10 Program Kesehatan Karyawan yang Wajib Ada di Perusahaan
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

10 Program Kesehatan Karyawan yang Wajib Ada di Perusahaan

10 Program Kesehatan Karyawan yang Wajib Ada di Perusahaan

Banyak program kesehatan karyawan yang kurang efektif dalam meningkatkan kesehatan karyawan. Survei Gallup menemukan bahwa 40% karyawan di seluruh dunia mengalami stres dan 38% merasa khawatir setiap hari. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakcocokan program dengan tenaga kerja hingga tidak ada pemantauan yang teratur. Padahal, kegiatan kesehatan untuk karyawan dapat meningkatkan produktivitas dan tingkat retensi mereka.

Namun, program kesehatan karyawan harus cocok dengan kondisi workforce untuk meningkatkan tenaga kerja. Maka dari itu, Anda harus mengetahui berbagai macam program kesehatan karyawan yang ada agar Anda dapat mengimplementasikan program yang tepat.

Apa itu Program Kesehatan Karyawan?
Program kesehatan karyawan adalah program yang dibuat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan pekerja suatu perusahaan. Bisnis menerapkan employee wellness program untuk mengurangi risiko kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Jadi, program kesehatan karyawan tidak hanya terdiri dari asuransi kesehatan dan MCU (medical check-up) saja. Anda dapat mengimplementasikan program-program, seperti program no-smoking hingga dukungan mental health.

Apa itu Program Kesehatan Karyawan?

Apa itu Program Kesehatan Karyawan?
Program kesehatan karyawan adalah program yang dibuat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan pekerja suatu perusahaan. Bisnis menerapkan employee wellness program untuk mengurangi risiko kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Jadi, program kesehatan karyawan tidak hanya terdiri dari asuransi kesehatan dan MCU (medical check-up) saja. Anda dapat mengimplementasikan program-program, seperti program no-smoking hingga dukungan mental health

Key Takeaways

Program kesehatan karyawan adalah program yang dibuat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan pekerja suatu perusahaan.

Terdapat berbagai contoh program kesehatan di tempat kerja yang dapat Anda terapkan. Sesuaikan kegiatan dengan kebutuhan perusahaan.

Untuk menerapkan program kesehatan karyawan, petakan masalah dan kebutuhan bisnis terlebih dahulu. Lalu, susun program kesehatan berdasarkan prioritas dan implementasikan program itu lewat pilot project

Apa itu Program Kesehatan Karyawan?

Program Kesehatan Karyawan adalah program yang dibuat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan pekerja suatu perusahaan. Bisnis menerapkan employee wellness program untuk mengurangi risiko kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Jadi, program kesehatan karyawan tidak hanya terdiri dari asuransi kesehatan dan MCU (Medical check-up) saja. Anda dapat mengimplementasikan program-program, seperti program no-smoking hingga dukungan mental health

Di Indonesia, perusahaan memiliki kewajiban untuk memantau kesehatan karyawan mereka. UU No. 1 Tahun 1970 mewajibkan pengurus untuk mengecek kesehatan pekerja di bawah mereka secara berkala. Lebih lanjut, Permenaker No. 2 Tahun 1980 mengharuskan pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pemeriksaan kesehatan khusus.

Meskipun keduanya sering disamakan, program kesehatan karyawan dan kerja adalah dua hal yang berbeda. Program kesehatan kerja adalah bagian dari K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Karena itu, contoh program kesehatan kerja lebih mengarah pada peningkatan keselamatan dan pencegahan risiko kerja. Misalnya, pelatihan P3K, pelatihan pemadam kebakaran, safety induction, dan inspeksi workplace rutin.

Mengapa Kegiatan Kesehatan Penting untuk Perusahaan dan Karyawan?

Program kesehatan karyawan memiliki beberapa manfaat, yaitu:

1. Bagi perusahaan

Program kesehatan karyawan memungkinkan perusahaan untuk mencegah dan mendeteksi risiko kesehatan. Mereka dapat menanggapi kebutuhan jasmani dan rohani staf dengan terstruktur. Cepat atau lembat, ini membantu bisnis menghemat biaya kesehatan dan meningkatkan retensi pekerja.

Program kesehatan karyawan memungkinkan perusahaan untuk mencegah dan mendeteksi risiko kesehatan. Mereka dapat menanggapi kebutuhan staf dengan terstruktur. Cepat atau lembat, ini membantu bisnis menghemat biaya kesehatan dan meningkatkan retensi pekerja.

2. Bagi karyawan

Employee wellness program membantu pekerja meningkatkan kesehatan mereka. Banyak program, seperti aktivitas fisik dan stress management program dapat mengurangi tingkat stres karyawan. Sebuah riset akademik menemukan bahwa latihan fisik dengan perbaikan ergonomi meningkatkan kesehatan para pekerja kantor. Melalui ini, pengalaman dan kemauan mereka untuk melibatkan diri meningkat.

10 Program Kesehatan Karyawan yang Wajib Ada

10 program kesehatan karyawan

Terdapat 10 program kesehatan karyawan yang patut Anda terapkan, yakni:

Terdapat 10 program kesehatan karyawan yang patut Anda terapkan, yakni:

1. Pemeriksaan kesehatan berkala

Sesuai Permenaker No. 20 Tahun 1980, sediakan pemeriksaan kesehatan secara berkala, bersama penyedia layanan medis yang kompeten. Ini membantu Anda mendeteksi gejala awal penyakit dan menjaga kesehatan tenaga kerja bisnis. Akan tetapi, ingatlah untuk menjaga kerahasiaan hasil medical check-up (MCU).

2. Program vaksinasi

Sediakan program vaksinasi dengan penyedia layanan medis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penularan penyakit. Industri dengan risiko infeksi yang tinggi sebaiknya mempertimbangkan untuk menerapkan program vaksinasi.

Sediakan program vaksinasi dengan penyedia layanan medis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penularan penyakit. Industri dengan risiko infeksi yang tinggi sebaiknya mempertimbangkan untuk menerapkan program vaksinasi.

3. Edukasi kesehatan

Menurut Permenkes No. 48 Tahun 2016, perusahaan wajib mengkomunikasikan informasi kesehatan kepada karyawan mereka. Anda dapat memberikan edukasi kesehatan lewat microlearning, sesi tanya jawab, webinar, dan workshop. Kemudahan akses secara online membuat program ini cocok untuk perusahaan dengan remote atau hybrid worker.

4. Aktivitas fisik

Adakan aktivitas fisik, seperti kelas fitness, step challenge, stretching, dan walking group. Program ini dapat meningkatkan pergerakan tubuh, sehingga mengurangi gaya hidup sedentari di antara staf. WHO menyatakan bahwa aktivitas fisik meningkatkan kesehatan dan menurunkan risiko all-cause mortality. Karena itu, ini cocok untuk perusahaan dengan pekerja sedentari, misalnya kantor.

5. Program berhenti merokok

Program berhenti merokok adalah program yang dirancang untuk mendukung karyawan yang ingin berhenti merokok. Suatu riset akademik menemukan bahwa no-smoking program mampu menurunkan jumlah perokok di sebuah rumah sakit sekitar 37.5% dalam dua tahun. Anda dapat menerapkan program ini dalam bentuk edukasi, konseling, support group, dan rujukan untuk mendapatkan medikasi.

6. Program Telemedicine

Untuk bisnis dengan akses terbatas terhadap layanan medis, Anda dapat mempertimbangkan telemedicine lewat mitra service provider. Ini memungkinkan karyawan Anda untuk mengakses layanan kesehatan dari jarak jauh.

7. Infection prevention and control program

Permenkes No. 48 Tahun 2016 menyatakan bahwa lingkungan kerja harus mencegah infeksi untuk memenuhi syarat kesehatan lingkungan. Program pencegahan dan kontrol infeksi memiliki tujuan untuk mengurangi risiko penularan. Anda dapat menggunakan WHO infection prevention and control program sebagai referensi. Meskipun itu sebenarnya untuk industri kesehatan, ini dapat diimplementasikan di industri lain dengan risiko infeksi tinggi, seperti manufaktur dan konstruksi.

8. Sleep management program

Implementasikan sleep management program untuk mengurangi kelelahan dalam pekerja Anda. Dalam suatu penelitian, program tidur meningkatkan kualitas tidur secara objektif dan berdasarkan laporan diri. Ini ideal untuk industri yang berjalan 24/7 atau menggunakan sistem shift, seperti transportasi dan manufaktur. Khusus pekerja shift, Anda juga perlu mengoptimalkan shift management. Pertimbangkan untuk belajar cara membuat jadwal shift secara otomatis.

9. Mental health support program

Susun program dukungan mental dalam program kesehatan karyawan Anda, terutama untuk tempat kerja dengan tekanan yang tinggi. Meskipun bersyarat, WHO menyarankan intervensi psikologis universal dan aktivitas fisik tertentu untuk meningkatkan kesehatan mental per individu.

10. Program ergonomi

Berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018 dan Permenkes No. 48 Tahun 2016, perusahaan harus menyediakan stasiun dan alat kerja ergonomis. Program ergonomi ini bertujuan untuk mengurangi risiko WMSD (Work-related Musculoskeletal Disorder). Anda dapat menerapkan program ini melalui perbaikan workstation dan edukasi postur yang benar.

Ringkasan 10 Program Kesehatan Karyawan Wajib

Untuk mempermudah proses pemilihan program, berikut ringkasan 10 program kesehatan karyawan yang patut Anda pertimbangkan:

NamaTujuanEstimasi KompleksitasIndikator keberhasilanCocok untuk
Pemeriksaan kesehatan berkalaMendeteksi tanda awal kesehatan dan menjaga kesehatan tenaga kerja.TinggiParticipation rate, satisfaction score, complaint volume, dan no-show rate.Semua jenis perusahaan
Program vaksinasiMeningkatkan kesehatan pekerja dan mencegah penularan.TinggiVaccine coverage rateTempat kerja dengan risiko penularan infeksi yang tinggi.
Edukasi kesehatanMeningkatkan pengetahuan kesehatan di kalangan karyawan.SedangCompletion rate, drop-off rate, dan assessment score.Perusahaan dengan hybrid atau remote worker
Aktivitas fisikMeningkatkan gerakan tubuh pekerja.Rendah-sedangParticipation rate dan engagement rate.Perusahaan yang memiliki banyak pekerja sedentari.
Program berhenti merokokMendukung karyawan yang ingin berhenti merokok.SedangCompletion rate, smoking prevalence rate, dan success rate.Semua perusahaan
Program telemedicineMengurangi risiko penularan di antara pekerja.Sedang-tinggiAccess rate, completion rate, improvement rate, follow-up rate, engagement rate, dan satisfaction score.Bisnis dengan akses terbatas ke layanan medis
Infection prevention and control programMengurangi risiko penularan di antara pekerja.TinggiTraining completion rate, dan hygiene compliance rate.Perusahaan dengan tingkat risiko infeksi yang tinggi.
Sleep management programMengurangi kelelahan dalam pekerjaSedang-tinggiSleep improvement rate, sleep regularity rate, sleep latency rate, dan sleep duration rate.Perusahaan di industri 24 jam atau menggunakan sistem shift.
Mental health support programMengurangi stres dan memberikan dukungan kesehatan mental.TinggiUtilization rate, dan satisfaction score.Industri yang penuh tekanan.
Program ergonomiMengurangi risiko WMSD (Work-related Musculoskeletal Disorders)Rendah-tinggi (tergantung aktivitas yang Anda terapkan)Completion rate, engagement rate, dan injury frequency rate.Lingkungan kantor, atau bisnis dengan sebagian besar pekerja yang sedentari.

Ingat, hasil setiap program kesehatan karyawan tidak pasti. Tingkat keberhasilan suatu kegiatan kesehatan untuk karyawan bisa bervariasi karena faktor internal dan eksternal. Maka dari itu, pilihlah program berdasarkan kebutuhan karyawan dan kesiapan perusahaan. Kebutuhan karyawan kantor akan berbeda dengan kebutuhan pekerja konstruksi, lapangan, pabrik, dan ritel.

Cara Mengimplementasikan Program Kesehatan Karyawan

Untuk mengimplementasikan program kesehatan karyawan, Anda perlu mengikuti tahapan berikut:

Untuk mengimplementasikan program kesehatan karyawan, Anda perlu mengikuti tahapan berikut:

1. Petakan masalah kesehatan dan kebutuhan karyawan

Lakukan health risk assessment dan ukur kesehatan karyawan Anda saat ini. Anda dapat melakukan ini lewat survey, focus group, one-on-one interview, dan audit lingkungan kerja. Kemudian, kumpulkan dan analisis data kesehatan fisik, mental, finansial, sosial, serta data absensi.

Catatan: Ingatlah untuk mengumpulkan data dari semua jenis staf di bawah perusahaan Anda dengan alat penilaian yang sudah dipersonalisasikan.

2. Tetapkan prioritas dan anggaran

Tentukan tujuan bisnis dan analisis kebutuhan, risiko, serta kesiapan bisnis. Hal ini akan membantu Anda menentukan program mana yang harus menjadi prioritas. Namun, pastikan untuk mempertimbangkan jenis pekerja dalam perusahaan Anda saat proses ini dan penyusunan program kesehatan karyawan.

Tentukan tujuan bisnis dan analisis kebutuhan, risiko, serta kesiapan bisnis. Hal ini akan membantu Anda menentukan program mana yang harus menjadi prioritas. Namun, pastikan untuk mempertimbangkan jenis pekerja dalam perusahaan Anda saat proses ini dan penyusunan program kesehatan karyawan.

3. Susun program kesehatan karyawan

Berdasarkan masalah yang ada dan hasil analisis data, susun program promotif, preventif, kuratif, atau rehabilitatif. Anda harus menentukan KPI (Key Performance Indicator) dan baseline untuk kebutuhan pemantauan. Evaluasi dan seleksi juga penyedia layanan agar Anda mendapatkan vendor yang bagus.

4. Jalankan pilot project

Jalankan pilot project dengan kelompok tertentu dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Lalu, catat hambatan dan feedback dari testing group. Jangan lupa untuk menilai penyedia layanan medis Anda. Ini akan memberitahu Anda apakah Anda dapat mengekspansi program atau memperbaikinya terlebih dulu.

5. Monitor program kesehatan karyawan

Pantau terus program kesehatan karyawan dan data terkait. Setelah itu, bandingkan hasilnya dengan metrik dan baseline. Anda akan mengidentifikasi area pengembangan dan mengimplementasikan praktik untuk perbaikan. Jadi, Anda dapat menghentikan atau merombak program itu lebih awal.

Anda dapat mengimplementasikan kegiatan kesehatan untuk karyawan dengan rencana 30-60-90 hari. 30 hari pertama untuk menyusun program. 60 hari untuk melaksanakan pilot project. 90 hari untuk meninjau dan memperluas program.

Cara Mengelola Program Kesehatan Karyawan

Anda perlu mengorganisasikan kegiatan kesehatan untuk karyawan supaya programnya berkelanjutan. Berikut beberapa cara untuk mengelolanya:

Anda perlu mengorganisasikan kegiatan kesehatan untuk karyawan supaya programnya berkelanjutan. Berikut beberapa cara untuk mengelolanya:

1. Audit program kesehatan secara berkala

Lakukan audit rutin terhadap program kesehatan karyawan. Anda perlu meninjau proses, target, kebijakan acara, dan lingkungan kerja. Kemudian, mintalah feedback dari karyawan untuk mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap program tersebut. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi area yang memerlukan pengembangan dan merekomendasikan kegiatan perbaikan.

2. Ukur keberhasilan program dengan KPI

Menggunakan KPI yang sudah Anda tentukan, evaluasi kegiatan kesehatan untuk karyawan. Ini dapat dilakukan dengan metrik-metrik berikut:

  • KPI untuk menilai kegiatan: Absenteeism rate, completion rate, engagement rate, dan participation rate.
  • KPI untuk menilai hasil program: Employee satisfaction rate, employee wellbeing score, healthcare cost reduction, dan wellness program ROI.

3. Terapkan langkah-langkah keamanan data

Implementasikan security measures untuk melindungi keamanan data pribadi pekerja. UU No. 27 Tahun 2022 mewajibkan perusahaan untuk memproses data personal dengan aman. Karena itu, Anda harus meminimalkan pengumpulan data dan memisahkan data medis dari administrasi. Anda juga dapat mengenkripsi data dan menerapkan akses berbasis peran untuk lebih melindunginya.

Peran Sistem HRIS dalam Menjalankan Program Kesehatan Karyawan

sistem hris

Salah satu cara untuk meningkatkan manajemen program kesehatan karyawan adalah dengan menggunakan software HRIS. Sistem ini membuat pengelolaan data pekerja lebih mudah dan aman. Berikut penjelasannya:

  • Participation tracker: Sistem HRIS dapat melacak tingkat partisipasi staf dalam program kesehatan karyawan. Ini mempermudah pengukuran keberhasilan program.
  • Analytics dashboard: Software memiliki dashboard yang mengumpulkan dan menunjukkan data dan metrik program kesehatan karyawan.
  • Document management: Untuk mengelola dokumen internal dan kebijakan terkait program kesehatan karyawan.
  • Automated reporting: Memungkinkan pelaporan hasil program kesehatan karyawan real-time. Data dari laporan ini berguna untuk mengevaluasi kegiatan.
  • Integration: Sistem HRIS terintegrasi mempermudah akses ke data absensi dan performa, sehingga tim HR dapat mengukur success rate secara keseluruhan.

Role-based access control: Untuk menjaga data pribadi karyawan.
Employee self-service portal: Memudahkan karyawan untuk mengakses informasi terkait program kesehatan. Hal ini membantu perusahaan meningkatkan kesadaran dan tingkat partisipasi dalam acara itu.

Ingatlah bahwa aplikasi HRIS bukan alat medis. Gunakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan masalah tenaga kerja. Anda dapat mempertimbangkan EVA HRIS Essential. Sistem ini memiliki fitur keamanan bertingkat dan manajemen dokumen terpusat, yang mempermudah pengelolaan program kesehatan karyawan.

Kesimpulan

Program kesehatan karyawan memiliki banyak manfaat bagi perusahaan dan karyawan. Employee wellness program membantu perusahaan menekan pengeluaran dengan kegiatan preventif. Sebaliknya, kegiatan kesehatan meningkatkan pengalaman karyawan melalui dukungan fisik dan mental.

Namun, ini bukan berarti perusahaan harus memiliki program kesehatan sebanyak mungkin. Program kesehatan karyawan terbaik adalah program yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja. Tingkat keberhasilan employee wellness program tergantung pada desain, tingkat partisipasi, lingkungan kerja, dan workforce-nya sendiri. Jadi, tinjau masalah pekerja lebih dulu, lalu implementasikan program dari kecil.

Pertanyaan Seputar Program Kesehatan Karyawan

Menurut Permenkes No. 66 Tahun 2016, kesehatan kerja adalah upaya peningkatan dan pemeliharaan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi pekerja di semua jabatan, pencegahan penyimpangan kesehatan yang disebabkan oleh kondisi pekerjaan, perlindungan pekerja dari risiko akibat faktor yang merugikan kesehatan, penempatan dan pemeliharaan pekerja dalam suatu lingkungan kerja yang mengadaptasi antara pekerjaan dengan manusia dan manusia dengan jabatannya.

Perusahaan menyusun program kesehatan karyawan dengan tujuan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental tenaga kerja. Hal ini dilaksanakan melalui kegiatan yang mempromosikan kebiasaan dan gaya hidup sehat.

Beberapa contoh program kesehatan di tempat kerja adalah seminar atau webinar edukasi kesehatan, program aktivitas fisik, program ergonomi, program manajemen tidur, dan stress management program.

Ya. Menurut Permenaker No. 2 Tahun 1980, perusahaan wajib memberikan medical check-up setidaknya setahun sekali. Tenaga kerja berhak mendapatkan pelayanan kesehatan sebelum dan selama kerja. Mereka juga berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan khusus dengan syarat tertentu.

Reno Wicaksana

Human Resource Management (HRM)

Reno Wicaksana memiliki pengalaman lebih dari 9 tahun di bidang Human Resource Management. Latar belakang akademis dan profesionalnya membuat Reno terbiasa memandang HR bukan hanya dari sisi administratif, tetapi juga sebagai strategi penting untuk meningkatkan kinerja dan keterlibatan karyawan. Saat ini, Reno berperan sebagai HRM Specialist di HashMicro dengan fokus pada penerapan sistem HRM berbasis ERP. Ia terlibat dalam perancangan kebijakan SDM, optimalisasi proses HR, serta memastikan pengambilan keputusan strategis selalu didukung oleh data yang akurat.

Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image