3 Cara Stock Inventory Management Menghemat Pengeluaran Anda

Dias Marendra
This is How Stock Inventory Management Save Your Business Expenses

Banyak pemilik bisnis retail yang langsung enggan ketika mendengar kata inventory. Hal ini dikarenakan yang namanya stock inventory management itu erat sekali hubungannya dengan hitung menghitung, dalam jumlah yang sangat banyak!

Belum lagi ketika datang waktunya untuk melakukan stock opname. Mungkin tak masalah jika jumlah barang yang ada di gudang tak terlalu banyak. Namun buat yang stock barangnya mencapai ribuan jumlahnya, sudah pasti proses stock opname akan memakan banyak waktu dan tenaga.

Inilah yang membuat stock inventory management sangat krusial bagi setiap perusahaan. Sama seperti cash flow, inventaris jika dikelola dengan baik bisa memajukan bisnis anda, dan sebaliknya bisa membuat anda gulung tikar jika ditelantarkan.

Pengertian stock inventory management

Stock inventory management adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk merekam informasi mengenai stok barang perusahaan. Informasi tersebut misalnya berat, dimensi, jumlah, dan lokasi di mana barang tersebut berada.

Tujuan utama dari stock inventory management adalah untuk meminimalisir biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan barang tersebut di gudang. Biaya bisa diminimalisir dengan mengetahui secara pasti kapan harus melakukan stok ulang barang, atau membeli material untuk barang yang ingin dibuat.

Kenapa stock inventory management penting untuk bisnis

Pengelolaan inventori yang baik akan menjamin ketersediaan barang akan selalu terjaga. Sebaliknya, jika inventori anda tidak dikelola dengan baik akan membuat anda merugi, seperti misalnya kehilangan potensi penjualan karena barang yang dicari pembeli tak tersedia, atau pemborosan karena membeli dan menyimpan terlalu banyak barang di gudang.

Untuk itulah anda memerlukan bantuan inventory management system untuk mengotomatiskan pengelolaan inventory anda, termasuk menghemat uang yang harus anda keluarkan. Berikut ini 3 manfaat dari penggunaan inventory management system:

Menghindari kadaluarsa

Jika bisnis anda berfokus pada menjual barang-barang yang memiliki tanggal kadaluarsa seperti makanan, setiap harinya anda berhadapan dengan resiko barang jualan anda berujung basi dan tak bisa terjual. Inventory management system akan membantu anda mengatur jumlah persediaan barang sehingga kejadian barang kadaluarsa tak akan terjadi lagi.

Menghindari dead stock

Dead stock ini serupa tapi tak sama dengan barang kadaluarsa. Jika barang kadaluarsa mengharuskan anda membuang barang tersebut karena sudah tidak bisa dimakan atau digunakan lagi, namun dead stock membuat barang jualan anda tak bisa dijual karena trennya sudah lewat atau ketinggalan jaman. Gunakan inventory management system untuk menghindari kejadian tersebut.

Menghemat biaya sewa gudang

Jika anda belum memiliki gudang untuk penyimpanan barang, maka anda harus menyewanya. Biaya yang harus anda keluarkan untuk sewa gudang umumnya beragam, tergantung dari berapa banyak barang yang anda simpan. Makin banyak barang yang disimpan, makin besar biaya yang harus anda keluarkan. Hemat biaya sewa gudang anda dengan stock inventory management yang apik.

Kesimpulan

Manajemen inventaris yang baik bukan hanya menghindarkan anda dari kerugian yang mungkin terjadi di atas, namun berpotensi meningkatkan cash flow perusahaan anda. Di saat anda sudah menggunakan inventory management system, anda akan tahu dengan pasti jumlah ketersediaan barang anda. Dengan demikian anda bisa melakukan pemesanan barang dari supplier di waktu yang tepat, dan membuat penjualan anda akan terus berjalan tanpa henti.

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like

Dapatkan Update Gratis dari Kami

×