CNBC Awards

12 HR Chatbot Terbaik Untuk Mengotomatiskan Kinerja HRD

Diterbitkan:

Tim HR Anda mungkin tidak sadar sudah menjawab pertanyaan “sisa cuti saya berapa?” lebih dari 200 kali bulan ini. Pola seperti ini cepat menumpuk karena pertanyaannya datang dari banyak orang, di jam yang berbeda, dan seringnya butuh jawaban cepat. Akhirnya waktu HR habis untuk hal repetitif, padahal ada pekerjaan yang lebih berdampak seperti pengembangan talent dan program engagement.

HR chatbot hadir bukan untuk menggantikan fungsi HR, tapi untuk menyerap pertanyaan-pertanyaan rutin yang sebenarnya bisa dijawab sistem. Pertanyaannya tinggal satu, chatbot seperti apa yang paling pas untuk kebutuhan dan budaya kerja perusahaan di Indonesia?

Key Takeaways

  • HR Chatbot merupakan program berbasis AI yang dibuat untuk meniru percakapan antara perusahaan dengan karyawan atau calon karyawan.
  • HR chatbot menjadi relevan ketika tim HR menghabiskan lebih banyak waktu menjawab pertanyaan repetitif daripada menangani pekerjaan strategis
  • Memilih software yang tepat, membangun budaya digital, dan memastikan ketersediaan dukungan dan pelatihan adalah langkah efektif dalam mengimplementasikan chatbot HR.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Rekomendasi Singkat HR Chatbot Terbaik

      Daftar ini bukan ranking “terbaik ke terburuk” karena chatbot yang tepat tergantung skala perusahaan, budget, dan masalah spesifik yang ingin diselesaikan. Saya kelompokkan berdasarkan kekuatan masing-masing: all-in-one HR assistant, fokus rekrutmen, atau platform general yang bisa dikustomisasi untuk HR.

      Software Ideal Untuk Fitur Utama Lingkup Implementasi
      HashMicro Perusahaan dengan kebutuhan HR end-to-end. Cuti, klaim, kehadiran, approval, laporan. Cloud-based, integrasi HRIS end-to-end.
      Botsify Organisasi yang ingin memanfaatkan chatbot lintas kanal. Flow builder, multi-channel, no-code. Small–mid business, omnichannel communication.
      AskHR Perusahaan yang membutuhkan asisten HR cepat. Integrasi sistem kerja, akses dokumen, layanan 24 jam. Mid–large companies, HR admin support.
      HappyFox Tim HR dengan volume tiket dan pertanyaan tinggi. Live chat, helpdesk integration, ticketing. Large teams, global support, multi-language ops.
      Humanly Divisi rekrutmen yang fokus pada screening & interview. Interview analytics, personalized screening, ATS integration. Small–enterprise HR recruitment pipelines.
      Leena.ai Organisasi dengan kebutuhan otomasi across departments. Multi-bahasa, custom workflow, ticketing. Enterprise-level, multi-function operations.
      HubSpot Chat Builder Tim kecil yang ingin chatbot simple untuk kebutuhan dasar. Auto-chat customization, easy setup. Small businesses, basic HR/website inquiries.

      HR Chatbot dalam Operasional HR Modern

      Kalau pertanyaan HR yang paling sering muncul itu soal cuti, slip gaji, benefit, atau status rekrutmen, HR chatbot dibuat untuk menyerap semuanya lewat percakapan. Ini adalah program berbasis AI yang meniru cara HR merespons, sehingga karyawan dan kandidat bisa mendapat jawaban cepat tanpa harus menunggu jam kerja tim HR.

      Dengan Natural Language Processing (NLP), chatbot bisa memahami bahasa sehari-hari, termasuk pertanyaan yang tidak rapi formatnya. Ia menangkap maksud pertanyaan, lalu memberi jawaban yang relevan, bukan sekadar mengarahkan orang ke dokumen yang panjang.

      Apakah HR Chatbot Worth It untuk Tim Anda?

      Mari kita menghitung dulu apakah investasi ini masuk akal.

      Rata-rata HR admin menerima 15-20 pertanyaan repetitif per hari, pertanyaan terkait sisa cuti berapa, kapan gaji masuk, cara klaim reimburse gimana, dan sebagainya. Kalau setiap pertanyaan butuh 5 menit untuk dijawab (cek data, balas chat, follow up), itu 100 menit per hari atau sekitar 8 jam per minggu. Satu hari kerja penuh, setiap minggu, hanya untuk jawab pertanyaan yang jawabannya sebenarnya sama.

      Kalau gaji HR admin Rp 7 juta per bulan, satu hari kerja bernilai sekitar Rp 350.000. Dalam setahun, perusahaan mengalokasikan Rp 16-18 juta hanya untuk pertanyaan repetitif, belum termasuk pekerjaan strategis yang tertunda karena admin kewalahan.

      Dalam kasus ini, Chatbot menjadi sangat worth it kalau biaya langganan per tahun lebih kecil dari nilai waktu yang bisa dialihkan ke pekerjaan lain. Kalau tidak, mungkin solusi yang lebih sederhana seperti FAQ page atau template respons sudah cukup.

      Dampak Positif Chatbot Dari Perspektif Setiap Pihak

      • Untuk HR admin: Tidak perlu jawab pertanyaan yang sama 10 kali sehari. Waktu bisa dialokasikan untuk pekerjaan yang butuh keahlian, bukan sekadar copy-paste informasi.
      • Untuk karyawan: Dapat jawaban kapan saja tanpa tunggu jam kerja. Proses pengajuan cuti atau reimburse lebih cepat dan statusnya bisa dilacak sendiri.
      • Untuk manajemen: Biaya per transaksi HR turun. Tim HR bisa berkontribusi ke inisiatif strategis, bukan hanya mengelola administrasi.

      Kapan Perusahaan Membutuhkan HR Chatbot?

      Banyak perusahaan tertarik pakai HR chatbot, tapi kebutuhan tiap tim berbeda. Cara paling aman adalah melihat pola kerja HR sehari-hari dan volume pertanyaan yang masuk. Tanda-tanda perusahaan mulai butuh HR chatbot mulai terlihat saat beban layanan HR sudah sering “menumpuk” dan respons manual mulai jadi bottleneck, misalnya:

      • Karyawan sudah lebih dari 100 orang
      • Pertanyaan administratif menyita sebagian besar waktu HR
      • Ada shift atau lokasi kerja berbeda
      • Keluhan soal respons HR lambat makin sering
      • Onboarding kerap makan waktu lebih dari 2 minggu.
      Expert’s Review

      “Ekspektasi karyawan terhadap kecepatan layanan internal sudah berubah. Mereka terbiasa dengan respons instan di hampir semua aspek kehidupan. HR chatbot membantu organisasi memenuhi standar employee experience yang relevan dengan kondisi saat ini”

      — Jessica Chandra, Senior HR Manager 

      12 Software HR Chatbot Terbaik 

      Dengan banyaknya pilihan HR chatbots di pasaran, memilih yang terbaik bisa menjadi tantangan. Berikut ini adalah 12 software HR chatbot terbaik yang dapat membantu mengoptimalkan kinerja HR di perusahaan Anda.

      1. Hashy AI untuk HR dari HashMicro

      Hashy AI untuk HR dari HashMicro hr chatbot

      Hashy AI untuk HR adalah solusi terdepan di Indonesia yang dipercaya oleh lebih dari 2.000 perusahaan di seluruh Asia Tenggara. Aplikasi ini menyediakan sistem canggih yang mengoptimalkan manajemen SDM dan memastikan kelancaran proses operasional HR.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Hashy AI untuk HR:

      1. Permintaan cuti: Fitur ini mengotomatiskan proses pengajuan dan pelacakan cuti oleh karyawan.
      2. Permintaan klaim pengeluaran: Fitur Hashy AI ini mengotomatiskan pengajuan klaim pengeluaran yang selanjutnya diarahkan untuk manager proses dan setujui.
      3. Pemantauan status kehadiran: Hashy memungkinkan karyawan memantau status kehadiran mereka, membantu mereka tetap terinformasi tentang tren kehadiran dan ketepatan waktu.
      4. Tinjau, setujui, atau tolak permintaan: Dengan fitur ini, manajer dapat dengan cepat meninjau dan menanggapi permintaan cuti, pengeluaran, uang muka, perjalanan dinas, dan lembur dari karyawan.
      5. Pembuatan laporan: Hashy dapat menyusun dan menghasilkan laporan terperinci tentang cuti, pengeluaran, uang muka, perjalanan dinas, dan lembur, membantu dalam pengawasan manajerial dan perencanaan sumber daya.

      Apakah Anda tertarik untuk mencoba Hashy AI untuk HRD dari HashMicro? Klik banner di bawah ini dan dapatkan informasi tentang fitur, manfaat, dan skema harga yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      2. Botsify AI untuk HRD

      botsify hr chatbot

      Botsify adalah platform chatbot no-code yang dirancang untuk berbagai kanal komunikasi seperti website, Facebook, WhatsApp, dan SMS. Aplikasi ini memungkinkan pembuatan chatbot yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk untuk fungsi-fungsi HR.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Botsify:

      1. Pembuatan alur navigasi
      2. Dukungan multi-kanal
      3. No-code

      3. AskHR

      askhr hr chatbot

      AskHR adalah asisten virtual yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan administratif HR secara efisien selama 24 jam. Aplikasi ini mudah digunakan dan dapat membantu menjawab berbagai pertanyaan terkait HR.

      Berikut adalah fitur-fitur dari AskHR:

      1. Integrasi dengan software manajemen kerja
      2. Mampu mengakses dokumentasi perusahaan
      3. Layanan 24 Jam

      4. HappyFox

      happyfox hr chatbot

      HappyFox adalah software HR helpdesk yang menawarkan berbagai fitur. Platform ini membantu meningkatkan efisiensi operasional dengan menyediakan dukungan multi-bahasa dan sistem ticketing untuk masalah yang lebih kompleks.

      Berikut adalah fitur-fitur dari HappyFox:

      1. Respon chat real-time
      2. Integrasi dengan sistem help desk
      3. Sistem ticketing

      5. Humanly

      humanly hr chatbot

      Humanly adalah chatbot yang fokus pada satu fungsi HR, yaitu rekrutmen, mulai dari integrasi dengan ATS, screening, sistem penjadwalan, asistensi wawancara, hingga analisis data kandidat.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Humanly:

      1. Analisis wawancara
      2. Screening yang dipersonalisasi
      3. Integrasi dengan ATS

       

      6. Leena.ai

      leenaai hr chatbot

      Leena.ai adalah chatbot yang dapat menjawab berbagai kebutuhan departemen dengan jangkauan data yang lebih luas. Aplikasi ini melayani berbagai departemen, mulai dari keuangan hingga HR.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Leena.ai:

      1. Multi-bahasa
      2. Kustomisasi sesuai kebutuhan
      3. Terdapat sistem tiket

      7. Hubspot Chat Builder

      hubspot chatbot HR

      Hubspot Chat Builder adalah chatbot sederhana yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan, termasuk untuk fungsi HR meskipun tidak secara khusus dirancang untuk itu.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Hubspot Chat Builder:

      1. Kustomisasi chat otomatis
      2. Sederhana dan mudah digunakan

      8. Paradox AI HR

      paradox hr chatbot

      Paradox adalah HR chatbot yang fokus pada rekrutmen, mencakup proses screening hingga onboarding. Olivia, persona yang mereka sematkan pada chatbot ini, menawarkan pengalaman interaktif dengan bahasa luwes dan emoji.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Paradox:

      1. Persona Olivia untuk menciptakan pengalaman obrolan yang lebih imersif.
      2. Bahasa luwes dengan emoji
      3. Personalized screening

       

      9. ProProfs Chat

      ProProfs Chat hr chatbot

      ProProfs Chat adalah chatbot sederhana yang lebih fokus pada sales dan customer service. Meski lebih fokus pada fungsi sales dan customer service, aplikasi chatbot HR ini juga bisa Anda sesuaikan untuk memenuhi kebutuhan HR.

      Berikut adalah fitur-fitur dari ProProfs Chat:

      1. Kustomisasi sederhana
      2. Laporan real-time

      10. Workativ

      Workativ hr chatbot

      Workativ adalah chatbot berbasis AI yang mengakomodasi berbagai fungsi HR dan IT. Aplikasi ini menangani permasalahan administratif maupun teknis yang sering karyawan hadapi.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Workativ:

      1. Integrasi dengan berbagai software
      2. Integrasi dengan layanan IT
      3. Dasbor analisis

      11. Phia

      phia hr chatbot

      PeopleHum mengembangkan Phia, HR chatbot yang mereka rancang untuk menjawab pertanyaan dan menerima permintaan berdasarkan skema data yang relevan.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Phia:

      1. Integrasi dengan Microsoft Teams
      2. Integrasi dengan Slack
      3. Respons berdasarkan data relevan

      12. Eightfold

      Eightfold hr chatbot

      Eightfold adalah platform AI untuk manajemen tenaga kerja, khususnya bagi perusahaan multinasional besar. Software HRM ini membantu mengelola dan mengembangkan potensi tenaga kerja secara efektif.

      Berikut adalah fitur-fitur dari Eightfold:

      1. Deep learning untuk analisis potensi tenaga kerja
      2. Career plan untuk karyawan
      3. Langkah strategis untuk perusahaan

      Apa yang Berubah Setelah Pakai HR Chatbot?

      Daripada list manfaat yang abstrak, berikut gambaran perubahan yang biasanya terjadi dalam 3 bulan pertama implementasi.

      • Pertanyaan “sisa cuti berapa” hilang dari inbox HR. Pertanyaan ini biasanya muncul 20-30 kali per bulan di perusahaan dengan 100+ karyawan. Setelah chatbot aktif, karyawan cek sendiri lewat chat. HR admin tidak lagi jadi “mesin penjawab” untuk informasi yang sebenarnya sudah ada di sistem.
      • Pengajuan cuti dan reimburse tidak menumpuk di akhir bulan. Karena karyawan bisa submit kapan saja lewat chatbot, termasuk malam atau weekend. Pengajuan tersebar lebih merata. HR tidak lagi kewalahan proses 50 request di hari terakhir bulan.
      • Karyawan baru tidak perlu tanya hal yang sama berulang kali. Onboarding checklist, kebijakan cuti, cara akses sistem, semua bisa dijawab chatbot. HR cukup handle pertanyaan yang benar-benar butuh penjelasan personal.
      • Tim HR punya data konkret tentang apa yang karyawan bingungkan. Dashboard chatbot menunjukkan pertanyaan apa yang paling sering muncul. Kalau 40% pertanyaan soal kebijakan reimburse, mungkin policy-nya perlu diperjelas—bukan chatbot-nya yang perlu di-upgrade.
      • Response time HR turun drastis untuk kasus yang benar-benar butuh manusia. Karena tidak lagi tenggelam di pertanyaan rutin, HR bisa respons lebih cepat untuk kasus seperti konflik tim, diskusi promosi, atau karyawan yang butuh support.

      Ekspektasi yang Realistis

      Perubahan di atas tidak terjadi di hari pertama. Biasanya butuh 2-4 minggu sampai karyawan terbiasa pakai chatbot, dan 2-3 bulan sampai tim HR benar-benar merasakan perbedaan workload.

      Yang juga perlu dipahami, chatbot hanya sebaik data yang dimasukkan. Kalau knowledge base tidak lengkap atau tidak di-update, karyawan akan frustrasi dan balik tanya ke HR secara langsung. Maintenance chatbot adalah komitmen berkelanjutan, bukan setup sekali jadi.

      Praktik Terbaik dalam Mengimplementasikan Chatbot HR

      Untuk mengoptimalkan penggunaan HR Chatbot, penting untuk mengikuti langkah-langkah yang tepat. Berikut adalah praktik terbaik yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.

      1. Pilih software yang tepat
        Pemilihan HR chatbot yang sesuai dengan kebutuhan, skala bisnis, dan anggaran perusahaan sangat penting. Evaluasi fitur yang berbagai vendor software tawarkan dan pastikan dapat Anda integrasikan dengan sistem HR yang sudah ada di perusahaan, termasuk memahami jenis software HRM yang digunakan.
      2. Bangun budaya digital di organisasi
        Agar penggunaan HR chatbots efektif, organisasi harus memiliki budaya digital yang kuat. Edukasi tim tentang pentingnya teknologi digital, kemudian adakan pelatihan untuk membangun pemahaman mengenai penggunaan chatbot dalam HR.
      3. Pelajari dan sesuaikan fitur dengan kebutuhan
        Sebelum mengimplementasikan chatbot HR, pelajari fitur HR software yang vendor tersebut tawarkan. Identifikasi kebutuhan HR yang paling mendesak, kemudian pilih fitur chatbot yang dapat mengatasi masalah tersebut secara langsung.
      4. Pastikan dukungan dan pelatihan tersedia
        Pilih penyedia layanan yang menawarkan dukungan pelatihan yang mudah Anda akses serta layanan purna jual yang efektif. Pastikan bahwa penyedia layanan menyediakan sesi pelatihan dan layanan purna jual untuk pemecahan masalah teknis.

      Kesimpulan

      HR chatbot adalah asisten virtual yang membantu mengotomatiskan tugas-tugas HR yang repetitif, seperti menjawab pertanyaan karyawan, mendukung proses rekrutmen awal, hingga membantu pengelolaan cuti. Dengan dukungan AI, chatbot juga membantu menjaga alur kerja HR tetap rapi dan respons lebih cepat.

      Di banyak perusahaan, HR chatbot paling efektif saat terhubung dengan sistem HR yang sudah digunakan, sehingga informasi dan proses berjalan konsisten dalam satu alur. Integrasi ini biasanya mengurangi pengecekan manual, mempercepat layanan ke karyawan, dan membuat data lebih mudah ditelusuri saat dibutuhkan.

      Jika Anda ingin menilai apakah HR chatbot cocok untuk operasional Anda, pertimbangkan untuk mencoba demo atau pilot kecil terlebih dulu. Dari sana, Anda bisa mengukur dampaknya pada waktu respons, beban kerja HR, dan pengalaman karyawan sebelum melakukan implementasi penuh.

      HRM

      Pertanyaan Seputar HR Chatbot

      • Apa itu HR Chatbot?

        HR Chatbot adalah asisten virtual yang meniru percakapan manusia dengan kandidat dan karyawan untuk mengotomatisasi berbagai fungsi, seperti penyaringan kandidat, penjadwalan wawancara, mengelola rujukan karyawan, dan lainnya.

      • Bagaimana cara membuat HR Chatbot?

        Buat alur kerja dan template percakapan di saluran komunikasi perusahaan, memungkinkan karyawan untuk memeriksa status cuti, mengajukan cuti, dan mengirim konfirmasi ke tim HR.

      • Bisakah AI menggantikan HR?

        Ya, AI akan menggantikan sebagian organisasi HR, dan itu adalah hal yang positif. Saya sangat mengagumi profesi sumber daya manusia. Mereka bertanggung jawab untuk perekrutan, pengembangan, pengembangan kepemimpinan, serta menangani beberapa isu bisnis yang paling penting.

      Reno Wicaksana

      Senior Content Writer on HRIS

      Reno adalah HRM Specialist dan senior content writer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Secara konsisten mengangkat topik artikel seputar performance management, rekrutmen dan pengembangan SDM, manajemen talenta, dan sistem HRIS untuk pengelolaan karyawan.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya