CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Pentingnya Cycle Time untuk Bisnis Manufaktur dan Cara Menghitungnya

Diterbitkan:

Dalam industri manufaktur, kecepatan produksi merupakan faktor kunci yang memengaruhi biaya, kualitas, dan ketepatan pengiriman perusahaan. Ketika proses berjalan terlalu lama, perusahaan bisa menghadapi antrean produksi, pemborosan sumber daya, hingga penurunan kepuasan pelanggan. 

Jika kita bayangkan, sebuah pabrik komponen otomotif yang harus memenuhi permintaan dalam jumlah besar dengan jadwal yang ketat perlu memiliki siklus waktu produksi yang efisien untuk memenuhi target produksi.

Memahami cycle time membantu perusahaan melihat seberapa efisien proses produksi berjalan dari awal hingga akhir. Semakin baik perusahaan mengelola indikator ini, semakin besar peluang untuk meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas, dan memenuhi ekspektasi pasar.

Key Takeaways

  • Cycle time adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk dari awal proses hingga selesai, sehingga menjadi indikator penting untuk menilai kecepatan dan efisiensi produksi.
  • Pengelolaan cycle time yang baik membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, menjaga kualitas hasil, serta memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih konsisten.
  • Sejumlah faktor seperti proses manual, transparansi produksi yang terbatas, dan kondisi mesin yang kurang terawat dapat memperpanjang cycle time.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu Cycle Time?

      Cycle time adalah durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk dari awal proses hingga selesai. Perhitungannya mencakup seluruh tahapan produksi dimulai dari persiapan bahan, proses pengerjaan, sampai produk siap masuk ke tahap berikutnya atau dikirim sesuai alur kerja yang berlaku.

      Pemahaman tentang cycle time akan membantu perusahaan melihat seberapa cepat proses produksi berjalan dalam kondisi nyata. Selain itu, data ini juga memudahkan tim untuk menemukan titik hambatan, menilai efisiensi alur kerja, dan menentukan area yang memerlukan perbaikan agar produktivitas tetap terjaga.

      Mengapa Cycle Time Penting dalam Proses Produksi Manufaktur?

      Cycle time yang optimal berdampak langsung pada tingkat efisiensi produksi, kualitas hasil, serta kemampuan perusahaan memenuhi permintaan pasar. Saat waktu satu cycle time lebih singkat, tim produksi bisa menyelesaikan lebih banyak unit dalam durasi yang sama, sehingga biaya operasional lebih terkendali dan alur kerja tetap atau bertambah lancar. Berikut merupakan manfaat dari cycle time:

      1. Meningkatkan efisiensi produksi


      Cycle time yang optimal membantu perusahaan menjalankan proses produksi dengan lebih efisien. Saat waktu penyelesaian setiap tahapan lebih singkat, tim dapat menghasilkan lebih banyak unit dalam durasi yang sama.

      2. Menjaga kualitas hasil produksi


      Pengelolaan cycle time yang baik ikut membantu menjaga konsistensi kualitas produk. Proses produksi yang lebih terkontrol akan membuat kualitas produk tidak berubah-ubah.

      3. Membantu memenuhi permintaan pasar lebih cepat


      Waktu siklus yang lebih singkat membuat perusahaan lebih siap merespons kebutuhan pelanggan. Dengan alur kerja yang lebih lancar, bisnis dapat menjaga ketepatan waktu produksi dan pengiriman.

      4. Mengendalikan biaya operasional


      Proses produksi yang berjalan lebih efisien akan membantu perusahaan menekan pemborosan waktu dan sumber daya. Karena itu, biaya operasional dapat lebih dikendalikan.

      5. Meningkatkan daya saing bisnis


      Ketika perusahaan mampu mengelola cycle time dengan lebih efektif, bisnis dapat bekerja lebih responsif yang dapat mempersiapkan perusahaan menghadapi tuntutan pasar yang terus berubah.

      Bagaimana Cara Menghitung Cycle Time?

      Peran cycle time

      Cycle time menunjukkan seberapa cepat proses produksi menyelesaikan satu unit barang. Karena itu, perhitungannya penting untuk membantu perusahaan menilai efisiensi kerja dan menemukan peluang perbaikan sejak awal. Berikut langkah sederhana untuk menghitung cycle time secara lebih akurat:

      1. Tentukan net production time


      Langkah pertama yaitu menghitung net production time atau waktu kerja efektif yang benar-benar terpakai untuk proses produksi. Anda bisa mendapatkannya dengan mengurangi total jam kerja dengan waktu tunda, seperti istirahat, rapat, pergantian shift, atau aktivitas non-produktif lainnya.

      Data ini penting karena menjadi dasar utama dalam perhitungan cycle time. Ketika perusahaan memahami waktu produksi yang benar-benar efektif, tim akan lebih mudah menyusun target output dan merencanakan proses secara lebih efisien.

      2. Hitung total unit yang diproduksi


      Setelah itu, catat jumlah total barang yang berhasil diproduksi dalam periode yang sama. Angka ini harus sesuai dengan kondisi produksi aktual agar hasil perhitungan benar-benar mencerminkan performa di lapangan.

      Tahapan ini akan membantu perusahaan melihat hubungan antara kapasitas kerja dan hasil produksi. Selain itu, data output yang akurat juga memudahkan tim menentukan angka bahan baku untuk merencanakan produksi selanjutnya.

      3. Bagi waktu produksi bersih dengan total unit


      Jika kedua data sudah tersedia, hitung cycle time dengan membagi net production time dengan jumlah unit yang diproduksi. Hasil pembagian ini menunjukkan rata-rata waktu yang perusahaan butuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk.

