Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan segala macam transaksi dilakukan secara online, mulai dari transaksi jual beli barang hingga jasa. Sekarang, Anda sudah tidak perlu merasa khawatir lagi untuk melakukan kegiatan transaksi online karena terdapat sistem khusus yang bernama escrow account.
Apa itu escrow account? Escrow account artinya adalah solusi untuk mereka yang ingin melakukan kegiatan jual beli agar lebih aman dan nyaman. Dengan adanya escrow account praktik transaksi online akan terhindar dari resiko besar seperti terjadinya penipuan.
Simaklah artikel berikut ini untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai escrow account!
Key Takeaways
Escrow account adalah rekening bersama yang dikelola pihak ketiga untuk menahan dana pembeli hingga barang atau jasa diterima, sehingga kedua pihak terlindungi dari risiko penipuan dalam transaksi.
Manfaat escrow account mencakup perlindungan penjual dari pembeli yang tidak membayar, perlindungan pembeli dari penjual yang tidak mengirim barang, dan peningkatan kepercayaan antara kedua belah pihak.
Jenis escrow account terbagi menjadi tiga: real estate escrow untuk transaksi properti, online escrow untuk jual beli digital, dan stock escrow untuk kepemilikan saham perusahaan.
Apa Itu Escrow Account?
Escrow account adalah rekening bersama yang dikelola pihak ketiga untuk menampung dan menyalurkan dana dalam transaksi, sekaligus memastikan setiap pihak menjalankan kewajibannya dan menerima haknya.
Dalam praktiknya, escrow account menahan pembayaran pembeli hingga barang atau jasa diterima, baru kemudian dana disalurkan ke penjual. Pihak ketiga ini bisa berupa agen escrow yang bekerja sama dengan bank konvensional.
Selain transaksi jual beli online, escrow account kini juga digunakan untuk pembiayaan peer-to-peer dan properti saham, sehingga perannya semakin luas dalam mendukung keamanan transaksi keuangan.
Manfaat Escrow Account
Escrow account meningkatkan keamanan transaksi online dengan menempatkan pihak ketiga sebagai perantara, sehingga penjual dan pembeli tidak berhadapan langsung dan risiko penipuan bisa diminimalkan. Berikut ini manfaat-manfaat lain dari escrow account:
1. Melindungi penjual
Rekening bersama memastikan penjual hanya mengirim barang setelah pembayaran dari pembeli benar-benar diterima dan dikonfirmasi oleh agen escrow. Dengan cara ini, penjual terlindungi dari bukti pembayaran palsu atau klaim palsu dari pembeli yang curang, sehingga risiko kerugian bisa diminimalkan.
2. Melindungi pembeli
Pembeli juga mendapatkan perlindungan karena dana baru disalurkan ke penjual setelah barang diterima sesuai pesanan. Mekanisme ini mencegah penjual nakal yang menerima pembayaran tapi tidak mengirimkan barang, sehingga pembeli bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam bertransaksi online.
3. Meningkatkan kepercayaan transaksi
Dengan peran agen escrow, kedua pihak merasa lebih aman dan percaya untuk melakukan transaksi. Kepercayaan ini penting karena mendorong kelancaran jual beli online, mengurangi konflik, dan membangun reputasi positif bagi penjual maupun platform transaksi yang digunakan.
Jenis Escrow Account
Escrow account hadir dalam berbagai jenis sesuai karakter transaksi dan kebutuhan bisnis. Secara umum, terdapat tiga jenis utama, yakni untuk properti/real estate, transaksi online, dan saham:
1. Real Estate Escrow
Dalam transaksi properti, escrow account menampung dana deposit maupun pembayaran penuh. Uang muka menunjukkan keseriusan pembeli, dan dana ini akan ditahan hingga transaksi selesai.
Selain itu, dana tangguhan atau escrow holdback dapat disimpan untuk memenuhi kewajiban tertentu, misalnya membayar tagihan rumah sebelum dana diserahkan ke pihak yang berhak.
2. Online Escrow
Jenis ini banyak digunakan untuk transaksi daring, di mana penjual dan pembeli tidak bertemu langsung. Pihak ketiga bertindak sebagai penjamin keamanan transaksi, meminimalkan risiko penipuan, dan kini sistemnya sudah banyak diterapkan pada platform e-commerce modern.
3. Stock Escrow
Digunakan dalam konteks saham atau ekuitas, seperti merger, akuisisi, IPO, atau program pembelian saham karyawan. Dana saham ditahan sementara untuk memastikan syarat-syarat pemindahan saham terpenuhi, sekaligus mendukung program jangka panjang seperti employee stock purchase plans.
Cara Kerja Rekening Bersama
Berikut alur kerja escrow account sebagai perantara transaksi online:
- Kesepakatan transaksi: Penjual dan pembeli menyetujui penggunaan escrow untuk menjamin keamanan pembayaran.
- Pemilihan barang: Pembeli memilih produk atau jasa yang ingin dibeli.
- Menentukan metode pembayaran: Pembeli memilih metode pembayaran yang sesuai dengan layanan escrow.
- Pembayaran ke agen escrow: Pembeli membayar harga barang dan ongkos kirim ke rekening escrow yang disediakan.
- Penahanan dana sementara: Agen escrow menahan dana sampai transaksi berjalan sesuai kesepakatan.
- Pemberitahuan ke penjual: Agen memberi tahu penjual bahwa pembayaran telah diterima, sehingga penjual wajib mengirim barang.
- Pengiriman barang: Penjual mengirim pesanan ke pembeli dan memberikan nomor resi kepada agen.
- Penyampaian nomor resi: Agen menyerahkan nomor resi ke pembeli sebagai bukti pengiriman.
- Konfirmasi penerimaan: Pembeli mengonfirmasi bahwa barang telah diterima sesuai pesanan.
- Pencairan dana ke penjual: Setelah konfirmasi diterima, agen escrow menyalurkan dana pembayaran ke penjual.
Contoh Transaksi Escrow Account
Misalkan Anda ingin membeli smartphone dari Toko Online A seharga Rp5 juta. Untuk keamanan, Anda dan penjual memutuskan menggunakan escrow account sebagai perantara transaksi.
Anda mentransfer dana ke rekening escrow yang disediakan agen. Agen menahan uang tersebut hingga penjual mengirimkan smartphone beserta nomor resi pengiriman. Setelah Anda menerima barang dan memastikan sesuai pesanan, Anda mengonfirmasi penerimaan ke agen escrow.
Setelah konfirmasi diterima, agen menyalurkan dana ke penjual. Dengan mekanisme ini, Anda terlindungi dari penjual nakal, sementara penjual juga aman karena pembayaran dijamin, sehingga transaksi berlangsung aman dan transparan.
Amankan Transaksi Online dan Kelola Pembayaran dengan HashMicro Accounting

Dalam menjalankan bisnis online, keamanan transaksi dan pengelolaan pembayaran yang rapi menjadi kunci utama agar operasional berjalan lancar. HashMicro Accounting hadir sebagai solusi untuk membantu Anda memastikan setiap transaksi tercatat dengan akurat, sehingga risiko kesalahan atau kehilangan data dapat diminimalkan.
Selain itu, sistem ini juga memudahkan pemilik bisnis dalam memantau arus kas dan menjaga transparansi keuangan. Dengan HashMicro, Anda dapat merasa lebih tenang karena setiap pembayaran, termasuk yang melalui escrow, dapat dikelola dengan terstruktur dan aman, mendukung kepercayaan antara penjual dan pembeli.
Fitur HashMicro Accounting yang Mendukung Transaksi Escrow
- Manajemen faktur otomatis: Membuat, mengirim, dan melacak invoice secara otomatis sehingga setiap pembayaran, termasuk yang melalui escrow, tercatat rapi dan arus kas tetap terjaga.
- Integrasi bank & rekonsiliasi otomatis: Memastikan mutasi bank sinkron dengan catatan transaksi, meminimalkan kesalahan manual, dan mempercepat proses rekonsiliasi dana escrow.
- 3-Way Matching: Mencocokkan purchase order, penerimaan barang, dan invoice secara otomatis, membantu mencegah fraud dan memastikan dana hanya dibayarkan saat transaksi benar-benar selesai.
- Laporan laba rugi otomatis: Menyajikan P&L dari transaksi harian secara real-time, memudahkan pemilik bisnis memantau profitabilitas transaksi online termasuk pembayaran via escrow.
- Laporan analitik bertingkat: Memberikan laporan mendalam per unit, cabang, atau proyek, membantu analisis manajerial terhadap aliran dana dan efektivitas penggunaan escrow dalam bisnis.
- Manajemen anggaran: Mengendalikan pengeluaran dengan anggaran dinamis, memantau deviasi, dan memastikan dana escrow serta pembayaran lainnya sesuai perencanaan keuangan.
- Multi-mata uang & multi-pembayaran: Mendukung berbagai metode pembayaran dan mata uang, sehingga transaksi escrow lintas negara dapat dikelola tanpa perlu konversi manual.
Ingin merasakan kemudahan ini langsung? Coba sekarang demo gratis HashMicro dan lihat sendiri bagaimana sistem ini bisa menyederhanakan pengelolaan pembayaran serta memperkuat keamanan transaksi bisnis online Anda.
Kesimpulan
Kita telah membahas apa itu escrow account. Dimana Anda sebagai pemilik bisnis atau pihak penjual yang sudah mampu memaksimalkan keuntungannya tersebut, jangan sampai lupa untuk tetap mencatat profit bisnisnya pada laporan laba rugi perusahaan agar bisa mengetahui berapa keuntungan serta kerugian bisnis.
Untuk menghitung perkiraan nilai pendapatan perusahaan, Anda memerlukan software ERP Indonesia yang mampu mengelola keuangan bisnis secara efektif, terutama bagi perusahaan berskala besar.
Otomatiskan pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lainnya dengan Accounting Software terbaik kami. Dapatkan demo gratis sekarang!
Pertanyaan Seputar Escrow Account
Escrow agreement adalah dokumen perjanjian hukum yang mengatur syarat dan ketentuan penggunaan escrow, termasuk hak dan kewajiban pembeli, penjual, serta pihak ketiga (agen escrow). Sementara escrow account adalah rekening tempat dana sebenarnya disimpan selama proses transaksi berlangsung. Escrow agreement menjadi dasar hukum, sedangkan escrow account adalah sarana pelaksanaannya. Keduanya berjalan beriringan dalam setiap transaksi escrow yang resmi.
Bank escrow adalah lembaga perbankan yang berperan sebagai pihak ketiga netral dalam menyimpan dan mengelola dana escrow. Bank escrow biasanya bekerja sama dengan agen escrow untuk memastikan dana yang ditahan memiliki legalitas dan keamanan penuh. Perannya meliputi penyimpanan dana, verifikasi pemenuhan syarat transaksi, dan penyaluran dana ke penjual setelah semua kondisi dalam perjanjian terpenuhi. Di Indonesia, layanan ini umumnya tersedia di bank-bank besar yang memiliki izin dari OJK.
Di Indonesia, beberapa penyedia layanan rekening escrow antara lain Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI yang menawarkan layanan escrow untuk transaksi properti maupun bisnis berskala besar. Untuk transaksi e-commerce, platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak menggunakan sistem escrow internal (rekening bersama/rekber) sebagai perlindungan transaksi. Selain itu, terdapat layanan rekber pihak ketiga yang bisa digunakan untuk transaksi antar individu di luar platform marketplace.
Di Shopee, sistem rekber sudah otomatis aktif pada setiap transaksi. Pembeli melakukan pembayaran, dan dana ditahan di sistem Shopee hingga pembeli mengkonfirmasi penerimaan barang. Setelah konfirmasi diterima (atau batas waktu otomatis berakhir), dana baru diteruskan ke penjual. Jika terjadi sengketa, pembeli dapat mengajukan komplain dan dana tetap ditahan hingga ada resolusi dari Shopee. Fitur ini bekerja sebagai escrow otomatis tanpa perlu pendaftaran terpisah.
Auto escrow adalah mekanisme escrow yang berjalan secara otomatis tanpa intervensi manual dari pihak ketiga, biasanya berbasis teknologi smart contract atau sistem platform. Dalam auto escrow, kondisi pelepasan dana sudah diprogram sebelumnya—misalnya, dana otomatis cair ke penjual setelah sistem mendeteksi konfirmasi pengiriman atau bukti penerimaan barang. Sistem ini banyak digunakan di marketplace besar dan platform fintech untuk mempercepat proses sekaligus menjaga keamanan transaksi.
Ya, layanan escrow yang diselenggarakan oleh bank atau lembaga keuangan di Indonesia berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Layanan escrow yang legal wajib dioperasikan oleh lembaga yang memiliki izin resmi dari OJK, sehingga dana nasabah terlindungi secara hukum. Untuk transaksi e-commerce, dana yang ditahan di platform marketplace juga diatur oleh regulasi Bank Indonesia terkait uang elektronik dan sistem pembayaran. Pastikan Anda hanya menggunakan layanan escrow dari penyedia yang terdaftar dan berizin resmi.
Biaya escrow account bervariasi tergantung pada penyedia layanan, nilai transaksi, dan jenis escrow yang digunakan. Untuk escrow perbankan (properti/bisnis besar), biaya umumnya berkisar 0,1%–1% dari nilai transaksi, dengan minimum fee tertentu. Untuk transaksi e-commerce melalui marketplace, layanan rekber biasanya gratis karena sudah termasuk dalam biaya platform. Sementara layanan rekber pihak ketiga untuk transaksi pribadi umumnya membebankan fee flat atau persentase kecil dari nilai transaksi sesuai kesepakatan.
Rekening bank biasa adalah rekening milik pribadi atau perusahaan yang dikelola sendiri dan dana bisa diakses kapan saja. Virtual account adalah nomor rekening unik yang digunakan untuk identifikasi pembayaran, namun dana langsung masuk ke rekening utama penerima. Escrow account berbeda karena dikelola pihak ketiga yang netral, dan dana hanya bisa dicairkan setelah syarat transaksi terpenuhi oleh kedua belah pihak. Escrow memberikan lapisan perlindungan yang tidak dimiliki rekening biasa maupun virtual account.
















