CNBC Awards
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Hai, Hashy! Tolong buatkan perbandingan P&L Q2 vs Q1

Laporan Perbandingan P&L Q2 vs Q1

2MB, File XLSX

Buka Simpan
Berapa prediksi permintaan Kaos Polo di Q1 2026?
Prediksi permintaan Kaos Polo Q1 2026 stabil, dengan sedikit kenaikan di Februari dan permintaan konsisten sepanjang Maret.
Tren Permintaan Q1 2026
528 pcs
Hai, Hashy! Bisa tampilkan laporan kehadiran hari ini?
Laporan Kehadiran Hari ini
Departemen Hadir Rate
Produk 64/69 93%
Marketing 44/47 94%
Lihat Semua Departemen

Accrual Basis: Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

Diterbitkan:

Apakah perusahaan Anda sudah menerapkan accrual accounting (basis akrual) dengan cara yang tepat? Faktanya, banyak bisnis masih mengandalkan basis kas dan baru mencatat transaksi saat uang benar-benar masuk atau keluar.

Masalahnya, pendekatan ini bisa membuat laporan keuangan terlihat “rapi” di angka tetapi kurang merefleksikan kondisi sebenarnya. Pendapatan dan biaya yang semestinya dicatat pada periode yang sama bisa terlewat, sehingga analisis performa menjadi tidak akurat.

Agar tidak salah membaca kesehatan bisnis, penting memahami perbedaan basis akrual dan basis kas, termasuk kapan masing-masing metode paling relevan dipakai.

Key Takeaways

  • Accrual basis adalah metode akuntansi yang mencatat pendapatan saat transaksi terjadi dan biaya saat kewajiban muncul, memberikan gambaran keuangan yang lebih akurat dibandingkan basis kas.
  • Metode ini melibatkan empat jenis: pendapatan akrual, beban akrual, pendapatan tangguhan, dan beban tangguhan, yang semuanya mencerminkan transaksi sesuai periode kejadiannya.
  • Kesulitan mengukur kinerja perusahaan adalah salah satu masalah yang terjadi jika perusahaan tidak menggunakan accrual basis.

Apa Itu Laporan Keuangan Basis Akrual (Accrual Basis)?

Laporan keuangan basis akrual (accrual basis) adalah metode pencatatan yang mencatat pendapatan ketika transaksi terjadi, meskipun pembayaran belum diterima, dan mencatat biaya ketika kewajiban untuk membayar muncul meskipun pembayaran belum dilakukan.

Pendekatan accrual basis accounting membantu perusahaan memperoleh gambaran keuangan yang lebih akurat karena seluruh biaya dan pendapatan tercatat sesuai periode terjadinya transaksi, selaras dengan prinsip penyajian laporan keuangan dalam PSAK 1 (Penyajian Laporan Keuangan)

Jenis-jenis Laporan Keuangan Basis Akrual (Accrual Basis

Laporan keuangan accrual basis memiliki empat jenis yang penting untuk Anda ketahui berdasarkan prinsipnya, yaitu:

1. Accrued revenues (pendapatan akrual)

Pendapatan akrual adalah pendapatan yang didapat tetapi belum diterima secara tunai. Hal ini terjadi ketika perusahaan menyelesaikan transaksi penjualan, tetapi client belum membayar ke perusahaan. Contoh accrued revenues meliputi:

  • Penjualan barang secara kredit.
  • Harga jasa yang belum ditagih atau dibayar.

2. Accrued expenses (beban akrual)

Beban akrual atau accrued expenses adalah biaya yang sudah ditetapkan tetapi belum dibayar. Hal ini terjadi ketika terdapat kewajiban yang harus dibayar di masa depan untuk barang atau jasa yang sudah diterima. Contoh dari accrued expenses meliputi:

  • Akrual beban bunga: Beban bunga yang terutang tetapi belum dibayar.
  • Akrual pemasok: Biaya operasional untuk produk yang diberikan oleh pemasok tetapi belum dibayar.
  • Akrual gaji: Gaji karyawan yang telah bekerja tetapi belum dibayarkan.

3. Deferred revenues (pendapatan tangguhan)

Pendapatan tangguhan adalah uang yang telah diterima ketika transaksi sebelum layanan atau barang diserahkan. Dalam hal ini, terdapat kewajiban untuk menyerahkan atau memberikan layanan atau produk.

Contoh dari deferred revenues adalah seperti pembayaran di muka untuk langganan layanan atau sewa.

4. Deferred expenses (beban tangguhan)

Beban tangguhan adalah biaya yang telah dibayar di muka untuk barang atau jasa yang akan diterima di masa depan. Beban ini dicatat sebagai aset hingga waktu penggunaan tiba. Contohnya termasuk:

  • Pembayaran sewa di muka.
  • Asuransi yang dibayar di awal periode.

Contoh Template Accrued Revenue

contoh accrued revenue lancar

Cara Kerja Accrual Accounting

basis accrual

Terdapat empat skema cara kerja accrual basis yang umum pebisnis kenal dan gunakan di Indonesia. Keempat cara kerja accrual accounting tersebut meliputi:

1. Pendapatan diakui saat dihasilkan

Dalam akuntansi akrual, pendapatan dicatat pada saat barang atau jasa diberikan, meskipun pembayaran belum diterima. Hal ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pendapatan yang dihasilkan selama periode tertentu.

Contoh: Jika sebuah perusahaan menjual produk pada bulan Maret dan akan menerima pembayaran pada bulan April, pendapatan tetap diakui pada bulan Maret, saat transaksi penjualan terjadi.

2. Biaya diakui saat terjadi

Biaya dicatat pada saat perusahaan menanggung kewajiban atau menerima barang/jasa, meskipun pembayaran belum dilakukan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mencocokkan biaya dengan pendapatan yang relevan pada periode yang sama. 

Contoh: Jika perusahaan menerima pasokan bahan baku pada bulan April tetapi membayarnya pada bulan Mei, biaya tetap dicatat di bulan April, saat barang diterima.

3. Matching principle (prinsip pencocokan) 

Salah satu prinsip utama akuntansi akrual adalah matching principle, yang menyatakan bahwa biaya harus diakui pada periode yang sama dengan pendapatan yang dihasilkan. Ini memungkinkan laporan keuangan lebih akurat mencerminkan kinerja bisnis.

4. Aset dan kewajiban yang tercatat

Akuntansi akrual mencatat piutang (aset) dan utang (kewajiban) secara tepat. Ini membantu menunjukkan kewajiban yang belum dibayar dan pendapatan yang masih belum diterima.

  • Piutang (accounts receivable): Pendapatan yang sudah diakui tetapi belum diterima secara tunai.
  • Utang (accounts payable): Biaya yang sudah dicatat tetapi belum dibayar.

Manfaat Accrual Basis serta Contohnya

Manfaat Penerapan Accrual Basis Beserta Contohnya 

Akuntansi accrual basis memberikan gambaran yang lebih akurat dan komprehensif tentang kesehatan keuangan perusahaan dengan menyesuaikan biaya dengan pendapatan yang dihasilkan.

Manfaat dari penerapan accrual basis

  1. Laporan keuangan mencerminkan kondisi riil. Pendapatan dan beban tercatat sesuai periode terjadinya, bukan periode kas masuk/keluar.
  2. Sesuai PSAK & IFRS. Accrual basis adalah syarat wajib untuk laporan yang diaudit dan dipublikasikan.
  3. Matching principle terpenuhi. Biaya bahan baku bulan Maret otomatis dicocokkan dengan pendapatan penjualan bulan Maret, sehingga margin per periode lebih akurat.
  4. Mendukung analisis rasio keuangan. Piutang dan utang tercatat jelas, sehingga rasio likuiditas seperti current ratio dan quick ratio bisa dihitung.

Contoh kasus accrual basis:

Terdapat empat studi kasus accrual accounting yang dapat kita pelajari dan pahami bersama. Berikut adalah penjelasannya:

1. Pengakuan pendapatan

Sebuah perusahaan menerima pesanan pembelian senilai Rp 1 juta pada bulan Oktober, tetapi pembayaran baru akan dilakukan di bulan November.

Meskipun uangnya belum diterima, perusahaan tetap akan mencatat pendapatan sebesar Rp 1 juta pada bulan Oktober, karena transaksi tersebut sudah terjadi dan menghasilkan pendapatan.

2. Contoh accrual basis berdasarkan pengakuan beban

Sebuah perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar gaji karyawan sebesar Rp 500.000 pada bulan Oktober, tetapi pembayaran tersebut baru akan dilakukan di bulan November.

Meskipun uangnya belum dibayarkan, perusahaan akan mencatat beban gaji sebesar Rp 500.000 pada bulan Oktober, karena kewajiban ini sudah terjadi dan perlu dipenuhi. 

3. Pengakuan accrual basis laba rugi

Perusahaan menjual produk senilai Rp 2 juta pada Oktober, meski uangnya diterima pada November. Pada Oktober, perusahaan mencatat pendapatan Rp 2 juta dan memperhitungkan beban terkait, seperti biaya bahan baku dan produksi.

Dengan cara ini, laba atau rugi dihitung berdasarkan pendapatan dan beban yang terjadi, bukan hanya saat uang diterima atau dibayarkan.

4. Contoh pengakuan aset dan hutang

Perusahaan membeli aset seharga Rp 1 juta pada Oktober, namun pembayaran baru dilakukan pada November. Meskipun uang belum dibayarkan, perusahaan mencatat aset dan utang masing-masing Rp 1 juta pada Oktober, karena transaksi ini sudah terjadi dan menciptakan kewajiban pembayaran.

Aspek Penjelasan Contoh Penerapan
Laporan keuangan mencerminkan kondisi riil Pendapatan dan beban tercatat sesuai periode terjadinya transaksi, bukan hanya saat kas masuk atau keluar. Penjualan bulan Oktober tetap tercatat pada Oktober, meskipun pelanggan baru membayar pada November.
Sesuai PSAK & IFRS Accrual basis mendukung penyusunan laporan keuangan yang lebih sesuai untuk kebutuhan audit dan publikasi. Perusahaan yang menjalani audit mencatat transaksi berdasarkan periode kejadian, bukan hanya arus kas.
Matching principle terpenuhi Biaya dicocokkan dengan pendapatan pada periode yang sama agar margin lebih akurat. Biaya bahan baku bulan Maret dicatat bersama pendapatan penjualan bulan Maret.
Mendukung analisis rasio keuangan Piutang dan utang tercatat lebih jelas, sehingga rasio seperti current ratio dan quick ratio bisa dihitung lebih akurat. Perusahaan dapat melihat posisi piutang, utang, dan likuiditas tanpa menunggu semua pembayaran selesai.
Pengakuan pendapatan Pendapatan tercatat saat transaksi terjadi, meskipun perusahaan belum menerima pembayaran. Pesanan pembelian senilai Rp1 juta pada Oktober tetap tercatat sebagai pendapatan Oktober, walaupun pembayaran baru masuk pada November.
Pengakuan beban Beban tercatat saat kewajiban muncul, meskipun pembayaran belum perusahaan lakukan. Gaji karyawan sebesar Rp500.000 untuk Oktober tetap tercatat sebagai beban Oktober, walaupun pembayaran baru berlangsung pada November.
Pengakuan laba rugi Laba atau rugi dihitung berdasarkan pendapatan dan beban yang terjadi pada periode yang sama. Penjualan Rp2 juta pada Oktober tetap masuk laporan Oktober, lalu perusahaan mencocokkannya dengan biaya bahan baku dan produksi pada periode yang sama.
Pengakuan aset dan utang Aset dan utang tercatat saat transaksi pembelian terjadi, meskipun pembayaran belum selesai. Pembelian aset senilai Rp1 juta pada Oktober langsung tercatat sebagai aset dan utang, meskipun pembayaran baru berlangsung pada November.

Masalah Ketika Perusahaan Tidak Menggunakan Basis Accrual

Terdapat permasalahan yang terjadi jika perusahaan tidak menggunakan accrual accounting atau hanya menggunakan cash basis. Berikut penjelasan mengenai hal tersebut: 

1. Gambaran keuangan tidak akurat

Cash basis hanya mencatat transaksi saat kas masuk atau keluar. Akibatnya, penjualan kredit dan utang yang belum terbayar tidak tercatat menyebabkan laporan keuangan jadi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

2. Kesulitan dalam mengukur kinerja perusahaan

Tanpa basis akrual, pendapatan Oktober yang baru diterima November dicatat sebagai pendapatan November. Matching principle pecah, sehingga margin per bulan pada laporan keuangan tidak bisa diandalkan untuk evaluasi kinerja.

3. Penundaan pengakuan beban dan pendapatan

Jika perusahaan tidak menggunakan accrual basis, pengakuan beban atau pendapatan bisa tertunda hingga uang benar-benar dibayar atau diterima. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi yang tidak wajar pada laporan keuangan, di mana bulan-bulan tertentu terlihat lebih menguntungkan atau lebih merugi daripada yang sebenarnya.

4. Pengambilan keputusan yang tidak tepat

Laporan keuangan yang tidak akurat dapat mempengaruhi manajemen dalam membuat keputusan bisnis. Tanpa gambaran yang lengkap tentang kewajiban dan piutang, perusahaan mungkin kesulitan mengelola arus kas, merencanakan investasi, atau menilai profitabilitas.

5. Tidak memenuhi standar akuntansi

Banyak standar akuntansi, seperti GAAP dan IFRS Foundation, mewajibkan basis akrual untuk konsistensi pelaporan. Perusahaan yang menggunakan cash basis tidak bisa diaudit sesuai standar internasional dan dapat berdampak langsung pada kepercayaan investor dan kreditor.

Perbedaan Accrual Basis dengan Cash Basis 

Perbedaan Accrual Basis dengan Cash Basis

Terdapat 4 perbedaan utama pada accrual basis dengan cash basis yang bisa Anda lihat di bawah ini:

1. Pengakuan pendapatan

  • Accrual accounting: seluruh pendapatan akan diakui jika transaksi sudah terjadi terlepas dari waktu penerimaan uangnya. Contohnya, sebuah perusahaan melakukan transaksi pada Maret, meski pembayaran diterima pada Mei. Pendapatan tetap diakui pada bulan Maret.
  • Cash basis: seluruh pendapatan akan diakui ketika uang sudah diterima oleh perusahaan. Contohnya, Anda melakukan transaksi pada Januari, namun pembayaran diterima pada Maret. Pendapatan akan bisnis akui saat uang Anda terima.

2. Pengakuan beban

  • Accrual basis: Seluruh beban akan diakui jika sudah terdapat kewajiban untuk  membayar bukan saat pembayaran dilakukan. Contohnya, jika Anda memberikan gaji kepada karyawan pada Maret yang seharusnya Februari, maka beban gaji yang bisnis akui adalah bulan Maret.
  • Cash basis: Seluruh beban akan diakui pada saat pembayaran secara langsung. Contohnya, Anda memberikan gaji kepada karyawan bulan Maret, maka bulan tersebut akan diakui karena bulan tersebut terjadi langsung pembayarannya.

3. Dampak terhadap laporan keuangan

  • Accrual accounting: Menyediakan gambaran lebih akurat mengenai kinerja keuangan perusahaan karena menggambarkan semua transaksi yang telah terjadi. Informasi ini sangat berguna untuk analisis keuangan kedepannya. 
  • Cash basis: Tidak menggambarkan secara keseluruhan karena yang dicatat hanya transaksi yang melibatkan kas saja. Informasi yang diberikan akan kurang relevan bagi perusahaan. 

4. Kesesuaian penggunaan

  • Accrual basis: Perusahaan skala besar dan lembaga pemerintah menggunakan ini karena informasi yang disajikan lebih akurat, lengkap, dan sesuai dengan standar akuntansi internasional. 
  • Cash basis: Pengusaha kecil atau perseorangan menggunakan ini karena cash basis lebih mudah dipahami walaupun tidak menggambarkan informasi secara keseluruhan. 

Kesimpulan 

Saat bisnis mulai memiliki transaksi kredit, piutang, atau biaya lintas periode, cash basis sering kali tidak lagi cukup untuk menggambarkan kondisi keuangan sebenarnya. Accrual basis membantu perusahaan melihat pendapatan, kewajiban, dan beban pada periode terjadinya transaksi sehingga evaluasi margin dan performa bisnis menjadi lebih relevan.

Karena pencatatan akrual melibatkan penyesuaian rutin dan monitoring transaksi yang belum selesai, konsistensi data menjadi tantangan utama ketika volume bisnis meningkat. Itulah sebabnya banyak perusahaan mulai mengandalkan sistem akuntansi terintegrasi agar proses pencatatan, pelaporan, dan rekonsiliasi tetap rapi tanpa bergantung pada pengecekan manual.

Jika Anda ingin melihat bagaimana alur pencatatan akrual bisa dibuat lebih mudah dipantau dalam satu sistem, Anda bisa menjadwalkan sesi pengenalan produk sesuai kebutuhan tim Anda.

Accounting_Definisi

Pertanyaan Seputar Accrual Basis

  • Apa yang dimaksud dengan basis akrual

    Basis akrual adalah metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat transaksi terjadi, bukan saat uang diterima atau dibayarkan. Dengan basis akrual, pendapatan diakui ketika barang atau jasa diserahkan, dan beban diakui ketika kewajiban timbul, terlepas dari waktu pembayaran.

  • Apa manfaat utama menggunakan metode basis akrual dengan basis kas?

    Manfaat utama menggunakan basis akrual adalah memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi keuangan perusahaan. Basis akrual mencerminkan pendapatan dan beban sesuai dengan periode terjadinya, sehingga lebih tepat untuk analisis kinerja jangka panjang dan perencanaan bisnis. Hal ini memungkinkan perusahaan memantau arus kas, kewajiban, dan pendapatan secara lebih efisien.

  • Apakah accrual basis memengaruhi arus kas perusahaan?

    Tidak secara langsung. Accrual basis berfokus pada pencatatan transaksi, sedangkan arus kas tetap tercermin dalam laporan cash flow. Karena itu, perusahaan biasanya tetap memantau laporan arus kas meskipun menggunakan basis akrual.

  • Bagaimana pengakuan pendapatan dan beban dilakukan pada basis akrual

    Pada basis akrual, pendapatan diakui saat barang atau jasa diserahkan, meskipun pembayaran belum diterima. Beban diakui saat perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar, meskipun pembayaran belum dilakukan. Dengan demikian, semua transaksi diakui sesuai dengan periode terjadinya, bukan berdasarkan kas masuk atau keluar.

  • Apakah accrual basis wajib digunakan di Indonesia?

    Ya, untuk perusahaan dengan akuntabilitas publik. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan IAI mewajibkan basis akrual untuk laporan keuangan yang diaudit. Instansi pemerintah juga wajib menggunakan basis akrual sejak 2015 berdasarkan PP No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Untuk UMKM, basis akrual tidak wajib tetapi tetap direkomendasikan agar laporan keuangan lebih akurat.

Anatha Ginting

Lead Content Writer

Anatha sudah berpengalaman selama lebih dari 5 tahun dalam mengulas implementasi dan strategi Enterprise Resource Planning (ERP). Dalam setiap tulisannya, ia membahas peran sistem ERP dalam mengintegrasikan data lintas divisi, merapikan proses operasional, serta membantu perusahaan memahami dan mengelola bisnis secara lebih efektif.

Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.



HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
6281222846776
×

Chapter Selanjutnya