CNBC Awards
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Hai, Hashy! Tolong buatkan perbandingan P&L Q2 vs Q1

Laporan Perbandingan P&L Q2 vs Q1

2MB, File XLSX

Buka Simpan
Berapa prediksi permintaan Kaos Polo di Q1 2026?
Prediksi permintaan Kaos Polo Q1 2026 stabil, dengan sedikit kenaikan di Februari dan permintaan konsisten sepanjang Maret.
Tren Permintaan Q1 2026
528 pcs
Hai, Hashy! Bisa tampilkan laporan kehadiran hari ini?
Laporan Kehadiran Hari ini
Departemen Hadir Rate
Produk 64/69 93%
Marketing 44/47 94%
Lihat Semua Departemen

Outstanding Payment: Pengertian, Risiko, dan Cara Mengelola

Diterbitkan:

Apa itu outstanding payment? Walaupun ada payment dikatanya, nyatanya pembayaran tertunda adalah pembayaran yang belum diselesaikan oleh pihak debitur dalam jangka waktu yang disetujui. Di laporan, utang ini muncul sebagai piutang usaha (accounts receivable) yang masih beredar dan belum tertagih. 

Artikel ini akan membahas pengertian outstanding payment, jenis-jenisnya, formula menghitungnya, serta lima langkah praktis untuk menguranginya.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Key Takeaways

      • Outstanding payment adalah tagihan yang belum dilunasi oleh pelanggan. Beda dengan outstanding check (cek yang sudah diterbitkan dan dicatat) dan accounts payable (kewajiban vendor yang belum dibayarkan). 
      • Gunakan DSO sebagai indikator agregat efisiensi penagihan, bersama aging schedule sebagai peta granular pembayaran tertunda, agar monitoring perusahaan tetap akurat.
      • Kelola piutang lebih efektif dengan 5 strategi ini, mulai dari kontrak jelas hingga sistem terintegrasi, dan unduh Template Aging Schedule Excel gratis sekarang.

      Apa Itu outstanding payment?

      Outstanding payment adalah tagihan yang sudah jatuh tempo tapi belum dilunasi oleh pelanggan dan kerap menjadi pemicu utama tersendatnya arus kas perusahaan. Tanpa sistem pemantauan yang tepat, piutang usaha yang menumpuk dapat berkembang menjadi bad debt dan menggerus profitabilitas bisnis secara signifikan. 

      Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menerbitkan invoice senilai Rp50.000.000 dengan term of payment 30 hari, dan pembeli baru membayar Rp20.000.000 pada hari ke-25, maka sisa Rp30.000.000 tetap dicatat sebagai tagihan terutang hingga lunas. Setelah hari ke-30 dan belum dilunasi, status berubah menjadi overdue.

      Kalkulasi utang secara manual terbukti memperlambat siklus penagihan. Salah satu sistem akuntansi yang terbaik dari HashMicro yang mengotomasi aging schedule, reminder penagihan, dan credit limit per pelanggan.

       

      Outstanding Payment vs Outstanding Check vs Account Payable

      Tiga istilah ini sering tertukar walau mengacu pada hal yang berbeda. Memahami perbedaannya penting karena perlakuan akuntansi dan dampak ke arus kas pada masing-masing kategori juga berbeda.

      Istilah Definisi Singkat Sisi Neraca Contoh
      Outstanding Payment Tagihan yang belum dilunasi pelanggan Aset (piutang) Pelanggan belum bayar invoice Rp 30 juta
      Outstanding Check Cek sudah diterbitkan, belum dicairkan penerima Mempengaruhi rekonsiliasi bank, bukan saldo Perusahaan kirim cek Rp 10 juta, vendor belum cairkan
      Account Payable Kewajiban ke vendor yang belum dibayar Liabilitas (utang) Terima barang Rp 50 juta, belum bayar

      Jenis-Jenis Outstanding Payment

      Jenis oustanding payment

      Dalam dunia pembayaran terutang ada tiga beda jenis. Di bawah Anda akan mengenali tiga jenis utang tersebut.

      1. Piutang Usaha dari Pelanggan

      Jenis paling umum berasal dari penjualan barang atau jasa secara kredit. Contoh: distributor consumer goods yang menjual ke retailer dengan term net 30 hari. 

      Risiko utamanya adalah keterlambatan pembayaran yang menggerus modal kerja perusahaan.

      2. Piutang Antar Perusahaan (Intercompany)

      Tagihan antara entitas dalam satu grup usaha. Walau secara konsolidasi tereliminasi, posisi outstanding tetap perlu dikelola untuk menjaga disiplin internal cash management dan transparansi laporan per entitas. 

      3. Tagihan ke Vendor (Sisi Utang)

      Dari sudut pandang perusahaan yang masih harus membayar vendor, istilah outstanding payment juga digunakan untuk merujuk kewajiban yang belum dilunasi. Posisi ini muncul di accounts payable, bukan piutang.

      Cara Menghitung dan Memantau Outstanding Payment

      Menghitung outsanding payment

      Perusahaan perlu mengukur seberapa cepat piutang dapat ditagih menggunakan dua alat ukur. Utamanya yaitu formula Days Sales Outstanding (DSO) dan aging schedule yang membantu manajemen mengendalikan kesehatan arus kas secara lebih efektif.

      Formula Days Sales Outstanding (DSO)

      Investopedia mendefinisikan DSO sebagai indikator rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan perusahaan untuk menagih piutang setelah penjualan dilakukan. Rumusnya:

      DSO = (Piutang Usaha / Total Penjualan Kredit) × Jumlah Hari dalam Periode

      Contoh perhitungan: jika piutang akhir bulan Rp. 600.000.000 dan total penjualan kredit selama 30 hari adalah Rp. 1.800.000.000, maka DSO = (600/1.800) × 30 = 10 hari. Semakin rendah DSO, semakin sehat siklus penagihan.

      Aging Schedule

      Aging schedule mengelompokkan piutang berdasarkan umur tunggakan. Format yang lazim digunakan:

      Bucket Umur Status Tindakan Disarankan Contoh Saldo
      0–30 hari Current Monitor reguler Rp1.200.000.000
      31–60 hari Awal terlambat Reminder dan telepon Rp350.000.000
      61–90 hari Terlambat Kunjungan dan surat resmi Rp120.000.000
      >90 hari Risiko bad debt Eskalasi legal atau collector eksternal Rp80.000.000

      Aging review sebaiknya dilakukan minimal satu kali per minggu agar tindakan penagihan dapat dilakukan lebih dini.

      Dampak Outstanding Payment Tinggi untuk Bisnis

      Tagihan terutang yang membesar atau berumur panjang berdampak langsung pada empat area kritis: arus kas, modal kerja, risiko bad debt, dan biaya peluang.

      Arus kas tertahan berarti perusahaan kekurangan likuiditas untuk membayar gaji, supplier, atau pendanaan ekspansi. Modal kerja yang tergerus memaksa perusahaan mencari pendanaan eksternal dengan beban bunga. 

      Sesuai PSAK 71 yang diterbitkan Ikatan Akuntan Indonesia dan efektif 1 Januari 2020, piutang yang menunjukkan indikasi penurunan nilai signifikan harus diakui sebagai impairment loss, yang langsung menggerus laba periode berjalan.

      5 Cara Mengurangi Outstanding Payment

      Cara mengurangi outstanding payment

      Utang adalah hal yang dapat menimbulkan stres bagi perusahaan dan bisa menjadi bencana yang membunuh sebuah bisnis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara terbaik untuk menguranginya.

      1. Perjelas term of payment di kontrak

      Sebutkan tanggal jatuh tempo, denda keterlambatan, dan diskon pembayaran cepat secara eksplisit. Term ambigu seperti “secepatnya” tidak memiliki kekuatan eksekusi.

      2. Kirim reminder otomatis sebelum jatuh tempo

      Jadwal yang efektif: H-7, H-3, dan H+1 setelah jatuh tempo. Reminder otomatis lewat email atau WhatsApp terbukti meningkatkan kepatuhan pembayaran, karena pembayaran tetap top-of-mind tanpa menambah beban administrasi 

      3. Terapkan credit limit per pelanggan

      Tetapkan plafon kredit berdasarkan riwayat pembayaran. Jika pelanggan mendekati limit, sistem mengunci order baru hingga tagihan lama dilunasi.

      4. Lakukan aging review mingguan

      Tunjuk PIC kolektor untuk setiap bucket umur. Tagihan di atas 60 hari naik ke level supervisor, di atas 90 hari dieskalasi ke legal atau debt collector eksternal.

      5. Gunakan sistem akuntansi terintegrasi

      Sistem akuntansi terintegrasi yang menyatukan invoicing, aging report, dan reminder otomatis memangkas siklus penagihan secara signifikan. Perusahaan yang menerapkan integrasi ini umumnya melihat DSO turun pada rentang 30 hingga 40 persen dalam enam bulan pertama.

      Unduh Template Aging Schedule Excel Gratis 

      Template Aging Schedule

      Template Aging Schedule

      Checklist Monitoring Outstanding Payment Mingguan

      Tagihan terutang mudah menumpuk di bucket aging tinggi dan menggerus arus kas tanpa time review konsisten. Checklist mingguan membantu tim AR menindaklanjuti piutang lebih awal, sebelum invoice melewati 60 hari

      Semakin lama invoice tertahan, semakin kecil peluang perusahaan untuk menagih pembayaran secara penuh. Gunakan empat poin berikut sebagai standar operasional rutin Senin pagi agar monitoring utang terukur dan tidak reaktif:

      Kesimpulan

      Outstanding payment yang tidak dikelola dengan baik akan mengganggu arus kas dan menggerus profitabilitas perusahaan. Tetapi jangan cemas karena ada tiga langkah yang bisa diterapkan langsung supaya Anda bisa mengubah tagihan terutang menjadi utang kecil. 

      Pertama, petakan aging piutang secara berkala. Setelah itu, otomasi reminder pembayaran sebelum jatuh tempo dan akhirnya tetapkan credit limit per pelanggan berdasarkan riwayat. Unduh template aging schedule gratis dan cari sistem akuntansi Indonesia yang terbaik untuk membantu Anda dengan langkah pembayaran utang secara efektif.   

       

      Referensi:

      Ikatan Akuntan Indonesia. PSAK 71: Instrumen Keuangan (efektif 1 Januari 2020). web.iaiglobal.or.id

      Direktorat Jenderal Pajak. UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, Pasal 6 ayat 1 huruf h. pajak.go.id

      Investopedia. “Accounts Receivable (AR).” investopedia.com/terms/a/accountsreceivable.asp

      Investopedia. “Days Sales Outstanding (DSO).” investopedia.com/terms/d/dso.asp

      Bank Indonesia. Laporan Stabilitas Sistem Keuangan & Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI). bi.go.id/id/publikasi/laporan

      Pertanyaan Seputar Outstanding Payment 

      • Apa beda outstanding payment dan overdue payment?

        Outstanding payment adalah tagihan yang belum dilunasi tetapi belum tentu lewat jatuh tempo. Overdue payment khusus merujuk pada tagihan yang sudah melewati tanggal jatuh tempo. Setiap overdue adalah outstanding, tetapi tidak setiap outstanding adalah overdue.

      • Bagaimana cara mencatat outstanding payment di jurnal?

        Saat invoice diterbitkan: Debit Piutang Usaha, Kredit Pendapatan. Saat pembayaran masuk: Debit Kas/Bank, Kredit Piutang Usaha. Selama belum dibayar, saldo Piutang Usaha mencerminkan total pembayaran tertunda.

      • Apakah outstanding payment selalu buruk?

        Tidak. Pembayaran tertunda dalam jumlah wajar adalah konsekuensi normal dari penjualan kredit yang sehat. Yang berbahaya adalah jika rasio outstanding terhadap penjualan terus membesar atau bucket di atas 90 hari mendominasi laporan aging.

      • Berapa DSO yang ideal?

        Tidak ada angka mutlak. Sebagai patokan, DSO sebaiknya tidak lebih panjang dari term of payment standar industri ditambah 10 hingga 15 hari. Industri retail biasanya di kisaran 20–40 hari, manufaktur 45–60 hari.

      • Kapan outstanding payment dianggap bad debt?

        Berdasarkan UU PPh No. 36 Tahun 2008 Pasal 6 ayat 1 huruf h beserta ketentuan turunannya pada PMK 207/PMK.010/2015, piutang dapat diakui sebagai bad debt fiskal setelah memenuhi syarat administratif tertentu, di antaranya telah diserahkan ke Pengadilan Negeri atau dipublikasikan di media massa.

      Dewi Sartika

      Senior Content Writer

      Berbekal pengalaman selama 6 tahun dalam industri SaaS, Dewi telah menjadi praktisi untuk penulisan artikel terkait accounting dan bidang keuangan. Ia berfokus menulis artikel seputar Laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas), standar akuntansi (PSAK, IFRS, GAAP), perpajakan (e-faktur, PPn, tax planning), dan manajemen biaya.

      Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya