01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaIndustryProfessional ServiceOutsourcing: Pengertian, Sistem, dan Jenis Manfaatnya!

Outsourcing: Pengertian, Sistem, dan Jenis Manfaatnya!

Outsourcing menjadi suatu solusi untuk banyak perusahaan dalam mengurus kurangnya sumber daya manusia yang mereka punya. Tenaga kerja outsource sangat dapat diandalkan dalam mengurus permasalahan teknis yang perusahaan miliki. Selain itu, pada kegunaannya, perusahaan memang memilih outsourcing guna melakukan pengelolaan yang lebih baik. Anda bisa mendapatkan tenaga kerja tambahan ini melalui Sistem Rekrutmen yang sistematis.

Baca Juga: Bagaimana Peran Cloud HRM bagi Manajemen SDM?

Outsourcing

Daftar Isi

Apa itu Outsourcing?

Merujuk pada istilah yang ditetapkan dalam Undang-undang Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2013, outsourcing adalah penyediaan jasa tenaga kerja atau bisa kita artikan penggunaan tenaga kerja dari pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu di dalam perusahaan. 

Selain itu juga tindakan biasa perusahaan lakukan ketika mereka menyerahkan beberapa aktivitas mereka kepada pihak luar. Selain menyelesaikan masalah yang ada pada perusahaan, mendukung tujuan dan sasaran kegiatan bisnis, manfaat outsourcing juga untuk memangkas biaya operasional menjadi lebih murah.

Cara Kerja Outsourcing

Sistem kerja dari outsourcing atau penyediaan jasa telah tertulis dalam pasal 64 UU Nomor 13 Tahun 2003 yang berbunyi; “Penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain dilaksanakan melalui perjanjian pemborongan pekerjaan yang dibuat secara tertulis”. 

Dan berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, pekerja alih daya biasanya terbagi menjadi dua sistem kontrak waktu kerja yaitu, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). 

Sistem Perekrutan Outsourcing

Sistem perekrutan biasanya mengadakan tes tertulis, wawancara, dan berbagai macam proses lainnya, yang banyak perusahaan lakukan. Hal ini dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa bukan oleh perusahaan yang menggunakan jasa tersebut.

Sistem Pembayaran Outsourcing

Sistem pembayaran outsourcemenggunakan metode yang mana nantinya para perusahaan penyedia jasa membayar pekerja alih daya. Lalu, perusahaan penyedia jasa akan menagih bayaran kepada perusahaan yang menggunakan jasa tersebut. Dalam artian, pekerja alih daya tidak memperoleh gaji dari perusahaan tempatnya bekerja, tetapi akan menerima gaji dari perusahaan penyedia jasa outsourcing. Selain itu, hal-hal seperti pemberian gaji, tunjangan hingga THR pekerja akan mereka dapatkan melalui perusahaan penyedia jasa tenaga kerja tersebut. Untuk mengelola gaji tenaga kerja outsource, pihak penyedia jasa tersebut dapat menggunakan Sistem Penggajian yang tepat.

Baca Juga: Pengertian Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasokan)

Jenis-jenis Outsourcing

Selanjutnya, berdasarkan UU Ketenagakerjaan pasal 65 ayat 2 disebutkan tentang beberapa jenis pekerjaan yang dapat pekerja outsource lakukan, diantaranya:

  1. Dilakukan secara terpisah dari kegiatan utama.
  2. Dilakukan dengan perintah langsung atau tidak langsung dari pemberi pekerjaan.
  3. Merupakan kegiatan penunjang perusahaan secara keseluruhan.
  4. Tidak menghambat proses produksi secara langsung.

Penjelasan poin-poin tersebut adalah bahwa para pekerja outsourcing tidak dapat melakukan pekerjaan inti dari yang perusahaan jasanya kerjakan. Contoh dari beberapa pekerjaan yang pekerja alih daya lakukan seperti, call center, cleaning service hingga petugas keamanan.

Manfaat Outsourcing

Berikut ini merupakan manfaat outsourcing:

Perusahaan menjadi lebih fokus

Dengan melakukan outsourcing, perusahaan dapat menjadi lebih fokus dalam bisnis utama mereka. Selain dapat mengembangkan baik strategi dan restrukturisasi sumber daya, keuntungan lain yang perusahaan dapat adalah agar fokus sumber daya dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cara mengalihkan pekerjaan luar dari bisnis utama dengan memberikannya kepada perusahaan alih daya.

Resiko usaha terbagi

outsourcing

Pada saat perusahaan bekerjasama dengan pihak pekerja alih daya, resiko yang perusahaan miliki akan terbagi dan berkurang. Karena SDM yang berada di bawah outsourcing akan menjadi tanggung jawab dari perusahaan jasa tersebut.

Penghematan dan pengendalian biaya operasional

Dengan menggunakan jasa pekerja dari luar, perusahaan bisa menghemat anggaran untuk memberikan pelatihan. Selain itu, perusahaan yang menyerahkan pengelolaan SDM tersebut ke alih daya adalah karena biaya operasional yang keluar lebih sedikit jika kita bandingkan dengan mengelola SDM secara independen.

Membantu memecahkan masalah

Bisnis yang dalam perusahaannya tidak lagi efisien seperti sebelumnya, membuat pekerjaan menjadi lebih tidak efektif. Akan tetapi, dengan adanya alih daya permasalahan seperti itu dapat teratasi dengan baik.

Memperoleh sumber daya manusia yang lebih profesional

Salah satu manfaat yang cukup baik dari alih daya adalah bahwa semua pekerja yang mereka sediakan merupakan tenaga kerja yang profesional dan memiliki klasifikasi yang sesuai dari pihak perusahaan yang menggunakan jasa tersebut. Karena memiliki kompetensi di atas rata-rata, perusahaan dapat mengandalkan mereka untuk membantu urusan luar dari bisnis utama tanpa perlu melatihnya.

Mempercepat proses adaptasi perubahan bisnis

Karena pihak luar yang telah direkrut memiliki keterampilan untuk bekerja dalam bidang dan industri yang sama. Hal ini membuat perubahan dan proses adaptasi dalam bisnis menjadi lebih cepat. Yang mana proses adaptasi dan perubahan pun dapat tercapai karena adanya pekerja alih daya. 

Kekurangan Menggunakan Outsourcing

Informasi perusahaan rentan bocor

Fungsi dari outsourcing adalah untuk mengerjakan pekerjaan teknis atau luar perusahaan. Karena itu, outsourcing tidak perusahaan gunakan untuk membantu pekerjaan  bisnis utama. Sebab, mempekerjakan pekerja outsource pada pekerjaan utama bisnis bisa meningkatkan peluang terjualnya informasi perusahaan ke pihak lain atau bahkan tersebar ke kompetitor.

Ketergantungan pada tenaga kerja outsource

Perusahaan yang menggunakan pekerja outsource berpotensi untuk mengalami ketergantungan. Hal ini sangat mungkin terjadi apabila ada sistem atau cara kerja yang dirahasiakan oleh perusahaan outsource itu sendiri, sehingga perusahaan yang menggunakan jasa pekerja outsource tidak bisa mengetahui hal tersebut.

Kehilangan Kontrol Manajerial

Karena perusahaan outsourcing mendorong untuk membuat keuntungan dari layanan yang mereka sediakan. Perusahaan dapat kehilangan kontrol manajerial perusahaannya. Maka dari itu, perusahaan perlu menggunakan strategi serta sistem yang tepat dalam mengelola sumber daya perusahaan.

Kontrak yang singkat

Kontrak kerja pekerja outsource yang relatif singkat, karena harus sering memperbarui kontrak atau mencari perusahaan outsource yang baru. Hal ini akan membuat perusahaan cukup repot. Jika merekrut pekerja outsource yang baru, akan butuh waktu lagi untuk peralihan tugas dan proses rekrutmen. sehingga ini menjadi salah satu kekurangan yang cukup berdampak.

Baca Juga: Costing adalah Penghitungan Biaya untuk Pengelolaan Keuangan

Kesimpulan

Tentu, dengan merekrut tenaga kerja outsourcing sangatlah membantu perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu karena lebih mudah dan praktis. Banyak manfaat dan keuntungan yang bisa perusahaan dapat. Akan tetapi, perlu Anda perhatikan bahwa outsourcing memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang paling berisiko adalah bocornya informasi perusahaan. Kekurangan ini sangat mungkin terjadi jika Anda tidak bisa mengelola kinerja karyawan outsourcing dengan baik.

outsourcing

Untuk itu, segeralah beralih ke Software Management Talent dari HashMicro! Sebagai penyedia layanan Software ERP terbaik di Indonesia, HashMicro selalu berkompeten merancang sistem dengan fitur-fitur lengkap yang terintegrasi. Software Management Talent HashMicro dapat membantu Anda untuk memonitoring progress pekerjaan secara real-time. Dalam kaitannya dengan tenaga kerja outsourcing, sistem ini juga berfungsi untuk menilai dan me-review kinerja dengan bantuan sistem pemantauan KPI otomatis. Sehingga, berbagai kekurangan dalam menggunakan tenaga kerja dalam dikontrol dengan mudah.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Afkar Azhfar
Afkar Azhfar
Full-Time Internship Content Writer at HashMicro. Always explore new things to develop content writing skills.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!