Mengelola stok barang dengan baik sangat penting untuk kelancaran operasional bisnis. Namun, memesan terlalu banyak barang bisa menguras modal perusahaan,sementara kekurangan stok juga dapat menghambat penjualan. Di sinilah konsep Economic Order Quantity (EOQ) berperan penting.
EOQ adalah metode untuk menghitung jumlah barang yang optimal untuk dipesan sehingga biaya penyimpanan dan biaya pemesanan tetap seimbang. Dengan perhitungan ini bisnis bisa menghindari pemborosan dan memastikan stok selalu tersedia saat dibutuhkan tanpa membebani cash flow perusahaan.
Untuk memahami lebih lanjut tentang cara kerja EOQ dan penerapannya dalam bisnis, simak penjelasan berikut.
Key Takeaways
Economic Order Quantity (EOQ) adalah metode yang digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan barang yang optimal dalam satu periode waktu.
Menentukan jumlah pembelian yang paling efisien dalam setiap pemesanan adalah salah satu tujuan EOQ.
Economic Production Quantity (EPQ) adalah salah satu jenis EOQ.
Daftar Isi:
Apa itu Economic Order Quantity?
Economic Order Quantity (EOQ) adalah metode yang digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan barang yang optimal dalam satu periode waktu. Tujuannya adalah untuk meminimalkan total biaya yang dikeluarkan untuk menyimpan dan memesan barang. Secara formal, EOQ dihitung dengan rumus yang mempertimbangkan tiga faktor utama yaitu biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan permintaan barang.
Dalam bisnis Indonesia, metode ini sangat relevan terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, distribusi, atau ritel. Ini karena perusahaan dapat mengatur stok barang dengan lebih efisien, menghindari kelebihan atau kekurangan persediaan, serta mengurangi pemborosan biaya yang tidak perlu.
Mengapa EOQ Penting?
Berikut beberapa alasan mengapa EOQ sangat penting bagi perusahaan :
1. Meminimalkan biaya persediaan
Penumpukan pada Inventory mengakibatkan adanya peningkatan biaya penyimpanan. Selain itu, biaya persedian juga turut mengalami kenaikan, apabila terdapat stok yang rusak dan tidak laku. Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang tidak baik bagi keuangan perusahaan.
Oleh sebab itu, penghitungan yang tepat sangat penting sebelum melakukan pemesanan barang. Adapun penggunaan EOQ akan membantu dalam menentukan jumlah pesanan pada waktu tertentu, sehingga dapat menghemat biaya pengeluaran.
2. Minimalkan kehabisan stok
Pengelolaan stok barang yang tepat sangat penting bagi keberlangsungan bisnis, perusahaan perlu memperhitungkan jumlah maupun waktu penyimpanan barang. Penghitungan Economic Order Quantity dapat membantu dalam memperkirakan jumlah maupun jangka waktu pemesanan.
Melalui penghitungan tersebut, maka akan terlihat pula perkiraan waktu dalam menjual produk. Hal ini tentunya akan sangat membantu perusahaan dalam mengantisipasi kurangnya stok barang, tanpa perlu menciptakan penumpukan pada inventory.
3. Meningkatkan efisiensi keseluruhan
Dengan memperhitungkan EOQ, maka perusahaan dapat menentukan keputusan terbaik mereka dalam menyimpan maupun mengelola inventory. Dalam hal ini, pemesanan barang tidak lagi bergantung pada firasat, sehingga tidak perlu membeli barang melebihi jumlah yang diperlukan.
Hal tersebut sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi keseluruhan perusahaan, sebab dapat meminimalisir pengeluaran, penyimpanan dan lain sebagainya.
Baca juga : 7 Strategi Inventory Control untuk Meningkatkan Efisiensi
Tujuan Menghitung EOQ
Berikut beberapa tujuan dari menghitung EOQ bagi perusahaan:
- Menentukan jumlah pembelian yang paling efisien dalam setiap pemesanan
- Menekan biaya penyimpanan dan biaya pemesanan agar tetap seimbang
- Mengurangi risiko kelebihan stok yang dapat menambah beban biaya
- Mencegah kekurangan stok yang bisa mengganggu penjualan atau produksi
- Membantu perusahaan mengelola persediaan dengan lebih terencana
- Mendukung kelancaran operasional karena stok tersedia pada waktu yang tepat
- Membantu penggunaan dana perusahaan menjadi lebih optimal dalam pembelian barang
Jenis EOQ
Berikut adalah jenis EOQQ:
- EOQ model standar: Model dasar yang digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan optimal dengan asumsi permintaan dan biaya yang tetap.
- Economic Production Quantity (EPQ): Digunakan untuk perusahaan yang memproduksi barang sendiri, memperhitungkan produksi dalam proses pemesanan.
- Order Point Quantity (POQ): Digunakan untuk perusahaan dengan permintaan yang fluktuatif, menghitung titik pemesanan ulang berdasarkan stok minimum yang harus ada.
Kategori Biaya dalam Model Economic Order Quantity
Dalam mengatur persediaan, terdapat sejumlah kategori biaya yang berpengaruh pada perhitungan, sebagai contoh :
1. Pemesanan
Biaya ini dapat disebut sebagai biaya pembelian atau set up. Biaya ini termasuk jumlah biaya tetap yang dikeluarkan setiap kali ada barang yang dipesan. Adapun biaya tersebut berkaitan dengan aktivitas fisik untuk mengelola pesanan.
Biaya ini bersifat konstan atau tidak bergantung dengan jumlah pesanan. Terdapat beberapa contoh biaya pemesanan, seperti biaya persiapan pemesanan, biasa penerimaan pesanan, biaya penyelesaian pesanan, dan lain sebagainya.
2. Tercatat
Biaya ini berkaitan dengan persediaan (barang) yang terdapat di gudang. Adapun iaya ini meliputi investasi persediaan serta biaya untuk menyimpan barang tersebut. Terdapat beberapa kepentingan yang termasuk dalam biaya ini, seperti pajak, bunga, asuransi, sewa, listrik, dan lain sebagainya.
Faktor Penting Dalam Menghitung Economic Order Quantity
Terdapat beberapa faktor penting sebelum menggunakan EOQ. Adapun beberapa faktor tersebut dapat membantu menentukan penggunaan EOQ dalam memperhitungkan stok pembelian barang. Faktor-faktor tersebut meliputi :
- Konsistensi permintaan, apabila permintaan tersebut sangat bervariasi, maka pemesanan yang didasari oleh efektivitas biaya akan mengakibatkan terjadinya kehabisan stok ketika terjadi peningkatan permintaan. Sebaliknya, pemesanan akan mengalami kelebihan stok, ketika terjadi penurunan permintaan.
- Kemampuan tim pembelian serta staf gudang dalam mengelola frekuensi pesanan berdasarkan hasil perhitungan EOQ.
- Terdapat batas pemesanan minimum dari pemasok, apabila hal ini terjadi maka pemesanan tidak bisa menerapkan hasil perhitungan EOQ.
- Lead Time dari pemasok, apabila barang tidak dikirimkan oleh pemasok secara teratur, maka penyesuaian harus dilakukan untuk mencegah kekurangan stok saat waktu pengiriman terlambat.
Rumus Cara Menghitung EOQ
Sebelum melakukan penghitungan EOQ, terdapat beberapa variabel yang berkaitan. Adapun variabel tersebut, meliputi D, S, dan H. D adalah jumlah unit permintaan setiap tahunnya. S adalah biaya yang keluar saat melakukan pemesanan. H adalah biaya penyimpanan setiap unit per tahunnya. Berikut rumus untuk menghitung nya:
EOQ = √ (2 x D x S / H)
Contoh Soal Cara Menghitung Economic Order Quantity (EOQ)
Seorang pengusaha coklat menerima permintaan sebanyak 5.000 batang coklat pada tahun lalu. Biaya untuk pemesanan rata-rata adalah Rp. 2.500, sedangkan biaya penyimpanan sebesar Rp. 500 per unit. Oleh sebab itu, penghitungan EOQ adalah:
EOQ = √ (2 x 5.000 x Rp2.500 / Rp500)
EOQ = √ (50.000)
Maka nilai EOQ adalah= 224
Dengan demikian, maka jumlah pesanan persediaan yang ekonomis adalah sebesar 224 unit per pesanan.
Baca juga : 3 Cara Mengelola Stock Agar Menghemat Pengeluaran Anda
Implementasi EOQ dengan Software Inventory
Menggunakan Economic Order Quantity dalam bisnis bisa lebih efektif jika diterapkan dengan sistem canggih yang terintegrasi. Sistem ini memanfaatkan teknologi untuk mengautomasi perhitungan EOQ, sehingga perusahaan dapat menentukan jumlah pemesanan yang optimal secara real-time dan tanpa kesalahan manusia.
Dengan menggunakan sistem manajemen inventaris berbasis perangkat lunak atau ERP (Enterprise Resource Planning) data permintaan, biaya, dan stok dapat diperbarui secara otomatis.
Hal ini memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat, serta menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang bisa merugikan. Implementasi EOQ melalui sistem canggih juga membantu dalam memonitor kinerja persediaan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, penggunaan teknologi dalam implementasi EOQ memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan untuk menjaga kestabilan operasional dan meningkatkan efisiensi biaya.
Kesimpulan
Menghitung Economic Order Quantity (EOQ) merupakan langkah penting dalam mengelola persediaan yang efisien. Dengan memahami EOQ, perusahaan dapat menentukan jumlah pemesanan optimal yang membantu menekan biaya penyimpanan dan pemesanan, serta menghindari kekurangan atau kelebihan stok.
Implementasi EOQ yang tepat dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan penggunaan dana. Untuk memastikan EOQ dapat diimplementasikan dengan efektif di bisnis Anda, coba gunakan sistem manajemen persediaan yang terintegrasi.
Jadwalkan konsultasi dengan kami untuk melihat bagaimana solusi ERP dapat membantu mengelola stok secara lebih cerdas dan efisien.
Pertanyaan Seputar EOQ
-
Apa saja 4 jenis persediaan?
Empat jenis persediaan yang paling umum digunakan adalah Bahan Baku, Barang Dalam Proses (WIP), Barang Jadi, dan Pemeliharaan, Perbaikan, dan Perawatan (MRO) .
-
Apa saja tiga tahapan inventaris?
Persediaan merupakan komponen penting dalam arus kas dan perencanaan produksi. Persediaan mencakup tiga kategori utama yaitu bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi. Kategori-kategori ini bergerak melalui siklus produksi sebelum dikonversi menjadi biaya barang terjual.
-
Apa rumus untuk barang jadi?
Untuk menghitung persediaan barang jadi, mulailah dengan menentukan persediaan awal Anda, tambahkan biaya barang yang diproduksi (COGM), dan kurangi biaya barang yang dijual (COGS) . Rumus ini membantu bisnis melacak persediaan barang secara akurat.









