BerandaProductsManufacturingTPM: Perawatan Mesin untuk Tingkatkan Performa Bisnis Manufaktur

TPM: Perawatan Mesin untuk Tingkatkan Performa Bisnis Manufaktur

Perkembangan permintaan pasar menuntut perusahaan-perusahaan untuk memenuhi kebutuhan produk dan jasa semakin beragam dan berkualitas, termasuk perusahaan manufaktur. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang besar, perusahaan manufaktur perlu memiliki aplikasi mrp untuk meningkatkan produktivitas kerja agar maksimal dan mutu serta menghasilkan kualitas output yang tinggi. Selain itu, perusahaanjuga dapat mempertimbangkan penggunaan software manufaktur sebagai solusi otomatis.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Manufaktur 

Hampir semua perusahaan manufaktur telah menggunakan TPM. Penggunaannya bertujuan untuk melakukan pemeliharaan mesin untuk menunjang kelancaran proses produksinya. Kini, dengan menggunakan software manufaktur yang memiliki fitur terdepan, perusahaan dapat melakukan kontrol kualitas & pelacakan perbaikan secara cepat dan komprehensif. Karena itu, penggunaan software manufaktur sebagai solusi untuk membantu meningkatkan efisiensi operasional bisnis manufaktur mulai meningkat di pasaran.

Lantas apa itu TPM dan apa manfaatnya untuk perusahaan manufaktur? Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai TPM lengkap dengan skema perhitungan harga software manufaktur jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakannya.

Baca juga: Apa Itu ERP Software dan Apa Kegunaannya bagi Bisnis Anda?

TPM adalah

Pengertian TPM adalah

Total Productive Maintenance atau TPM adalah sistem yang bertujuan untuk melakukan pemeliharaan preventif (pencegahan) pada semua perangkat produksi dan sumber daya, dengan memaksimalkan penggunaan alat dan menerapkan aturan untuk memotivasi semua elemen bisnis. TPM merupakan cara untuk meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan keandalan proses dan efisiensi energi, serta meningkatkan kualitas produksi. Untuk itu, penggunaan software manufaktur yang tepat akan membantu proses TPM berjalan dengan lebih efisien. 

Fokus utama dari Total Productive Maintenance adalah memastikan semua fasilitas dan peralatan produksi dalam kondisi prima dan beroperasi dengan baik untuk menghindari kerusakan atau keterlambatan dalam proses produksi. Industri mempunyai 3 target utama dalam penerapan total productive maintenance, yaitu: zero product defect (tidak ada produk yang cacat), zero unplanned equipment failures (tidak ada kerusakan peralatan yang tidak tidak terdeteksi sebelumnya), dan zero accident (tidak ada kecelakaan kerja).

Baca Juga: Ketahui Alasan Mengapa Pabrik Manufaktur Memerlukan Software Akuntansi!

Dengan menghitung performance maintenance atau kinerja perawatan, maka penerapan TPM dapat berjalan. Yang mana kinerja itu terdiri dari 3 bagian, yaitu reliability, maintainability, dan availability.

  • Reliability adalah sebuah peluang suatu komponen atau sistem memenuhi fungsi yang dibutuhkan dalam periode waktu dan kondisi operasi tertentu,
  • Maintainability adalah suatu usaha dan biaya untuk melakukan pemeliharaan peralatan,
  • Availability adalah proporsi dari waktu peralatan untuk melakukan pekerjaan yang ditargetkan.

Prinsip TPM

Berikut kami rangkum beberapa prinsip dalam total productive maintenance, di antaranya:

  • Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk meningkatkan keefektifan serta efisiensi seluruh peralatan produksi. OEE sendiri adalah matriks untuk mengevaluasi kemajuan TPM dalam mnghitung ketersediaan, kinerja, dan kualitas output.
  • Memperbaiki sistem perawatan yang terencana, meliputi breakdown maintenance, preventive maintenance dan improvement maintenance.
  • Fungsi operator yang bertanggung jawab terhadap kondisi peralatan untuk produksi.
  • Memberikan pelatihan dalam peningkatan kemampuan dan kualitas perawatan.
  • Membangun keterlibatan setiap karyawan lintas fungsi.

Pilar Utama TPM

sumber: freepik.com

Bukan hanya prinsip, berikut kami rangkum 8 pilar TPM sebagai landasan untuk pemeliharaan mesin dan fasilitas produksi.

Autonomous maintenance (perawatan mandiri)

Pilar yang pertama adalah perawatan rutin yang pekerja atau operator lakukan. Jenis perawatan yang dilakukan dapat berupa perawatan dan pemeriksaan kondisi kebersihan dan kinerja mesin. Dengan melakukan perawatan mesin secara mandiri, pekerja diharapkan memiliki pengetahuan mengenai peralatan yang ia gunakan sehari-hari. Dengan cara ini, pekerja dapat memastikan kebersihan peralatannya dan memprediksi kerusakan sebelum terjadi. 

Baca juga: 7 Tips Memaksimalkan Produktivitas & OEE (Overall Equipment Effectiveness) di Pabrik Manufaktur

Planned maintenance (perawatan terencana)

Perawatan terencana merupakan salah satu metode perusahaan manufaktur untuk meminimalkan kerusakan mesin produksi secara mendadak dan mengontrol tingkat kerusakan peralatan dan komponen produksi lainnya. Kini, perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan software manajemen fasilitas untuk mendapatkan kemudahan dalam mengelola dan menjaga mesin produksi secara menyeluruh. Dengan begitu, perawatan mesin akan lebih terkontrol dan terencana dengan baik. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat mengunduh skema perhitungan dan mendapatkan gambaran harganya.

Quality maintenance (perawatan kualitas)

Perawatan dalam hal kualitas menjadi salah satu cara untuk memastikan peralatan produksi agar dapat mendeteksi kesalahan yang terjadi selama proses produksi secara langsung. Ketika mesin produksi mampu untuk mendeteksi kesalahan, output yang dihasilkan pun akan dapat sesuai dengan standar produksi yang telah ditetapkan. Hal ini karena mencegah terjadinya kesalahan produksi dapat menekan biaya produksi menjadi lebih rendah.

Focused improvement (fokus pada perbaikan)

Pada pilar ini, perusahaan manufaktur akan membentuk kelompok kerja yang memiliki tujuan untuk mengenali masalah yang muncul pada peralatan produksi. Bukan hanya itu kelompok kerja ini juga nantinya harus memberikan solusi bagaimana perusahaan manufaktur dapat memperbaiki permasalahan tersebut sehingga tidak akan mengganggu aktivitas produksi perusahaan.

Early equipment management (management awal peralatan)

Manajemen awal peralatan memanfaatkan pengalaman dari berbagai perawatan dan aktivitas perbaikan yang sebelumnya pernah terjadi. Dengan adanya pengalaman seperti ini maka perusahaan akan mudah untuk memastikan apakah mesin mampu bekerja secara optimal dalam waktu yang singkat sehingga akan menghasilkan proses produksi yang efisien. Sekarang semuanya dapat diatur hanya dengan satu sistem manajemen fasilitas yang tersentralisasi.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Sistem Manajemen Fasilitas

Training and education (pelatihan dan pendidikan)

Sebelum mulai bekerja, perusahaan perlu memberikan pelatihan kepada seluruh lapisan pekerja menggunakan software manajemen training yang memadai. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam merawat mesin produksi dan juga mengetahui cara pencegahan serta analisis kerusakan mesin. Apabila pekerja tidak memiliki pengetahuan yang cukup, maka dapat menurunkan produktivitas kerja yang akan berdampak pada keuntungan perusahaan. Sekarang, Anda bisa mengunduh skema perhitungan harga software manajemen training secara gratis untuk mendapatkan gambaran harganya.

Safety, health and environment (keselamatan, kesehatan dan lingkungan)

Pilar TPM ini memberikan hak kepada semua pekerja untuk mendapatkan lingkungan kerja yang aman dan sehat dalam bekerja. Bukan hanya itu, TPM ini memiliki tujuan untuk mewujudkan tempat kerja yang accident-free atau bebas dari kecelakaan kerja.

Administration (administrasi)

Administrasi sebagai pilar TPM memiliki tujuan agar semua pihak, baik individu maupun kelompok dalam perusahaan memiliki cara pandang dan persepsi yang sama dalam keseluruhan proses dan aktivitas perusahaan.

Kesimpulan

TPM merupakan sistem yang bertujuan untuk melakukan pemeliharaan preventif pada semua fasilitas dan sumber daya produksi. Total productive maintenance adalah cara untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, keandalan proses dan efisiensi energi, serta meningkatkan kualitas produksi. Bukan hanya itu, penggunaan software manufaktur yang diintegrasikan dengan TPM akan sangat membantu untuk meningkatkan produktivitas perusahaan manufaktur dan mencapai tujuan-tujuan perusahaan dengan cepat.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Manufaktur 

Sistem Manajemen Manufaktur terbaik HashMicro dapat membantu perusahaan manufaktur Anda untuk mengelola proses produksi dengan mudah. Rasakan fitur untuk kalkulasi WIP otomatis, proses produksi yang tepat waktu, pelaporan yang akurat, serta inventaris dan procurement yang terkontrol dengan satu sistem lengkap yang terintegrasi. Dapatkan skema perhitungan harga software ERP untuk manufaktur dari HashMicro secara lengkap sekarang!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anak Agung Istri Karlita Aprilianti
Anak Agung Istri Karlita Aprilianti
Junior Creative Content Writer at Hashmicro.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
├Ś
Jadwalkan Demo Via WA