CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Memahami Human Experience Management dan Perannya di HR

Diterbitkan:

HR sering merasa sudah memberi fasilitas lengkap, tapi di lapangan karyawan tetap cepat lelah dan cepat pergi. Biasanya masalahnya bukan di benefit, melainkan di pengalaman kerja sehari-hari yang terasa tidak konsisten.

Di sinilah Human Experience Management (HXM) berperan. Anda dapat memetakan momen-momen penting karyawan, lalu Anda bisa memperbaiki titik yang paling sering memicu friksi. Ketika pengalaman kerja lebih rapi, karyawan lebih mudah terlibat, dan manajer lebih mudah untuk menjaga performa tim.

Pendekatan ini tidak menggantikan proses HR yang sudah ada, tapi membuat proses itu terasa lebih mendukung karyawan. Anda bisa mengukur hasil pendekatan ini lewat indikator yang jelas seperti retensi, engagement, dan kecepatan adaptasi karyawan baru.

Key Takeaways

  • Human Experience Management (HXM) adalah pendekatan manajemen SDM yang berfokus pada pengalaman karyawan untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas.
  • Keterlibatan karyawan yang baik menjadi salah satu komponen pengalaman karyawan untuk meningkatkan kontribusi terhadap kinerja perusahaan.
  • Tercapainya pengalaman kerja yang positif memungkinkan terjadinya peningkatan produktivitas, retensi karyawan, dan budaya kerja yang lebih sehat.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu Human Experience Management?

      Human Experience Management (HXM) adalah cara HR mengelola pengalaman karyawan, mulai dari rekrutmen sampai berkembang di peran. Anda tidak hanya mengurus proses administratif, tapi juga memastikan karyawan merasakan dukungan yang konsisten lewat komunikasi, feedback, dan jalur pengembangan yang jelas.

      Tidak seperti Human Capital Management (HCM), HXM bertujuan meningkatkan keterlibatan, kepuasan, dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, mulai dari proses rekrutmen, pelaksanaan program pelatihan, hingga kolaborasi kerja sehari-hari.

      Dengan memprioritaskan pengalaman kerja yang positif, HXM membantu perusahaan membangun cara kerja yang terasa lebih jelas bagi karyawan, mulai dari onboarding yang rapi, ekspektasi peran yang tidak membingungkan, sampai alur feedback yang benar-benar ditindaklanjuti.

      Dampaknya, karyawan lebih cepat memahami prioritas, lebih mudah berkoordinasi lintas tim, dan lebih konsisten menjaga standar kerja karena mereka tahu apa yang diharapkan serta ke mana harus meminta dukungan.

      Komponen Utama dalam Pendekatan HXM

      Komponen Human Experience Management (HXM) melibatkan beberapa elemen kunci yang bekerja bersama untuk meningkatkan pengalaman karyawan secara keseluruhan. Untuk lebih lanjut, Anda dapat membaca infografis berikut ini:

      komponen human experience management (hxm)

      Manfaat Pengelolaan Pengalaman Karyawan bagi Masa Depan HR

      HXM memberikan berbagai manfaat bagi karyawan sekaligus mendorong pertumbuhan dan kinerja bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat yang perusahaan terima dengan pendekatan HXM:

      • Meningkatkan produktivitas karyawan melalui pengalaman kerja yang lebih positif, nyaman, dan mendukung.
      • Memperkuat retensi tenaga kerja dengan menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan karyawan.
      • Mendorong keterlibatan karyawan sehingga mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi lebih.
      • Menciptakan budaya kerja yang sehat dan selaras dengan nilai-nilai perusahaan.
      • Meningkatkan daya saing bisnis dengan memastikan karyawan memiliki pengalaman kerja terbaik untuk mendukung kinerja optimal.

      Perbedaan Human Experience Management (HXM) dan Human Capital Management (HCM)

      Human Experience Management (HXM) dan Human Capital Management (HCM) memiliki fokus yang berbeda dalam pengelolaan sumber daya manusia.

      HCM berorientasi pada proses administrasi dan operasional, seperti penggajian, rekrutmen, dan manajemen kinerja karyawan perusahaan. Di sisi lain, HXM berorientasi pada pengalaman karyawan seperti keterlibatan, kesejahteraan, serta kepuasan karyawan di tempat kerja.

      HXM memandang karyawan sebagai individu yang memiliki kebutuhan dan aspirasi, bukan hanya sebagai aset bisnis.

      Meskipun pendekatan ini berbeda, HXM dan HCM saling melengkapi. HCM membantu menjalankan fungsi administratif dengan efisien, sementara HXM berperan dalam menciptakan pengalaman kerja yang mendukung produktivitas.

      Dengan mengintegrasikan keduanya, perusahaan dapat meningkatkan kinerja operasional sekaligus memastikan karyawan merasa dihargai dan termotivasi.

      Aspek Human Capital Management (HCM) Human Experience Management (HXM)
      Fokus Utama Pengelolaan administrasi dan operasional SDM Pengalaman dan kesejahteraan karyawan
      Pendekatan Berorientasi pada efisiensi proses dan sistem HR Berorientasi pada kebutuhan, motivasi, dan keterlibatan karyawan
      Tujuan Meningkatkan efektivitas manajemen SDM Meningkatkan kepuasan dan produktivitas melalui pengalaman kerja positif
      Peran dalam Perusahaan Mengelola fungsi administratif seperti penggajian, rekrutmen, dan penilaian kinerja Membangun budaya kerja sehat dan hubungan harmonis antara perusahaan dan karyawan
      Hubungan Keduanya Memberikan fondasi operasional HR yang efisien Melengkapi HCM dengan aspek pengalaman manusia untuk hasil kinerja optimal

      Framework Implementasi Pengalaman Kerja yang Konsisten

      Mengimplementasikan Human Experience Management dalam perusahaan memerlukan pendekatan yang terencana dan strategis. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk melakukannya:

      1. Tentukan tujuan perusahaan

      Langkah pertama menentukan tujuan perusahaan dengan jelas. Identifikasi apa yang ingin dicapai melalui HXM, seperti meningkatkan kepuasan karyawan, mengurangi turnover, atau memperbaiki keterlibatan karyawan.

      2. Melibatkan stakeholder perusahaan

      Selanjutnya, perusahaan dapat melibatkan semua pemangku kepentingan di perusahaan dalam proses implementasi HXM. Samakan pemahaman lewat diskusi karena pengalaman karyawan yang konsisten perlu pendekatan lintas fungsi.

      3. Memilih teknologi yang tepat

      Pilihlah aplikasi human experience management yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan dan terintegrasi. Sistem ini mampu mengelola data karyawan, menganalisis pengalaman mereka, dan memfasilitasi umpan balik yang efektif.

      4. Melakukan evaluasi

      Perusahaan perlu melakukan peninjauan secara berkala bagaimana teknologi tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan, termasuk kemampuannya dalam mengelola data karyawan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem berfungsi secara optimal dan dapat diadaptasi sesuai dengan perkembangan.

      Perkuat Strategi Human Experience Management dengan Teknologi

      human experience management dashboard

      Anda bisa memakai teknologi untuk merapikan cara kerja tim dan mengotomatisasikan proses harian secara digital. Dengan begitu, Anda melihat data, aktivitas, dan alur kerja lebih jelas, sehingga Anda lebih mudah memahami apa yang benar-benar karyawan alami di lapangan.

      Teknologi modern membantu perusahaan mengelola pengalaman karyawan dengan mengumpulkan kebutuhan, hambatan, dan hal penting yang memengaruhi keterlibatan karyawan.

      Kini perusahaan besar seperti Alfa Group juga tidak lepas dari penggunaan aplikasi digital untuk pengelolaan karyawan. Aplikasi ini mendorong pengalaman kerja yang lebih rapi melalui proses onboarding, offboarding, rekrutmen, dan evaluasi kinerja yang terstruktur.

      Kesimpulan

      Human Experience Management (HXM) memberikan pendekatan yang lebih modern dan personal dalam mengelola karyawan dibandingkan dengan Human Capital Management (HCM).

      Dengan fokus pada pengalaman dan kesejahteraan karyawan, HXM mampu mengatasi berbagai masalah human capital management seperti rendahnya produktivitas, tingkat retensi yang rendah, dan kurangnya keterlibatan karyawan.

      Mengintegrasikan solusi HXM yang tepat dapat membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan mendukung perkembangan karyawan. Oleh karena itu, Anda dapat konsultasi gratis untuk merasakan manfaat solusi HXM secara langsung bagi bisnis.

      Pertanyaan Seputar Human Experience Management

      • Apa yang dimaksud dengan Human Experience Management (HXM)?

        Human Experience Management (HXM) adalah pendekatan manajemen SDM yang berfokus pada pengalaman karyawan secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan kerja, motivasi, hingga perkembangan karier. Tujuannya memastikan karyawan merasa dihargai dan didukung.

      • Mengapa HXM penting untuk meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan?

        HXM membantu perusahaan memahami kebutuhan dan perasaan karyawan melalui data, feedback, dan analisis. Dengan insight ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif, sehingga engagement meningkat dan produktivitas ikut naik.

      • Bagaimana HXM dapat membantu menurunkan turnover karyawan?

        Dengan memberikan pengalaman kerja yang lebih personal, transparan, dan suportif, HXM membuat karyawan merasa lebih betah dan dihargai. Ketika kebutuhan mereka terpenuhi dan perkembangan karier didukung, risiko turnover pun menurun.

      Aulia Kholqiana

      Content Writer

      Aulia telah menjadi spesialis yang sudah berpengalaman selama lebih dari 2 tahun di bidang Human Resource Management (HRM). Penulisan artikel berfokus pada pengelolaan siklus hidup karyawan, penilaian kinerja, penggunaan sistem HRIS, dan program pengembangan karyawan, sehingga dapat memberikan solusi bagi peningkatan performa perusahaan.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya