CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Apa Itu HRIS? Panduan Lengkap Sistem untuk Manajemen SDM

Diterbitkan:

Riset menunjukkan bahwa 55% perusahaan Indonesia sekarang menggunakan Sistem HRIS. Dengan Sistem HRIS yang tepat, tim HR Anda bisa menghemat hingga 20 jam
kerja per minggu; waktu yang sebelumnya terbuang untuk tugas administrasi manual.

Sistem HRIS (Human Resources Information System) adalah platform digital
yang mengotomatisasi seluruh proses manajemen SDM (dari rekrutmen, absensi,
payroll, hingga penilaian kinerja) dalam satu dashboard terpusat.

Dalam artikel ini, kami akan jelaskan apa itu HRIS dan mengapa penting, fitur-fitur utama yang perlu Anda ketahui, dan cara memilih HRIS yang tepat untuk perusahaan Anda. Jadi, tanpa berlama-lama lagi, simak penjelasan lengkapnya!

Key Takeaways

  • HRIS (Human Resource Information System) adalah sistem digital yang digunakan untuk mengelola proses dan data SDM secara efisien dan terpusat.
  • Fitur utama HRIS meliputi manajemen rekrutmen, manajemen bakat, manajemen karier, dan screening CV otomatis.
  • Fungsi HRIS mencakup manajemen data karyawan, payroll, absensi, rekrutmen, penilaian kinerja, hingga pelatihan dan pengembangan.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa Itu HRIS?

      Apa itu HRIS

      HRIS kepanjangan dari Human Resources Information System: sebuah platform digital yang menyatukan semua fungsi manajemen sumber daya manusia (HR) dalam satu dashboard terpusat.

      Bukan hanya untuk menyimpan data karyawan, HRIS mengotomatisasi
      proses-proses seperti:

      • Absensi dan tracking jam kerja
      • Perhitungan payroll dan pajak
      • Manajemen cuti dan izin
      • Rekrutmen dan onboarding
      • Penilaian kinerja karyawan

      Fungsi HRIS bagi Perusahaan

      Fungsi HRIS

      HRIS punya 5 fungsi utama yang menghemat waktu HR:

      1. Hemat Waktu dalam Mencari Data

      Semua informasi karyawan ada di database terpusat dan bisa mereka akses secara mandiri. Jika staff HR atau manajer ingin mencari data karyawan, mereka cukup mengetikkan nama, lalu seluruh datanya akan muncul.

      2. Pembayaran Gaji secara Otomatis

      Payroll (gaji) juga dibayarkan secara langsung oleh sistem, dan sudah dihitung berdasarkan absensi, lembur, dan tunjangan. Dari proses yang dulu membutuhkan sekitar 3 hari, sekarang selesai dalam waktu 2 jam saja.

      3. Pengajuan Cuti Mandiri

      Karyawan bisa mengajukan cuti langsung lewat aplikasi, sistem mengirim ke atasan untuk approval, dan sisa cuti ter-update dengan sendirinya. Absensi juga tercatat melalui face recognition atau GPS. HR tidak perlu lagi melakukan rekap manual atau menerima puluhan email permintaan cuti setiap hari.

      4. Memberikan Laporan Real-Time

      HR bisa membuat laporan apapun dengan cepat. Dari tingkat kehadiran, status kontrak,
      komposisi karyawan per divisi, bahkan prediksi kebutuhan tenaga kerja. Semua data ter-update real-time dalam dashboard, sehingga manajemen bisa membuat keputusan SDM berdasarkan data akurat.

      5. Mendorong Self-Service

      Karyawan bisa mengakses slip gaji, memperbarui data pribadi, mengecek jadwal shift,
      dan mengajukan cuti langsung lewat portal atau aplikasi tanpa perlu ke HR. Ini mengurangi beban administratif HR hingga 70%, sehingga tim HR punya waktu untuk fokus ke hal-hal strategis seperti talent development dan succession planning.

      Fitur-fitur Sistem HRIS 

      hrm

      Fitur utama dalam HRIS adalah sebagai berikut:

      1. HRIS Core

      Sebagai fondasi sistem manajemen SDM digital, HR Core berfungsi menyimpan dan mengatur data penting karyawan secara terpusat. Melalui fitur ini, informasi pribadi, jabatan, dan kualifikasi tersusun rapi dan mudah diakses kapan saja.

      Proses administratif seperti pengajuan cuti, pencatatan kehadiran, hingga klaim reimburse juga berjalan otomatis dan real-time.

      2. Manajemen Data Master

      Bagian ini menangani data utama seperti struktur organisasi, posisi, dan lokasi kerja. Setiap pembaruan atau penambahan departemen baru dapat dilakukan langsung melalui sistem tanpa risiko duplikasi data.

      Dengan pengaturan yang tersentralisasi, konsistensi data HR dapat terus terjaga di seluruh organisasi.

      3. Manajemen Organisasi

      Fitur ini menghadirkan visualisasi hierarki organisasi secara digital. HR dapat menyesuaikan posisi, jabatan, dan hubungan antardivisi dengan lebih mudah. Struktur perusahaan pun menjadi lebih transparan dan adaptif terhadap perubahan.

      4. Absensi dan Jadwal Kerja

      Absensi face recognition dengan integrasi GPS memastikan kehadiran karyawan tercatat secara akurat dan bebas kecurangan. Sistem kerja roster juga mendukung pengaturan shift, rotasi jadwal, serta hari libur dengan fleksibilitas tinggi. Data kehadiran otomatis terhubung ke sistem payroll untuk proses penggajian yang tepat waktu.

      5. Payroll Otomatis dan Administrasi Tunjangan

      Fitur HRM payroll otomatis mengelola perhitungan gaji berdasarkan data absensi, lembur, dan performa.

      Setiap karyawan menerima payslip digital lengkap dengan rincian pajak dan benefit yang berlaku. Selain itu, tunjangan seperti asuransi, bonus, atau dana pensiun dapat disesuaikan langsung melalui sistem.

      Proses penggajian menjadi lebih cepat, tepat, dan bebas kesalahan karena terintegrasi langsung dengan data absensi dan kinerja.

      6. Database dan Administrasi Karyawan

      Semua informasi karyawan tersimpan aman di dalam sistem berbasis cloud. Melalui fitur seperti orientation request, proses onboarding dan offboarding berlangsung lebih cepat dan terstruktur.

      Selain itu, HR dapat membuat laporan SDM dan surat resmi karyawan secara otomatis melalui fitur HR Report dan HR Letter.

      7. Rekrutmen dan Peninjauan Pelamar

      Proses rekrutmen kini lebih efisien berkat sistem penyaringan dan penjadwalan otomatis. Tahapan seperti screening CV, wawancara, hingga pelacakan status kandidat dapat dilakukan dari satu platform.

      Alur onboarding pun menjadi lebih terarah tanpa tumpang tindih data antar divisi.

      8. Alur Kerja Otomatis (Workflow)

      Dengan alur kerja digital, setiap proses seperti cuti, reimburse, dan evaluasi berjalan tanpa hambatan. Sistem akan mengirim notifikasi otomatis ke pihak terkait untuk mempercepat persetujuan dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan internal.

      Alhasil, waktu proses administrasi dapat ditekan secara signifikan.

      9. Manajemen Kinerja dan Pelatihan

      Evaluasi kinerja berbasis KPI memungkinkan perusahaan menilai performa secara objektif dan transparan. Karyawan juga dapat menerima umpan balik langsung dari atasan atau rekan kerja untuk mendukung pengembangan karier.

      Tak hanya itu, HR dapat memantau pelatihan dan sertifikasi wajib untuk memastikan peningkatan kompetensi berkelanjutan.

      10. Keamanan dan Kerahasiaan Data Karyawan

      Sistem HRIS menyediakan kontrol akses berlapis agar data karyawan tetap aman dari kebocoran informasi. Banyak dari sistem HR yang telah bersertifikat ISO 27001, yang menandakan bahwa sistemnay telah lolos uji standar keamanan.

      Setiap pengguna memperoleh otorisasi berbeda sesuai jabatan dan tanggung jawab mereka.

      11. Pelaporan dan Analisis Dasar (Reporting and Basic Analytics)

      Selain mendukung operasional harian, HRIS juga menyediakan alat pelaporan dan analisis dasar yang membantu manajemen memahami kondisi SDM secara menyeluruh. Laporan seperti tingkat absensi, turnover karyawan, hingga efektivitas pelatihan dapat dihasilkan otomatis.

      Informasi ini menjadi tolok ukur penting dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.

      Baca juga: Pengertian, Manfaat, Komponen dan Contoh dari Sitem Payroll

      Bagaimana Cara Kerja Sistem HRIS?

      Sistem HRIS

      HRIS bekerja dengan menghubungkan semua proses HR dalam satu alur otomatis.
      Begini ceritanya dari awal hari seorang karyawan:

      1. Ketika Karyawan Absen

      Pertama, karyawan datang ke kantor dan melakukan absensi melalui face recognition/biometrics. Data kehadiran langsung masuk ke sistem HRIS.

      2. Sistem Mengecek Kehadiran Karyawan

      Langkah kedua, setelah karyawan datang, sistem otomatis mengecek:

      • Apakah karyawan tepat waktu atau terlambat?
      • Apakah ada jam kerja yang diperhitungkan untuk lembur?
      • Apakah ada cuti atau izin yang sudah disetujui?

      3. Penghitungan Gaji Secara Otomatis 

      Ketiga, data absensi tersebut langsung terintegrasi ke modul payroll. Sistem akan menghitung gaji berdasarkan:

      • Gaji pokok (dari data karyawan)
      • Tunjangan (dari struktur gaji)
      • Potongan/kesehatan (dari policy perusahaan)
      • Pajak (otomatis sesuai regulasi)

      4. Laporan Real Time

      Lalu, dari sisi HR, mereka bisa melihat dashboard yang ter-update real-time:

      • Siapa yang absen hari ini?
      • Berapa total lembur bulan ini?
      • Berapa budget payroll yang sudah terpakai?
      • Apakah KPI karyawan sudah tercapai?

      5. Karyawan Mendapat Notifikasi

      • Slip gaji otomatis dikirim ke karyawan setiap bulan.
      • Karyawan bisa buka aplikasi kapan saja untuk cek slip,
      • laporan cuti, dan jadwal kerja mereka.

      Bagaimana Cara Kerja HashMicro?

      HashMicro mengintegrasikan seluruh proses HR dalam satu platform cloud. Karyawan absen via aplikasi mobile → sistem otomatis hitung payroll berdasarkan absensi, lembur, dan tunjangan → laporan finansial ter-generate real-time → HR punya dashboard untuk keputusan strategis.

      Semua data tersinkronisasi tanpa input manual berulang, dari rekrutmen hingga evaluasi kinerja, sehingga tim HR bisa fokus ke pengembangan talenta instead of chasing spreadsheets.

      87%

      perusahaan yang pakai HashMicro menghemat 20+ jam kerja per minggu

      Terbukti oleh 3000+ perusahaan di Asia Tenggara

      Coba Gratis

       

      Bagaimana Cara Memilih HRIS yang Tepat?

      hris sistem

      Dalam memilih sistem HRIS yang sesuai untuk bisnis Anda, ada beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa panduan untuk membantu Anda dalam memilih sistem HRIS cloud untuk manajemen SDM yang tepat:

      1. Memahami kebutuhan bisnis Anda: Pertimbangkan jumlah karyawan, struktur organisasi, proses bisnis yang ada, dan kebijakan perusahaan. 
      2. Identifikasi fitur dan fungsionalitas: Pastikan sistem HR yang dipilih memiliki fitur-fitur yang relevan dengan kebutuhan bisnis Anda. Beberapa fitur yang umum termasuk manajemen data karyawan dan absensi, serta analisis.
      3. Evaluasi keamanan data: Pastikan vendor HRIS Indonesia menawarkan fitur keamanan yang kuat, seperti enkripsi data, otentikasi dua faktor, dan akses berbasis peran. Hal ini akan membantu melindungi informasi sensitif perusahaan.
      4. Kemampuan kustomisasi dan integrasi: Pastikan aplikasi HRIS dapat dikustomisasi untuk mencocokkan proses dan kebijakan internal perusahaan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kemampuan integrasi aplikasi HRIS dengan sistem lainnya.
      5. Ketersediaan dukungan dan pelatihan: Pilih penyedia HRIS yang menawarkan pelatihan agar pengguna dapat memahami semua fitur sistem HR dengan baik. Dukungan ini akan membantu dalam mempercepat adopsi sistem oleh pengguna.

      Perbandingan Jenis Software HRM

      Untuk mempermudah memahami perbedaan setiap sistem, berikut ringkasan jenis-jenis software HRM beserta fokus dan fitur utamanya.

      Jenis Fokus Utama Fitur Utama
      HRIS Pengelolaan data dan administrasi karyawan Database karyawan, absensi, payroll, onboarding, compliance, dan employee self-service
      HCM Pengelolaan perjalanan karier dan pengembangan karyawan Rekrutmen, performance management, learning & development, engagement, dan succession planning
      HRMS Pengelolaan administrasi HR secara menyeluruh Payroll otomatis, manajemen waktu kerja, pengelolaan tenaga kerja, serta laporan produktivitas
      ATS Pengelolaan proses rekrutmen kandidat Posting lowongan multi-channel, penyaringan CV, pipeline kandidat, interview scheduling, dan analytics rekrutmen

      Singkatnya,

      HRM = Strategi pengelolaan karyawan (rekrutmen, development, evaluasi)
      HRIS = Sistem digital untuk simpan data & kelola administrasi

      HRIS adalah tools atau alat untuk mendukung HRM.

      Kesimpulan

      HRIS merupakan salah satu bagian penting dari sistem HRM yang membantu perusahaan mengelola data dan administrasi karyawan secara lebih terstruktur. Dengan dukungan fitur seperti pengelolaan data karyawan, absensi, hingga payroll, HRIS mempermudah tim HR menjalankan proses operasional dengan lebih efisien dan akurat.

      Melalui penggunaan HRIS, perusahaan dapat mengurangi pekerjaan administratif sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Untuk mengetahui solusi HRIS yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim ahli kami.

      Pertanyaan Seputar Aplikasi HRIS

      • Apa perbedaan HRM, HCM, dan HRIS?

        1. HRM (Human Resource Management) mengelola seluruh siklus hidup karyawan dan proses SDM, termasuk rekrutmen, onboarding, hingga exit.

        2. HRIS (Human Resource Information System) adalah sistem berbasis teknologi yang fokus pada penyimpanan, pengolahan, dan otomatisasi data serta kebijakan SDM.

        3. HCM (Human Capital Management) mencakup pendekatan strategis dalam manajemen SDM secara menyeluruh, termasuk pelatihan, pengembangan kompetensi, hingga analitik kinerja.

      • Apakah sistem HRIS wajib diterapkan di semua jenis perusahaan?

        Sistem HRIS tidak bersifat wajib, tetapi sangat direkomendasikan untuk berbagai jenis perusahaan, terutama yang ingin meningkatkan efisiensi operasional HR. Sistem ini mempermudah pertukaran informasi, mempercepat proses administrasi, dan meningkatkan akurasi data karyawan. Tidak hanya membantu divisi HR, HRIS juga memberikan manfaat langsung bagi karyawan, seperti akses mandiri ke data pribadi, pengajuan cuti, dan slip gaji online.

      • Apa saja yang termasuk komponen sistem HRIS?

        Komponen utama sistem HRIS meliputi manajemen data karyawan, penggajian (payroll), absensi, evaluasi kinerja, rekrutmen, dan pengelolaan tunjangan. Sistem ini juga biasanya dilengkapi dengan fitur employee self-service, yang memungkinkan karyawan mengakses informasi pribadi, mengajukan cuti, hingga mengelola dokumen secara mandiri.

      • Bagaimana sistem HRIS membantu proses rekrutmen?

        HRIS mempermudah dan mempercepat proses rekrutmen melalui otomatisasi berbagai tahapan, mulai dari penerimaan lamaran, penyaringan kandidat, penjadwalan wawancara, hingga onboarding. Sistem ini juga mendukung komunikasi yang lebih terstruktur dengan pelamar.

        Dengan HRIS, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi seleksi, mengurangi risiko human error, dan memperbesar peluang mendapatkan kandidat terbaik.

      • Apa saja masalah yang terjadi pada manajemen HR?

        1. Proses rekrutmen yang masih manual dan memakan banyak waktu.
        2. Onboarding karyawan baru yang tidak terstruktur dan membingungkan.
        3. Pengelolaan data karyawan yang kompleks dan sulit diorganisir.
        4. Prosedur pengajuan cuti yang ribet dan tidak efisien.
        5. Sulitnya memantau serta mengevaluasi kinerja dan pengembangan karyawan.
        6. Kurangnya komunikasi dan kolaborasi antar tim dan departemen.

      • Bagaimana sistem HRIS bisa menghemat uang perusahaan?

        Sistem HRIS membantu menghemat biaya dengan mengurangi ketergantungan pada proses manual yang memakan waktu dan rawan kesalahan. Otomatisasi tugas-tugas seperti payroll, absensi, dan administrasi karyawan secara langsung menurunkan beban operasional dan kebutuhan tenaga kerja tambahan.

        Selain itu, HRIS menyediakan data yang akurat untuk pengambilan keputusan, sehingga perusahaan dapat menghindari pengeluaran yang tidak perlu dan meningkatkan efisiensi biaya HR secara keseluruhan.

      Reno Wicaksana

      Senior Content Writer on HRIS

      Reno adalah HRM Specialist dan senior content writer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Secara konsisten mengangkat topik artikel seputar performance management, rekrutmen dan pengembangan SDM, manajemen talenta, dan sistem HRIS untuk pengelolaan karyawan.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya