CNBC Awards

Perbedaan People Operations dengan HR dan Cara Menerapkannya

Diterbitkan:

Di banyak perusahaan modern, people operation adalah fungsi strategis yang berperan menjaga keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan pengalaman karyawan. Perannya tidak hanya mengurus administrasi tetapi memastikan proses kerja hingga pengembangan karyawan berjalan selaras dengan arah pertumbuhan perusahaan.

Sekilas, people operations sering dianggap sama dengan HR karena sama-sama mengelola sumber daya manusia. Padahal, pendekatan dan fokus kerjanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Lalu, apa sebenarnya yang membedakan people operations dengan HR, dan mengapa semakin banyak perusahaan mulai mengadopsinya? Simak penjelasan berikut untuk memahami perannya secara lebih menyeluruh.

Key Takeaways

  • People operation adalah pendekatan HR untuk mengelola karyawan secara end-to-end dengan menekankan konsistensi proses.
  • Salah satu tanggung jawab people operations adalah mengelola proses rekrutmen dan onboarding.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu People Operations?

      People operation adalah pendekatan HR untuk mengelola karyawan secara end-to-end dengan menekankan konsistensi proses dan kualitas pengalaman kerja bukan sekadar menyelesaikan administrasi.

      Cakupannya people operations meliputi rekrutmen, onboarding, pengelolaan kinerja, pengembangan karier, hingga retensi. Dengan begitu, HR tidak hanya mengurus kebutuhan harian tetapi juga membangun sistem kerja yang adil dan scalable saat perusahaan bertumbuh.

      Tanggung Jawab People Operations

      people operations

      Untuk memahaminya lebih jelas, tanggung jawab people operations dapat dilihat melalui beberapa area utama yang langsung berdampak pada cara tim bekerja dan berkembang di dalam perusahaan.

      1. Mengelola proses rekrutmen dan onboarding

      People operations memastikan proses perekrutan berjalan konsisten, mulai dari penyaringan kandidat hingga penawaran kerja. Setelah karyawan bergabung, onboarding dirancang agar mereka memahami budaya, peran, dan ekspektasi sejak hari pertama, sehingga adaptasi berlangsung lebih cepat dan minim kebingungan.

      2. Menjaga pengalaman dan keterlibatan karyawan

      Fokusnya bukan hanya memastikan karyawan hadir, tetapi merasa didukung dan dihargai. Ini dilakukan melalui sistem feedback yang jelas, komunikasi yang terbuka, serta pemantauan keterlibatan untuk mengidentifikasi potensi masalah sebelum berdampak pada performa atau retensi.

      3. Mengelola kinerja dan pengembangan karier

      People operations membantu membangun sistem evaluasi yang transparan dan adil. Dengan target yang terukur dan jalur pengembangan yang jelas, karyawan memahami arah pertumbuhan mereka, sementara manajemen memiliki data yang lebih objektif untuk pengambilan keputusan.

      4. Mengoptimalkan proses HR

      Selain mengelola orang,people operations juga merapikan proses di balik layar, seperti alur approval, dokumentasi, hingga pelaporan. Dengan pendekatan berbasis sistem HRD perusahaan. Dengan sistem, HR dapat mengukur efektivitas kebijakan dan merancang perbaikan yang relevan dengan kebutuhan bisnis.

      Perbedaan People Ops vs HR vs HRBP

      Berikut beberapa perbedaan people ops dan HR serta HRBP adalah:

      Aspek HR People Operations HRBP
      Fokus Administrasi, kebijakan, dan kepatuhan Pengalaman karyawan dan perbaikan proses kerja Penyelarasan strategi SDM dengan tujuan bisnis
      Output Kerja Kontrak kerja, payroll, data karyawan, kepatuhan hukum Proses onboarding terstruktur, sistem evaluasi kinerja, alur kerja yang efisien Rencana kebutuhan tenaga kerja, strategi talenta, rekomendasi organisasi
      Metrik Akurasi payroll, kepatuhan regulasi, ketepatan administrasi Engagement rate, time to productivity, turnover rate Produktivitas tim, talent retention di unit bisnis, pencapaian target strategis
      Kapan Dibutuhkan Saat perusahaan membutuhkan pengelolaan administrasi dan regulasi yang tertib Saat tim mulai berkembang dan membutuhkan sistem kerja yang konsisten dan scalable Saat perusahaan ingin menyelaraskan pengelolaan SDM dengan ekspansi atau transformasi bisnis

      Mengapa People Ops Penting?

      People operations penting karena ketika perusahaan bertumbuh, proses HR yang sebelumnya lancar mulai terasa menghambat.

      Onboarding jadi tidak maksimal, proses approval makin panjang, dan evaluasi kinerja sering berbeda standar antar tim, sehingga keputusan melambat dan produktivitas ikut terdampak.

      Secara global, Gallup juga melaporkan engagement karyawan turun dari 23% menjadi 21% pada 2024 yang menunjukkan banyak organisasi masih kesulitan menjaga keterlibatan timnya.

      Study Case Penerapan People Operations

      Sebagai perusahaan yang terus berkembang, Pancaran Group perlu menjaga proses HR tetap konsisten di berbagai unit bisnis. Saat jumlah karyawan bertambah, pengelolaan data, alur approval, dan evaluasi kinerja menjadi lebih kompleks dan rawan tidak seragam antar tim.

      Untuk merapikan people operation, Pancaran Group menggunakan sistem HR dari HashMicro yang memusatkan data karyawan, mendigitalisasi workflow approval, dan membantu pemantauan kinerja berbasis sistem. Dengan proses yang terdokumentasi dan dashboard terukur, tim HR mengurangi ketergantungan pada proses manual.

      Hasilnya, koordinasi lintas divisi lebih cepat, risiko kesalahan administrasi menurun, dan manajemen mendapatkan visibilitas yang lebih jelas terhadap kondisi tenaga kerja. Studi kasus ini menunjukkan people operations bisa diterapkan secara praktis untuk mendukung pertumbuhan organisasi yang lebih terkontrol.

      Kesimpulan

      People operation adalah dasarnya membantu perusahaan menjaga cara kerja tetap rapi dan konsisten saat tim berkembang.

      Ketika proses rekrutmen, onboarding, evaluasi, hingga pengembangan berjalan terstruktur HR dan management tidak lagi menghabiskan waktu untuk masalah berulang, sementara karyawan bekerja dengan arah yang lebih jelas.

      Jika Anda ingin mulai menerapkan people operations secara lebih terukur sesuai kebutuhan organisasi, konsultasikan bisnis Anda dengan tim expert kami untuk mendapatkan arahan yang paling relevan.

      Pertanyaan Seputar People Operations

      • Apa tujuan utama People Operations dalam perusahaan?

        Tujuannya adalah menciptakan sistem kerja yang efisien, meningkatkan engagement, mengurangi turnover, serta memastikan keputusan SDM diambil berdasarkan metrik yang terukur.

      • Kapan perusahaan membutuhkan People Operations?

        Perusahaan biasanya membutuhkan People Operations saat jumlah karyawan mulai bertambah, proses kerja semakin kompleks, atau ketika tingkat turnover dan engagement menjadi perhatian manajemen.

      • Apa contoh implementasi People Operations?

        Contohnya adalah digitalisasi onboarding, sistem evaluasi kinerja berbasis KPI/OKR, workflow approval terintegrasi, serta penggunaan dashboard HR analytics untuk memantau engagement dan retensi karyawan.

      Irga Afghani

      Content Writer

      Irga merupakan spesialis untuk penulisan bidang pengelolaan keuangan bisnis dengan pengalaman selama kurang lebih 3 tahun. Fokus penulisannya mencakup pencatatan dan pelaporan keuangan, analisis finansial, pengelolaan arus kas, serta pemanfaatan sistem akuntansi digital untuk membantu perusahaan meningkatkan akurasi dan efisiensi finansial.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya