Checker gudang adalah staf gudang yang berperan dalam memastikan seluruh proses yang berhubungan dengan pergudangan seperti penerimaan, pengeluaran, dan pengiriman bisa terproses dan tercatat dengan baik.
Selain itu, checker gudang juga harus meninjau keadaan setiap stok yang tersedia. Keadaan stok yang baik dan buruk akan dicatat untuk diambil langkah perlakuan yang berbeda ke depannya.
Pada artikel ini, Anda akan dapat memahami pengertian dari pemeriksa gudang, tugas-tugasnya, serta cara mengoptimalkan pengecekan gudang.
Key Takeaways
Checker gudang tidak hanya bertugas menjaga barang, tetapi juga menjamin pelaporan akuntansi gudang yang baik.
Checker gudang dan tim QC sekilas terlihat mirip padahal tugasnya berbeda. Checker menilai stok berdasarkan keuntungan yang dihasilkan sedangkan QC menilai stok berdasarkan manfaatnya untuk pelanggan.
Pastikan pemeriksa rutin memantau keadaan gudang agar tetap aman dan nyaman digunakan untuk operasional.
Daftar Isi:
Memahami Apa Itu Pengecek Gudang
Checker gudang berperan dalam memastikan semua stok di gudang tidak ada yang hilang atau tidak tercatat, dan menjaga agar value dari setiap stok tetap stabil karena akan berpengaruh terhadap laporan akuntansi gudang dan penjualan pada customer.
Peran pengecek gudang penting bagi perusahaan karena kewajiban pergudangan sudah diatur oleh pemerintah Indonesia. UU No. 29 Tahun 2021 secara tegas menyatakan pengelola gudang wajib melakukan pencatatan administrasi terhadap kegiatan gudang seperti jumlah barang yang masuk, keluar, dan tersisa untuk menjamin kejelasan dalam proses pergudangan.
Tugas Pengecek Gudang
Pengecek gudang merupakan staf yang bertugas dalam pengelolaan operasional gudang. Tugas-tugasnya meliputi:
- Pengecekan jumlah barang di data dengan stok sebenarnya di gudang
- Melakukan pengiriman dan penerimaan barang
- Menyimpan stok dengan baik
- Memastikan suhu optimal gudang yang dapat memengaruhi kualitas stok, dan
- Membuat pencatatan dan pembukuan persediaan serta laporan keluar-masuk barang
Tugas-tugas di atas memerlukan sejumlah kualifikasi yang diperlukan dari seorang pemeriksa. Berikutnya, Anda dapat memahami apa saja kualifikasi yang diperlukan dari pengawas gudang.
Kualifikasi yang Diperlukan Checker Gudang
Agar perusahaan Anda dapat mengelola gudang dengan efektif, berikut kriteria yang Anda bisa perhatikan ketika mencari staf pemeriksa gudang:
- Pendidikan minimal SMA/SMK atau setara: Banyak lowongan checker gudang menetapkan syarat pendidikan SMA/SMK atau pendidikan tingkat setara.
- Ketelitian tinggi: Pemeriksa gudang harus memiliki ketelitian yang tinggi karena pekerjaannya akan berhubungan dengan mencatat jumlah barang yang cukup banyak.
- Dapat berkomunikasi dengan baik: Seringkali, checker harus mengurus pengiriman barang. Pemeriksa harus mampu berkomunikasi dan dapat bernegosiasi dengan kurir pengirim atau customer.
- Mampu bekerja dalam tim: Pengawasan gudang yang luas memerlukan koordinasi yang baik antar pekerja sehingga pemeriksa gudang dituntut untuk dapat beradaptasi dengan banyak orang.
- Mampu mengoperasikan sistem manajemen warehouse: Pengecek gudang akan sering menggunakan warehouse management system (WMS), barcode scanner, serta perangkat lunak inventaris lainnya. Jadi, pastikan calon pemeriksa gudang Anda mengerti dalam mengoperasikan semua perangkat tersebut.
- Memiliki kemampuan fisik dasar: Berkeliling di gudang yang luas memerlukan stamina dan fisik yang cukup kuat agar pemeriksa tidak mudah lelah.
Apa Beda Checker Gudang dengan QC?
Checker gudang kerap kali disamakan dengan pengendalian kualitas atau quality control (QC), karena tugasnya juga menyangkut pada pemeriksaan value barang.
Pemeriksaan gudang dan quality control memiliki ranah kerja yang berbeda. Checker gudang bertugas untuk menghitung value barang dari sisi akuntansi dengan melihat status barang. Yang dipertimbangkan adalah apakah barang rusak, sudah pernah dipakai, atau sudah kedaluwarsa.
Sedangkan, quality control berperan dalam pengecekan kualitas tahap awal seperti pada proses produksi. QC akan meninjau apakah proses produksi berjalan sesuai SOP, apakah ada pengurangan sumber daya, dan apakah barang bisa digunakan setelah sampai di tangan pelanggan.
Singkatnya, pengecekan gudang berfokus pada seberapa menguntungkannya barang jika dijual, sedangkan QC menitikberatkan pada manfaat yang akan diterima pelanggan.
Tips Penanganan Gudang yang Baik
Checker gudang yang baik ialah yang dapat memastikan stok di gudang tertata dengan rapi dan terjaga kualitasnya. Proses pengiriman dan penerimaan pun juga di-record dengan rinci agar tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari.
Berikut tips-tips menangani gudang dengan baik yang Anda dapat pelajari:
1. Jaga area gudang tetap rapi dan aman
Checker gudang perlu meninjau kondisi gudang agar aman untuk dilalui banyak orang dan penempatan stok. Area harus bebas dari kabel atau pijakan yang bisa membuat tersandung dan juga barang-barang mudah terbakar.
2. Buat alur penerimaan dan putaway dengan jelas
Anda sebagai pemilik perusahaan perlu menetapkan regulasi penerimaan dan penyetokan barang yang terstruktur untuk memudahkan pemeriksa gudang melacak stok yang tersedia.
Alur receiving yang jelas memastikan pengecekan gudang menjadi lebih efisien dan barang tidak ada yang terlewat dalam pencatatan.
3. Kategorikan barang sesuai ciri-cirinya
Checker gudang perlu mempertimbangkan deskripsi dan kegunaan barang dan menempatkannya berdasarkan kategori masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebingungan dalam pemantauan dan pencatatan jenis stok yang berbeda.
Lot barang sesuai deskripsi memastikan pelacakan dan pemantauan stok dapat dilakukan dengan lebih efisien.
4. Pastikan untuk melakukan cycle count rutin
Cycle counting adalah teknik audit inventaris secara berkala untuk memastikan stok tetap aman dan penyusutan barang dapat diketahui lebih cepat.
Cycle count yang dilakukan rutin menjamin kualitas stok tetap bagus dan jumlahnya tetap dapat dikendalikan oleh checker gudang.
5. Kontrol suhu gudang dengan indikator suhu yang memadai
Bagi checker gudang, teknologi indikator suhu seperti thermocouple atau sensor suhu infrared sangat penting untuk melaporkan kondisi gudang yang optimal.
Selain itu, dengan teknologi indikator suhu yang tepat, checker gudang dapat menjamin kualitas stok dengan lebih akurat.
6. Gunakan barcode atau RFID yang mendukung pelacakan stok
Penggunaan barcode memudahkan tim pengecek barang untuk scan barang dan langsung ter-update di sistem stok barang.
Selain itu, penerapan RFID (Radio Frequency Identification) juga akan sangat membantu karena checker tidak perlu scan barang satu per satu, tetapi bisa langsung terbaca oleh sistem melalui teknologi fixed reader.
7. Pastikan untuk menjaga visibilitas stok dengan software stok barang
Software stok barang yang terintegrasi memastikan pengawasan gudang dengan lebih akurat karena dapat langsung terhubung dengan barcode barang.
Pergerakan barang dapat dilacak secara real-time berdasarkan statusnya yang juga ter-update di sistem, misalnya barang pindah gudang atau barang dijual.
Software stok barang membantu checker gudang dalam menjaga barang tidak tercecer atau hilang. Selain itu, software juga menyimpan data stok seperti kapan produksi dan kedaluwarsanya, memudahkan identifikasi barang yang sudah tidak layak disimpan.
Praktik checking gudang yang baik menjamin efisiensi biaya yang lebih hemat. Sebagai contoh, metode Economic Order Quantity (EOQ) yang diterapkan oleh BULOG untuk mengendalikan persediaan gudang menurunkan total biaya dari Rp33.500.374 menjadi Rp30.199.932 per tahun.
Dengan memahami tips-tips di atas, pemeriksa gudang dapat menerapkannya untuk manajemen pengecekan gudang dengan lebih cepat dan terstruktur.
Kesimpulan
Operasional gudang tidak bisa dilepaskan dari peran seluruh staf pemeriksa gudang. Checker gudang memastikan stok tidak terlambat dikirim atau dicuri sehingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan.
Selain itu, pemeriksa juga menjadi penghitung nilai dari stok berdasarkan prinsip akuntansi barang yang dapat dijadikan perusahaan untuk mengetahui stok mana yang menguntungkan bagi bisnis.
Karyawan checker yang kompeten merupakan karyawan yang teliti dalam mengecek stok serta terstruktur dalam pekerjaan seperti pengiriman maupun penerimaan. Karena itu, Anda sebagai pemilik perusahaan bisa melakukan pelatihan pergudangan pada tim Anda.
FAQ Seputar Checker Gudang
-
Apa beda picker dan checker?
Picker bertugas mengambil barang dari gudang untuk pengiriman sesuai pesanan yang tercatat di sistem, sedangkan checker mengecek jumlah barang yang tersedia di gudang, termasuk melakukan verifikasi pengambilan barang oleh picker.
-
Apa beda helper dan checker?
Helper adalah petugas yang membantu picker dalam mengambil barang untuk pengiriman maupun membantu checker dalam pemeriksaan barang, tapi bukan termasuk dari bagian tim pengambilan atau pengawasan secara langsung.
-
Apakah pemeriksa sama dengan kasir?
Keduanya memiliki peran yang berbeda jauh. Kasir bertugas untuk mengurus pembayaran customer secara langsung, sedangkan pemeriksa bekerja di balik layar mengelola stok gudang dengan teliti.
-
Apa itu SOP gudang?
SOP gudang adalah acuan terstruktur untuk memastikan seluruh aspek operasional gudang dapat berjalan dengan efisien.







