CNBC Awards

Nota Kredit Adalah dan 5 Manfaatnya bagi Bisnis

Diterbitkan:

Banyak pelaku bisnis sering menghadapi situasi di mana pelanggan mengembalikan barang atau terjadi kesalahan dalam faktur penjualan. Tanpa pencatatan yang jelas, kondisi ini bisa memicu kebingungan hingga mengganggu arus kas perusahaan.

Masalah ini semakin rumit jika tidak ada dokumen resmi yang mendukung transaksi tersebut. Risiko kehilangan data, salah perhitungan, dan hubungan dengan pelanggan yang kurang baik pun semakin besar.

Di sinilah nota kredit berperan penting sebagai solusi. Artikel ini akan membahas pengertian nota kredit, manfaatnya bagi bisnis, kelebihan yang ditawarkan, perbedaannya dengan nota debet, hingga contoh penerapannya agar perusahaan Anda dapat mengelola transaksi lebih efektif.

Key Takeaways

  • Nota kredit adalah dokumen penting untuk membuktikan transaksi pengurangan piutang usaha.
  • Nota kredit perlu diterbitkan ketika terjadi retur barang, kesalahan penagihan, pemberian diskon setelah penjualan, atau kelebihan pembayaran dari pelanggan.
  • Menggunakan nota kredit bermanfaat untuk menghindari data keuangan yang tidak jelas, mengidentifikasi kesalahan laporan keuangan, dan menertibkan administrasi.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Pengertian Nota Kredit

      Nota kredit adalah dokumen tertulis yang diterbitkan penjual untuk mencatat pengurangan piutang usaha akibat pengembalian barang atau penyesuaian transaksi tertentu. Dokumen ini berfungsi sebagai koreksi atas transaksi yang telah tercatat sebelumnya dan mendukung pembukuan transaksi keuangan yang akurat.

      Dalam praktiknya, nota kredit digunakan ketika terjadi retur barang karena kerusakan, ketidaksesuaian jumlah atau jenis barang, kesalahan harga, maupun kelebihan pembayaran. Nota ini umumnya dibuat dalam dua rangkap, satu untuk pembeli dan satu disimpan oleh penjual sebagai arsip pencatatan.

      Dalam praktiknya, nota kredit digunakan ketika terjadi retur barang karena kerusakan, ketidaksesuaian jumlah atau jenis barang, kesalahan harga, maupun kelebihan pembayaran. Nota ini umumnya dibuat dalam dua rangkap, satu untuk pembeli dan satu disimpan oleh penjual sebagai arsip pencatatan.

      Informasi yang Wajib Dicantumkan pada Nota Kredit

      Agar nota kredit dapat berfungsi dengan baik sebagai dokumen penyesuaian transaksi, terdapat beberapa informasi penting yang perlu dicantumkan. Kelengkapan data ini membantu menjaga kejelasan pencatatan sekaligus memudahkan proses administrasi dan audit.

      Berikut informasi yang umumnya wajib ada pada nota kredit:

      • Judul Dokumen: Jelas tertulis “Nota Kredit” atau “Credit Note“.
      • Informasi Penjual: Nama, alamat, dan nomor telepon perusahaan Anda.
      • Informasi Pembeli: Nama, alamat, dan detail kontak pelanggan.
      • Nomor Nota Kredit: Nomor identifikasi unik untuk memudahkan pelacakan.
      • Tanggal Penerbitan: Tanggal kapan nota kredit dikeluarkan.
      • Referensi Faktur Asli: Nomor faktur yang dikoreksi oleh nota kredit ini.
      • Rincian Koreksi: Deskripsi barang atau jasa, jumlah, harga satuan, dan total nilai yang dikreditkan.
      • Alasan Penerbitan: Penjelasan singkat mengapa nota kredit diterbitkan (misalnya, “Retur barang rusak”).
      • Subtotal, PPN, dan Total: Rincian nilai kredit sebelum pajak, jumlah PPN yang disesuaikan, dan total nilai kredit.

      Fungsi Utama Nota Kredit bagi Bisnis

      Bagi saya, nota kredit bukan sekadar secarik kertas koreksi, melainkan alat strategis dalam manajemen keuangan dan hubungan pelanggan. Berikut adalah beberapa fungsi utamanya yang perlu Anda pahami.

      1. Sebagai bukti resmi pengurangan piutang

      Nota kredit menjadi bukti sah bahwa penjual telah mengurangi piutang usaha akibat retur barang atau kesalahan penagihan. Dengan adanya dokumen ini, laporan keuangan dapat mencerminkan jumlah piutang yang benar-benar dapat ditagih.

      2. Alat koreksi atas kesalahan transaksi

      Kesalahan harga, jumlah barang, atau perhitungan diskon dapat dikoreksi secara formal melalui nota kredit. Cara ini lebih efisien dibandingkan membatalkan faktur dan membantu menjaga kejelasan jejak audit serta rekonsiliasi keuangan.

      3. Menjaga hubungan baik dengan pelanggan

      Penerbitan nota kredit secara cepat dan transparan menunjukkan tanggung jawab perusahaan terhadap kesalahan transaksi. Pendekatan ini membantu menjaga kepercayaan pelanggan dan mendukung hubungan bisnis jangka panjang.

      4. Dokumen penting untuk proses audit dan perpajakan

      Nota kredit menjadi dokumen pendukung dalam proses audit karena setiap penyesuaian dapat ditelusuri dengan jelas. Dari sisi perpajakan, dokumen ini juga digunakan sebagai dasar penyesuaian PPN atas transaksi yang dikoreksi.

      Kapan Nota Kredit Perlu Diterbitkan?

      Memahami momen yang tepat untuk menerbitkan nota kredit sangat penting untuk menjaga akurasi pembukuan dan kepuasan pelanggan. Berikut adalah skenario paling umum yang mengharuskan bisnis Anda mengeluarkan nota kredit.

      1. Pengembalian barang (retur penjualan)

      Nota kredit digunakan ketika pelanggan mengembalikan barang karena rusak, tidak sesuai spesifikasi, atau alasan lain yang disepakati, yang sering kali berkaitan dengan proses distribusi dan manajemen dalam logistik. Dalam transaksi kredit, dokumen ini berfungsi mengurangi piutang pelanggan secara resmi.

      2. Kesalahan jumlah atau harga pada faktur

      Jika terjadi kesalahan penagihan, seperti jumlah barang atau harga yang tidak sesuai, nota kredit menjadi cara yang rapi untuk mengoreksi selisih nilai faktur. Pendekatan ini lebih jelas dibandingkan menerbitkan ulang faktur.

      3. Pemberian diskon pasca-penjualan

      Diskon atau potongan harga yang diberikan setelah faktur diterbitkan dapat dicatat melalui nota kredit. Dengan begitu, nilai transaksi akhir tetap terdokumentasi secara resmi.

      4. Kelebihan pembayaran dari pelanggan

      Apabila pelanggan membayar lebih dari nilai faktur, nota kredit dapat diterbitkan sebesar selisih pembayaran. Nilai tersebut dapat digunakan untuk transaksi berikutnya atau sebagai dasar pengembalian dana.

      Manfaat Nota Kredit

      Selain mengetahui kapan nota kredit perlu diterbitkan, penting juga memahami manfaatnya bagi bisnis. Penggunaan nota kredit yang tepat tidak hanya membantu koreksi transaksi, tetapi juga mendukung ketertiban pencatatan dan pengelolaan hubungan dengan pelanggan.

      1. Menghindari data keuangan yang tidak jelas asal-usulnya

      Nota kredit membantu memastikan setiap penyesuaian transaksi tercatat dengan jelas. Dengan adanya dokumen ini, bisnis dapat menelusuri asal-usul transaksi dan waktu terjadinya koreksi saat melakukan pemeriksaan keuangan.

      2. Mengetahui kesalahan yang ada pada laporan keuangan

      Kesalahan pencatatan dapat terjadi dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Nota kredit berfungsi sebagai catatan resmi atas kesalahan tersebut, sehingga perusahaan dapat melakukan evaluasi dan mencegah kesalahan serupa di kemudian hari.

      3. Tertib dalam hal administrasi

      Penggunaan nota kredit membantu bisnis lebih tertib dalam administrasi karena setiap penyesuaian transaksi terdokumentasi dengan baik. Dokumen ini memudahkan pencarian arsip transaksi dan mendukung pencatatan yang sesuai standar akuntansi.

      4. Sebagai jaminan pada klien saat melakukan transaksi

      Nota kredit dapat meningkatkan rasa aman bagi klien karena menjadi bukti bahwa perusahaan bersedia melakukan koreksi jika terjadi masalah pada transaksi. Hal ini membantu membangun kepercayaan dan menjaga hubungan bisnis jangka panjang.

      5. Menunjukkan bahwa pelaku bisnis memiliki tanggung jawab

      Penerbitan nota kredit mencerminkan sikap tanggung jawab perusahaan terhadap kesalahan atau ketidaksesuaian transaksi. Dengan dokumen ini, bisnis menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan masalah secara transparan dan profesional.

      Kelebihan Nota Kredit

      Selain memberikan manfaat dalam pencatatan dan hubungan dengan pelanggan, nota kredit juga memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya relevan digunakan dalam berbagai aktivitas bisnis. Pemahaman ini membantu perusahaan memanfaatkan nota kredit secara lebih optimal dalam operasional sehari-hari.

      1. Terhindar dari kesalahan dalam pembuatan laporan

      Nota ini akan membantu pelaku usaha mencatat semua kesalahan dalam setiap proses operasional bisnis. Pencatatan ini berguna untuk memperbaiki kesalahan yang pernah terjadi dan tidak mengulanginya kembali.

      2. Kesalahan dapat tercatat lebih awal

      Nota ini penting dalam bisnis untuk melacak berbagai kesalahan yang bisa saja terjadi dan mencatatnya lebih awal. Hal ini penting agar pelaku usaha tidak mengulangi kesalahan yang sama kedepannya. Berbagai kesalahan yang pernah terjadi dapat Anda lacak dan arsipkan sebagai bahan pembelajaran pada masa yang akan datang.

      3. Membangun hubungan baik dengan klien

      Nota kredit dapat berfungsi sebagai bentuk jaminan bagi klien ketika terjadi penyesuaian transaksi. Meski berdampak pada pengurangan piutang dalam jangka pendek, pendekatan ini membantu membangun kepercayaan dan menjaga hubungan bisnis yang berkelanjutan.

      4. Meningkatkan kinerja operasional bisnis

      Setelah melakukan evaluasi dari kesalahan yang pernah terjadi, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah meningkatkan kinerja operasional bisnis. Nota atau memo kredit akan membantu Anda dalam mengevaluasi dan meningkatkan kinerja operasional.

      5. Bisnis terhindar dari kemungkinan konflik

      Konflik bisa terjadi kapan saja dengan berbagai alasan termasuk antara pelaku usaha dengan klien. Banyak hal yang dapat menyebabkan konflik ini terjadi salah satunya adalah kesalahpahaman. Dengan adanya nota ini, kesalahpahaman ini tidak akan terjadi karena sudah ada kesepakatan yang tertulis. Dengan itu, bisnis Anda akan terhindar dari kemungkinan konflik.

      Cara Membuat Nota Kredit Secara Efektif

      Proses pembuatan nota kredit harus cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Di era digital 2026, perusahaan memiliki dua pilihan utama: metode manual menggunakan template atau beralih ke solusi otomatis dengan perangkat lunak. Pilihan metode ini akan sangat memengaruhi efisiensi tim keuangan dan kecepatan layanan kepada pelanggan.

      1. Cara manual menggunakan template

      Pembuatan nota kredit secara manual biasanya dilakukan dengan template di Excel atau Word. Metode ini mengharuskan staf keuangan mengisi seluruh data secara mandiri, mulai dari informasi pelanggan hingga rincian transaksi yang dikoreksi, sehingga cukup bergantung pada ketelitian individu.

      Sebagai contoh, bisnis distribusi kecil yang menerima retur barang akan membuat nota kredit baru dengan menyalin data dari faktur sebelumnya. Jika terjadi kesalahan input, seperti nomor faktur atau jumlah barang, koreksi harus dilakukan ulang dan dapat memperlambat proses pencatatan.

      2. Cara otomatis dengan software akuntansi

      Pembuatan nota kredit secara otomatis dilakukan melalui sistem akuntansi digital yang terintegrasi dengan data transaksi penjualan. Dengan sistem ini, penerbitan nota kredit dapat dilakukan langsung dari faktur terkait, sehingga pencatatan piutang dan penyesuaian transaksi berjalan lebih rapi dan konsisten.

      Sebagai contoh, salah satu klien HashMicro PT Marimas yang bergerak di industri FMCG menangani volume transaksi dan distribusi produk yang tinggi. Ketika terjadi retur barang dari distributor, tim keuangan dapat menerbitkan nota kredit langsung melalui sistem yang mengotomatisasi akuntansi, penyesuaian piutang dan pencatatan transaksi dapat dilakukan secara cepat tanpa pencatatan ulang secara manual.

      Perbedaan Antara Nota Kredit dan Nota Debet

      Nota debet dikeluarkan pembeli bersamaan dengan barang yang dikembalikan karena barang atau produk yang cacat, rusak, atau tidak sesuai. Sedangkan memo kredit dikeluarkan oleh penjual sebagai bukti transaksi penerimaan barang kembali yang sudah terjual secara kredit lalu diberikan kepada pembeli.

      Contoh Nota Kredit

      nota kredit
      Sumber: pakdosen.co.id

      Tidak ada bentuk khusus dalam pembuatan pada contoh nota kredit, namun ada beberapa hal yang wajib tercantum di dalamnya yaitu:

      1. Nama penjual
      2. Nama pembeli
      3. Nomor nota kredit
      4. Tanggal pembuatan
      5. Kuantitas barang
      6. Jenis atau keterangan barang
      7. Harga barang per unit
      8. Total harga kredit
      9. Nama dan tanda tangan penjual
      10. Tanggal nota dikeluarkan

      Hal-hal yang tercantum di atas berguna untuk mempermudah pelaku usaha dalam melakukan pengecekan transaksi. Biasanya juga terdapat pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengeluaran nota tersebut.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Kesimpulan

      Nota kredit berperan penting dalam membantu bisnis menyesuaikan transaksi yang telah tercatat agar pembukuan tetap akurat. Dengan penggunaan yang tepat, dokumen ini mendukung ketertiban administrasi sekaligus menjaga kejelasan pencatatan keuangan.

      Penerapan nota kredit yang efektif juga membantu perusahaan menangani retur, kesalahan penagihan, dan penyesuaian transaksi dengan lebih rapi. Pendekatan ini memudahkan evaluasi keuangan serta menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

      Bagi perusahaan yang ingin menyederhanakan proses pencatatan dan pengelolaan nota kredit, diskusi awal melalui sesi konsultasi gratis dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kebutuhan otomatisasi yang sesuai.

      Accounting_Definisi

      Pertanyaan Seputar Nota Kredit

      • Apa itu nota kredit dan kapan biasanya dikeluarkan oleh penjual?

        Nota kredit adalah dokumen tertulis yang menjadi bukti transaksi pengurangan piutang usaha karena adanya pengembalian barang dagangan. Nota ini biasanya dikeluarkan oleh penjual ketika pembeli mengembalikan barang karena alasan seperti kerusakan kualitas, barang tidak sesuai pesanan, kesalahan jumlah atau jenis barang, kelebihan pembayaran pada faktur asli, kesalahan harga, atau barang rusak selama pengiriman.

      • Apa saja manfaat utama nota kredit bagi sebuah bisnis?

        Nota kredit memiliki beberapa manfaat penting, antara lain: menghindari data keuangan yang tidak jelas asal-usulnya, membantu mengetahui kesalahan pada laporan keuangan untuk evaluasi, menertibkan administrasi bisnis, berfungsi sebagai jaminan bagi klien untuk meningkatkan kepercayaan, dan menunjukkan bahwa pelaku bisnis memiliki tanggung jawab terhadap produk atau layanan yang diberikan.

      • Apa perbedaan mendasar antara nota kredit dan nota debet?

        Perbedaan utamanya terletak pada pihak yang mengeluarkan dan tujuannya. Nota debet dikeluarkan oleh pembeli bersamaan dengan pengembalian barang yang cacat atau tidak sesuai. Sebaliknya, nota kredit dikeluarkan oleh penjual sebagai bukti penerimaan kembali barang yang sudah terjual secara kredit, lalu diberikan kepada pembeli untuk mengurangi piutang usaha.

      Hendra Gunawan

      Hendra Gunawan - Senior Content Writer - ERP Specialist

      Hendra adalah ERP Specialist senior dengan pengalaman lebih dari 6 tahun dalam implementasi dan optimasi sistem ERP di berbagai industri. Ia berspesialisasi dalam menulis artikel seputar implementasi dan integrasi modul bisnis, sistem ERP untuk manajemen operasional, dan otomatisasi proses bisnis.

      Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya