CNBC Awards
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Hai, Hashy! Tolong buatkan perbandingan P&L Q2 vs Q1

Laporan Perbandingan P&L Q2 vs Q1

2MB, File XLSX

Buka Simpan
Berapa prediksi permintaan Kaos Polo di Q1 2026?
Prediksi permintaan Kaos Polo Q1 2026 stabil, dengan sedikit kenaikan di Februari dan permintaan konsisten sepanjang Maret.
Tren Permintaan Q1 2026
528 pcs
Hai, Hashy! Bisa tampilkan laporan kehadiran hari ini?
Laporan Kehadiran Hari ini
Departemen Hadir Rate
Produk 64/69 93%
Marketing 44/47 94%
Lihat Semua Departemen

Tips Mengelola Retur Barang yang Efektif agar Gudang Rapi

Diterbitkan:

Sebagai pemilik usaha produk barang, Anda tentu tidak asing dengan konsep retur barang. Kejadian ini, meskipun diharapkan minim terjadi, pada faktanya umum pemilik usaha alami. Namun, sudahkah prosedur Anda sesuai SOP?

Menilik tentang SOP pengembalian paket, setiap perusahaan pasti memiliki ketentuan surat retur barang masing-masing. Meskipun begitu, setidaknya terdapat 5 mekanisme pengembalian barang yang harus Anda lalui. Mekanisme inilah yang akan kami bahas dalam artikel ini.

Jika Anda membaca artikel berikut hingga akhir, maka Anda juga dapat menemukan tips mengelola pengembalian barang yang efektif tanpa memengaruhi reputasi bisnis Anda. Tertarik untuk mengetahuinya? Mari kita mulai pembahasan ini bersama-sama!

Key Takeaways

  • Retur paket barang adalah kejadian yang umum pebisnis alami akibat kerusakan produk.
  • Tips termudah dalam mengontrol pengembalian barang dapat Anda temukan dalam artikel ini. Salah satunya adalah melalui software inventaris.
  • Retur barang bisa terjadi karena beberapa hal, di antaranya barang rusak, tidak sesuai pesanan, dan kualitas tak sesuai standar.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa Itu Retur Barang?

      Retur barang adalah proses pengembalian produk oleh pembeli kepada penjual setelah pembelian akibat ketidakcocokan atau kerusakan. Pembeli bisa mengembalikan barang sesuai dengan kebijakan toko atau e-commerce.

      Proses pengembalian biasanya melibatkan pemeriksaan pengembalian paket dan pemenuhan syarat tertentu, seperti bukti pembelian atau kondisi barang yang belum pembeli gunakan. Penjual kemudian memutuskan apakah pengembalian barang layak mereka terima atau tidak berdasarkan kebijakan yang ada.

      Alasan Retur Barang Terjadi

      Retur barang oleh pembeli adalah pengembalian barang dari pembeli kepada penjual/supplier karena barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dipesan atau tidak memenuhi standar yang disepakati.

      1. Barang Rusak / Cacat (Defective Goods)

      Barang diterima dalam kondisi rusak, pecah, atau tidak berfungsi. Kerusakan bisa terjadi saat produksi atau saat pengiriman.

      2. Barang Tidak Sesuai Pesanan

      Spesifikasi barang berbeda dari yang dipesan (warna, ukuran, model, tipe). Jumlah barang yang dikirim tidak sesuai (kelebihan atau kekurangan).

      3. Kualitas Tidak Sesuai Standar

      Barang tidak memenuhi standar kualitas yang telah disepakati dalam kontrak/PO (Purchase Order). Bisa juga bahan baku di bawah grade yang diminta.

      4. Barang Kadaluarsa / Expired

      Khususnya untuk produk makanan, minuman, obat-obatan, atau bahan kimia yang memiliki masa pakai.

      5. Kesalahan Pengiriman (Wrong Delivery)

      Barang yang dikirim bukan milik pembeli tersebut (salah alamat/salah customer). Dan terjadi duplikasi pengiriman, seperti barang dikirim dua kali.

      6. Keterlambatan Pengiriman

      Barang datang melewati batas waktu yang disepakati sehingga sudah tidak dibutuhkan lagi.

      7. Kesepakatan Bisnis / Perjanjian Retur

      Beberapa transaksi memiliki klausul konsinyasi atau perjanjian bahwa barang yang tidak terjual bisa dikembalikan.

      Bagaimana Prosedur SOP Retur Barang?

      sop retur barang
      Return barang adalah proses pengembalian barang dari pembeli kepada penjual, baik karena kerusakan, ketidaksesuaian, maupun alasan lain yang telah disepakati. Proses ini memerlukan alur yang jelas agar pencatatan transaksi penjualan dan retur dapat berjalan akurat dan tidak menimbulkan selisih data.

      Prosedur pengembalian barang sesuai SOP memiliki 5 langkah dasar yang wajib Anda pahami dan terapkan. Cara mengembalikan paket barang sesuai dengan SOP ini meliputi:

      1. Penerimaan barang retur: Pihak gudang menerima barang yang pembeli kembalikan dan memeriksa kelengkapannya, seperti bukti pengembalian dan kondisi fisik barang.
      2. Pemeriksaan kondisi: Staf gudang memeriksa barang untuk memastikan apakah sesuai dengan alasan pengembalian, seperti kerusakan atau ketidaksesuaian.
      3. Pencatatan: Barang yang Anda terima harus tercatat dalam sistem SOP pengembalian barang, termasuk alasan dan status pengembalian.
      4. Pengembalian ke supplier: Jika barang rusak atau salah kirim, proses pengembalian ke supplier atau pihak terkait dapat Anda lakukan.
      5. Penyelesaian administrasi: Pembaruan dokumen atau laporan keuangan berlangsung dalam tahap ini, termasuk pengembalian dana jika ada.

      Berikut adalah ringkasan prosedur SOP retur barang gudang:

      Cara Retur Barang Penjelasan Singkat
      Penerimaan Barang Retur Pihak gudang menerima barang yang dikembalikan.
      Pemeriksaan Kondisi Staff gudang memeriksa kondisi barang yang dikembalikkan.
      Pencatatan Alasan dan status pengembalian barang yang diterima tercatat dalam sistem.
      Pengembalian Barang ke Supplier Proses pengembalian jika barang rusak atau salah kirim.
      Penyelesaian Administrasi Pembaruan dokumen atau laporan keuangan, termasuk pengembalian dana jika ada.

      Contoh Dokumen Retur Barang

      Berikut adalah tiga contoh dokumen retur barang.

      1. Surat Retur Barang B2B

      PT MAJU BERSAMA

      Jl. Sudirman No. 47, Jakarta Selatan 12190

      Telp: (021) 5550-1234  |  info@majubersama.co.id

      Surat Retur Barang

      No: SRB/2025/06/041

      Kepada Yth.

      CV Sumber Makmur

      Jl. Gatot Subroto No. 12, Bandung 40262

      Tanggal

      Jakarta, 10 Juni 2025

      Ref. PO: PO/2025/05/089

      Dengan hormat,

      Bersama surat ini, kami dari PT Maju Bersama menyampaikan pengajuan retur barang atas pengiriman yang kami terima pada 5 Juni 2025 dengan nomor DO DO/CV-SM/0612.

      Adapun barang yang kami kembalikan adalah sebagai berikut:

      No. Nama Barang Qty Alasan Retur Kondisi
      1 Laptop Dell Inspiron 15 3511 2 unit Layar mati saat pertama dihidupkan Kemasan asli, belum dipakai
      2 Mouse Logitech MX Master 3 5 unit Warna tidak sesuai PO (dikirim hitam, PO putih) Kemasan asli, tersegel

      Kami mohon agar barang pengganti atau pengembalian dana dapat diproses dalam waktu 7 hari kerja sejak surat ini diterima. Foto bukti kondisi barang dan salinan PO terlampir.

      Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

      Hormat kami,
      PT Maju Bersama

      Dewi Rahayu

      Kepala Divisi Pengadaan

      Lampiran: 3 dokumen
      Foto kondisi barang  ·  Salinan PO  ·  Surat Jalan

      2. Form Retur Retail

      retur

      Formulir Pengajuan Retur Barang

      TokoKita Official Store

      No. Formulir

      FPR-2025-00183

      A. Data Pembeli

      Nama Lengkap

      Budi Santoso

      No. Pesanan

      #TK-20250612-9812

      Email

      budi.santoso@email.com

      No. Telepon

      0812-3456-7890

      Alamat Pengiriman Asal

      Jl. Anggrek Raya No. 15, Kelurahan Cempaka, Kec. Banyumas, Purwokerto 53142

      B. Data Barang yang Diretur

      Nama Produk

      Sepatu Lari Nike Air Max 270 — Warna Putih

      SKU / Kode Produk

      NK-AM270-W-42

      Jumlah

      1 pasang

      Tanggal Diterima

      10 Juni 2025

      Harga Satuan

      Rp 1.250.000

      C. Alasan & Permintaan Retur

      Alasan Retur




      Permintaan Penyelesaian




      Keterangan Tambahan

      Sepatu yang diterima ukuran 42 terlalu sempit. Saya minta ditukar ke ukuran 43. Barang masih dalam kondisi baru, belum dipakai, dan kemasan masih tersegel. Foto terlampir.

      Status: Formulir Diterima & Diproses

      Diajukan: 12 Juni 2025, 09.47 WIB

      3. Nota Retur Toko

      Toko Grosir Nusantara

      BUKTI RETUR BARANG

      Jl. Pasar Legi No. 88 · Solo 57100 · (0271) 123-456

      No: RBR-250613-007
      13 Juni 2025

      Pelanggan: Warung Pak Hendra
      Alamat: Jl. Kenanga No. 5, Klaten
      No. Faktur Asal: INV/2025/06/412
      Tgl. Faktur: 8 Juni 2025
      Penerima: Anton (Gudang)

      Nama BarangQtyHargaSubtotal
      Minyak Goreng Bimoli 2L
      Alasan: kadaluarsa, exp 01/06/25

      12 pcs
      32.000
      384.000

      Susu UHT Ultra Mimi 200ml
      Alasan: kemasan penyok/bocor

      24 pcs
      5.000
      120.000

      Total Item Diretur36 pcs
      TOTAL KREDITRp 504.000

      Resolusi: Dikreditkan ke faktur berikutnya
      Disetujui oleh: Hendra Wijaya (Manajer Toko)

      Yang Menyerahkan

      Anton

      Gudang / Penerima

      Yang Menerima

      Dian Pratiwi

      Sales Representative

      Dokumen ini sah tanpa tanda tangan basah · Simpan sebagai arsip

      Tips Melakukan Retur Barang yang Benar di Gudang

      Berikut enam tips jitu jika Anda ingin melakukan retur barang.

      1. Periksa Barang Secara Teliti

      Pastikan barang yang akan dikembalikan sesuai dengan kebijakan pengembalian, seperti tidak rusak, tidak digunakan, dan masih dalam kondisi layak. Dokumentasikan kondisi barang dengan foto sebelum proses dimulai sebagai bukti visual jika terjadi perselisihan dengan supplier.

      2. Lengkapi Dokumen Pendukung

      Sertakan dokumen penting seperti faktur, surat jalan, purchase order, dan form pengembalian yang telah diisi lengkap. Pastikan semua dokumen ini sudah disiapkan sebelum barang diserahkan agar prosesnya tidak terhambat di tengah jalan.

      3. Patuhi Batas Waktu Pengembalian

      Lakukan pengembalian dalam periode yang ditentukan oleh kebijakan perusahaan atau supplier untuk menghindari penolakan.

      4. Lakukan Pemeriksaan Kualitas oleh Tim Gudang

      Tim gudang harus memeriksa kondisi barang secara menyeluruh dan mencatat alasan pengembalian dengan jelas, termasuk nomor referensi, jumlah barang, kondisi fisik, dan alasan spesifik pengembalian.

      5. Catat dan Dokumentasikan dengan Benar

      Pastikan setiap pengembalian tercatat lengkap dalam sistem, mulai dari nomor referensi, jumlah dan kondisi barang, hingga alasan pengembalian. Setelah proses selesai, segera perbarui data stok: apakah barang kembali masuk ke gudang atau langsung dihapus dari sistem inventaris.

      6. Komunikasi dengan Supplier

      Hubungi supplier untuk memproses pengembalian atau klaim sesuai dengan prosedur yang telah disepakati. Pastikan ada konfirmasi tertulis dari supplier sebagai bukti bahwa retur sudah diakui dan sedang diproses.

      Untuk itu, mengelola bisnis Anda dengan sistem manajemen inventory adalah salah satu strategi yang bisa dipertimbangkan. Terutama, ketika Anda memiliki banyak supplier dan pembeli dan ingin tracking tanpa ribet.

      Jika hal yang Anda khawatirkan mengenai software inventaris adalah perihal harga sistem, Anda dapat mengetahuinya melalui skema harga berikut. Dengan klik satu kali pada banner di bawah ini, Anda akan mendapat daftar harga sistem gudang terbaik di Indonesia!

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Apa yang Terjadi Jika Retur Barang Tidak Sesuai SOP?

      Retur yang tidak mengikuti SOP berdampak langsung pada tiga hal utama:

      • Stok tidak akurat: barang yang tidak tercatat dengan benar menyebabkan data inventaris meleset dan reverse logistics yang buruk, yang ujungnya mengganggu perencanaan pembelian dan produksi.
      • Keuangan terganggu: klaim atau pengembalian dana ke supplier sulit diproses tanpa dokumentasi yang sah, sehingga laporan biaya dan keuntungan ikut terpengaruh.
      • Kepercayaan menurun: pelanggan yang mengalami proses retur lambat cenderung tidak kembali, sementara supplier yang sering menerima klaim tanpa dokumen lengkap akan lebih sulit diajak bernegosiasi.

      Dalam jangka panjang, ketiga dampak ini saling memperburuk satu sama lain dan bisa menjadi beban operasional yang signifikan.

      Di sinilah aplikasi stok barang berperan. Ia berfungsi untuk memastikan setiap proses pengembalian berjalan sesuai SOP secara konsisten, mulai dari pencatatan, pembaruan stok, hingga pengelolaan dokumen.

      Kesimpulan

      Proses pengembalian barang yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu berbagai masalah. Mulai dari kesalahan pencatatan stok, kerugian finansial, hingga menurunnya kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, menerapkan SOP yang jelas di setiap tahapan retur menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko tersebut.

      Lebih dari sekadar urusan operasional, pengelolaar yang terstruktur juga mencerminkan profesionalisme bisnis Anda di mata pelanggan maupun mitra. Dengan sistem dan prosedur yang tepat, gudang Anda bisa menjadi lebih rapi dan proses pengembalian lebih tertata.

      Inventory_Definisi

      Pertanyaan Seputar Retur Barang

      • Apakah barang COD bisa di retur?

        Anda bisa mengembalikan barang COD jika toko atau penjual menyediakan opsi retur. Pastikan untuk memeriksa syarat dan ketentuan retur sebelum membeli.

      • Retur pembelian dicatat dimana?

        Retur pembelian dicatat oleh tim keuangan atau inventaris perusahaan dalam sistem mereka. Pastikan selalu memperbarui status barang retur di sistem tersebut.

      • Apakah akibat retur penjual bagi pihak penjual?

        Retur dapat mempengaruhi reputasi penjual dan mengurangi keuntungan, terutama jika sering terjadi. Penjual juga perlu menanggung biaya pengembalian dan memproses barang atau paket retur.

      • Retur ongkir ditanggung siapa?

        Kewajiban retur ongkir biasanya ada pada pembeli, kecuali jika barang yang diterima rusak atau salah kirim. Pastikan untuk memeriksa kebijakan retur dari penjual sebelum melakukan pengembalian.

      Nabila Zulfa Damayanti

      Content Writer

      Nabila sudah menjadi spesialis yang berpengalaman selama lebih dari 2 tahun dalam bidang penulisan topik ERP. Dalam prosesnya, topik penulisan yang diangkat meliputi implementasi sistem ERP, integrasi proses bisnis, serta pemanfaatan ERP untuk meningkatkan efisiensi dan visibilitas operasional perusahaan.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya