Contoh RAB Proyek dengan Panduan dan Template Gratis
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Contoh RAB Proyek Lengkap dengan Panduan dan Template Gratis

Contoh RAB Proyek Lengkap dengan Panduan dan Template Gratis

Sebelum mulainya suatu kegiatan, Anda harus menyusun suatu contoh RAB. RAB adalah dokumen yang berisi perkiraan biaya untuk menyelesaikan suatu proyek. Dokumen ini memastikan setiap pengeluaran digunakan secara tepat dan mengurangi risiko pemborosan. Ini penting mengingat bahwa cost overrun adalah masalah yang besar. 

Pada tahun 2022, McKinsey menemukan bahwa pembengkakan biaya dalam sebuah proyek bisa mencapai 79% dari anggaran awal. Suatu proyek juga dapat tertunda selama enam bulan hingga dua tahun. Karena itu, Anda perlu menggunakan contoh RAB untuk merencanakan budget bisnis Anda.

Key Takeaways

Rencana Anggaran Biaya adalah dokumen yang merinci perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu kegiatan.

RAB berfungsi untuk menjadi acuan dalam pengelolaan anggaran agar pengeluaran tetap sesuai dengan rencana.

Ada beberapa jenis RAB yang dapat Anda gunakan, yaitu RAB konstruksi, operasional, event, proyek digital, usaha, dan pengadaan.

Apa Itu Rencana Anggaran Biaya (RAB)?

Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen yang merincikan estimasi total biaya untuk menyelesaikan suatu kegiatan. Dokumen ini mencantumkan berbagai komponen pengeluaran, mulai dari upah tenaga kerja, biaya bahan baku sesuai kebutuhan, penggunaan peralatan, sewa lokasi, hingga kebutuhan lain yang menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan. 

Sebelum kegiatan mulai, Anda harus menyusun RAB untuk mengatur distribusi anggaran dan mengendalikan biaya selama pelaksanaan. Sesuaikan dokumen ini dengan jenis dan skala operasi.

Manfaat RAB

Fungsi dan manfaat RAB

Berikut adalah manfaat RAB di mana anggaran digunakan secara optimal dan tepat sasaran:

1. Menghindari pemborosan dalam alokasi dana

Organisasi dapat menggunakan anggaran sesuai kebutuhan nyata, bukan sekadar perkiraan, dengan bantuan RAB. Karena itu, organisasi dapat menekan risiko pemborosan, meningkatkan efisiensi finansial, serta menjaga proyek maupun operasional tetap terarah dan terukur.

2. Mempermudah pengawasan dengan transparansi

Dokumen RAB mencatat setiap pengeluaran secara transparan pada tiap tahap kegiatan. Pencatatan ini memudahkan pengawasan, memperkuat kepercayaan antar pihak terkait, dan memastikan setiap pihak memakai dana sesuai tujuan awal.

3. Meningkatkan akuntabilitas antar departemen

Dengan adanya RAB, tanggung jawab penggunaan dana dapat terdistribusi dengan jelas ke tiap departemen. Hal ini tidak hanya mengurangi potensi konflik terkait penggunaan anggaran, tetapi juga memperkuat rasa akuntabilitas untuk menjaga efisiensi dan kepatuhan terhadap rencana keuangan.

4. Mendukung pengambilan keputusan berbasis data

RAB menyediakan data keuangan yang aktual sehingga manajemen dapat membuat keputusan yang lebih tepat. Keputusan berbasis data oleh contoh RAB ini meminimalkan risiko yang muncul akibat asumsi atau perkiraan semata. Perusahaan Anda juga dapat menggunakan data ini untuk merumuskan strategi keberlanjutan.

5. Memungkinkan fleksibilitas anggaran

Perubahan kondisi bisnis seringkali menuntut penyesuaian anggaran secara cepat dan akurat. RAB memungkinkan fleksibilitas tersebut, sehingga perusahaan dapat menyesuaikan prioritas tanpa mengorbankan stabilitas keuangan maupun keberlangsungan operasi yang sedang berjalan.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Fungsi RAB

Dalam operasi sehari-hari, RAB adalah acuan untuk mengelola biaya. Dokumen ini digunakan untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi seluruh kebutuhan dana operasi secara sistematis. Berikut fungsi-fungsi utama dari RAB:

1. Menjadi dasar perencanaan biaya proyek

RAB berfungsi sebagai pedoman awal dalam menentukan total biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. Di dalamnya, tercantum estimasi biaya material, tenaga kerja, peralatan, dan biaya pendukung lainnya sehingga perencanaan kegiatan menjadi lebih terstruktur dan terukur.

2. Alat pengendalian anggaran

Dengan RAB, perusahaan dapat membandingkan antara pagu anggaran yang direncanakan dan biaya aktual di lapangan. Fungsi ini membantu manajemen mengidentifikasi penyimpangan biaya sejak dini dan melakukan tindakan korektif sebelum terjadi cost overrun.

3. Dasar penentuan harga penawaran

Dalam proses tender atau lelang proyek, RAB digunakan sebagai dasar untuk menentukan harga penawaran yang kompetitif namun tetap menguntungkan. Perhitungan yang akurat membantu perusahaan menghindari kerugian akibat salah estimasi biaya.

4. Acuan pengadaan material dan jasa

RAB menjadi referensi dalam proses pembelian material dan penggunaan jasa pihak ketiga. Dengan anggaran yang jelas, pengadaan dapat dilakukan secara efisien tanpa pemborosan dan tetap sesuai kebutuhan proyek.

5. Mempermudah monitoring dan evaluasi proyek

Selama proses berlangsung, RAB memudahkan tim untuk memantau penggunaan dana pada setiap tahap pekerjaan. Evaluasi kinerja operasi dapat dilakukan secara efisien tanpa pemborosan dan tetap sesuai kebutuhan proyek.

Jenis-jenis RAB dan Contohnya

Ada beberapa jenis RAB yang dapat Anda pakai dalam bisnis Anda:

1. RAB konstruksi

contoh rab konstruksi excel

Rencana estimasi anggaran untuk proyek fisik. Tim manajemen menggunakan dokumen ini untuk merencanakan anggaran konstruksi atau renovasi bangunan. Sementara itu, sektor konstruksi membutuhkan RAB untuk memastikan seluruh kebutuhan material, tenaga kerja, dan peralatan terpenuhi dan sesuai anggaran. Anggaran ini biasanya meliputi biaya:

  • Alat,
  • Material,
  • Tenaga kerja,
  • Manajemen,
  • Utilitas,
  • Asuransi,
  • Pajak, dan
  • Dana tambahan untuk contingency plan.

Berikut template RAB untuk proyek konstruksi:

Template Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

blog cde501e936d2 contoh rab konstruksi
Template Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

2. RAB operasional

contoh-rab-operasional

Dokumen yang menjabarkan biaya operasional untuk periode tertentu. Tim finansial akan membuat rencana ini sebelum dimulainya periode atau tahun fiskal baru. Untuk menghitungnya, mereka pertama-tama mengkategorikan biaya tetap dan biaya variabel. Kemudian, mereka menggabungkan estimasi fixed dan variable cost dengan contingency plan. Contoh template-nya:

blog 22d7065b21fb contoh rab operasional
Template Rencana Anggaran Biaya Operasional

3. RAB event

contoh-rab-event

Rencana yang memaparkan estimasi anggaran untuk menjalankan suatu acara. Panitia menggunakan RAB event agar anggaran acara terkontrol. Mereka biasanya akan memperhitungkan:

  • Biaya venue,
  • Biaya konsumsi,
  • Biaya logistik,
  • Biaya marketing, dan
  • Biaya perlengkapan.

Berikut template untuk mempermudah perencanaan anggaran:

Template Rencana Anggaran Biaya Event

blog 341f4856f5e9 contoh rab event
Template Rencana Anggaran Biaya Event

4. RAB proyek digital

contoh-rab-proyek-digital

Berbeda dari RAB konstruksi, RAB proyek digital membahas proyek non-fisik. Ini bisa berkisar dari pembuatan produk digital, pengembangan aplikasi, kampanye digital hingga update infrastruktur TI. Berikut contoh template untuk RAB proyek digital:

Template Rencana Anggaran Biaya Proyek Digital

blog c7f1c5d1067f contoh rab proyek digital
Template Rencana Anggaran Biaya Proyek Digital

5. RAB usaha

contoh-rab-usaha

Jenis RAB untuk merencanakan alokasi modal awal, sambil mempertimbangkan potensi biaya operasional. Pebisnis yang baru saja memulai usahanya harus membuat ini untuk mengelola anggaran kecil-nya. Jadi, berikut template RAB usaha:

Template Rencana Anggaran Biaya Usaha

blog 8a44e9b03fd8 contoh rab usaha
Template Rencana Anggaran Biaya Usaha

6. RAB pengadaan

contoh-rab-pengadaan

Dokumen berisi daftar barang atau jasa yang ingin dibeli dan jumlahnya. Gunakan RAB ini saat Anda ingin melaksanakan proses procurement. Hal ini supaya harga yang Anda pilih yang terbaik. Berikut template RAB pengadaan:

Template Rencana Anggaran Biaya Pengadaan

blog 670a65230cc0 contoh rab pengadaan
Template Rencana Anggaran Biaya Pengadaan

Digitalisasi Penyusunan RAB Proyek

Menyusun RAB dari nol membutuhkan ketelitian, terutama saat menghitung overhead, PPN, dan margin. Software konstruksi HashMicro membantu tim mengelola item pekerjaan, volume, harga satuan, dan anggaran proyek dalam satu sistem sehingga perhitungan lebih mudah ditinjau dan dikendalikan.

Prinsip Dasar Penyusunan RAB

Dalam proses penyusunan RAB, terdapat sejumlah prinsip penting yang perlu dijadikan acuan agar hasil perhitungannya dapat dipercaya dan mudah dipahami, antara lain:

  • Keterbukaan informasi (Transparansi): Setiap elemen biaya harus tersaji secara jelas dan terbuka agar semua pihak yang berkepentingan dapat meninjau serta memahami penggunaannya.
  • Kejelasan rincian: Setiap komponen anggaran perlu memiliki uraian yang detail untuk mencegah salah tafsir atau kebingungan.
  • Keterkaitan biaya (Relevansi): Setiap biaya harus memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan, serta tujuan kegiatan.
  • Ketepatan data (Akurasi): Semua estimasi dan angka dalam RAB perlu tersusun dengan perhitungan yang teliti agar hasilnya mencerminkan kondisi sebenarnya.

Rumus dan Perhitungan RAB

Rumus Pembuatan RAB

Contoh rencana anggaran yang baik harus mampu mencerminkan kebutuhan aktual dan memperkirakan pengeluaran secara baik. Secara umum, rumus dasar dalam contoh RAB adalah:

RAB = Volume x Harga Satuan

Berikut cara penerapannya:

  1. Identifikasi kebutuhan: Buat daftar semua item yang diperlukan, baik itu bahan, tenaga kerja, perangkat, maupun layanan pendukung.
  2. Hitung volume atau jumlah: Ukur kebutuhan per item secara kuantitatif, seperti jumlah unit, meter persegi, atau jam kerja.
  3. Cari harga satuan yang relevan: Gunakan referensi harga terkini dari vendor, e-katalog, atau data historis perusahaan.
  4. Kalkulasikan total biaya per item: Kalikan volume dengan harga satuan untuk mendapatkan total biaya masing-masing item.
  5. Jumlahkan seluruh item: Akumulasi semua biaya item akan membentuk total anggaran dalam contoh RAB Anda.

Berikut penerapan rumus biaya RAB untuk berbagai macam kondisi dan situasi:

1. Biaya Energi dan Utilitas

Rumus: Total Konsumsi Energi x Tarif per Unit

Contoh Perhitungan: Jika konsumsi energi adalah 1.500 kWh dan tarif per kWh adalah Rp 1.000, maka biaya energi adalah:
1.500 kWh x Rp 1.000 = Rp 1.500.000.

2. Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan

Rumus: Jumlah Item yang Diperbaiki x Biaya Pemeliharaan per Item

Contoh Perhitungan: Jika 5 mesin membutuhkan pemeliharaan, dengan biaya per mesin Rp 1.000.000, maka biaya total adalah:
5 mesin x Rp 1.000.000 = Rp 5.000.000.

3. Biaya Pengangkutan dan Logistik

Rumus: Total Berat atau Volume Pengiriman x Tarif Pengiriman per Unit

Contoh Perhitungan: Jika total berat pengiriman adalah 2 ton dan tarif pengiriman adalah Rp 500.000 per ton, maka biaya logistik adalah:
2 ton x Rp 500.000 = Rp 1.000.000.

4. Biaya Asuransi Proyek

Rumus: Persentase Asuransi x Total Nilai Proyek

Contoh Perhitungan RAB: Jika total nilai proyek adalah Rp 500.000.000 dan asuransi sebesar 2%, maka biaya asuransi adalah:
2% x Rp 500.000.000 = Rp 10.000.000.

5. Biaya Supervisi

Rumus: Jumlah Supervisor x Upah per Supervisor x Lama Kerja

Contoh Perhitungan: Jika ada 2 supervisor dengan upah harian Rp 200.000 yang bekerja selama 20 hari, maka biaya supervisi adalah:
2 supervisor x Rp 200.000 x 20 hari = Rp 8.000.000.

Cara Membuat RAB 

Perusahaan perlu merencanakan anggaran yang detail, bahkan untuk kegiatan kecil. Berikut langkah membuat RAB beserta contoh sebagai gambaran.

Langkah 1: Tentukan Jenis dan Ruang Lingkup Kegiatan

Pahami dulu jenis dan batasan kegiatan yang akan dilaksanakan. Langkah ini membantu Anda menentukan kebutuhan anggaran sesuai skala dan tingkat kerumitan pekerjaan.

Contoh: Renovasi kantor pusat (interior + kelistrikan) dan pengadaan perangkat kerja (meja & laptop).

Langkah 2: Buat Daftar Kebutuhan

Susun daftar lengkap semua kebutuhan kegiatan agar proses perhitungan biaya jadi lebih mudah. Daftar ini mencakup pekerjaan fisik dan kebutuhan operasional. Karena itu, pastikan tidak ada item yang tertinggal sejak awal.

No Uraian
1 Pengecatan Dinding
2 Instalasi Listrik Baru
3 Meja Kerja
4 Laptop
5 Jasa Tukang & Teknisi

Langkah 3: Tentukan Volume dan Satuan

Gunakan jumlah yang terukur untuk setiap kebutuhan agar Anda lebih mudah menyusun anggaran. Selanjutnya, tentukan volume dan satuan yang tepat supaya Anda dapat menghitung setiap biaya secara jelas dan efisien.

No Uraian Volume Satuan
1 Pengecatan Dinding 100
2 Instalasi Listrik Baru 20 Titik
3 Meja Kerja 10 Unit
4 Laptop 10 Unit
5 Jasa Tukang & Teknisi 15 Hari

Catatan: Gunakan estimasi realistis berdasarkan luas ruangan dan jumlah staf.

Langkah 4: Tentukan Harga Satuan

Cari tahu harga terkini dari setiap kebutuhan agar anggaran lebih realistis. Bandingkan beberapa sumber seperti vendor, e-katalog, data historis hingga survei harga sebelum menetapkan nilai akhirnya. Jangan lupa untuk mencatat sumber harga yang Anda pakai.

No Uraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp)
1 Pengecatan Dinding 100 35.000
2 Instalasi Listrik Baru 20 Titik 150.000
3 Meja Kerja 10 Unit 1.500.000
4 Laptop 10 Unit 12.000.000
5 Jasa Tukang & Teknisi 15 Hari 350.000

Langkah 5: Hitung Total Biaya Tiap Item

Kalikan volume dengan harga satuan untuk mengetahui total biaya setiap kebutuhan. Langkah ini membantu Anda memastikan seluruh komponen biaya tercatat dengan jelas dan sesuai perhitungan.

No Uraian Volume Harga Satuan (Rp) Total Biaya (Rp)
1 Pengecatan Dinding 100 35.000 3.500.000
2 Instalasi Listrik Baru 20 150.000 3.000.000
3 Meja Kerja 10 1.500.000 15.000.000
4 Laptop 10 12.000.000 120.000.000
5 Jasa Tukang & Teknisi 15 350.000 5.250.000

Catatan: Gunakan formula otomatis jika memakai spreadsheet (contoh: =C2*D2).

Langkah 6: Tambahkan Kontingensi dan Biaya Overhead

Tambahkan biaya cadangan (kontingensi) dan overhead agar anggaran tetap aman saat terjadi perubahan harga atau kebutuhan tambahan. Langkah ini menjaga fleksibilitas dan memastikan proyek tetap berjalan meski ada penyesuaian di lapangan.

Jenis Biaya Nilai
Total Biaya Langsung 146.750.000
Kontingensi (5%) 7.337.500
Overhead (10%) 14.675.000
Total Biaya Keseluruhan 168.762.500

Catatan: Kontingensi bersifat wajib jika proyek rentan fluktuasi harga.

Langkah-langkah ini membantu menyusun contoh RAB yang akurat dan detail. Bisnis dapat mengelola anggaran dan meminimalkan risiko pembengkakan biaya selama pelaksanaan kegiatan.

Cara Membuat RAB di Excel

cara-membuat-rab-di-excel

Salah satu cara mudah untuk membuat RAB adalah dengan membuatnya di sheet. Bagi perusahaan kecil atau UMKM, ini lebih praktis dibandingkan membuatnya dengan software konstruksi. Jadi, berikut cara membuat RAB di Excel:

1. Kumpulkan data

Kumpulkan informasi yang Anda butuhkan untuk menyusun rencana anggaran. Sebelum membuat tabel, Anda sudah harus memiliki:

  • Nama dan jumlah item yang diperlukan,
  • Satuan dan harga satuan untuk setiap item, dan
  • Persentase biaya kontingensi dan overhead

Ingatlah untuk mengidentifikasi potensi hidden cost dari proyek atau kegiatan tersebut. Misalnya, biaya listrik atau asuransi konstruksi. 

2. Buat tabel

Buat tabel untuk menjabarkan data Anda. Format RAB harus mencantumkan komponen-komponen berikut:

  • Item: Daftar kebutuhan.
  • Volume: Jumlah item yang diperlukan.
  • Satuan: Satuan yang mengukur item.
  • Harga satuan: Estimasi harga per unit saat ini.
  • Total biaya: Jumlah biaya item tersebut. 

Pertimbangkan jenis dan ruang lingkupnya selama membuat RAB karena keduanya akan memengaruhi bentuk dan isi format RAB. 

3. Masukkan formula dalam column

Input rumus Excel dalam kolom untuk mempermudah perhitungan. Beberapa formula penting meliputi:

  • SUM
=sum(rentang sel yang ingin Anda hitung)

Contoh: =SUM(G2:G8)

  • Subtotal / Total biaya
=volume*harga satuan

Contoh: =D2*F2

4. Input dan hitung anggaran

Masukkan data yang sudah Anda kumpulkan sebelumnya. Lalu, hitung estimasi anggaran menggunakan rumus (=SUM). Anda perlu memperhitungkan dana untuk contingency plan dan biaya overhead, bersama anggaran. Ini akan memungkinkan proyek atau acara Anda untuk berjalan lancar, meskipun ada masalah yang tidak terduga. 

5. Protect Excel sheet

Setelah anggaran dihitung, proteksi Excel sheet Anda untuk mencegah perubahan yang tidak sah. Kunci sel, lalu setel password melalui Protect Sheet supaya tidak ada yang bisa mengubah atau menghapus data. Anda juga bisa memasukkan password lewat fitur Protect Workbook untuk melindungi workbook.

Otomatisasi Pencatatan RAB dengan Software Konstruksi

dashboard contoh rab

Mengelola RAB secara manual memakan waktu dan dapat berisiko salah perhitungan. Software konstruksi dapat membantu mengotomatisasi proses ini dengan fitur seperti:

  • Job costing management – Pengelolaan estimasi biaya, kontrak, dan lembar biaya dalam satu sistem.
  • Budget tracking – Pemantauan anggaran berdasarkan kurva S untuk mendeteksi penyimpangan lebih awal.
  • Plan vs actual comparison – Perbandingan biaya aktual dengan rencana untuk evaluasi real-time.
  • Budget carryover – Pengalihan sisa anggaran ke periode berikutnya.

Kesimpulan

Bisnis perlu membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum proyek atau kegiatan dimulai. Dengan RAB yang akurat, perusahaan dapat menghindari pemborosan, meningkatkan transparansi, dan memastikan kegiatan berjalan sesuai anggaran. Anda dapat menyusun RAB untuk berbagai situasi. Akan tetapi, semua informasi di dalamnya harus relevan dengan kegiatan dan akurat. 

Untuk kegiatan berskala besar dengan banyak komponen biaya, penggunaan software konstruksi dapat membantu mengotomatisasi perhitungan dan monitoring anggaran. Pastikan Anda memilih solusi yang sesuai dengan kompleksitas dan skala proyek Anda.

Pertanyaan Seputar Contoh RAB

      • Apakah perusahaan kecil membutuhkan RAB?

        Ya, perusahaan kecil perlu membuat RAB. Dokumen ini mempermudah pengendalian anggaran dan pemantauan kegiatan. Anda dapat menyesuaikan budget secara fleksibel ketika harga dan kondisi pasar tiba-tiba berubah. Dalam situasi tertentu, seperti tender, Anda memerlukan RAB untuk mendapatkan tawaran harga yang terbaik dari vendor.

      • Apa saja komponen utama dalam RAB?

        Komponen utama dalam RAB meliputi biaya material, biaya tenaga kerja, biaya peralatan, biaya overhead, serta contingency (cadangan biaya). Semua komponen ini digabung untuk membentuk estimasi total biaya proyek.

      • Mengapa RAB penting dalam perencanaan proyek?

        RAB penting karena berfungsi sebagai pedoman dalam mengelola anggaran, menghindari pemborosan, serta menjaga pengeluaran sesuai rencana. Tanpa RAB, proyek berisiko mengalami kekurangan dana, keterlambatan, bahkan kegagalan.

      • Siapa yang harus terlibat dalam penyusunan RAB?

        Orang-orang yang terlibat dalam pembuatan RAB tergantung pada jenis acara yang sedang Anda anggarkan. Untuk RAB konstruksi, kontraktor atau quality supervisor-lah yang membuatnya. Sebaliknya, RAB event disusun oleh tim panitia atau event organizer. Akan tetapi, mereka umumnya melibatkan departemen lain, seperti departemen keuangan supaya estimasi-nya realistis.

Kinan Eliana

Industries

Kinan telah berpengalaman selama 3 tahun di bidang content writing untuk industri manufaktur, konstruksi, dan retail. Ia secara konsisten mengulas topik terkait proses operasional bisnis manufaktur, manajemen omnichannel, manajemen proyek, serta implementasi teknologi digital untuk proses bisnis.

William adalah seorang praktisi dengan gelar Bachelor of Computer Science dari Nanyang Technological University Singapore, dengan keahlian mendalam terkait teknologi informasi dan pengembangan sistem. Pengalaman awal dalam bidang teknologi menumbuhkan ketertarikannya terhadap solusi enterprise yang dapat mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis. Selama sepuluh tahun terakhir, William mendalami dunia sistem Enterprise Resource Planning (ERP), yang memperkuat keahliannya dalam arsitektur sistem, implementasi solusi bisnis terintegrasi, serta optimalisasi proses operasional melalui teknologi.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image