Phantom inventory adalah kondisi ketika data stok yang tercatat di sistem tidak sesuai dengan kondisi fisik di gudang.

Beberapa dampak dari phantom inventory diantaranya gangguan pada penjualan, kesalahan dalam pengambilan keputusan dan resiko overstock dan stockout.

Penggunaan teknologi menjadi kunci untuk meminimalkan kesalahan, meningkatkan visibilitas data, dan memastikan setiap pergerakan barang tercatat secara real time.