Aplikasi manufaktur adalah sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh aktivitas produksi dalam suatu pabrik. Sistem ini bekerja layaknya otak yang mengatur setiap tahap proses produksi agar berjalan sesuai jadwal, menekan biaya operasional, dan memantau kinerja produksi secara real-time.
Dengan semakin kompleksnya rantai pasok dan tuntutan efisiensi, software manufaktur menjadi kebutuhan penting bagi pabrik yang ingin tetap kompetitif. Sistem ini membantu mengurangi risiko human error, mengoptimalkan penggunaan bahan baku, dan memastikan kualitas produk yang konsisten.
Artikel ini membahas 24 software manufaktur yang tersedia di pasar Indonesia, lengkap dengan fitur, kelebihan, dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda dapat memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan skala bisnis.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Highlight Software Manufaktur Terbaik
Daftar highlight ini saya susun untuk membantu Anda menemukan solusi manufaktur yang paling tepat dan efisien:
| Vendor | Ideal untuk | Fitur Utama | Kelebihan |
|---|---|---|---|
| HashMicro | Perusahaan manufaktur besar yang membutuhkan modul manufaktur yang lengkap, user-friendly, terintegrasi dengan modul dan system lain, dan akses pengguna tak terbatas | Kiosk Mode, Manufacturing Production Scheduling, Multi-Level Bill of Material, Made to Order Completion, dan lain-lain | Modul dan fitur yang lengkap dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan |
| QT9 | Industri manufaktur plastik, farmasi, dan F&B yang memproduksi barang-barang yang memiliki ketentuan dan peraturan yang sangat ketat | Bill of materials dan shop floor management. | Mengotomatisasi proses manufaktur dan administrasi |
| Aptean Ross | Pabrik manufaktur yang berfokus pada proses-produk, seperti industri makanan dan minuman, kimia, dan farmasi | Bill of Materials, Traceability and Recall, dan Action Center. | Jejak rantai pasokan yang cukup lengkap |
| Total ERP | Perusahaan manufaktur yang bergerak di industri F&B, farmasi, kimia, elektronik hingga mesin dan alat berat | Material requirements planning, multi-level bill of materials, dan work order management | Pemantauan proses produksi terinci dan otomatis |
| Oracle | Perusahaan manufaktur otomotif, elektronik, F&B, energi, dan farmasi | Full lifecycle support, asset master data, proses data otomatis, dan integrasi skala enterprise | Modul yang fleksibel dan integrasi kuat dengan sistem lain |
| Koneksi | Berbagai macam perusahaan manufaktur seperti: farmasi, minyak & gas, kimia, pangan, elektronik dan lain-lain | Manajemen budget, manajemen stok, dan otomatisasi operasional secara auto-pilot. | Memantau kapasitas stok produksi secara real-time |
Apa Itu Software Manufaktur?
Software manufaktur adalah aplikasi yang membantu perusahaan dalam mengelola operasional pabrik. Manufacturing software ini mampu mengotomatiskan proses produksi, mengelola inventaris secara optimal, serta memastikan standar kualitas terpenuhi, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.
Aplikasi ini memungkinkan setiap tahapan produksi berjalan lebih lancar, membantu perusahaan beradaptasi dengan fluktuasi permintaan pasar, serta menghadapi six big losses dalam menyesuaikan kapasitas produksi.
Software produksi adalah sistem yang dirancang untuk mengotomatiskan proses produksi yang kompleks. Dengan dukungan software ini, pengelolaan produksi dapat dilakukan secara real-time dan lebih efisien, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan yang sering terjadi pada proses manual.
Sistem ERP manufaktur mendukung pengelolaan bisnis secara lebih sistematis, memastikan setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang terjaga dan standar yang konsisten.
Kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar sangat bergantung pada fleksibilitas produksi. Untuk memastikan proses produksi berjalan optimal sesuai permintaan pasar, perusahaan perlu menerapkan perencanaan kebutuhan kapasitas secara terstruktur yang dapat dibantu oleh software manufaktur.
Manfaat dan Pentingnya Penggunaan Software Manufaktur bagi Bisnis
Sistem manufaktur penting karena aplikasi ini dapat memberikan berbagai manfaat dalam meningkatkan efisiensi. Manfaat program manufaktur untuk bisnis antara lain adalah:
- Otomatisasi proses produksi: Meningkatkan efisiensi dengan mengurangi intervensi manual, sehingga proses produksi berjalan lebih cepat dan akurat.
- Pengurangan biaya operasional: Mengurangi pengeluaran dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan menghindari pemborosan.
- Perencaaan jadwal produksi yang lebih efisien: Memastikan produksi berjalan tepat waktu, mengurangi downtime, dan meningkatkan pemanfaatan kapasitas.
- Manajemen inventaris yang optimal: Menjaga persediaan barang pada tingkat yang ideal, menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat mengganggu produksi.
- Pemantauan dan pengendalian kualitas produk secara real-time: Memastikan produk selalu memenuhi standar kualitas dengan pemantauan langsung yang cepat dan akurat.
10 Jenis Software Manufaktur untuk Perusahaan
Terdapat sepuluh jenis aplikasi manufaktur di pasar dengan fungsi yang berbeda. Berikut adalah sepuluh jenis aplikasi yang sering digunakan oleh perusahaan manufaktur:
-
- Enterprise Resource Planning (ERP): Aplikasi ERP mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis, mulai dari pengadaan, inventaris, perencanaan produksi, hingga keuangan.
- Manufacturing Execution System (MES): Aplikasi MES dirancang untuk memberikan kontrol penuh atas lini produksi Anda, dengan integrasi mudah ke sistem lainnya dan laporan real-time yang membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
- Enterprise Asset Management (EAM): Software EAM membantu perusahaan untuk mengelola aset fisik dan memantau kesehatan peralatan di pabrik.
- Computerized Maintenance Management System (CMMS): CMMS terbaik berfokus pada informasi pemeliharaan sehingga pemanfaatan mesin, kendaraan, infrastruktur pabrik, dan aset lainnya dapat dioptimalkan.
- Supply Chain Management (SCM) Software: Software SCM membantu perusahaan mengelola distribusi barang dari pemasok bahan baku hingga ke konsumen akhir. Aplikasi ini memastikan kelancaran logistik dengan memantau arus barang masuk dan keluar secara efektif.
- Customer Relationship Management (CRM) Software: Sistem CRM mendukung bisnis manufaktur dalam menganalisis perilaku konsumen melalui data penjualan real-time. Software ini membantu memaksimalkan proses penjualan, pengelolaan pelanggan, dan komunikasi dengan prospek secara efisien.
-
- Human Resource Management (HRM) Software: Software HRM mempermudah perusahaan manufaktur mengelola administrasi dan kesejahteraan karyawan. Aplikasi ini memungkinkan pengelolaan gaji, absensi, dan rekrutmen secara lebih terintegrasi dan efektif.
- Quality Management System (QMS) Software: Software QMS adalah software yang mengatur proses-proses terkait pengendalian kualitas pada manufacturing. Aplikasi ini biasanya terintegrasi dengan ERP, MES, dan sistem supply chain untuk menciptakan platform yang terintegrasi.
- Inventory Management System (IMS) Software: Software IMS adalah software yang membantu bisnis untuk melacak, kontrol, dan optimalkan level stok dari berbagai jenis barang, mulai dari bahan mentah hingga barang jadi. Software ini dapat mendukung supply chain dan product planning yang efisien.
- Production Planning and Inventory Control (PPIC) Software: Software PPIC digunakan untuk perencanaan dan pegendalian jadwal produksi dan inventory untuk operasional manufaktur yang baik. Software ini dapat mengoptimasi penggunaan sumber daya, mengurangi lead times, dan meningkatkan kecepatan delivery.
Fitur dan Modul Penting dalam Software Manufaktur yang Wajib Ada
Berikut adalah enam modul yang harus ada dalam software pabrik:
- Production scheduling & planning untuk memastikan bahwa semua sumber daya (bahan baku, alat, hingga tenaga kerja) tersedia sesuai kebutuhan. Perencanaan yang tepat akan membuat produksi berjalan lancar.
- Machine maintenance supaya perusahaan manufaktur dapat memelihara mesin secara rutin dan memperbaiki mesin yang rusak dengan segera melalui software produksi.
- Work order management digunakan sebagai roadmap, pelacakan, dan pelaksanaan aktivitas produksi. Modul ini membantu mengelola dan mengoordinasikan perintah kerja, seperti apa saja yang harus diproduksi, jumlah, dan prosesnya.
- Material Requirements Planning (MRP) berguna untuk meramalkan kebutuhan bahan baku berdasarkan permintaan produk dan jadwal produksi.
- Quality control & assurance berguna untuk memastikan bahwa setiap produk memenuhi standar kualitas software manufacturing yang berlaku.
- BoM management adalah daftar menyeluruh yang berisi semua komponen, bahan, dan instruksi untuk menghasilkan suatu produk.
Baca Juga: 7 Manfaat Software Manufaktur untuk Pabrik Perhiasan di 2025
24 Rekomendasi Software Manufaktur Terbaik untuk Bisnis Anda
Memilih software pabrik untuk perusahaan Anda bukanlah hal yang mudah. Selain karena banyaknya penyedia program manufaktur di Indonesia, Anda juga harus mempertimbangkan kecocokan aplikasi manufaktur dengan kebutuhan Anda.
Saya telah merangkum pilihan software manufaktur terbaik di Indonesia berdasarkan riset mendalam yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Berikut adalah 24 rekomendasi program ERP terbaik untuk manufaktur, lengkap dengan fitur, kelebihan, dan kekurangannya untuk bahan pertimbangan Anda.
1. ERP HashMicro Software Manufaktur
HashMicro menyediakan software manufaktur berbasis ERP yang mengintegrasikan proses produksi dengan modul keuangan, inventaris, dan aset. Sistem ini ditujukan untuk pabrik skala menengah hingga enterprise yang membutuhkan visibilitas end-to-end dari pengadaan bahan baku hingga barang jadi.
Fitur utama:
- Production scheduling – Penjadwalan produksi berdasarkan kapasitas mesin, tenaga kerja, dan ketersediaan bahan baku
- Bill of Materials (BoM) – Pengelolaan komposisi bahan dan perhitungan HPP otomatis
- Quality control – Monitoring kualitas di setiap tahap produksi
- Machine monitoring – Pemantauan efisiensi mesin dan integrasi IoT untuk data real-time
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software Manufaktur HashMicro dapat digunakan dalam berbagai sektor industri, termasuk otomotif, elektronik, farmasi, dan makanan. Dengan berbagai fiturnya dan modul yang lengkap, software ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka, memperbaiki interaksi dengan pelanggan, dan mencapai kesuksesan dalam bidang industrinya masing-masing.
2. Manufacturing Execution System (MES) QT9
QT9 ERP merupakan platform MES pabrik yang dibuat untuk membantu perusahaan mengelola akun keuangan, penjualan, pembelian, stok, produksi, dan berbagai aspek lainnya. Program manufaktur ini mengotomatisasi proses manufaktur seperti pembuatan tagihan, penyusunan penawaran, alokasi sumber daya, dan pengiriman.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
QT9 Manufacture Software merupakan pilihan yang tepat bagi industri manufaktur plastik, farmasi, dan F&B yang memproduksi barang-barang yang memiliki ketentuan dan peraturan yang sangat ketat.
3. Enterprise Asset Management (EAM) Aptean Ross
Aptean Ross ERP adalah manufacturing software company yang menawarkan solusi manajemen produksi, biaya, dan kualitas. Software ERP manufaktur ini menyediakan visibilitas inventaris secara nyata dan jejak rantai pasokan yang lengkap, dengan dukungan layanan profesional.
Namun, ketiadaan uji coba gratis dan dukungan API dapat menjadi pertimbangan bagi pabrik yang mencari fitur yang lebih fleksibel dalam software pabrik manufaktur mereka.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Program manufaktur Aptean Ross merupakan pilihan yang sesuai bagi pabrik manufaktur yang berfokus pada proses-produk, seperti industri makanan dan minuman, kimia, dan farmasi.
4. Total ERP Manufacturing Software
Total ERP adalah salah satu contoh aplikasi manajemen produksi. Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh Total ERP adalah pemantauan seluruh proses produksi yang berlangsung. Ini memungkinkan perusahaan untuk mengawasi dan mengendalikan seluruh proses produksi, mencegah potensi kesalahan, dan memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar tertinggi.
Selain itu, software pabrik TotalERP juga menawarkan fitur pembuatan laporan keuangan dan analisis yang dilakukan secara otomatis dan akurat. Software produksi ini juga menyediakan fitur manajemen persediaan dan produksi, yang akan membantu perusahaan dalam mengelola aspek operasional mereka dengan lebih efisien.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Total ERP Manufacturing Software cocok digunakan untuk industri F&B, farmasi, kimia, elektronik hingga mesin dan alat berat.
5. Computerized Maintenance Management System (CMMS) Oracle

- Discrete Manufacturing berfokus pada peningkatan kemampuan eksekusi di lantai pabrik.
- Process Manufacturing menawarkan kemampuan pelacakan biaya yang sangat rinci yang dapat digunakan bersama dengan alat analitik yang fleksibel.
- Manufacturing Intelligence berperan penting dalam menggabungkan data dan mengkoordinasikannya dengan data dari sistem ERP.
- Industry 4.0 memungkinkan produsen untuk mengintegrasikan perangkat lunak dengan perangkat keras Internet of Things (IoT).
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Oracle Manufacture Software sesuai untuk perusahaan manufaktur otomotif, elektronik, F&B, energi, dan farmasi.
Kunjungi laman review kami untuk memahami lebih kelebihan dan kekurangan dari Oracle.
6. Aplikasi Manufaktur Koneksi
Salah satu fitur menarik dari manufacturing software Koneksi adalah adanya satu sistem pusat yang memungkinkan akses dari perangkat apa pun melalui internet, memberikan fleksibilitas kerja.
Aplikasi manufaktur ini dapat meningkatkan seluruh aspek bisnis, termasuk produksi dan distribusi. Ini membantu mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan produktivitas karyawan.
Beberapa fitur yang disediakan meliputi pencatatan biaya produksi otomatis, pemantauan stok gudang real-time, akses cloud, laporan analisis produksi yang akurat, dan dashboard yang mudah digunakan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software manufaktur dari Koneksi cocok digunakan berbagai macam manufaktur seperti: farmasi, minyak & gas, kimia, pangan, elektronik dan lain-lain.
7. Software Produksi Manufaktur SAP
Manufacturing software dari SAP menyediakan berbagai solusi program manufaktur seperti SAP Manufacturing Execution, SAP MII, SAP MI, dan SAP S/4HANA Manufacturing Solutions dengan berbagai fitur yang berbeda sesuai kebutuhan perusahaan.
Software produksi SAP Manufacturing Execution memberikan visibilitas detail pada produksi, SAP MII menawarkan KPI untuk efektivitas peralatan dan energi, sedangkan SAP MI lebih berfokus pada pengurangan waktu siklus produksi.
Sementara itu, SAP S/4HANA Manufacturing Solutions difokuskan pada analitik real-time untuk meningkatkan pengambilan keputusan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software manufaktur SAP cocok digunakan untuk industri seperti manufaktur dan otomotif.
Tidak yakin apakah SAP adalah software yang sesuai untuk bisnis Anda? Pelajari lebih dalam tentang kelebihan dan kekurangannya di halaman ulasan kami.
8. Aplikasi Manufaktur Microsoft Dynamics
Microsoft Dynamics 365’s Business Central menyediakan beragam alat untuk mengelola semua aspek bisnis manufaktur, termasuk perencanaan keuangan, manajemen proyek, perencanaan sumber daya, pergudangan, inventaris, penjualan, pemenuhan dan pengiriman, serta manajemen layanan.
Selain itu, manufacturing software Microsoft Dynamics 365 Business Central memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan teknologi seperti machine learning (ML), artificial intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efisiensi operasional seiring dengan pertumbuhan bisnis mereka.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software akuntansi manufaktur ini cocok digunakan perusahaan manufaktur berukuran menengah yang memerlukan solusi ERP untuk mengelola seluruh proses manufaktur dari awal hingga akhir.
Tertarik untuk mencoba software manufaktur ini? Kunjungi laman review kami untuk memahami lebih dalam tentang kelebihan dan kekurangan Microsoft Dynamics.
9. Aplikasi Manufaktur Deskera MRP
Program manufaktur Deskera membantu dalam perancangan proses produksi untuk produsen di Indonesia, mulai dari perencanaan dan penjadwalan produksi hingga pengendalian kualitas dan manajemen inventaris.
Sistem MRP ini memungkinkan produsen untuk melakukan perkiraan kebutuhan bahan baku, mempermudah pemeriksaan kualitas mesin manufaktur, otomatisasi penjadwalan pemeliharaan mesin dan peralatan, alokasi biaya, dan berbagai fungsi lainnya.
Program manufaktur Deskera juga memberikan kemampuan untuk mengelola work center untuk satu atau beberapa mesin serupa.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Sistem monitor produksi dari Deskera Software Manufacturing dapat digunakan oleh industri seperti otomotif dan manufaktur.
10. EQUIP Manufaktur Software

Software manufaktur EQUIP menawarkan beragam fitur manufaktur yang dapat Anda akses dengan mudah dan real-time. Beberapa diantaranya meliputi:
- Manufacturing requisition planning
- Penjadwalan produksi sesuai work order
- Kelola material dengan formulasi BoM
- Kontrol kualitas (QC) produksi sesuai standar
- Pantau proses produksi dengan kiosk mode
- Efisiensi biaya dan waktu produksi
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software Manufacturing EQUIP cocok untuk usaha menengah yang telah berkembang atau tingkat enterprise karena kompleksitas sistemnya.
11. Software Manufaktur Katana
Katana adalah solusi software manufaktur MRP berbasis cloud yang ditujukan bagi perusahaan kecil dan menengah. Beberapa modul di dalam program manufaktur Katana ini memungkinkan perusahaan untuk merencanakan produksi, mengelola persediaan, pesanan, dan pembelian mereka.
Fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh software pabrik Katana mencakup proses bisnis manufaktur mulai dari perencanaan dan penjadwalan produksi, pengelolaan persediaan dengan kontrol persediaan real-time, manajemen pesanan penjualan yang terpusat, serta integrasi dengan beberapa plarform lainnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software produksi dari Katana akan berguna terutama dalam industri seperti manufaktur yang sedang berkembang.
12. SYSPRO
SYSPRO adalah software Enterprise Resource Planning (ERP) yang mencakup aplikasi manufaktur komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai industri. Software manufaktur ini menyediakan alat untuk mengelola semua aspek proses manufaktur, mulai dari perencanaan dan penjadwalan hingga produksi dan manajemen inventaris.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software pabrik dari SYSPRO cocok untuk manufaktur diskrit, manufaktur proses, dan manufaktur mode campuran.
13. Epicor Kinetic
Epicor Kinetic, program manufaktur yang ramah pengguna, secara efektif menyederhanakan dan mengotomatisasi berbagai proses bisnis. Software produksi disesuaikan untuk memenuhi persyaratan khusus perusahaan manufaktur.
Sebagai hasilnya, Epicor ERP menyediakan solusi manufaktur baik on-premise maupun cloud untuk manajemen operasi yang efisien.
Epicor Kinetic mengatasi tantangan umum dalam manajemen rantai pasokan kompleks, penjadwalan produksi, dan kontrol inventaris. Fiturnya meliputi analisis yang detail, dasbor yang dapat disesuaikan, dan kemampuan integrasi yang kuat, menjadikannya solusi ERP yang komprehensif.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software produksi dari Epicor cocok untuk perusahaan manufaktur yang membutuhkan fitur distribusi yang komprehensif.
Jelajahi lebih dalam mengenai fitur, kelebihan, dan kekurangan Epicor di laman review kami.
14. Sasana Digital
Sebagai salah satu vendor perangkat lunak manufaktur lokal di Indonesia, Sasana Digital menawarkan berbagai fitur yang menarik. Beberapa di antaranya seperti laporan produksi, order planning, dan perencanaan produksi.
Fitur-fitur software pabrik ini sudah dipastikan akan dapat membantu mengotomatisasikan proses bisnis manufaktur Anda. Akan tetapi, tetap ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Tabel berikut akan menyajikan informasinya untuk Anda.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software manufaktur dari Sasana Digital cocok untuk perusahaan berskala nasional di Indonesia yang menekankan pada efisiensi produksi bisnis.
15. NetSuite ERP
NetSuite, perusahaan ERP dari luar negeri ini menawarkan software manufaktur yang dapat Anda akses di Indonesia. Beberapa fitur andalan dari software produksi ini adalah pengelolaan inventaris, manajemen rantai pasok, dan fitur laporan yang komprehensif.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Software pabrik dari NetSuite ERP ideal digunakan oleh perusahaan yang berbasis di luar negeri atau beroperasi multinasional.
16. DELMIAWorks

Fitur unggulan:
- Perencanaan sumber daya terpadu
- Manajemen inventaris
- Scheduling produksi
- Pelacakan kualitas produk
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan yang membutuhkan integrasi ERP yang komprehensif dalam operasi manufakturnya.
17. Acumatica

Fitur unggulan:
- Akses cloud universal
- Skalabilitas bisnis
- Integrasi finansial dan operasional
- Customisasi dan ekstensibilitas
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan yang mencari solusi ERP berbasis cloud dengan fleksibilitas tinggi.
18. Fishbowl

Fitur unggulan:
- Manajemen inventaris lanjutan
- Integrasi dengan QuickBooks
- Fitur manufaktur order
- Laporan dan analitik
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
UKM yang membutuhkan solusi manajemen inventaris terintegrasi dengan kemampuan manufaktur.
19. Safety Culture

Fitur unggulan:
- Audit dan inspeksi keselamatan
- Pelaporan insiden
- Manajemen tindakan
- Analitik dan wawasan real-time
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan yang memprioritaskan audit keselamatan dan kepatuhan sebagai bagian dari operasi manufakturnya.
20. Software manufaktur OQTON
OQTON adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada otomasi manufaktur cerdas. Didirikan dengan visi mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam manufaktur, OQTON menawarkan solusi yang memungkinkan perusahaan memanfaatkan data dan AI untuk otomasi proses produksi.
Fitur unggulan:
- Manajemen aset digital
- Otomatisasi proses dengan AI
- Analitik prediktif
- Integrasi dengan perangkat IoT
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan manufaktur yang ingin memanfaatkan teknologi AI untuk otomatisasi dan analisis data.
21. Sage
Sage Manufacturing adalah software yang membantu bisnis mengelola produksi, inventaris, dan rantai pasokan. Dengan fitur MRP, pelacakan real-time, dan integrasi ke sistem akuntansi, software ini meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, serta mendukung bisnis berkembang.
Fitur unggulan:
- Pelacakan biaya
- Rekonsiliasi bank
- Laporan keuangan
- Manajemen inventaris
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Cocok untuk:
Sage cocok untuk usaha kecil hingga menengah yang membutuhkan solusi akuntansi lengkap, fleksibel, dan mudah digunakan.
22. Infor
Infor Manufacturing adalah sistem ERP yang dirancang untuk membantu perusahaan manufaktur mengelola seluruh proses produksi, mulai dari perencanaan hingga distribusi. Sistem ini mendukung efisiensi operasional dengan menyediakan visibilitas real-time terhadap bahan baku, jadwal produksi, dan kinerja pabrik.
Fitur unggulan:
- Perencanaan produksi otomatis
- Pemantauan lantai produksi
- Manajemen kualitas produk
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan manufaktur menengah yang memiliki proses produksi kompleks dan membutuhkan integrasi menyeluruh antar departemen
23. Rockwell Automation
Rockwell Automation adalah solusi industri yang menggabungkan otomasi, kontrol, dan analitik untuk meningkatkan efisiensi pabrik. Sistem ini membantu perusahaan memantau proses produksi secara real-time dan mengambil keputusan berbasis data untuk meningkatkan produktivitas.
Fitur unggulan:
- Sistem produksi terpadu
- Otomasi mesin
- Dashboard analitik
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan manufaktur besar yang berfokus pada otomatisasi penuh, memiliki proses produksi kompleks, dan membutuhkan integrasi sistem industri berskala luas.
24. IFS Applications
IFS Applications adalah manufacturing software yang dirancang untuk membantu perusahaan manufaktur mengelola seluruh siklus produksi, mulai dari perencanaan hingga pengiriman. Sistem ini memberikan visibilitas penuh terhadap proses operasional agar perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan pengendalian biaya.
Fitur unggulan:
- Perencanaan produksi
- Manajemen perawatan
- Integrasi supply chain
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Cocok untuk:
Perusahaan manufaktur menengah hingga besar yang memiliki banyak proses operasional dan memerlukan sistem terpadu untuk mengelola produksi, aset, serta supply chain secara efisien.
Tips Memilih Software Manufaktur yang Sesuai
Ketika Anda mencari vendor software perusahaan manufaktur yang sesuai untuk bisnis Anda, ada beberapa tips penting yang perlu Anda pertimbangkan. Jangan sampai Anda sudah terlanjur memilih sistemnya, tetapi ternyata yang disediakan vendor kurang optimal atau bahkan menyebabkan kerugian pada perusahaan manufaktur Anda.
Berikut beberapa tips untuk memilih aplikasi manufaktur yang tepat:
1. Sesuai Kebutuhan Bisnis
Pilih software manufaktur yang dirancang sesuai kebutuhan bisnis Anda saat ini, baik dari segi proses produksi, pengelolaan inventaris, maupun integrasi lainnya. Pastikan juga aplikasi tersebut mampu menyesuaikan diri dengan pertumbuhan perusahaan untuk jangka panjang.
2. Fitur Lengkap dan Otomatisasi
Program manufacturing software yang tepat harus memiliki fitur otomatisasi produksi untuk mengurangi kesalahan manusia, manajemen inventaris yang efektif untuk mengontrol stok, serta fitur peningkatan hubungan pelanggan untuk menjaga kepercayaan klien. Semua ini akan membantu operasional lebih efisien.
3. Fleksibilitas Integrasi
Pastikan software manufaktur dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam sistem lain yang digunakan perusahaan, seperti software penggajian manufaktur, aplikasi invoice, dan software akuntansi. Hal ini akan mempermudah alur data tanpa perlu banyak proses manual.
4. Pertimbangan Aspek Pendukung
Jangan hanya fokus pada aspek manufaktur saja, tetapi perhatikan juga aspek keuangan, pengadaan bahan baku, dan manajemen inventaris. Ketiga hal ini sangat memengaruhi keberhasilan operasional manufaktur secara keseluruhan.
5. Dukungan Teknis Vendor
Pilih vendor software manufaktur yang menawarkan dukungan teknis yang responsif dan profesional. Dukungan ini penting untuk memastikan aplikasi dapat berjalan lancar, dan masalah yang mungkin timbul dapat segera diatasi tanpa mengganggu produktivitas.
Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda akan dapat memilih software manufacturing yang dapat membantu bisnis manufaktur Anda mencapai potensinya secara maksimal.
Memilih Software Manufaktur yang Tepat
- Skala bisnis: Software seperti Fishbowl atau Katana cocok untuk UKM, sementara SAP, Oracle, atau HashMicro lebih sesuai untuk enterprise dengan kebutuhan kompleks.
- Jenis industri: Beberapa software memiliki spesialisasi (makanan & minuman, farmasi, otomotif, dll).
- Budget: Pertimbangkan biaya lisensi, implementasi, dan maintenance jangka panjang.
- Integrasi: Pastikan software dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah berjalan.
Bagimana Software Manufaktur yang Tepat Membantu Produksi Marimas
Marimas, produsen minuman serbuk dengan kapasitas produksi besar dan varian produk yang beragam, menghadapi tantangan umum di industri FMCG: koordinasi antara perencanaan produksi, ketersediaan bahan baku, dan target pengiriman.
Dengan implementasi software manufaktur, Marimas dapat:
- Menyinkronkan jadwal produksi dengan forecast permintaan, sehingga mengurangi risiko overproduction atau stockout
- Melacak konsumsi bahan baku secara real-time, membantu purchasing merencanakan reorder point lebih akurat
- Memantau output per lini produksi untuk mengidentifikasi bottleneck dan meningkatkan OEE (Overall Equipment Effectiveness)
- Mengintegrasikan data produksi dengan finance, mempercepat kalkulasi HPP dan pelaporan margin per produk
Hasil ini relevan untuk pabrik FMCG atau food & beverage lain yang memiliki karakteristik serupa: volume tinggi, varian banyak, dan shelf life terbatas.
Kesimpulan
Pertanyaan Seputar Software Manufaktur
-
Apa Itu Aplikasi Manufaktur?
Aplikasi manufaktur adalah perangkat lunak yang mengotomatiskan dan mengintegrasikan proses produksi, inventaris, dan kualitas dalam satu platform. Software ini membantu bisnis meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya operasional, dan memastikan kualitas produk yang konsisten.
-
Aplikasi manufaktur apa saja?
Beberapa contoh manufacturing software yang sering digunakan meliputi Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP), Sistem Eksekusi Manufaktur (MES), dan Desain Berbantu Komputer (CAD).
-
Software produksi itu apa?
Software produksi adalah alat digital yang membantu perusahaan dalam mengelola dan mengoptimalkan proses produksi, seperti perencanaan, pengendalian bahan baku, hingga distribusi produk. Software produksi membantu perusahaan untuk mencapai target produksi secara efisien dan akurat.
-
Apa saja yang termasuk manufaktur?
Terdapat 7 jenis industri manufaktur, seperti industri makanan, minuman, farmasi, kimia, logam, mesin, tekstil, otomotif, dan elektronik.
-
Apa contoh produk manufaktur?
Banyak dari barang-barang yang kita konsumsi dan gunakan setiap hari sebenarnya adalah hasil produksi dari industri manufaktur. Contohnya termasuk mie instan, gula, snack, serta berbagai produk otomotif dan pakaian seperti motor, mobil, baju, dan celana.
-
Apa itu software pabrik?
Software pabrik adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu aktifitas pabrik, mulai dari perencanaan produksi, pengendalian bahan baku, pengawasan kualitas produk sampai laporan hasil produksi. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas, serta menekan biaya produksi.
















