Sektor manufaktur menyerap lebih dari 17 juta tenaga kerja di Indonesia dan berkontribusi hampir 20% terhadap PDB nasional. Namun, mengelola SDM di lingkungan pabrik memiliki kompleksitas yang tidak ditemui di industri lain: rotasi shift 3×24 jam, perhitungan insentif berbasis output produksi, tracking sertifikasi operator mesin, hingga kepatuhan terhadap standar K3 yang ketat.
Riset menunjukkan bahwa pabrik yang masih mengandalkan proses HR manual menghabiskan rata-rata 15-20 jam per minggu hanya untuk administrasi payroll, waktu yang seharusnya bisa dialokasikan untuk pengembangan karyawan.
Sebagai analis software bisnis, saya telah meninjau berbagai platform untuk menyusun 15+ rekomendasi software HRIS terbaik bagi industri manufaktur di Indonesia yang dapat membantu Anda memilih solusi yang bukan hanya administratif, tetapi juga strategis untuk efisiensi pabrik.
Key Takeaways
|
Perbandingan Software HRIS Berdasarkan Skala dan Kebutuhan Manufaktur
15+ Rekomendasi Software HRIS Manufaktur Terbaik untuk Efisiensi Pabrik
Perusahaan manufaktur menghadapi tantangan pengelolaan SDM yang berbeda dari sektor lain, mulai dari sistem kerja shift hingga kebutuhan tenaga kerja di lantai produksi. Tekanan untuk menjaga produktivitas dan efisiensi biaya membuat proses HR tidak bisa lagi bergantung pada cara manual.
Daftar berikut merangkum lebih dari 15+ rekomendasi software HRIS manufaktur yang dapat membantu pabrik mengelola absensi, jadwal kerja, dan payroll secara lebih terstruktur, sekaligus mendukung pengendalian biaya dan kinerja operasional.
1. HashMicro HRIS Manufaktur
Di lingkungan manufaktur, pengelolaan SDM tidak hanya berkaitan dengan absensi dan penggajian. Perusahaan perlu melihat keterkaitan yang jelas antara tenaga kerja di lantai produksi dengan aktivitas operasional sehari-hari. Melalui pendekatan terintegrasi, HashMicro menghubungkan data kehadiran operator, pengaturan shift pabrik, dan payroll dengan data produksi serta biaya tenaga kerja. Dengan begitu, manajemen dapat memahami dampak pola kerja karyawan terhadap efisiensi produksi dan struktur biaya secara lebih nyata, bukan sekadar dari sisi administrasi HR.
Fitur Utama:
- Manajemen jadwal kerja dan shift dinamis (rostering) untuk mengatur operator di lini produksi, termasuk rotasi shift, lembur.
- Perhitungan payroll, PPh 21, dan BPJS otomatis yang menyesuaikan jam kerja aktual, lembur, serta tunjangan karyawan pabrik tanpa proses manual.
- Absensi GPS dengan face recognition untuk memastikan kehadiran karyawan tercatat sesuai lokasi kerja.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kustomisasi sangat fleksibel sesuai kebutuhan spesifik pabrik. | Implementasi untuk kustomisasi yang sangat kompleks memerlukan waktu. |
| Dukungan teknis lokal yang responsif dan berlokasi di Indonesia. | Tampilan antarmuka mungkin terasa padat karena kelengkapan fiturnya. |
| Model lisensi unlimited user sangat menguntungkan untuk pabrik besar. | Mungkin terlalu komprehensif untuk bisnis skala sangat kecil dengan kebutuhan dasar. |
2. Mekari Talenta

Fitur Utama:
- Manajemen absensi online dan rekap otomatis.
- Perhitungan payroll yang dapat disesuaikan.
- Fitur employee self-service (ESS) untuk pengajuan cuti dan klaim.
- Manajemen performa dan sasaran kerja.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ekosistem produk yang luas (terintegrasi dengan Mekari lainnya). | Kustomisasi mungkin tidak sefleksibel vendor lain. |
| Antarmuka yang modern dan mudah digunakan. | Beberapa fitur lanjutan hanya tersedia di paket yang lebih tinggi. |
| Dukungan komunitas yang kuat. | Biaya bisa menjadi signifikan seiring penambahan jumlah karyawan. |
3. Gadjian

Fitur Utama:
- Perhitungan gaji, PPh 21, dan BPJS online.
- Manajemen cuti dan data karyawan terpusat.
- Integrasi dengan aplikasi absensi Hadirr.
- Struktur organisasi dan analisis data karyawan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat dalam otomatisasi payroll dan pajak. | Fitur manajemen shift kurang mendalam untuk pabrik kompleks. |
| Harga yang kompetitif untuk UMKM. | Kurang cocok untuk perusahaan skala enterprise. |
| Selalu update dengan regulasi pemerintah terbaru. | Modul manajemen talenta masih terbatas. |
4. GreatDay HR

Fitur Utama:
- Absensi mobile dengan GPS dan pengenalan wajah.
- Pengajuan cuti, klaim, dan lembur via aplikasi.
- Distribusi slip gaji digital.
- Fitur komunikasi internal seperti blast announcement.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Pengalaman pengguna (UX) di aplikasi mobile sangat baik. | Kustomisasi alur kerja persetujuan terbatas. |
| Fitur absensi yang canggih dan sulit dimanipulasi. | Pelaporan analitik tidak sedalam platform lain. |
| Proses implementasi yang relatif cepat. | Integrasi dengan sistem pihak ketiga mungkin memerlukan usaha lebih. |
5. LinovHR

Fitur Utama:
- Modul HRIS yang sangat komprehensif.
- Manajemen waktu dan kehadiran.
- Payroll dan manajemen kompensasi.
- Manajemen pembelajaran dan suksesi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Cakupan modul yang sangat luas. | Antarmuka bisa terasa sedikit rumit karena banyaknya fitur. |
| Fleksibel untuk diimplementasikan secara modular. | Membutuhkan waktu untuk implementasi penuh. |
| Mendukung proses HR yang strategis. | Biaya bisa menjadi tinggi jika mengaktifkan semua modul. |
6. SAP SuccessFactors

Fitur Utama:
- Manajemen talenta dan performa global.
- Analitik SDM yang mendalam.
- Core HR dan payroll yang terintegrasi.
- Platform pengalaman karyawan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat kuat dalam analitik dan manajemen talenta strategis. | Biaya implementasi dan lisensi sangat tinggi. |
| Skalabilitas untuk perusahaan multinasional. | Terlalu kompleks untuk kebutuhan UKM. |
| Terintegrasi dengan ekosistem SAP lainnya. | Memerlukan konsultan khusus untuk implementasi. |
7. Oracle Fusion Cloud HCM

Fitur Utama:
- Manajemen SDM global dan manajemen tenaga kerja.
- Manajemen talenta berbasis AI.
- Analitik dan pelaporan yang canggih.
- Help desk dan komunikasi HR.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Platform tunggal yang terintegrasi penuh. | Harga yang premium, cocok untuk enterprise. |
| Didukung oleh teknologi AI dan machine learning. | Kurva belajar yang cukup curam. |
| Skalabilitas dan keamanan data yang terjamin. | Implementasi memerlukan sumber daya yang signifikan. |
8. Workday HCM

Fitur Utama:
- Manajemen SDM, rekrutmen, dan talenta.
- Manajemen waktu dan absensi.
- Payroll dan manajemen kompensasi.
- Analitik dan perencanaan tenaga kerja.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka yang sangat intuitif dan modern. | Biaya lisensi yang sangat mahal. |
| Sistem tunggal untuk HR dan Keuangan | Kustomisasi terbatas dibandingkan platform lain. |
| Analitik yang kuat dan mudah diakses | Fokus utama pada pasar Amerika Utara dan Eropa. |
9. Prieds

Fitur Utama:
- Manajemen data karyawan.
- Pengelolaan absensi dan cuti.
- Integrasi asli dengan sistem WMS dan SCM.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Integrasi yang kuat dengan operasional gudang dan produksi. | Fitur HR tidak selengkap solusi HRIS khusus. |
| Satu platform untuk memantau produktivitas dan SDM. | Antarmuka mungkin lebih fokus pada operasional daripada HR. |
| Solusi yang baik untuk industri logistik dan distribusi. | Kustomisasi modul HR mungkin terbatas. |
10. Karyawan.co.id
Karyawan.co.id adalah platform HRIS berbasis cloud yang menawarkan fitur-fitur esensial untuk mengelola administrasi karyawan. Dengan fokus pada kemudahan penggunaan, aplikasi ini memungkinkan HR untuk mengelola absensi, penggajian, dan PPh 21 dengan lebih efisien. Fitur ESS mereka juga cukup lengkap untuk kebutuhan karyawan sehari-hari.
Fitur Utama:
- Absensi online dan manajemen shift.
- Perhitungan payroll otomatis.
- Manajemen klaim dan pinjaman.
- Database karyawan terpusat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka yang sederhana dan mudah dipahami. | Kurang memiliki fitur strategis seperti manajemen performa. |
| Harga yang transparan dan terjangkau. | Skalabilitas untuk perusahaan sangat besar mungkin terbatas. |
| Fitur ESS yang fungsional. | Opsi integrasi yang tidak seluas platform lain. |
11. Hadirr

Fitur Utama:
- Absensi selfie dengan validasi GPS.
- Pelacakan kunjungan klien (timesheet).
- Manajemen shift dan lembur.
- Reimbursement online.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat andal untuk melacak kehadiran tim lapangan. | Bukan solusi HRIS yang lengkap, hanya fokus pada absensi. |
| Validasi data kehadiran yang akurat. | Perlu diintegrasikan dengan sistem payroll lain (seperti Gadjian). |
| Mudah digunakan oleh karyawan. | Fungsinya sangat spesifik. |
12. E-Count ERP

Fitur Utama:
- Manajemen data karyawan.
- Pengelolaan gaji dan slip gaji.
- Terintegrasi dengan modul inventaris dan akuntansi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Harga bulanan yang flat dan terjangkau. | Fitur HR relatif dasar dibandingkan HRIS khusus. |
| Solusi ERP yang cukup lengkap untuk UKM. | Kustomisasi terbatas dan antarmuka yang agak kaku. |
| Unlimited user tanpa biaya tambahan. | Dukungan lokal mungkin tidak seresponsif vendor domestik. |
13. Zoho People

Fitur Utama:
- Manajemen absensi, cuti, dan shift.
- Pelacakan waktu proyek.
- Manajemen performa dan umpan balik 360 derajat.
- Kustomisasi alur kerja dan formulir.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Tingkat kustomisasi yang sangat tinggi. | Membutuhkan waktu untuk setup dan kustomisasi awal. |
| Terintegrasi sempurna dengan aplikasi Zoho lainnya. | Model harga bisa menjadi kompleks dengan berbagai add-on. |
| Harga yang kompetitif untuk fitur yang ditawarkan. | Dukungan pelanggan terkadang lambat merespons. |
14. Odoo

Fitur Utama:
- Manajemen data karyawan dan kontrak.
- Pelacakan waktu dan absensi.
- Manajemen rekrutmen dan penilaian.
- Aplikasi penggajian (tergantung regional).
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fleksibilitas tinggi berkat sifat open-source. | Memerlukan keahlian teknis atau partner implementasi. |
| Komunitas pengguna yang besar dan aktif. | Aplikasi payroll mungkin perlu penyesuaian untuk regulasi Indonesia. |
| Biaya bisa lebih rendah jika di-hosting sendiri. | Kualitas dukungan bervariasi tergantung pada partner. |
15. SunFish HR

Fitur Utama:
- Manajemen personalia dan organisasi yang mendalam.
- Payroll dan manajemen pajak yang kuat.
- Manajemen waktu dan kehadiran.
- Manajemen talenta dan suksesi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Terbukti andal untuk perusahaan skala besar dan kompleks. | Antarmuka terlihat lebih tradisional dibandingkan platform baru. |
| Fitur yang sangat lengkap dan mendalam. | Biaya implementasi dan lisensi berada di segmen premium. |
| Pengalaman panjang di pasar Indonesia. | Proses implementasi bisa memakan waktu yang lama. |
Apa Saja Fitur Wajib Software HRIS untuk Industri Manufaktur?
Memilih platform yang tepat dimulai dengan memahami fitur apa yang benar-benar memberikan dampak pada operasional pabrik. Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa fitur non-negotiable yang harus ada dalam aplikasi HRIS digital untuk manufaktur agar dapat memberikan nilai maksimal.
1. Skill Matrix & Sertifikasi Mesin
Operator harus tersertifikasi untuk mengoperasikan mesin tertentu (forklift, CNC, dll). HRIS harus track skill matrix, tanggal expired sertifikat, dan alert renewal.
2. Perhitungan Insentif Produksi
Banyak pabrik menerapkan sistem piece-rate atau bonus berbasis output. HRIS harus bisa menghitung: unit produced × rate per unit + quality bonus – reject penalty. Fitur ini UNIK untuk manufaktur.
3. Shift Handover Management
Fitur digital logbook untuk serah terima shift: status mesin, pending tasks, safety notes. Memastikan kontinuitas produksi 24/7 tanpa miskomunikasi.
4. Overtime Cap Alert
Alert otomatis ketika karyawan mendekati batas lembur legal (14 jam/minggu atau 54 jam/bulan sesuai PP 35/2021) untuk mencegah pelanggaran ketenagakerjaan.
5. K3/HSE Compliance Tracking
Track sertifikasi K3 (Ahli K3, P2K3), jadwal medical checkup tahunan, catatan pemberian APD, dan incident reporting.
6. Labor Cost per Unit Analysis
Dashboard yang menunjukkan biaya tenaga kerja per unit produk, per lini produksi, per shift.
Bagaimana Cara Memilih Software HRIS Manufaktur yang Tepat?
Setelah memahami fitur-fitur penting, langkah selanjutnya adalah menyusun kerangka kerja untuk proses seleksi. Proses pengambilan keputusan ini harus sistematis agar Anda mendapatkan solusi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan memberikan ROI terbaik.
- Audit Pola Shift Anda Dulu — Sebelum memilih software, petakan dulu: berapa grup shift? Bagaimana pola rotasinya? Apakah ada shift malam dengan tunjangan berbeda? Software yang bagus untuk 2 shift belum tentu cocok untuk 4 grup 3 shift.
- Cek Kompatibilitas dengan Mesin Absensi Existing — Banyak pabrik sudah punya mesin fingerprint di setiap gate. Pastikan HRIS baru bisa terintegrasi dengan hardware existing, bukan memaksa beli mesin baru.
- Test dengan Skenario Lembur Kompleks — Saat demo, minta vendor menunjukkan perhitungan: lembur hari biasa + lembur hari libur + lembur yang jatuh di shift malam. Jika software kesulitan, hindari.
- Pastikan Support PKB/CLA yang Kompleks — Jika pabrik Anda punya serikat pekerja, aturan PKB bisa sangat detail. Tanyakan apakah software bisa dikustomisasi untuk mengakomodasi aturan unik seperti “tunjangan masa kerja naik 2% setiap 3 tahun”.
- Hitung Total Cost dengan Jumlah Karyawan Real — Pabrik besar bisa punya 1000+ karyawan. Model harga per-user bisa sangat mahal. Bandingkan: (a) per-user/bulan, (b) flat monthly, (c) unlimited user. Untuk pabrik besar, unlimited user biasanya lebih hemat.
- Libatkan Supervisor Produksi dalam Demo — Jangan hanya HR yang ikut demo. Ajak supervisor lantai produksi karena mereka yang akan input data shift harian. Jika mereka bilang “ribet”, pertimbangkan ulang.
Red Flags Saat Memilih Vendor HRIS Manufaktur
Berikut adalah tanda-tanda peringatan yang harus Anda waspadai saat mengevaluasi vendor software HRIS untuk pabrik Anda:
- Vendor Tidak Bisa Demo Perhitungan Lembur Bertingkat
Manufaktur punya lembur berlapis: hari biasa (×1.5 & ×2), hari libur (×2 & ×3), plus tunjangan shift malam. Jika vendor kesulitan demo skenario ini, sistem mereka tidak siap untuk kompleksitas pabrik. - Tidak Ada Opsi Kustomisasi Formula Payroll
Setiap pabrik punya struktur gaji unik sesuai PKB — tunjangan masa kerja, bonus produksi, potongan keterlambatan. Jika vendor bilang “tidak bisa dikustomisasi”, Anda akan dipaksa menyesuaikan proses dengan limitasi software. - Tidak Punya Pengalaman di Pabrik Sejenis
Pabrik garmen beda dengan otomotif beda dengan F&B. Minta referensi klien dari industri yang sama. Jika vendor menghindar atau tidak punya, mereka belum teruji di lapangan. - Response Time Support Lebih dari 24 Jam
Sistem error di tanggal gajian atau mesin absensi down saat shift malam tidak bisa menunggu. Pastikan SLA critical issue maksimal 4 jam, bukan 24 jam. - Tidak Bisa Integrasi dengan Mesin Absensi Existing
Pabrik biasanya sudah punya mesin fingerprint/face recognition di banyak titik. Jika vendor memaksa ganti semua hardware, biaya bisa membengkak Rp 100 juta+ hanya untuk mesin baru.
Kesimpulan
Di industri manufaktur yang beroperasi dengan margin tipis, efisiensi HR bukan sekadar nice-to-have, ini adalah keharusan kompetitif. Pabrik yang masih mengandalkan Excel untuk payroll 500+ karyawan menghabiskan puluhan jam setiap bulan untuk pekerjaan yang seharusnya bisa selesai dalam hitungan menit.
Dari 15+ software yang telah kami analisis, tidak ada solusi one-size-fits-all. Pabrik garmen dengan 2 shift punya kebutuhan berbeda dengan pabrik otomotif yang beroperasi 24/7. Kuncinya adalah memilih software yang bisa mengakomodasi kompleksitas spesifik operasi Anda, bukan memaksa Anda menyesuaikan proses dengan limitasi software.
Pertanyaan Seputar Software HRIS Manufaktur
Frequently Asked Question
Software HRIS manufaktur adalah sistem informasi sumber daya manusia yang dirancang khusus untuk menangani tantangan unik di lingkungan pabrik, seperti manajemen shift yang kompleks, perhitungan lembur otomatis sesuai regulasi, dan pelacakan kehadiran real-time.
Industri manufaktur memerlukan HRIS khusus karena operasionalnya melibatkan jadwal kerja non-standar (shift), perhitungan upah yang rumit (tunjangan, lembur), dan kebutuhan tinggi akan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan yang ketat. HRIS generik seringkali tidak mampu menangani kompleksitas ini.
Biaya implementasi sangat bervariasi, mulai dari beberapa juta rupiah per bulan untuk solusi UKM hingga ratusan juta atau bahkan miliaran rupiah untuk sistem ERP terintegrasi di perusahaan besar. Biaya tergantung pada jumlah karyawan, kompleksitas kustomisasi, dan vendor yang dipilih.
Ya, sebagian besar software HRIS modern dapat dan seharusnya diintegrasikan dengan berbagai jenis mesin absensi, termasuk biometrik (sidik jari, wajah) dan kartu akses. Ini memastikan data kehadiran tercatat secara otomatis dan akurat.
HRIS mengurangi biaya tenaga kerja dengan mengotomatiskan perhitungan payroll dan lembur yang rentan kesalahan, mencegah kecurangan absensi, mengoptimalkan penjadwalan shift untuk menghindari biaya lembur yang tidak perlu, dan menyediakan data untuk analisis produktivitas.
HRIS on-premise diinstal di server internal perusahaan, memberikan kontrol penuh atas data tetapi memerlukan investasi awal yang besar. HRIS cloud di-hosting oleh vendor, diakses melalui internet dengan model berlangganan, lebih fleksibel, dan tidak memerlukan investasi infrastruktur besar.





