01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaProductsHRM/PayrollKPI adalah Indikator Penilaian Kinerja Karyawan, Apa Saja Jenisnya?

KPI adalah Indikator Penilaian Kinerja Karyawan, Apa Saja Jenisnya?

Setiap perusahaan pasti memiliki suatu satuan standar yang harus karyawannya capai untuk mempertahankan kinerja terbaiknya. Satuan standar tersebut kita kenal dengan istilah KPI atau Key Performance Indicator. KPI adalah indikator yang menjadi parameter perusahaan untuk membuat sistem penghargaan dan hukuman secara objektif. Selain itu sistem ini juga akan memudahkan HRD untuk membuat ukuran dan evaluasi kinerja karyawan, serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Bukan hanya bagi perusahaan, key performance indicator juga bermanfaat bagi karyawan. Oleh karena itu salah satu manfaat key performance indicator bagi karyawan adalah dapat mengurangi penilaian yang bersifat subjektif. Maksudnya, karyawan akan lebih mudah untuk mengukur serta mengevaluasi hasil kinerjanya. 

Download Sekarang: Skema Perhitungan Harga Software Talent Management

Perusahaan juga bisa menambahkan penggunaan Sistem Manajemen Kompetensi untuk karyawannya guna meningkatkan kualitas dari setiap individunya. Sistem ini juga mampu untuk memperbaiki kinerja karyawan agar sesuai dengan standar yang diinginkan perusahaan.

Baca juga: Apa itu Manajemen Kompetensi dan Mengapa Perusahaan Membutuhkannya?

kpi adalah

Pengertian Key Performance Indicator

Key Performance Indicator (KPI)
Sumber : Rawpixel.com

Key Performance Indicator atau KPI adalah indikator atau nilai terukur yang fungsinya untuk menunjukkan keefektifan kinerja karyawan perusahaan dalam mencapai tujuan masing-masing serta langkah apa saja yang perlu untuk menyikapi situasi perusahaan. Kemudian seperti yang kita tahu, perusahaan menggunakan key performance indicator untuk mengukur keberhasilan dalam mencapai tujuan. Beberapa karakteristik KPI di antaranya:

  • Ukuran non-financial
  • Regular measurement atau ukuran yang sering digunakan
  • Ukuran yang manajemen ketahui
  • Semua orang yang ada di dalam suatu organisasi telah mengerti dan memahami key performance indicator
  • Tanggung jawab kepada individu dan tim
  • Memiliki efek yang sangat signifikan
  • Memiliki efek yang positif

Perusahaan mengukur indikator kinerja ini dalam periode harian, mingguan, dan bulanan. KPI yang baik itu penting dan terus menarik perhatian manajemen. Jika seseorang menyimpang atau tidak dapat memenuhi key performance indicator, manajemen dapat mengambil tindakan dan keputusan untuk memanggil orang yang bertanggung jawab.

Baca juga: Pentingnya Meningkatkan Interpersonal Skill adalah

Menurut Ahli

Selain pengertian di atas, beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai definisi dari key performance indicator. Beberapa ahli tersebut di antaranya:

  • Key performance indicator menurut Banerjee dan Buoti (2012) adalah ukuran berskala dan kuantitatif yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dalam tujuan mencapai target organisasi.
  • Sedangkan menurut Iveta (2012), key performance indicator merupakan ukuran yang bersifat kuantitatif dan bertahap bagi perusahaan serta memiliki berbagai perspektif dan berbasiskan data konkret, dan menjadi titik awal penentuan tujuan dan penyusunan strategi organisasi.
  • Bernard (2016) juga mengemukakan pendapatnya mengenai key performance indicator, yaitu merupakan alat navigasi penting yang para manajer gunakan untuk memahami apakah perusahaan mereka sedang mengarah pada kesuksesan atau sedang menjauhi jalur menuju kesuksesan.

Jenis-jenis Key Performance Indicator 

KPI sendiri memiliki dua jenis secara umum, yakni financial dan non-financial KPI. Berdasarkan namanya, keduanya berbeda dalam aspek poin-poin yang digunakan untuk menilai kinerja karyawan. Penjelasan dari keduanya adalah sebagai berikut.

Financial KPI

Financial KPI adalah indikator kinerja utama yang memberikan penilaian terhadap aspek keuangan. Indikator ini memprediksi seberapa baik perusahaan akan bertahan jika terjadi resesi mendadak. Contoh dari financial KPI ini di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Gross profit key performance indicator atau KPI laba kotor: merupakan jenis yang mengukur jumlah uang yang tersisa dari penghasilan setelah dikurangi harga pokok penjualan (HPP). 
  • Net profit key performance indicator atau KPI pendapatan bersih: adalah KPI yang mengukur jumlah sisa pendapatan setelah dikurangi harga pokok penjualan dan beban operasional lainnya, seperti beban bunga dan pajak. 
  • Gross profit margin key performance indicator atau KPI margin laba kotor: yaitu KPI yang mengukur nilai persentase yang diperoleh  dengan membagi laba kotor dengan penjualan. 
  • Net profit margin key performance indicator atau KPI margin laba bersih tingkat: merupakan persentase nilai laba bersih dibagi pendapatan. 
  • Current ratio key performance indicator atau KPI rasio lancar: merupakan KPI yang mengukur kinerja keuangan dari neraca saldo kas dengan membagi aset lancar dengan kewajiban lancar.

Non-Financial KPI

Non-financial KPI adalah jenis key performance indicator yang tidak secara langsung mempengaruhi keuangan  perusahaan. Contoh KPI jenis ini antara lain:

  • Perputaran Tenaga Kerja (Manpower Turnover)
  • Matriks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction metrics)
  • Rasio Pelanggan Berulang terhadap Pelanggan Baru (Repeat Customer to New Customer Ratio)
  • Pangsa Pasar (Market Share)

Baca juga: 7 Tips Tingkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Anda

Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas KPI adalah

Key performance indicator akan bermanfaat apabila perusahaan memang berhubungan dengan KPI itu sendiri. Tidak jarang perusahaan asal mengadopsi KPI yang umum di industri. Sehingga key performance indicator tersebut tidak mencerminkan kinerja perusahaan. Saat mengembangkan strategi untuk menetapkan KPI, tim harus mulai dengan memastikan tujuan perusahaan, rencana untuk mencapainya, dan siapa yang dapat mengambil tindakan berdasarkan informasi tersebut. 

Ini harus menjadi proses berulang yang mencakup masukan dari analis, kepala departemen, dan manajer. Kemudian perusahaan akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana key performance indicator dapat mengukur proses bisnis perusahaan dan siapa yang dapat menindaklanjutinya. 

Saat ingin menerapkan key performance indicator, ada cara untuk merencanakan tujuan yang menggabungkan beberapa kriteria SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time-bound). Berikut kami rangkum pengertian dari SMART tersebut:

  • Specific, yakni tujuan atau hasil haruslah jelas, spesifik, dan tidak melebar. Ketika tujuan atau hasil sudah spesifik, perusahaan akan mudah untuk menentukan kapan tujuan atau hasil yang perusahaan inginkan akan tercapai. 
  • Measurable, yaitu tujuan atau hasil harus terukur, baik kualitas maupun kuantitas. Hal ini penting, terutama dalam hubungannya dengan standar kinerja atau harapan dari suatu performa.
  • Achievable, yakni tujuan dapat tercapai, tetapi tujuan tersebut harus tetap menantang, sehingga mampu memberikan inspirasi bagi anggota organisasi untuk mencapai hasil dan tujuan yang telah ditetapkan. 
  • Realistic, yaitu menciptakan suatu gagasan yang realistis, sesuai dengan kemampuan, serta berorientasi pada hasil.
  • Time-bound, yakni hasil atau tujuan harus memiliki batas waktu untuk pencapaiannya. Dengan membuat batasan waktu bagi tujuan, perusahaan akan mudah dalam mengukur kemajuan dari kinerja yang tengah berlangsung.

Download Sekarang: Skema Perhitungan Harga Software Talent Management

Tips bagi Perusahaan dalam Menerapkan KPI adalah

sumber: freepik.com

Ada empat kriteria dasar yang harus terpenuhi sebelum sebuah organisasi dapat menyatakan bahwa mereka telah menerapkan key performance indicator dalam kegiatan operasionalnya. Empat kriteria ini terdiri atas:

  • Kolaborasi antara karyawan, tim, pemasok dan pelanggan
  • Desentralisasi dari tingkat manajemen hingga operasional
  • Integrasi atau hubungan antara laporan, ukuran, dan tindakan
  • Hubungan key performance indicator dan strategi

Untuk menerapkan key performance indicator membutuhkan sistem yang konsisten, baik dari lingkungan organisasi itu sendiri, seperti karyawan, manajer dan pemegang saham, maupun pihak eksternal seperti pelanggan dan pemasok. Bukan hanya itu, laporan harus tepat waktu, efisien dan fokus pada peningkatan pengambilan keputusan. Saat menerapkan key performance indicator, penting untuk menentukan hasil atau tujuan dari setiap KPI.

Dalam menerapkan sistem KPI, perusahaan juga dapat menggunakan software manajemen sertifikasi dan training karyawan. Software ini bisa membantu dalam proses meningkatkan kualitas karyawan yang tidak berhasil memenuhi KPI. Namun tak hanya itu, software ini juga bisa membantu meningkatkan, bahkan mensertifikasikan karyawan yang sudah mencapai indikator.

Baca juga: 6 Manfaat Talent Management bagi Perusahaan dan Pegawai

Kesimpulan

Key Performance Indicator atau KPI adalah indikator atau nilai terukur yang fungsinya untuk menunjukkan keefektifan kinerja karyawan perusahaan dalam mencapai tujuan masing-masing. Mengembangkan key performance indicator membutuhkan waktu dan sumber daya perusahaan yang cukup. Indikator kinerja utama yang perusahaan ukur merupakan indikator yang memenuhi kebutuhan, dengan mempertimbangkan strategi dan tujuan jangka pendek perusahaan.

Download Sekarang: Skema Perhitungan Harga Software HRM

Apakah perusahaan Anda mengalami kesulitan dalam mengukur serta menilai KPI dari setiap karyawan? SIstem HRM dari HashMicro dapat membantu Anda untuk memantau kinerja karyawan dengan sistem KPI, melakukan proses appraisal, mengatur program training dengan mudah, serta mengatur proses mutasi, promosi, dan demosi secara efektif dengan sistem yang terintegrasi.

HashMicro HRM Software

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Anak Agung Istri Karlita Aprilianti
Anak Agung Istri Karlita Aprilianti
Junior Creative Content Writer at Hashmicro.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA