BerandaProductsAccountingBiaya Overhead Pabrik: Apakah Penting Menghitung Biaya Produksi?

Biaya Overhead Pabrik: Apakah Penting Menghitung Biaya Produksi?

Dalam menghitung pembukuan dalam akuntansi, mencatat beban operasional dalam perusahaan merupakan hal yang penting yang tak bisa terlewatkan, salah satunya adalah mengenai perhitungan biaya overhead pabrik. Baik itu dilakukan secara manual ataupun otomatis menggunakan aplikasi akuntansi online. Hal ini adalah dampak dari perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai pilihan solusi untuk anda terapkan pada bisnis Anda. Saat ini saja, sudah banyak sekali vendor penyedia software akuntansi terbaik di Indonesia.

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Akuntansi HashMicro

Biaya overhead pabrik atau manufacturing overhead costs merupakan biaya produksi yang tidak termasuk ke dalam biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Meski begitu, biaya overhead pun perlu Anda hitung menggunakan sistem akuntansi pada perusahaan Anda. Biaya yang termasuk ke dalam biaya overhead pabrik seperti biaya untuk pemakaian tambahan, biaya pengawasan, pajak, asuransi, hingga fasilitas tambahan lainnya yang membutuhkan pengimplementasian software akuntansi terbaik yang berfungsi sebagai penunjang operasional bisnis. 

Berbicara mengenai biaya, apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk mengimplementasikan sistem ERP, sebaiknya unduh terlebih dahulu skema harga sistem Akuntansi HashMicro berikut. Setelah itu, mari simak penjelasan lengkap mengenai mengapa suatu perusahaan perlu untuk menghitung biaya tersebut!

biaya overhead pabrik

Daftar Isi

Definisi Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik adalah pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan, tapi tidak berhubungan langsung dengan aktivitas proses produksi suatu produk maupun jasa. Meskipun begitu, biaya ini termasuk ke dalam biaya pengeluaran perusahaan. 

Terlepas dari biaya produksi, biaya ini sangat penting untuk dihitung dan merupakan overhead cost, yang artinya biaya yang menjamin lancarnya sebuah operasional bisnis secara keseluruhan. 

Pada intinya, pengertian dari BOP ini adalah biaya pengeluaran lain-lain diluar dari biaya produksi dan upah. Terkadang, biaya diluar produksi ini masuk ke dalam laporan laba-rugi perusahaan diluar dari aktivitas produksi perusahaan. 

Kategori Biaya Overhead Pabrik

Sebelum menghitung biaya BOP, Anda harus menggolongkan biaya tersebut sesuai dengan kategori yang tepat. Hal ini untuk mempermudah proses perhitungan besarnya anggaran dana perusahaan sesuai dengan kebutuhannya. Berikut tiga kategori BOP: 

Menurut sifatnya meliputi tiga bagian: 

  • Biaya bahan penolong yaitu bagian dari biaya yang tidak menjadi bagian dari hasil produksi ataupun bahan yang bernilai lebih kecil dibandingkan dengan harga keseluruhan produk. 
  • Tenaga kerja tak langsung yaitu BOP yang nilainya tidak dapat dihitungkan secara langsung kepada produk.
  • Reparasi pemeliharaan yakni biaya BOP suku cadang (sparepart), biaya bahan habis pakai, dan harga jasa yang dipergunakan untuk keperluan perbaikan pemeliharaan mesin produksi, kendaraan, dan alat-alat lainnya. Untuk memudahkan pemeliharaan mesin, biasanya perusahaan menggunakan Sistem ERP untuk permesinan yang terintegrasi.Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat mengunduh skema perhitungan dan mendapatkan gambaran harganya.

Menurut perilaku perubahan volume produksi: 

  • BOP tetap yaitu biaya ini tidak berubah meski volume produk mengalami perubahan. Seperti, pembayaran sewa dan hipotek, depresiasi aset tetap, biaya tenaga kerja, hingga biaya jasa hukum dan konsultan akuntansi
  • BOP variabel yaitu biaya berubah tetapi sebanding dengan perubahan dari volume produksi. Seperti, biaya pemasaran dan biaya telepon masuk ke dalam biaya tersebut. 
  • BOP semi-variabel yaitu biaya berubah tetapi tidak sebanding dengan perubahan volume produksi. Salah satu contohnya adalah biaya tinta printer.

Baca juga : Ini Cara Ampuh Tingkatkan Brand Awareness Bisnis Anda [2021]

Photo by Life Of Pix from Pexels

Contoh Biaya Overhead Pabrik 

Untuk memahami Biaya Overhead Pabrik (BOP) secara lebih jelas simaklah beberapa contoh BOP berikut ini: 

Biaya asuransi

Asuransi pegawai seperti BPJS atau bahkan aset perusahaan termasuk ke dalam biaya overhead tetap. Hal ini karena biaya asuransi jumlahnya tidak berubah-ubah, 

Perlengkapan kantor

Perlengkapan kantor seperti ATK, kertas dan mesin fotokopi serta kursi, meja dan perlengkapan lainnya juga dimasukan kedalam overhead juga karena tidak berhubungan langsung dengan aktivitas  produksi.

Biaya Pemasaran

Suatu perusahaan pasti memerlukan biaya pemasaran yang tujuannya untuk memasarkan produk atau jasanya. Memasang banner, ikut pameran, iklan berbayar termasuk kedalam biaya overhead karena tidak berkaitan langsung dengan produksi 

Cara Menentukan Biaya Overhead Pabrik

Setelah semua biaya BOP sudah diklasifikasikan, maka Anda dapat mengetahui persentase dari BOP. Berikut ini adalah rumusnya: 

Hal yang perlu Anda lakukan adalah menjumlahkan biaya overhead yang terbagi berdasarkan bulan, lalu membagi semua biaya dengan total semua penjualan bulanan. 

Contohnya, perusahaan Anda memiliki Rp 120.000.000,- biaya overhead bulanan dengan penghasilan penjualan bulanan sebesar Rp 800.000.000,-. Dalam hal ini persentasenya sebesar Rp 120.000.000,- dibagi dengan penghasilan penjualan sebesar Rp 800.000.000,- yang memberi Anda 0,15 lalu kalikan dengan 100, total persentase overhead Anda adalah sebesar 15% dari penjualan bisnis Anda. 

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Akuntansi HashMicro

Menghitung Biaya Overhead Pabrik Berdasarkan Jenis Satuannya

Terdapat berbagai jenis satuan yang berguna untuk menentukan BOP. Berikut ini adalah contoh perhitungan untuk menentukan BOP dari masing-masing jenis satuannya: 

Jumlah satuan produk

Perhitungan metode ini salah satu yang paling sederhana karena BOP langsung masuk pada produk. 

Rumus BOP per satuan = Anggaran Biaya Overhead Pabrik : Taksiran Jumlah Produk 

Contoh: 

Perusahaan Adit menafsirkan anggaran BOP sebesar Rp 1.000.000 dengan taksiran jumlah produk sebanyak 20.000 unit. Maka biaya satuan unit sebesar: 

BOP satuan = Rp 1.000.000 : 20.000 = Rp 50 per unit

Bila kedepannya terjadi pesanan sebanyak 300 unit maka BOP yang terbebani sebesar: 

= Rp 50 x 300 = Rp 15.000 

Harga bahan pokok

Metode dari perhitungan ini menggunakan biaya harga bahan pokok atau baku sebagai persentase dasar perhitungan biaya overhead. 

Rumus= (Taksiran BOP : Bahan Baku yang Terpakai) x 100%

Contoh: 

Perusahaan Adit menaksirkan anggaran BOP sebesar Rp 1.000.000 dengan besaran biaya bahan pokok selama satu tahun sebesar Rp 5.000.000. Maka cara hitungnya adalah (Rp 1.000.000 : Rp.5.000.000) x 100% = 20%. 

Bila terjadi pesanan dengan menggunakan bahan baku sebesar Rp. 100.000. BOPnya adalah 20% x Rp 100.000 = Rp 20.000

Tenaga kerja langsung

Metode ini menggunakan biaya tenaga kerja total sebagai dasar perhitungan biaya overhead. 

Rumus= (Taksiran Biaya Overhead Pabrik : Biaya Tenaga Kerja Langsung) x 100% 

Contoh: 

Perusahaan Adit mempunyai taksiran anggaran BOP sebesar Rp. 1.000.000 dengan besaran biaya tenaga kerja langsung Rp 2.500.000. Maka perhitungannya: 

= (Rp 1.000.000 : Rp 2.500.000) x 100% = 60%, 

maka apabila terdapat pesanan yang memerlukan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 100,000, BOP setara dengan Rp 100.000 x 60% = Rp 60.000

Jam mesin

Perhitungan yang terakhir adalah metode perhitungan berdasarkan waktu penggunaan mesin. Tarif BOP dengan metode ini terhitung dengan rumus: 

(Taksiran Biaya Overhead Pabrik : Jam Kerja Mesin)

Contoh: 

Dalam satu tahun taksiran overheadnya sebesar Rp 2.000.000 dengan waktu penggunaan mesin selama 5000 jam/tahun, maka Rp 2.000.000 : 5000 = Rp 400 per jam

Kemudian apabila terdapat pesanan yang memerlukan mesin untuk bekerja selama 400 jam, perhitungannya sebesar: 

= Rp 400 x 400 = Rp 160.000

Baca juga : Piutang adalah: Ciri-Ciri dan Jenis yang Perlu Anda Ketahui!

Kesimpulan 

Sangat penting bagi Anda untuk menghitung biaya overhead pabrik bagi perusahaan bisnis Anda karena biaya ini sangat penting untuk dihitung dan merupakan overhead cost, yang artinya biaya yang menjamin lancarnya sebuah operasional bisnis secara keseluruhan. 

Download Sekarang: Perhitungan Skema Harga Software Akuntansi HashMicro

Untuk menghitung perkiraan overhead cost yang ingin Anda keluarkan untuk memperlancar operasional bisnis perusahaan, pastinya Anda memerlukan sebuah sistem akuntasi yang dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Dengan begitu, Anda dapat mengelola keuangan bisnis Anda secara efektif terutama jika perusahaan Anda termasuk ke dalam skala besar. 

merger adalah

HashMicro adalah perusahaan penyedia Accounting Software terunggul untuk perusahaan bisnis Anda. Otomatiskan pengelolaan arus kas, pembuatan laporan keuangan, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian, pembuatan faktur, dan lain-lainnya dengan Accounting Software terbaik kami.

HashMicro mengerti bahwa memilih software accounting yang tepat bagi bisnis Anda bukanlah perkara yang mudah. Untuk itu, kami memberikan skema harga software accounting secara cuma-cuma untuk Anda. Dengan adanya skema harga software ini, Anda akan lebih mudah untuk mengambil keputusan yang tepat dalam memilih software accounting terbaik bagi bisnis Anda. Dapatkan skema harga software accounting secara gratis, sekarang!

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Annastasya Berliana Dunda
Junior content writer at HashMicro's Company. If you have any questions or cooperation please kindly contact my email.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Novia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
×
Jadwalkan Demo Via WA