CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Contoh Buku Stok Barang Harian Manual dan Cara Membuatnya

Diterbitkan:

Dunia bisnis sedang menghadapi masalah persediaan. Sebuah studi IHL Group menemukan kalau rak kosong merugikan industri lebih dari AUS $690,9 miliar secara global. Jika Anda tidak mempersiapkan bisnis Anda menghadapi masalah itu, perusahaan Anda akan kehilangan pelanggan. Oleh sebab itu, Anda harus menggunakan buku stok barang harian

Dengan melakukan pembukuan inventaris, Anda dapat memastikan ketersediaan barang dalam gudang. Maka dari itu, Anda harus memahami contoh buku stok barang harian manual dan cara membuatnya. 

Key Takeaways

  • Buku stok barang adalah buku yang mencatat semua pergerakan barang dalam sehari. Catatan ini membantu Anda memantau persediaan Anda.
  • Proses pembukuan inventaris dimulai dengan membuat buku besar terlebih dahulu. Setelah itu, catat semua transaksi barang dan rekonsiliasi data pada akhir hari.
  • Saat memilih Alat pencatatan inventaris , sesuaikan dengan bisnis Anda.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu Buku Stok Barang?

      Buku stok barang adalah buku yang mencatat semua pergerakan barang dalam sehari. Dalam setiap gudang, tim akuntansi akan mencatat jumlah barang yang masuk dan keluar. Setiap kali ada transaksi, mereka akan memperbarui catatan secara real-time

      Pada akhir setiap periode, seorang auditor akan menggunakan buku ini untuk melakukan stock opname. Dia akan membandingkan data dengan persediaan fisik bisnis Anda. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan kalau jumlah persediaan bisnis Anda tidak melebihi kapasitas.

      Buku Stok Barang vs. Kartu Stok Barang

      Sebelum kita lanjut, Anda perlu memahami kalau buku stok barang dan kartu stok barang bukan hal yang sama. Berikut beberapa perbedaan antara buku stok dan kartu stok barang:

      Aspek Buku Stok Barang Kartu Stok Barang
      Pengertian Buku harian yang mencatat semua transaksi dalam sehari Lembaran yang mencatat semua transaksi per item
      Spesifikasi Umum, lebih mengarah ke memberikan gambaran tentang pergerakan persediaan secara menyeluruh Spesifik, setiap kartu mewakili satu item
      Format Menggunakan buku besar atau file untuk mencatat pergerakan semua barang Menggunakan kartu atau lembaran untuk mencatat pergerakan satu barang
      Tujuan Untuk memantau jumlah dan pergerakan persediaan dalam gudang Untuk memantau jumlah dan gerakan satu produk secara rinci dan individu

       

      Fungsi Buku Stok dalam Pengelolaan Inventaris

      fungsi-buku-stok-barang

      Dalam manajemen persediaan di gudang, Anda harus melakukan pembukuan untuk mengoptimalkan inventaris. Salah satu caranya adalah dengan membuat buku stok. Berikut adalah fungsi buku stok barang dalam mengelola persediaan:

      1. Mengontrol pergerakan barang

      Buku pencatatan memudahkan Anda untuk memantau stok per gudang. Catatan ini membantu Anda memantau barang masuk dan keluar. Anda dapat mencegah penumpukan aset dan menjaga keakuratan laporan keuangan, seperti laporan laba rugi. 

      2. Menghindari kehilangan aset

      Pencatatan transaksi yang detail membantu Anda melacak aset tersembunyi. Dengan menggunakan informasi dari buku stok, Anda dapat memantau inventaris Anda dari jauh. Hal ini mengurangi risiko kehilangan barang dan kecurangan. 

      3. Mendukung proses stock opname

      Pembukuan inventaris mendukung proses stock opname bisnis Anda. Catatan ini memudahkan tim Anda untuk mencocokkan jumlah persediaan dengan data. Melalui itu, Anda dapat menjamin akurasi data dan mendeteksi kesalahan pencatatan. 

      Komponen Wajib dalam Buku Stok Barang Harian

      Sebuah buku stok barang harian manual harus memiliki komponen-komponen berikut agar pencatatan dapat berfungsi dengan baik:

      • Nama dan kode barang, untuk memudahkan identifikasi dan pelacakan produk
      • Stok awal, yaitu jumlah aset dalam inventaris sebelum adanya pergerakan barang
      • Barang masuk, menunjukkan jumlah barang yang masuk dalam gudang
      • Barang keluar, menunjukkan jumlah barang yang Anda jual atau gunakan
      • Saldo stok, yaitu jumlah akhir persediaan setelah transaksi 

      Alur Pembukuan Stok Barang Harian Secara Manual

      alur-buku-stok-barang-harian-manual

      Setelah mengetahui komponen penting dalam buku stok barang, Anda perlu memahami alur kerjanya. Ini memastikan kalau Anda tahu cara melakukan pembukuan persediaan dengan benar. Berikut alur pembukuan persediaan secara manual:

      1. Initial preparation

      Pertama, Anda harus menyiapkan buku inventaris Anda terlebih dahulu. Pastikan setiap halaman memiliki kolom untuk mencatat riwayat transaksi masuk dan keluar barang. Selanjutnya, pastikan juga kalau setiap produk memiliki nama dan kode yang unik. Jangan lupa untuk memberikan kartu stok untuk setiap produk. 

      2. Pencatatan barang masuk akibat pembelian

      Jika Anda menerima produk dari supplier atau pelanggan, Anda perlu segera mencatatnya. Tuliskan kode barang, tanggal penerimaan, jumlah barang yang diterima, dan saldo stok setelah transaksi. Setelah itu, Anda harus memperbarui kartu stok produk tersebut. 

      3. Pencatatan barang keluar habis penjualan

      Prosesnya masih sama jika Anda menjual atau menggunakan produk. Catat informasi-informasi penting mengenai produk yang baru saja keluar, lalu perbarui kartu stoknya untuk mengurangi jumlah barang dalam gudang. 

      4. Rekonsiliasi stok di akhir hari

      Setelah bisnis Anda tutup untuk hari itu, Anda harus mengecek inventaris Anda. Pastikan saldo stok Anda sama dengan jumlah stok dalam buku. Jika tidak, lakukan rekonsiliasi untuk mencari tahu penyebabnya. Ada kemungkinan besar kalau Anda telah salah mencatat atau menempatkan aset. 

      Contoh Buku Stok Barang Harian Manual

      Untuk mendapatkan gambaran mengenai buku pencatatan, coba Anda lihat contoh berikut:

      1. Contoh buku stok barang

      contoh-buku-stok-barang

      2. Contoh kartu stok barang

      contoh-kartu-stok-barang

      Contoh Buku Stok Barang Harian Manual Pada Toko Ritel

      Sebagai tambahan, bayangkan Anda memiliki toko alat tulis. Sepanjang hari, Anda kemungkinan akan menjual dan mengisi kembali inventaris Anda, terutama untuk produk yang laris. Berikut adalah contoh buku stok barang harian manual yang mungkin Anda buat:

      1. Contoh pencatatan barang masuk

      pencatatan-barang-masuk

      2. Contoh pencatatan barang keluar

      pencatatan-barang-keluar

      Excel vs. Sistem Inventaris, Software Mana yang Pas?

      sistem-inventaris

      Saat Anda pertama kali memulai atau sedang mengembangkan bisnis, Anda perlu memutuskan cara Anda melakukan pembukuan inventaris. Ada berbagai macam sistem yang dapat Anda gunakan. Untuk mengetahui software mana yang cocok untuk bisnis Anda, Anda dapat menggunakan informasi di bawah sebagai referensi:

      1. Excel

      Pilih software ini jika Anda menjalankan sebuah UMKM. Metode ini cocok untuk bisnis dengan jumlah kode SKU yang sedikit. Anda tidak akan kewalahan saat menggunakan Excel karena hanya Anda dan mungkin beberapa individu yang memiliki akses ke data ini. Namun, metode ini memiliki risiko yang mirip dengan pencatatan manual, yaitu rentan terhadap human error.

      2. Sistem Inventaris

      Sebaliknya, gunakan sistem manajemen persediaan jika perusahaan Anda memiliki volume transaksi yang besar dan lebih dari satu gudang. Metode ini sepenuhnya digital, dibandingkan dengan metode Excel yang semi-digital. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengotomatiskan pembukuan persedian. Selain itu, sistem ini juga dapat merekonsiliasi stok secara otomatis. 

      Kesalahan Umum dalam Pembukuan Stok Barang Manual

      kesalahan-dalam-pembukuan-stok-manual

      Setelah memilih alat untuk mencatat inventaris, Anda perlu menghindari masalah-masalah umum, seperti:

      1. Jarang melakukan stock opname

      Anda akan kehilangan produk jika Anda tidak melakukan stock opname secara teratur. Data yang tidak sinkron akan mempersulit proses pelacakan aset, sehingga membuat Anda rentan terhadap dead stock. Maka dari itu, lakukan stock opname setiap bulan.

      2. Keterangan yang terlalu general

      Saat mencatat transaksi, Anda harus rinci. Kalau Anda hanya menulis ‘penjualan’ dan ‘pembelian’, barang retur akan menumpuk di gudang. Anda akan mendapatkan jumlah barang layak jual yang tidak akurat, sehingga melebih-lebihkan nilai aset pada neraca. Untuk alasan ini, tulis keterangan dengan jelas. 

      3. Sering menunda pencatatan stok

      Buku stok akan menampilkan informasi yang tidak up-to-date jika Anda sering menunda pencatatan. Hal ini bisa membuat Anda mengambil keputusan bisnis menggunakan data yang sudah tidak relevan. Jadi, langsung catat transaksi barang untuk mencegah overselling

      4. Tidak memiliki standar UOM

      Mencatat transaksi tanpa standar unit of measure akan membingungkan staf Anda. Misalnya, barang A dicatat sebagai satu pack, sedangkan barang B dicatat sebagai satu buah. Jika Anda memiliki faktor konversi yang berbeda-beda, Anda akan kesulitan melacak produk Anda. Oleh karena itu, buat standar UOM untuk semua produk. 

      5. Tidak mencatat stok secara konsisten

      Anda akan membuat pembukuan yang tidak konsisten jika Anda sering ganti metode pencatatan persediaan. Mereka akan mempengaruhi keakuratan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan laporan laba rugi bisnis Anda. Untuk mencegah masalah ini, pilih metode di awal periode dan gunakan itu sampai akhir periode. 

      Template Buku Stok Barang Harian yang Bisa Anda Gunakan

      Tanpa menunda-nunda lagi, berikut adalah template buku stok barang harian manual yang bisa Anda gunakan dalam bisnis Anda. Excel spreadsheet ini akan membantu Anda dalam pembukuan inventaris saat Anda pertama kali memulainya.

      contoh template buku stok barang harian

      contoh buku stok harian manual

      Kesimpulan

      Pada dasarnya, Anda perlu membuat buku stok barang harian untuk mengelola persediaan Anda. Mengingat besarnya inventaris, buku dengan catatan pergerakan barang yang rinci akan membantu Anda dalam jangka panjang. 

      Namun, sesuaikan buku stok Anda dengan bisnis Anda. Jika bisnis Anda kecil, Anda bisa pakai buku besar atau Excel spreadsheet. Sebaliknya, jika bisnis Anda dalam industri ritel atau manufaktur, gunakan sistem inventaris yang bisa mengotomatiskan pencatatan.

      Pertanyaan Seputar Buku Stok Barang Harian Manual

      • Apa perbedaan antara buku stok barang dan laporan persediaan?

        Buku stok barang menjelaskan riwayat transaksi suatu produk secara detail, sedangkan laporan persediaan hanya memberikan gambaran umum mengenai jumlah persediaan dalam periode waktu tertentu.

      • Buku stok barang harian manual cocok untuk bisnis apa?

        Buku stok barang harian manual cocok untuk bisnis kecil, UMKM, dan perusahaan baru. Metode pembukuan ini cukup murah karena hanya membutuhkan buku besar atau Excel spreadsheet, sehingga cocok untuk pengecekan stok secara fisik.

      • Metode pencatatan apa yang harus digunakan dalam pembukuan inventaris?

        Metode pencatatan bergantung pada jenis bisnis yang Anda miliki. Jika bisnis Anda kecil atau memiliki volume transaksi rendah, Anda bisa menggunakan metode periodik. Namun, gunakan metode perpetual jika perusahaan Anda memiliki volume transaksi yang besar atau bergerak dalam industri manufaktur.

      Jessica Wijaya

      Senior Content Writer

      Selama lebih dari 5 tahun sebagai Senior Content Writer, Jessica telah menulis topik yang mengulas tentang bidang inventory dan warehouse management. Keahliannya mencakup penulisan artikel manajemen stok dan persediaan, perencanaan kebutuhan, multi-warehouse management, dan integrasi sistem digital untuk pengelolaan barang.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya