Dalam manajemen inventaris, pemilihan metode pencatatan stok yang tepat penting untuk memastikan efisiensi operasional dan akurasi laporan keuangan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode periodik.
Metode ini mengharuskan perusahaan untuk memperbarui jumlah inventaris pada interval waktu tertentu misalnya setiap bulan atau setiap kuartal. Meskipun lebih sederhana dibandingkan dengan sistem perpetuasi, metode periodik memiliki keunggulan dalam hal kemudahan penerapan dan biaya yang lebih rendah.
Menurut data dari National Association of Wholesaler-Distributors, sekitar 60% perusahaan kecil dan menengah masih mengandalkan metode periodik untuk mengelola inventaris mereka.
Hal ini menunjukkan bahwa metode ini tetap menjadi pilihan yang relevan terutama bagi bisnis yang ingin menjaga biaya operasional tetap efisien tanpa kehilangan akurasi dalam pencatatan stok barang.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Apa itu Metode Periodik?
Metode Periodik adalah metode pencatatan persediaan di mana jumlah stok di gudang tidak diperbarui secara real-time. Pencatatan dan penilaian persediaan hanya dilakukan di akhir periode akuntansi seperti setiap bulan, kuartal, atau tahun.
Dalam metode ini, pembelian barang dagangan dicatat sebagai akun “pembelian”, bukan langsung ke akun persediaan.
Kelebihan Metode Periodik
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa persediaan adalah unsur yang sangat penting pada suatu perusahaan. Dalam perusahaan manufaktur, persediaan meliputi bahan baku yang berguna dalam proses produksi sehingga menghasilkan barang jadi. Sedangkan dalam perusahaan dagang, inventaris hanya terdiri dari barang dagangan saja.
Meskipun demikian, keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meraih keuntungan sebesar besarnya. Untuk memastikan hal tersebut maka banyak perusahaan yang menggunakan metode ini.Berikut beberapa keuntungan antara lain sebagai berikut:
1. Pelaksanaan mudah
Manfaat utama yang akan Anda rasakan saat menggunakan metode periodik adalah pelaksanaannya yang mudah dan relatif murah untuk Anda implementasikan.
Melalui perhitungan fisik atau periodik ini, kuantitas persediaan akan dengan mudah Anda ketahui contohnya dalam kilogram atau lainnya . Sehingga nilai persediaan dapat Anda hitung dengan cara mengalikan jumlah kuantitas persediaan dengan harganya.
2. Kebutuhan biaya dan waktu relatif rendah
Kelebihan kedua yang harus Anda ketahui saat mengimplementasikan metode periodik adalah biaya yang perusahaan keluarkan relatif murah dan perusahaan dapat dengan cepat mengetahui jumlah persediaan yang ada di gudang sehingga perusahaan dapat mengetahui persediaan secara akurat.
Selain itu, dengan metode ini, persediaan yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan (counting) perlu dihitung. Dan metode ini nantinya akan tersedia poin-poin penting untuk menentukan harga pokok penjualan (HPP).
3. Menggunakan jumlah SDM yang sedikit
Kelebihan ketiga yang akan Anda rasakan saat menggunakan metode periodik adalah perusahaan Anda dapat mengelola inventaris dengan lebih baik dan menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Tanpa memerlukan tenaga khusus untuk mengelola dan mencatat inventaris Anda, sehingga dapat menghemat biaya.
Metode periodik akan menghitung inventaris atau produk perusahaan pada akhir periode, lalu menggunakan informasi ini untuk menyeimbangkan buku besar mereka. Kemudian perusahaan akan menerapkan saldo atau perhitungan ke awal akuntansi baru.
Kekurangan Metode Periodik
Selain beberapa kelebihan di atas, metode periodik ternyata juga memiliki berbagai kelemahan. Dalam penerapannya, sistem periodik ini kurang cocok untuk perusahaan yang memiliki berbagai jenis persediaan atau inventaris.
Selain itu, sistem ini juga memiliki beberapa kekurangan lainnya, antara lain sebagai berikut:
1. Estimasi kurang akurat
Kelemahan pertama pada metode periodik ini adalah estimasi kurang akurat dan persediaannya tidak dapat perusahaan ketahui setiap saat. Sehingga rentan terjadi kesalahan hitung jumlah inventaris. Untuk mengetahui persediaannya, maka Anda harus menghitungnya secara fisik.
Bahkan jika terjadi kehilangan barang tidak dapat perusahaan ketahui secara langsung dan permasalahannya semakin rumit. Metode periodik ini akan banyak digunakan pada jenis usaha yang mengutamakan dan mengharuskan untuk memonitor jumlah persediaan secara fisik.
Pada metode ini setiap pemasukan dan pengeluaran persediaan akan tercatat dalam perkiraan yang berbeda yaitu pembelian dan penjualan. Untuk estimasi yang lebih akurat, Anda dapat menggunakan sistem manajemen inventaris yang dapat membantu Anda dalam mengelola inventaris dan barang di gudang menjadi lebih efisien dan akurat.
2. Perlu penyesuaian yang signifikan
Kekurangan dari sistem pencatatan persediaan metode ini yang kedua adalah persediaan pada awal dan akhir periode tidak dapat diketahui. Sehingga perusahaan tidak dapat mengetahui besarnya persediaan atau inventaris yang mereka miliki pada saat tertentu dan tidak dapat mengetahui harga pokok barang yang mereka jual untuk setiap transaksi penjualan yang perusahaan lakukan.
Hal tersebut karena setiap terjadi penjualan tidak dilakukan pencatatan Harga Pokok Penjualan (HPP). Harga Pokok Penjualan (HPP) akan dihitung pada akhir periode secara agregat. Untuk itu perlu penyesuaian yang signifikan bagi perusahaan yang baru menerapkan sistem ini.
Baca juga: Pentingnya Mengelola Inventaris Kantor bagi Perusahaan Anda
3. Tidak cocok untuk bisnis skala besar
Kelemahan lain dari pendekatan periodik adalah tidak cocok dengan skala bisnis yang besar, bahkan metode ini cenderung memperlambat pemrosesan pelaporan keuangan jangka pendek, seperti tiga dan enam bulan. Sehingga Anda perlu memperkirakan inventaris Anda dan memperkirakan harga pokok penjualan.
Faktanya, perkiraan ini mungkin berbeda secara signifikan dari COGS (biaya penjualan) ketika perhitungan fisik langsung telah perusahaan lakukan. Metode pencatatan periodik ini tidak cocok untuk bisnis skala besar. Akan tetapi, cocok untuk perusahaan yang menjual barang yang harganya relatif murah tapi frekuensi penjualannya cukup tinggi.
Dalam kata lain, lebih sesuai pada perusahaan eceran/ritel yang mempunyai banyak macam persediaan barang dagangan. Untuk bisnis berskala besar dan memiliki persedian yang banyak dan beragam Anda dapat mengimplementasikan software inventory yang dapat membantu Anda dalam mengotomatisasi proses stock opname dan memudahkan perusahaan untuk mengelola inventaris menjadi lebih efektif dan terintegrasi.
Berikut adalah ringkasan kelebihan dan kekurangan dari metode periodik:
| Kelebihan | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Pelaksanaan mudah | Kuantitas persediaan akan dengan mudah diketahui, contohnya dalam kilogram, meter, dan sebagainya. |
| Jumlah SDM yang sedikit | Tidak memerlukan tenaga khusus untuk mengelola inventaris, sehingga dapat menghemat biaya. |
| Kekurangan | Penjelasan Singkat |
| Estimasi kurang akurat | Rentan terjadi kesalahan hitung jumlah inventaris. |
| Tidak cocok untuk bisnis skala besar | Metode ini cenderung memperlambat pemrosesan pelaporan keuangan jangka pendek |
Contoh Bisnis yang Menggunakan Sistem Periodik
Metode periodik adalah sistem pencatatan inventaris yang memungkinkan untuk mencatat seluruh transaksi pembelian ke dalam akun sementara. Pada metode ini, Anda harus melakukan pengecekan secara fisik terhadap persediaan barang/inventaris di akhir periode, atau stock opname.
Metode periodik hanya cocok untuk bisnis dengan barang dengan persediaan relatif terbatas, volume penjualan yang relatif kecil, dan varian barang terbatas. Sehingga sangat tidak cocok untuk perusahaan dengan persediaan yang banyak hingga jutaan karena sangat tidak mungkin untuk melakukan perhitungan satu persatu atau manual.
Metode periodik ini pada umumnya cocok untuk perusahaan yang memiliki jumlah barang banyak, tetapi nilainya kecil serta harga jualnya yang stabil. Seperti toko kelontong/grosir, perusahaan ritel dan pasar swalayan.
Hal tersebut karena sangat tidak mungkin jika pemilik usaha atau staf di pasar swalayan untuk menghitung jumlah stok barang setiap harinya. Karena tidak efisien dan memakan waktu. Maka dari itu, metode periodik ini sebagai cara yang tepat dalam mencatat dan mendata persediaan pada tipe bisnis ini.
Kelola Inventaris Perusahaan dengan Software Inventory
Metode periodik adalah salah satu solusi dalam menghitung dan mendata inventaris perusahaan. Akan tetapi tidak semua jenis bisnis akan cocok apabila menerapkan metode ini. Hal tersebut karena metode ini masih dilakukan secara manual dan sangat tidak memungkinkan Anda gunakan untuk skala bisnis yang besar.
Untuk itu Anda bisa menggunakan solusi alternatif untuk mencatat dan mendata inventaris perusahaan Anda, salah satunya dengan menggunakan software inventory yang reliable. Software inventory mampu membantu Anda dalam mengelola inventaris perusahaan mulai dari mengatur perpindahan stok dari satu lokasi ke lokasi gudang atau toko Anda yang lain secara otomatis dan terintegrasi.
Serta mempermudah kegiatan operasional seperti pelacakan lokasi barang, inventarisasi, dan pembuatan laporan permintaan atau restocking ke supplier yang berjalan secara otomatis. Inventory Management Software memiliki fitur yang lengkap untuk berbagai macam kebutuhan perusahaan.
Melalui implementasi Software Inventory, pemantauan stok barang dapat dilakukan secara online dan real-time yang memungkinkan Anda untuk mengetahui barang atau produk apa yang paling laku dan juga cepat habis. Selain itu, stok barang online juga dapat mendata nilai dan jumlah barang secara otomatis sehingga dapat mempermudah pekerjaan seorang staf gudang.
“Bisnis yang masih mengandalkan metode periodik sering menghadapi ketidakpastian data inventaris. Oleh karena itu, solusi seperti sistem inventory sangat krusial untuk memberikan visibilitas dan akurasi real-time yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.”
– Anandia Denisha, Regional Manager
Kesimpulan
Metode periodik adalah salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam pengelolaan inventaris, terutama bagi perusahaan yang lebih memilih kemudahan dan efisiensi biaya dalam pencatatan stok.
Dengan menggunakan metode ini, bisnis dapat mengupdate jumlah inventaris pada interval waktu tertentu, seperti bulanan atau kuartalan, tanpa perlu melacak setiap transaksi secara real-time. Meskipun lebih sederhana, metode ini tetap efektif dalam memastikan akurasi stok barang dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan.
Jika Anda tertarik untuk menerapkan metode ini dalam bisnis Anda, konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim expert kami untuk mendapatkan solusi yang tepat dan efisien.
FAQ Seputar Metode Periodik
-
Bisnis seperti apa yang cocok menggunakan metode periodik?
Metode periodik cocok untuk bisnis yang memiliki volume transaksi sangat tinggi dengan harga per unit produk yang relatif rendah.
-
Mengapa sebuah bisnis memilih metode periodik?
Bisnis sering memilih metode periodik karena kesederhanaan dan biaya implementasinya yang lebih rendah. Metode ini sangat ideal untuk perusahaan dengan volume transaksi tinggi yang menjual barang berharga rendah, seperti toko ritel atau distributor, yang mana pencatatan transaksi satu per satu akan memakan terlalu banyak waktu.
-
Apa solusi untuk mengatasi kelemahan metode periodik?
Untuk mengatasi kelemahan utama metode periodik, banyak bisnis beralih ke software manajemen inventaris yang menggunakan metode perpetual untuk mengantisipasi stok produk yang bisa berjumlah sampai jutaan dan pergerakan harga produk yang lebih sering.









