Tahukah Anda bahwa tanpa sistem akuntansi terintegrasi, pencatatan keuangan di perusahaan manufaktur kerap kali terhambat oleh data yang tersebar dan tidak sinkron? Bagi para stakeholder, hal ini bisa memicu pembengkakan biaya produksi, kesalahan laporan keuangan, hingga keterlambatan pengambilan keputusan strategis.
Mengadopsi software akuntansi keuangan adalah langkah penting untuk memastikan integritas data finansial dan mendukung pengambilan keputusan strategis. Namun, dengan beragam pilihan software di pasaran, bagaimana cara memilih solusi yang tepat untuk bisnis manufaktur Anda di Indonesia?
Artikel ini menyediakan informasi tentang rekomendasi software akuntansi keuangan untuk industri manufaktur yang dapat Anda gunakan sebagai panduan dalam memilih aplikasi akuntansi manufaktur yang tepat untuk operasional perusahaan manufaktur Anda.
Daftar Isi:
Key Takeaways
|
Apa itu Software Akuntansi Keuangan Manufaktur?
Software akuntansi manufaktur adalah solusi yang mengotomatiskan pengelolaan keuangan, operasional, dan produksi, serta menghasilkan laporan rinci yang mendukung pengambilan keputusan bisnis. Penggunaan aplikasi akuntansi perusahaan manufaktur sangat krusial untuk memastikan kelancaran operasional dan menghindari masalah serius yang bisa merugikan perusahaan.
Tanpa software akuntansi perusahaan manufaktur, kesalahan perhitungan biaya produksi dan penumpukan faktur tak terbayar dapat terjadi, yang berpotensi menurunkan omset dan merusak reputasi bisnis. Selain itu, laporan laba-rugi yang tidak tercatat dengan baik bisa menghambat pengambilan keputusan strategis yang tepat.
Menggunakan aplikasi laporan keuangan perusahaan manufaktur meningkatkan profitabilitas dan meminimalkan risiko bisnis. Oleh karena itu, mengadopsi teknologi ini sangat dianjurkan untuk menjaga kelangsungan dan mendukung pertumbuhan bisnis manufaktur di Indonesia.
Rekomendasi Software Akuntansi Keuangan Industri Manufaktur
Setelah mengetahui betapa pentingnya penggunaan software akuntansi keuangan bagi perusahaan manufaktur, mungkin kini Anda tertarik untuk mencari solusi akuntansi bagi bisnis manufaktur Anda.
Berikut ini adalah daftar rekomendasi software akuntansi keuangan terbaik bagi industri manufaktur di Indonesia sebagai panduan Anda.
1. HashMicro
Industri manufaktur memerlukan pengelolaan keuangan yang akurat dan efisien untuk tetap kompetitif. Software akuntansi keuangan dari HashMicro sangat cocok untuk industri ini karena menawarkan solusi yang dapat dikustomisasi dan diintegrasikan dengan sistem yang sudah ada atau aplikasi pihak ketiga.
HashMicro menyediakan demo gratis bagi klien yang ingin melihat bagaimana software akuntansi HashMicro mampu diandalkan untuk mengelola keuangan perusahaan. Hal ini juga dapat dibuktikan dengan pengguna software HashMicro yang sudah mencapai angka ribuan, yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan skala internasional.
Sistem akuntansi HashMicro dilengkapi dengan fitur-fitur utama yang mendukung manajemen keuangan yang efektif dan efisien sehingga cocok untuk aplikasi akuntansi manufaktur. Berikut ini penjelasan fungsinya:
- Monitor biaya secara komprehensif: Aplikasi akuntansi manufaktur ini memungkinkan pelacakan biaya material, tenaga kerja, subkontrak, dan overhead secara detail untuk menentukan strategi penetapan harga yang tepat.
- Pelacakan BOM & WIP: Merencanakan dan memproduksi jumlah material yang dibutuhkan serta melacak kemajuan mereka secara real-time.
- Kalkulasi potensi profit produk: Menganalisis dan membandingkan pendapatan dengan biaya barang yang terjual untuk wawasan profit yang jelas.
- Cash flow forecasting: Sistem ini memfasilitasi perencanaan dan prediksi pendapatan serta pengeluaran dengan akurat dalam periode tertentu.
- Akrual dan amortisasi: Meminimalkan kesalahan manusia dalam pembuatan laporan keuangan dengan melakukan pencatatan dan perhitungan akrual serta amortisasi secara otomatis.
- Laporan biaya manufaktur: Software akuntansi perusahaan manufaktur mampu menganalisis dan memahami bagaimana semua biaya berkontribusi terhadap total biaya produksi.
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Terintegrasi dengan berbagai modul seperti HRM, CRM, dan Inventory, sesuai dengan kebutuhan perusahaan. | × Durasi implementasi dapat bervariasi tergantung seberapa banyak dan kompleks fitur yang dibutuhkan. |
✓ Tidak mengenakan biaya tambahan pada setiap penambahan user, sehingga biaya penggunaan tetap terkontrol. | |
✓ Berbasis cloud, dan memiliki mobile app memungkinkan akses laporan keuangan kapan saja dan di mana saja. | |
✓ Keamanan data tersertifikasi ISO, menjamin tingkat perlindungan data yang tinggi. |
Mau tahu lebih lanjut tentang sistem akuntansi dan aplikasi invoice dari HashMicro? Mulai dengan melihat semua pilihan harga yang sesuai dengan kebutuhan Anda, klik gambar di bawah ini!
Perusahaan besar Indonesia, Marimas, telah membuktikan bagaimana software akuntansi HashMicro dapat secara otomatis menyusun estimasi biaya produksi dan berbagai contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur. Temukan review lengkapnya di sini atau tonton video di bawah ini untuk melihat langsung keunggulannya.
2. Avidxchange
AvidXchange adalah platform pembayaran tagihan dan akun payable lengkap. Software ini dirancang untuk mengurangi biaya pemrosesan, mengotomatisasi siklus pembayaran yang rumit, dan menghilangkan invoice kertas.
Dirancang dengan UI yang dapat disesuaikan, software akuntansi keuangan ini dilengkapi dengan seperangkat alat dan fitur yang komprehensif, seperti:
- Invoicing
- Payment processing
- Kemampuan reporting
- Analisis data
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Menawarkan fitur-fitur otomatisasi seperti pemrosesan pembayaran B2B, faktur tanpa kertas, dan otomatisasi pesanan pembelian. | × Memerlukan dukungan teknis tambahan untuk mengelola integrasi dan konfigurasi. |
✓ Menawarkan kemampuan pengiriman pembayaran yang aman dan tepat waktu ke jaringan pemasoknya. | × Tidak cocok untuk bisnis yang tidak memiliki kebutuhan besar dalam akun payable. |
× Memerlukan penyesuaian dalam operasi perusahaan untuk implementasi yang mulus. |
3. Moon Invoice
Moon Invoice menyediakan beragam fitur manajemen keuangan yang komprehensif yang dapat membantu memperlancar operasi bisnis manufaktur dengan cara yang mudah digunakan dan hemat biaya.
Software accounting Indonesia keuangan Moon Invoice menawarkan berbagai fitur yang menyederhanakan pengelolaan keuangan dalam industri manufaktur, seperti:
- Invoicing
- Expense tracking
- Payment processing
Moon Invoice dapat diintegrasikan dengan sejumlah aplikasi lain, sehingga mudah dimasukkan ke dalam ekosistem akuntansi yang sudah ada. ini membuatnya jauh lebih mudah bagi produsen untuk tetap terorganisir dan melacak transaksi keuangan mereka.
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Kemampuan untuk menyesuaikan invoice sesuai dengan spesifikasi pelanggan, meningkatkan akurasi dalam penentuan harga dan detail penagihan. | × Mungkin tidak memiliki fitur canggih yang diperlukan oleh perusahaan besar atau korporasi. |
✓ Dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi, termasuk alat keuangan lain seperti software QuickBooks dan Xero, untuk memudahkan penggunaan dalam ekosistem akuntansi yang sudah ada | × Kemungkinan adanya biaya berlangganan yang dapat meningkatkan biaya penggunaan seiring pertumbuhan bisnis. |
× Memerlukan pelatihan awal untuk memahami dan memaksimalkan semua fitur. |
4. Deskera Book
Deskera Books adalah solusi software akuntansi keuangan berbasis cloud yang menyeluruh untuk bisnis kecil hingga menengah dan produsen. Software Ini membantu pengguna menyederhanakan operasi keuangan industri manufaktur dengan memberikan fitur untuk mengelola:
- Akuntansi
- Invoices
- Tagihan
- Pajak
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Dashboard yang intuitif memungkinkan pengguna dengan cepat mengakses informasi penting dan membuat keputusan berdasarkan data keuangan yang terbaru. | × Kemungkinan terbatas dalam hal fitur yang lebih canggih yang mungkin dibutuhkan oleh beberapa bisnis. |
✓ Menawarkan transaksi online yang aman dengan dukungan berbagai gateway pembayaran sambil tetap mematuhi peraturan pajak lokal. | × Kurang cocok untuk bisnis level enterprise yang memiliki kebutuhan kompleks. |
5. Bill.
Bill adalah sistem Akun Payable (AP) yang mengotomatisasi proses Akun Receiveable (AR) dan memindahkan semuanya ke awan untuk membantu pemilik perusahaan menghemat waktu dalam pembayaran tagihan. Ini juga dilengkapi dengan fitur seperti:
- Automisasi AR dan AP
- Reporting module
- Invoice template
Namun, penting untuk memahami bahwa kemampuan akuntansi platform ini terbatas pada pembuatan faktur. Ini dimaksudkan untuk melengkapi, bukan menggantikan, software akuntansi keuangan. Untungnya, Bill. berinteraksi dengan mulus dengan sebagian besar software akuntansi, mensinkronkan semua data antara kedua sistem.
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Berintegrasi dengan berbagai alat keuangan dan non-keuangan, menyederhanakan impor dan ekspor data. | × Harganya mungkin tidak terjangkau untuk bisnis kecil dengan anggaran yang terbatas. |
× Mungkin kurang sesuai untuk bisnis dengan kebutuhan akuntansi yang sangat kompleks. |
6. Paychex
Paychex adalah software akuntansi keuangan yang dirancang untuk membantu bisnis dari berbagai ukuran mengelola keuangan mereka. Software ini menawarkan berbagai layanan, termasuk:
- Payroll processing
- Tax management
- Benefit administration
Dengan menggunakan rangkaian layanan dan alat komprehensif Paychex, bisnis manufaktur dapat lebih baik mengelola keuangan mereka tanpa harus mempekerjakan staf tambahan atau membayar software akuntansi keuangan yang mahal.
Kelebihan | Kekurangan |
✓ Fitur penjadwalan pembayaran, pengaturan deposit langsung, dan pelacakan jam kerja karyawan yang efisien. | × Bergantung pada konektivitas internet untuk akses dan sinkronisasi data. |
✓ Penawaran berbagai layanan yang mencakup manajemen pajak, manfaat karyawan, dan lebih banyak lagi. | × Dashboard hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja. |
Tips Memilih Software Akuntansi Keuangan
Memilih software akuntansi yang tepat untuk industri manufaktur adalah langkah penting yang dapat memengaruhi efisiensi, akurasi, dan keseluruhan keberhasilan operasional perusahaan Anda. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam proses pemilihan aplikasi laporan keuangan perusahaan manufaktur:
1. Kemampuan pelaporan yang luas
Software akuntansi harus menyediakan kemampuan pelaporan yang luas. Anda perlu dapat menghasilkan laporan keuangan, analisis biaya, dan laporan kinerja operasional dengan mudah. Pastikan aplikasi akuntansi perusahaan manufaktur yang dipilih memungkinkan adanya laporan kustom yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
2. Fitur biaya produksi yang kuat
Dalam industri manufaktur, pemantauan biaya produksi adalah aspek krusial. Pilihlah software akuntansi keuangan atau aplikasi akuntan yang dapat menghitung dengan akurat biaya produksi untuk setiap produk, mengidentifikasi sumber pemborosan, dan membantu Anda merencanakan anggaran produksi secara lebih efisien.
Selain itu, pastikan software tersebut juga mendukung perhitungan overhead absorption rate, yang membantu mengetahui berapa besar biaya overhead yang dialokasikan ke setiap produk.
3. Kemampuan pelacakan pesanan dan produksi
Penting untuk memilih software akuntasi yang mampu melacak pesanan dari awal hingga selesai. Dengan kemampuan ini, Anda dapat memantau status pesanan, mengidentifikasi kendala produksi, dan memastikan pengiriman tepat waktu kepada pelanggan.
4. Integrasi dengan sistem manufaktur lain
Anda harus jeli untuk memilih software keuangan yang dapat diintegrasikan dengan sistem manufaktur lain yang Anda gunakan, seperti software Entreprise Resource Planning (ERP),sistem manajemen rantai pasokan, sistem procurement, ataupun sistem manajemen inventaris. Integrasi yang baik memungkinkan aliran data yang lancar antara sistem-sistem ini.
5. Kemudahan penggunaan dan pelatihan
Pilih software akuntansi keuangan yang mudah digunakan oleh staf Anda. Kemudahan pelatihan dan dukungan pengguna yang baik sangat penting agar semua anggota tim dapat memanfaatkan software dengan efektif.
6. Skalabilitas
Pastikan software untuk akuntansi dapat berkembang sejalan dengan pertumbuhan perusahaan Anda. Sebagai perusahaan manufaktur tumbuh, jumlah transaksi dan kompleksitas operasi juga meningkat, sehingga accounting program indonesia yang digunakan harus mampu mengakomodasi perubahan ini tanpa masalah.
Tahukah Anda?
Dengan dukungan sistem akuntansi berbasis AI milik HashMicro, AI membantu Anda menindaklanjuti dan membuat invoice kapan saja, serta mempermudah komunikasi dengan vendor. Tingkatkan efisiensi keuangan bisnis Anda dengan sistem akuntansi HashMicro!
Dapatkan demo gratis sekarang!
Kesimpulan
Beberapa software akunting di Indonesia sudah ada yang dapat digunakan oleh perusahaan manufaktur, namun sangat sedikit yang menyediakan software full module, dari bagian produksi sampai accounting-nya.
HashMicro hadir sebagai solusi all-in-one yang dirancang khusus untuk industri manufaktur. Mulai dari pembelian bahan baku, proses produksi, hingga laporan keuangan, semuanya terhubung dalam satu sistem otomatis dan real-time.
Dengan menggunakan Software Akuntansi dari Hashmicro, Anda bisa mengontrol pendapatan, saldo kas, utang, dan seluruh arus kas perusahaan dengan lebih cepat dan presisi. Jangan tunggu sampai bisnis Anda tertinggal, dapatkan software akuntansi terbaik dari HashMicro dan nikmati efisiensi yang nyata dalam hitungan hari.
Coba demo gratis software Hashmicro sekarang juga!
Pertanyaan Seputar Software Akuntasi Manufaktur
-
Bagaimana Proses Akuntansi Perusahaan Manufaktur?
Proses akuntansi pada perusahaan manufaktur sebenarnya tidak berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang. Proses ini dimulai dengan pembuatan atau penerimaan bukti transaksi, pencatatan ke dalam jurnal, posting ke buku besar, pembuatan neraca saldo, pembuatan neraca lajur, serta jurnal penyesuaian dan pembuatan neraca saldo akhir.
-
Mengapa Produk Software Akuntansi Manufaktur Penting Bagi Perusahaan Manufaktur?
Software akuntansi memberikan manfaat utama bagi perusahaan manufaktur dengan menyederhanakan pengelolaan stok barang mentah dan barang jadi, pembukuan usaha, laporan keuangan, penagihan dan pembuatan faktur, serta pemenuhan kewajiban perpajakan perusahaan.
-
Bukti Transaksi Apa Saja Yang Digunakan Dalam Perusahaan Manufaktur?
Contoh dokumen bukti transaksi yang digunakan oleh perusahaan manufaktur meliputi Purchase Order, Nota Invoice, dan Purchase Requisition.
-
Apa Perbedaan Antara Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Dengan Perusahaan Manufaktur?
Perbedaan antara laporan keuangan perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang terletak pada laporan laba rugi. Perbedaan ini lebih terlihat dalam perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan) yang menjadi perbedaan yang signifikan di antara keduanya.
-
Mengapa Dalam Siklus Akuntansi Manufaktur Memerlukan Jurnal Penutup?
Tujuan dari jurnal penutup adalah untuk menutup akun-akun seperti aset, liabilitas, pendapatan, biaya, dan akun lainnya. Dengan melakukan penutupan tersebut, pada awal periode berikutnya, akun-akun dalam Laporan Keuangan akan memiliki nilai nol dan siap digunakan untuk transaksi-transaksi berikutnya. Baca selengkapnya di sini!