CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Pengertian dan Manfaat Stock Take Bagi Bisnis Anda

Diterbitkan:

Pernahkah Anda menemukan perbedaan antara jumlah stok di gudang dan catatan di sistem? Situasi seperti ini lebih umum terjadi dari yang disangka, dan itulah mengapa stock take ada, yaitu untuk mencocokkan jumlah stok di gudang dan catatan.

Setiap perusahaan memiliki frekuensi stock take yang berbeda. Ada yang melakukannya setahun sekali, ada pula yang lebih rutin tergantung volume dan jenis barang yang dikelola.

Semakin besar skala operasional, semakin kompleks pula tantangan yang dihadapi, mulai dari kesalahan pencatatan hingga selisih stok yang sulit dilacak penyebabnya.

Untungnya, ada berbagai pendekatan dan alat yang bisa membantu proses ini berjalan lebih terstruktur, sehingga tim bisa lebih fokus menganalisis data daripada menghabiskan waktu untuk pekerjaan manual yang berulang.

Key Takeaways

  • Stock take adalah proses menghitung stok barang secara fisik dan membandingkannya dengan catatan stok yang ada untuk mencegah kesalahan.
  • Stock take bermanfaat untuk mendeteksi pencurian, memastikan bisnis memenuhi target, memahami produk, pemesanan stok efektif, dan menentukan harga strategis.
  • Menggunakan sistem inventaris dapat membantu Anda mengotomatisasi seluruh aktivitas penghitungan dan pengamanan stok.

    Daftar Isi:

      Daftar Isi

      Apa itu Stock Take?

      Stock take adalah proses menghitung dan memverifikasi jumlah stok barang di gudang secara fisik, kemudian mencocokkannya dengan catatan persediaan di sistem.

      Bagi bisnis, khususnya di sektor B2B dengan volume transaksi besar, stock take sangat penting untuk memastikan akurasi data persediaan, mencegah selisih stok, serta membantu manajemen mengambil keputusan yang tepat.

      Mengapa Stock Take Penting? 

      stock take

      Seperti penjelasan di atas, stock take menyoroti masalah pada kontrol stok dan bagian-bagian lain yang berakibat terhambatnya bisnis Anda untuk meraih keuntungan.

      Menurut Wallstreetmojo, stock taking berperan penting dalam memverifikasi kembali inventaris di akhir tahun guna memastikan laporan keuangan yang disajikan tetap objektif dan akurat.

      Berikut ini adalah alasan-alasan mengapa setiap perusahaan harus melakukannya secara reguler.

      1. Membantu memastikan akurasi data stok

      Stock take membantu perusahaan mencocokkan catatan inventaris dengan jumlah fisik barang yang sebenarnya. Hal ini penting agar data stok yang digunakan untuk operasional, pembelian, dan penjualan tetap akurat.

      2. Menemukan selisih stok lebih cepat

      Selisih stok bisa terjadi karena kesalahan input, barang rusak, kehilangan, atau pencurian. Dengan stock take rutin, perusahaan dapat lebih cepat menemukan sumber masalah dan segera melakukan tindak lanjut.

      3. Mendukung perencanaan pembelian yang lebih tepat

      Hasil stock take memberi gambaran stok mana yang mulai menipis dan mana yang terlalu lama tertahan di gudang. Dengan begitu, perusahaan bisa membuat keputusan pembelian yang lebih efisien.

      4. Mengurangi risiko overstock dan stockout

      Pengecekan stok secara berkala membantu bisnis menjaga jumlah persediaan tetap seimbang. Ini penting untuk menghindari kelebihan stok yang membebani biaya simpan maupun kekurangan stok yang mengganggu penjualan.

      5. Membantu laporan keuangan lebih akurat

      Persediaan termasuk komponen penting dalam laporan keuangan perusahaan. Karena itu, stock take membantu memastikan nilai inventaris yang dicatat lebih sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

      Dengan proses dan laporan yang akurat, Anda dapat menentukan strategi harga yang baik dan menghasilkan profit tertinggi. Oleh karena itu, adanya penghitungan stok yang akurat menggunakan aplikasi stock opname sangatlah penting agar bisnis Anda berjalan lancar.

      Proses Stock Take yang Tepat dan Efisien

      Proses Stock Take
      1
      Jadwal

      Tentukan jadwal dan metode

      Tentukan kapan stock take dilakukan dan cara hitung yang akan dipakai.

      2
      Persiapan

      Siapkan data dan area gudang

      Rapikan lokasi penyimpanan dan siapkan data stok sebelumnya.

      3
      Hitung fisik

      Hitung stok fisik

      Cek jumlah, kode, dan kondisi barang langsung di lapangan.

      4
      Cocokkan

      Cocokkan dengan data sistem

      Bandingkan hasil hitung fisik dengan catatan inventaris.

      5
      Selisih

      Telusuri selisih stok

      Cari penyebab jika ditemukan jumlah yang tidak sesuai.

      6
      Evaluasi

      Sesuaikan dan evaluasi

      Perbarui data stok lalu gunakan hasilnya untuk perbaikan.

      Agar hasil stock take akurat, perusahaan perlu menjalankannya dengan langkah yang terstruktur. Proses ini bukan hanya menghitung barang di gudang, tetapi juga memastikan data stok benar-benar sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

      1. Menentukan jadwal dan metode stock take

      Langkah pertama adalah menentukan kapan stock take akan dilakukan serta metode yang digunakan. Perusahaan bisa memilih stock take berkala, stock opname tahunan, atau cycle count tergantung jumlah barang, kapasitas tim, dan kebutuhan operasional.

      2. Menyiapkan data stok dan area gudang

      Sebelum perhitungan dimulai, tim perlu menyiapkan data persediaan dari sistem atau catatan sebelumnya. Area gudang juga sebaiknya dirapikan terlebih dahulu agar barang mudah ditemukan, tidak tercampur, dan proses penghitungan berjalan lebih lancar.

      3. Menghitung stok fisik secara langsung

      Setelah persiapan selesai, tim mulai menghitung jumlah barang secara fisik di lokasi penyimpanan. Pada tahap ini, perusahaan biasanya mencocokkan kode barang, nama item, jumlah, dan kondisi produk untuk mengurangi risiko salah hitung.

      4. Mencocokkan hasil fisik dengan data sistem

      Hasil penghitungan fisik kemudian dibandingkan dengan data stok yang tercatat. Dari sini, perusahaan bisa melihat apakah ada selisih jumlah, barang yang hilang, kesalahan input, atau stok yang sebenarnya sudah tidak layak pakai.

      5. Menelusuri penyebab selisih stok

      Jika ditemukan perbedaan antara data dan kondisi fisik, langkah berikutnya adalah mencari penyebabnya. Selisih stok bisa terjadi karena pencatatan yang tidak akurat, barang rusak, kehilangan, salah penempatan, atau proses keluar-masuk barang yang tidak tercatat dengan baik.

      6. Melakukan penyesuaian dan evaluasi

      Setelah penyebabnya diketahui, perusahaan dapat melakukan penyesuaian data stok agar catatan inventaris kembali akurat. Hasil stock take ini juga perlu dievaluasi untuk memperbaiki prosedur penyimpanan, pencatatan, dan pengawasan stok pada periode berikutnya.

      Kesimpulan

      Melihat dari tujuan dan manfaat dari aktivitas ini, jelas, stock taking tidak bisa terlewatkan. Proses penghitungan perlu Anda lakukan dengan benar agar hasilnya pun akurat. Jika tidak, maka akan berpengaruh pada proses penjualan. Bahkan jika terus-menerus terjadi, Anda akan mengalami kerugian.

      Lebih jauh lagi, agar stock take lebih efektif dan cepat, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan sistem yang mengotomatiskan seluruh aktivitas penghitungan stok.

      Inventory_Definisi

      FAQ Stock Take

      • Apa arti stock out?

        Stock out atau stok habis adalah kondisi di mana persediaan suatu produk di gudang atau toko habis dan tidak tersedia untuk dibeli atau dikirimkan oleh pelanggan.

      • Apa arti kehabisan stok?

        Kehabisan stok, atau Out of stock (OOS), terjadi ketika suatu bisnis kehabisan stok untuk suatu produk tertentu . Artinya, produk tersebut tidak tersedia di gudang atau toko untuk dibeli oleh pelanggan.

      • Apa itu just in time?

        Just in Time (JIT) adalah filosofi manajemen produksi dan inventaris yang bertujuan mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi, dan menekan biaya dengan memproduksi barang atau mengirimkan bahan baku hanya ketika dibutuhkan untuk memenuhi permintaan spesifik.

      Syifa Fadiyah

      Content Writer

      Saya adalah seorang praktisi untuk penulisan artikel dan berfokus pada konten yang mengulas tentang teknologi bisnis. Saya mengutamakan pendekatan yang aplikatif dan informatif agar dapat membantu para pelaku bisnis profesional dengan informasi yang solutif untuk meningkatkan performa bisnis.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya