CNBC Awards
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Hai, Hashy! Tolong buatkan perbandingan P&L Q2 vs Q1

Laporan Perbandingan P&L Q2 vs Q1

2MB, File XLSX

Buka Simpan
Berapa prediksi permintaan Kaos Polo di Q1 2026?
Prediksi permintaan Kaos Polo Q1 2026 stabil, dengan sedikit kenaikan di Februari dan permintaan konsisten sepanjang Maret.
Tren Permintaan Q1 2026
528 pcs
Hai, Hashy! Bisa tampilkan laporan kehadiran hari ini?
Laporan Kehadiran Hari ini
Departemen Hadir Rate
Produk 64/69 93%
Marketing 44/47 94%
Lihat Semua Departemen

6 Program Kerja Marketing Bisnis & Cara Membuatnya

Diterbitkan:

Program kerja marketing adalah hal yang setiap perusahaan sukses miliki. Program ini menentukan tingkat kesuksesan penjualan produk dari sebuah bisnis. Karena itu, memahami lebih lanjut mengenai apa itu program kerja marketing menjadi sangat penting.

Selain itu, tahukah Anda jika terdapat 6 contoh program kerja marketing yang bisa diterapkan di Indonesia? Keenam metode marketing ini terbukti mampu meningkatkan angka konversi leads bisnis Anda menjadi pengguna produk atau layanan.

Artikel ini membahas metode marketing praktis yang telah diterapkan oleh 2000+ pebisnis di Asia Tenggara. Metode marketing ini menjadi relevan karena banyak tim marketing yang sudah aktif bergerak tapi tetap tidak punya benang merah yang menghubungkan aktivitasnya ke target bisnis. Hasilnya adalah anggaran bisa habis dan keuntungan perusahaan tidak bergerak.

Simak 6 program kerja marketing berikut yang paling banyak diterapkan bisnis di Indonesia, cara menyusunnya dari nol, dan contoh penerapan konkretnya.

Key Takeaways

  • Program marketing membantu perusahaan untuk meningkatkan kesadaran merek, menarik pelanggan, dan penjualan.
  • Macam-macam program kerja marketing meliputi kombinasi kampanye media sosial, email marketing, content marketing, iklan digital, SEO, dan event.
  • Tools seperti software CRM, Google Analytics, Canva, dan SEMrush dapat mempermudah program marketing.
  • Sebagai vendor sistem CRM terbaik, HashMicro menawarkan software prima dengan fitur yang komprehensif.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa Itu Program Kerja Marketing?

      Program kerja marketing adalah rencana strategis yang banyak digunakan banyak perusahaan untuk mencapai target pemasarannya. Ada beberapa hal yang diupayakan dalam program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek, menarik pelanggan, dan memaksimalkan penjualan.

      Ketika Anda menyusun program kerja marketing, biasanya akan mengandalkan analisis data, tren pasar, serta pemahaman mendalam tentang target audiens. Pendekatan ini bisa memastikan setiap langkah pemasaran lebih efektif dan terukur hasilnya, sehingga bisnis Anda bisa tumbuh secara berkelanjutan.

      Bagaimana Program Kerja Marketing Dapat Membantu Perusahaan? 

      Program kerja marketing membantu perusahaan dengan menyediakan strategi yang terarah untuk mencapai tujuan bisnis. Melalui kegiatan seperti promosi, kampanye iklan, dan analisis pasar, perusahaan dapat meningkatkan kesadaran merek dan menjangkau target audiens yang tepat.

      Selain itu, program kerja marketing juga memberikan panduan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, seperti anggaran pemasaran dan waktu. Dengan ini, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang pasar, mengatasi tantangan kompetisi, dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

      Manfaat Menggunakan Program Kerja Marketing untuk Perusahaan

      manfaat menggunakan program kerja marketingProgram kerja marketing memberikan berbagai keuntungan bagi perusahaan yang telah menyusun rencana pemasaran dengan baik. Beberapa di antaranya adalah:

      • Brand awareness tumbuh lebih konsisten karena kampanye sudah punya arah dan target yang jelas.
      • Pelanggan baru lebih mudah masuk ketika pendekatan pemasaran memang disesuaikan dengan kebutuhan pasar, bukan hanya konten generik yang bicara ke semua orang tapi tidak menyentuh siapa pun.
      • Hubungan dengan pelanggan lama pun terjaga. Komunikasi yang konsisten dan penawaran yang relevan bikin mereka tidak mudah berpindah ke kompetitor.
      • Waktu dan anggaran tidak lagi terpakai percuma karena tim sudah tahu persis mana yang harus diprioritaskan.
      • Keputusan strategi tidak lagi berdasarkan feeling. Program kerja menyediakan data yang cukup untuk menilai mana yang berhasil dan mana yang perlu dikoreksi.
      • Penjualan juga ikut naik, karena ketika strategi tertata dan menjangkau audiens yang tepat, pertumbuhan atau keuntungan juga akan terlihat.

      6 Program Kerja Marketing yang Efektif untuk Pebisnis di Indonesia

      Menyusun rencana pemasaran melalui program kerja marketing yang efektif dapat Anda lakukan melalui 6 program berikut:

      1. Kampanye media sosial

      Kampanye media sosial membantu bisnis membangun awareness, menjangkau calon pelanggan, dan menjaga hubungan dengan audiens yang sudah mengenal brand. Namun, efektivitasnya tetap berdasarkan pada pemilihan platform dan jenis konten yang digunakan.

      Untuk bisnis B2B, media sosial tidak hanya digunakan untuk promosi, tetapi juga membangun kredibilitas di hadapan pengambil keputusan. LinkedIn, misalnya, banyak digunakan untuk menjangkau audiens profesional seperti manajer, direktur, dan pemilik bisnis. Menurut LinkedIn Marketing Solutions, decision-maker B2B lebih reseptif terhadap iklan di LinkedIn karena konteks platformnya yang profesional. Karena itu, konten seperti insight industri, studi kasus, dan solusi atas masalah operasional biasanya lebih efektif dibanding konten promosi langsung.

      2. Email marketing

      Email marketing efektif untuk menjaga komunikasi dengan leads dan pelanggan yang sudah masuk database perusahaan. Program ini banyak digunakan bisnis untuk mengirimkan penawaran, edukasi produk, undangan demo, hingga follow-up setelah calon pelanggan mengisi form atau mengikuti event.

      Email marketing sangat unggul pada personalisasi dan segmentasi. Hal ini memudahkan bisnis membedakan pesan untuk calon pelanggan baru, leads yang sudah tertarik, atau pelanggan lama yang berpotensi melakukan pembelian ulang.

      Berdasarkan data Litmus, email marketing masih menjadi salah satu channel dengan ROI tinggi, dengan rata-rata sekitar $36 untuk setiap $1 yang dikeluarkan. Artinya, email tidak hanya berguna untuk komunikasi, tetapi juga dapat menjadi channel yang terukur untuk mendorong konversi.

      3. Strategi content marketing

      Content marketing membantu bisnis menarik calon pelanggan melalui konten edukatif seperti artikel, video, infografis, whitepaper, dan studi kasus. Program ini penting karena banyak calon pelanggan tidak langsung membeli, tetapi mencari informasi terlebih dahulu sebelum menghubungi vendor.

      Dalam konteks B2B, content marketing yang efektif harus menjawab masalah nyata audiens, bukan hanya menjelaskan fitur produk. Misalnya, bisnis software ERP dapat membuat konten tentang efisiensi stok, otomatisasi akuntansi, atau kendala operasional perusahaan manufaktur.

      Content Marketing Institute juga menekankan bahwa tren content marketing B2B semakin mengarah pada konten yang membangun kepercayaan dan membantu buyer mengambil keputusan, bukan sekadar mengejar traffic.

      4. Iklan digital berbayar

      Google Ads dan social media ads membantu bisnis menjangkau audiens lebih cepat dibanding strategi organik. Program ini cocok digunakan ketika perusahaan ingin meningkatkan leads dalam periode tertentu, mempromosikan produk baru, atau menargetkan segmen pasar yang spesifik.

      iklan berbayar yang efektif harus diarahkan pada audiens dengan intent yang jelas. Pada Google Ads, misalnya, keyword seperti “software ERP manufaktur”, “sistem akuntansi perusahaan”, atau “aplikasi inventory terbaik” menunjukkan bahwa pengguna sedang mencari solusi, bukan sekadar membaca informasi umum. Google juga menyebutkan bahwa iklan berbasis pencarian membantu bisnis menjangkau orang yang sedang aktif mencari produk atau layanan terkait.

      5. Search Engine Optimization (SEO)

      SEO membantu meningkatkan visibilitas website di mesin pencari sehingga bisnis dapat memperoleh traffic organik secara berkelanjutan. Program ini mencakup riset keyword, optimasi konten, perbaikan struktur website, internal linking, hingga peningkatan performa halaman.

      SEO penting karena calon pelanggan sering memulai proses pembelian dari pencarian Google. Untuk bisnis B2B, traffic dari mesin pencari dapat menjadi sumber leads yang lebih relevan karena pengguna sudah memiliki kebutuhan atau masalah tertentu.

      BrightEdge menemukan bahwa organic search masih menjadi salah satu sumber traffic terbesar untuk website, dengan kontribusi sekitar 53% dari traffic website yang dapat dilacak. Karena itu, SEO bukan hanya strategi branding, tetapi juga bagian penting dari pipeline lead generation jangka panjang.

      6. Event atau webinar

      Event dan webinar membantu bisnis berinteraksi langsung dengan calon pelanggan, menjawab pertanyaan mereka secara real-time, dan menunjukkan keahlian perusahaan dalam topik tertentu. Program ini efektif untuk produk atau layanan yang membutuhkan edukasi lebih dalam sebelum calon pelanggan mengambil keputusan.

      Untuk bisnis B2B, webinar sering digunakan sebagai middle-funnel program karena audiens yang mendaftar biasanya sudah memiliki ketertarikan terhadap topik tertentu. Menurut ON24 Webinar Benchmarks, rata-rata conversion rate dari registrasi ke peserta webinar mencapai sekitar 57–60%, menunjukkan bahwa webinar mampu menarik audiens yang cukup serius terhadap topik yang dibahas. Agar hasilnya optimal, webinar sebaiknya diikuti dengan follow-up tersegmentasi, seperti pengiriman materi, penawaran konsultasi, atau ajakan demo produk.

      Tools yang Mendukung Program Kerja Marketing

      tools yang mendukung program kerja marketingSetelah memahami contoh program pemasaran di atas, berikut kami sajikan 4 tools marketing yang dapat membantu perusahaan menjalankan program kerja pemasaran yang efektif.

      1. Software CRM

      Software CRM (Customer Relationship Management) adalah tools penting untuk mengelola hubungan dengan pelanggan. Tools ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola data pelanggan, melacak interaksi, dan mendapatkan wawasan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

      Meskipun begitu, mengapa Anda harus mengimplementasikan sistem CRM guna merancang program kerja? Anda mungkin menyadari betapa pesatnya perkembangan ekonomi di Indonesia. Setiap hari adalah ajang perlombaan bisnis dan Anda tidak akan memiliki banyak waktu hanya untuk merencanakan program.

      Terdapat banyak hal yang harus Anda kerjakan setiap harinya, mulai dari eksekusi rencana hingga memelihara hubungan baik dengan kolega kerja. Oleh karena itu, software CRM hadir untuk membantu Anda menjangkau pelanggan secara luas dan personal.

      Dengan begitu, Anda akan dapat melakukan langkah bisnis lain dengan tenang. Namun, berapakah dana implementasi sistem CRM di Indonesia? Klik banner berikut untuk mengetahuinya!

      2. Google Analytics

      Google Analytics membantu melacak performa situs web dan memahami perilaku pengunjung. Dengan data yang disediakan, perusahaan dapat mengevaluasi strategi marketing, seperti kampanye digital atau SEO, dan mengoptimalkan konten untuk hasil yang lebih baik.

      3. Canva

      Canva adalah tools desain grafis yang sangat membantu untuk membuat konten visual berkualitas tinggi, seperti poster, infografis, dan posting media sosial. Dengan fitur yang ramah pengguna, perusahaan dapat menciptakan desain profesional tanpa memerlukan keahlian desain tingkat lanjut.

      4. SEMrush

      SEMrush adalah tools all-in-one untuk riset kata kunci, analisis kompetitor, dan optimasi SEO. Tools ini memungkinkan perusahaan mengidentifikasi peluang baru, meningkatkan peringkat di mesin pencari, serta mengembangkan strategi pemasaran yang berbasis data.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Cara Membuat Program Kerja Marketing 

      Membuat program kerja marketing yang efektif membutuhkan perencanaan matang agar dapat mendukung pencapaian tujuan bisnis. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

      • Tentukan tujuan marketing: Pastikan tujuan Anda spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu (SMART).
      • Analisis target audiens: Kenali kebutuhan, preferensi, dan perilaku target audiens untuk menentukan pendekatan yang tepat.
      • Lakukan analisis kompetitor: Pelajari strategi kompetitor untuk memahami kekuatan mereka dan menemukan peluang bagi bisnis Anda.
      • Susun strategi marketing: Pilih taktik yang sesuai, seperti media sosial, content marketing, atau iklan digital, yang relevan dengan audiens Anda.
      • Tentukan anggaran: Alokasikan dana secara efisien untuk berbagai aktivitas pemasaran, seperti iklan atau penggunaan tools.
      • Gunakan tools pendukung: Manfaatkan software seperti CRM, Google Analytics, atau SEMrush untuk mempermudah implementasi dan pemantauan program.
      • Monitor dan evaluasi: Pantau hasil program secara berkala dan lakukan penyesuaian agar tetap relevan dan efektif.

      Contoh Program Kerja Marketing

      Anda telah mengetahui macam-macam program marketing yang bisa perusahaan terapkan di Indonesia. Namun, jika Anda masih mengalami kebingungan mengenai realisasi contoh program kerja marketing yang sesungguhnya, mari kita mencoba untuk memahaminya lebih jauh melalui studi kasus berikut.

      Perusahaan A, sebuah perusahaan ritel online, merancang program kerja marketing untuk meningkatkan penjualan di Instagram. Mereka memulai dengan menggunakan konten visual yang menarik, seperti video promosi produk, infografis tentang penawaran diskon, dan cerita dari pelanggan yang puas.

      Selain itu, perusahaan A juga menerapkan strategi content marketing melalui blog resmi mereka. Mereka mempublikasikan artikel yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, seperti panduan produk dan tips gaya hidup, yang secara tidak langsung mempromosikan produk mereka.

      Untuk menjaga hubungan dengan pelanggan, perusahaan A menggunakan email marketing dengan mengirimkan newsletter bulanan berisi penawaran eksklusif dan pembaruan produk yang telah sistem personalisasi sesuai dengan preferensi pelanggan.

      Tidak hanya itu, dengan memanfaatkan software CRM untuk mengelola data pelanggan dan Google Analytics untuk memantau performa kampanye, perusahaan A mampu mengukur keberhasilan strategi mereka secara real-time dan melakukan penyesuaian.

      Hasilnya, perusahaan A berhasil meningkatkan penjualan hingga 30% dan memperluas basis pelanggan mereka secara signifikan. Studi kasus ini menunjukkan pentingnya program kerja marketing yang terstruktur dan berbasis data dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

      Permudah Penyusunan Program Kerja Marketing Software CRM HashMicro

      membuat program kerja marketing dengan sofware crm hashmicroMembuat program kerja marketing bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, software CRM menjadi pilihan teratas para pebisnis dalam hal tools yang mendukung perencanaan bisnis. Sebagai salah satu vendor CRM terbaik di Indonesia, HashMicro menawarkan beragam keuntungan bagi Anda.

      Dipercaya oleh 2000+ pebisnis di Asia Tenggara, HashMicro memberikan opsi demo gratis, konsultasi bisnis gratis, dan juga bebas biaya tambah user kepada Anda. Sejak 2015, vendor ini berkomitmen untuk memberikan fitur CRM Indonesia terbaik kepada Anda, seperti:

      • CRM mobile apps: Aplikasi CRM yang tersedia di platform Android dan iOS untuk koordinasi antar tim dan memonitor pergerakan salesperson dengan akurat.
      • Email marketing management: Segmentasikan prospek dengan mudah, kirim email campaign efektif, dan kelola balasan secara otomatis.
      • Hash quality score: Sistem penilaian kualitas leads secara otomatis berdasarkan beberapa parameter, seperti decision maker, budget yang dimiliki, kelengkapan data perusahaan, dan lainnya.
      • Revenue forecasting: Memperkirakan revenue dari setiap prospek dengan akurat dan buat daftar prioritas prospek dengan mudah.
      • Sales report generation: Dengan software CRM Indonesia, dapatkan laporan penjualan real-time, pantau aktivitas, dan kinerja tim secara lengkap dan mudah.

      Oleh karena itu, jika Anda tertarik untuk mencoba sistem CRM dan bergabung bersama Pertamina, Bank Mega, Banban, dan Marimas sebagai klien HashMicro, Anda dapat terhubung dengan tim HashMicro atau mencoba demo gratisnya mulai hari ini!

      Kesimpulan

      Sebagian besar program kerja marketing yang gagal bukan karena strateginya salah, tapi karena tidak ada sistem yang mencatat mana yang berhasil, dan mana yang tidak, akibatnya tim terus mengulang kesalahan yang sama setiap kuartal. Di sinilah data dari CRM membantu dengan memastikan keputusan bulan depan yang diambil berdasarkan data bulan ini, bukan hanya asumsi.

      Penggunaan tools modern, seperti software CRM dari HashMicro dapat membantu Anda meningkatkan konversi penjualan dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Untuk Anda yang masih bingung dalam memilih sistem yang sesuai, simak rekomendasi aplikasi CRM terbaik di Indonesia untuk membandingkan berbagai solusi yang tersedia.

      CRMLeads

      Pertanyaan Seputar Program Kerja Marketing

      • Apa saja kegiatan dalam marketing?

        Kegiatan dalam marketing meliputi riset pasar, perencanaan strategi, promosi, penjualan, dan analisis hasil. Semua ini bertujuan untuk menarik, mempertahankan, dan memuaskan pelanggan.

      • Apa saja empat aktivitas pemasaran?

        Empat aktivitas utama pemasaran adalah riset pasar, promosi, distribusi, dan penjualan. Riset pasar membantu memahami kebutuhan pelanggan, promosi mengenalkan produk, distribusi memastikan produk mudah dijangkau, dan penjualan mengubah prospek menjadi pelanggan. Semua saling mendukung untuk mencapai hasil terbaik.

      • Apa beda marketing dan sales?

        Marketing bertujuan menarik minat dan menciptakan permintaan, sementara sales fokus menjual produk langsung ke pelanggan. Marketing menarik, sales mengeksekusi.

      • Apa perbedaan program kerja marketing dengan strategi marketing?

        Strategi marketing adalah rencana jangka panjang yang menjelaskan tujuan, target pasar, dan pendekatan utama untuk mencapai sasaran bisnis. Sementara itu, program kerja marketing merupakan implementasi operasional dari strategi tersebut yang berisi aktivitas, jadwal, anggaran, dan KPI yang harus dijalankan dalam periode tertentu.

      • Apa saja KPI yang harus ada dalam program kerja marketing?

        KPI dalam program kerja marketing umumnya mencakup jumlah leads yang dihasilkan, tingkat konversi, biaya per akuisisi pelanggan (CPA), return on investment (ROI), traffic website, engagement media sosial, serta pertumbuhan penjualan. Pemilihan KPI harus disesuaikan dengan tujuan bisnis dan target pemasaran yang ingin dicapai

      • Apakah program kerja marketing B2B berbeda dengan B2C?

        Ya, program kerja marketing B2B dan B2C memiliki pendekatan yang berbeda. Marketing B2B biasanya berfokus pada hubungan jangka panjang, edukasi pasar, dan proses penjualan yang lebih kompleks. Sebaliknya, marketing B2C lebih menekankan promosi, pengalaman pelanggan, serta keputusan pembelian yang cenderung lebih cepat.

      Nabila Zulfa Damayanti

      Content Writer

      Nabila sudah menjadi spesialis yang berpengalaman selama lebih dari 2 tahun dalam bidang penulisan topik ERP. Dalam prosesnya, topik penulisan yang diangkat meliputi implementasi sistem ERP, integrasi proses bisnis, serta pemanfaatan ERP untuk meningkatkan efisiensi dan visibilitas operasional perusahaan.

      Chelsea adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari Victoria University of Wellington, dengan latar belakang analisis bisnis dan manajemen keuangan. alam analisis bisnis dan manajemen keuangan. Latar belakang akuntansi ini membentuk pendekatan analisisnya dalam memahami dinamika bisnis dan strategi pertumbuhan perusahaan. Selama lima tahun terakhir, Chelsea mulai berkecimpung dalam dunia business development di HashMicro, yang memperkuat keahliannya dalam sales strategy, negosiasi, pembangunan kemitraan strategis, serta pengelolaan pipeline penjualan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya