Performance bond melindungi pemilik proyek dari risiko kegagalan kontraktor dengan fungsinya dalam menekan kerugian saat kontraktor terlambat atau tidak mampu menyelesaikan proyek sesuai kontrak.

Peran Principal, Obligee, dan Surety membuat tanggung jawab tiap pihak lebih jelas yang dapat mendorong kontraktor lebih disiplin dalam progres proyek.

Jaminan pelaksanaan juga menjadi alat seleksi untuk menilai apakah kontraktor dapat menjalankan proyek sesuai dengan tenggat dan kualitas yang diminta.