapat mengotomatisasi proses input data ini, memastikan tidak ada proses pencatatan keuangan yang salah dan juga mengecek tidak ada anomali dalam transaksi.
Supply chain: Rantai pasok barang melibatkan banyak titik proses yang saling terhubung seperti gudang, transit barang, sampai ke distribusi barang ke tiap toko. Maka itu, AI di sini membantu optimasi rute drop barang sehingga proses drop barang tidak membingungkan lagi.
Kesimpulan
Setiap aplikasi AI memiliki keunggulan yang berbeda dalam mengefisienkan proses bisnis, masing-masing memiliki spesialisasinya. Karena itu, pilihlah aplikasi AI yang memang bisnis Anda paling butuhkan, misalnya bisnis Anda memerlukan AI untuk invoicing yang lebih cepat, Anda bisa pilih AI yang unggul dalam pembuatan konten dan analisis data transaksi.
Pertimbangkan sistem digital bisnis lainnya seperti ERP, otomatisasi workflow, dan juga keamanan yang dijamin oleh AI. Pastikan Anda memilih berdasarkan semua faktor tersebut.
Pertanyaan Seputar Aplikasi AI Terbaik Untuk Bisnis
Bisa, tapi tidak secara langsung. AI berfungsi sebagai penasihat yang bisa membantu merapikan dan menyarankan terkait proses bisnis yang Anda jalankan. Semakin sering Anda latih dengan memberikan skenario flow kerja dan proses bisnis yang unik pada usaha Anda, AI Anda akan semakin akurat dalam memberikan saran terkait bisnis, yang di mana bisa membantu mendongkrak performa usaha Anda.
Aplikasi AI dapat digunakan dengan aman, tapi perlu Anda ketahui tidak ada sistem yang aman 100%. Keamanan sistem kembali lagi ke faktor-faktor seperti kebijakan perlindungan data pribadi, pengawasan manusia, serta pembatasan akses pada AI yang Anda gunakan.
Tidak, ERP bukanlah AI. ERP adalah sistem yang sama sekali berbeda dengan AI. Fokus dari software ERP yaitu otomatisasi proses bisnis, sedangkan AI spesialisasinya di pemberian saran dan pengerjaan tugas berulang.
Integrasi AI mengubah dinamika cara kerja software ERP melalui teknologi seperti machine learning dan NLP untuk menganalisis semua data proses bisnis yang tersimpan dalam ERP dan menerjemahkannya menjadi insight penting yang mudah dimengerti manusia untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih akurat dan faktual berdasarkan data.
Point one
Point two