      Dari angka tersebut, tim produksi dapat menilai apakah alur kerja sudah cukup efisien atau terdapat hambatan dalam pelaksanaannya. Dari sini, perusahaan bisa lebih cepat mengambil keputusan untuk memperbaiki proses yang dirasa kurang lancar.

      4. Ubah hasil ke satuan waktu yang lebih mudah dibaca


      Hasil cycle time sering muncul dalam bentuk desimal. Agar lebih mudah dipahami, ubah nilainya ke satuan waktu seperti menit atau jam menyesuaikan dengan interval produksi.

      Dengan format yang lebih jelas, tim akan lebih mudah memakai data tersebut untuk penjadwalan, evaluasi kapasitas, dan pengukuran kinerja produksi harian. Hasilnya, perusahaan bisa mengidentifikasi waktu yang diperlukan untuk setiap proses produksi dengan mudah.

      Gambaran Perhitungan Cycle Time dalam Bisnis

      Sebagai contoh perhitungan cycle time, anggap sebuah perusahaan membuat sebuah produk. Proses produksinya terbagi menjadi tiga tahap:

      Tahap Persiapan: 30 menit
      Tahap Produksi: 1 jam 20 menit (80 menit)
      Tahap Finishing: 40 menit

      Untuk menghitung cycle time total, kita menjumlahkan waktu yang dihabiskan pada setiap tahap:

      Cycle Time Total = Waktu Tahap Persiapan + Waktu Tahap Produksi + Waktu Tahap Finishing

      = 30 menit + 80 menit + 40 menit
      = 150 menit

      Jadi, cycle time total untuk memproduksi satu unit produk adalah 150 menit. Ini mencakup seluruh proses dari awal hingga produk selesai.

      Tantangan Mengefisiensikan Cycle Time dalam Bisnis Manufaktur

      Infografis tantangan cycle time

      Harus kita ingat bahwa mengelola cycle time bukan perkara sederhana, terutama dalam lingkungan manufaktur yang menuntut kecepatan, akurasi, dan konsistensi hasil setiap saat. Saat perusahaan berupaya mempercepat produksi, biasanya akan ada hambatan yang muncul. Berikut beberapa hambatan umum dalam produksi:

      1. Operasional manufaktur secara manual


      Proses manufaktur yang masih bergantung pada pekerjaan manual biasanya berjalan lebih lambat dan lebih rentan terhadap kesalahan. Aktivitas seperti pencatatan, pemantauan, perhitungan, atau pelaporan manual sering menyita waktu dan membuat proses kerja kurang efisien.

      Saat perusahaan belum mengotomatiskan tugas-tugas rutin dan berulang, potensi human error akan semakin besar. Selain itu, tenaga kerja juga sulit fokus pada pekerjaan yang membutuhkan analisis dan pengambilan keputusan yang lebih penting. Akibatnya, waktu siklus produksi menjadi lebih panjang.

      2. Keterbatasan visibilitas dalam proses produksi


      Cycle time yang efisien sulit tercapai ketika perusahaan tidak memiliki transparansi yang jelas terhadap proses produksi. Jika informasi seperti progres kerja, status bahan baku, atau estimasi pengiriman terlambat sampai dan diketahui dapat menghambat tim dalam menemukan masalah sejak awal.

      Kondisi ini membuat perencanaan produksi menjadi kurang akurat. Selain itu, perusahaan juga akan kesulitan mengelola stok, mengatur jadwal pengiriman, dan merespons hambatan operasional dengan cepat. Tanpa visibilitas yang baik, upaya mempercepat cycle time akan terasa tidak maksimal.

      3. Mesin dan peralatan yang kurang terawat


      Kondisi mesin sangat memengaruhi kelancaran proses produksi. Ketika peralatan sering bermasalah atau rusak total, risiko downtime akan meningkat dan alur kerja pun bisa sangat terganggu.

      Gangguan kecil pada mesin bisa berdampak besar jika terjadi saat beban produksi sedang tinggi. Karena itu, perusahaan perlu menjalankan perawatan preventif secara rutin agar cycle time tetap terjaga.

      Solusi Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Cycle Time dalam Bisnis Manufaktur

      Mengoptimalkan cycle time membantu perusahaan mempercepat proses produksi, menekan pemborosan, dan menjaga kualitas hasil. Agar target tersebut tercapai, perusahaan perlu menerapkan langkah yang tepat dan terukur. Berikut beberapa solusi yang dapat membantu:

      1. Menjalankan pemeliharaan mesin secara preventif


      Perawatan rutin penting untuk mengurangi risiko downtime dan menjaga performa mesin tetap stabil. Dengan perawatan yang konsisten, perusahaan dapat menjaga kelancaran produksi dan mencegah gangguan yang bisa memperpanjang cycle time.

      2. Meningkatkan visibilitas proses produksi


      Visibilitas yang baik membantu perusahaan memantau progres produksi secara real-time, mengenali berbagai bottleneck, dan mengambil tindakan lebih cepat. Dengan begitu, waktu siklus dapat ditekan dan proses kerja menjadi lebih efisien.

      3. Menstandarkan alur kerja produksi


      Standarisasi proses kerja membantu tim menjalankan setiap tahapan produksi dengan cara yang lebih konsisten. Dengan alur yang jelas, perusahaan dapat mengurangi variasi proses dan meminimalisir kesalahan kerja.

      4. Mengurangi waktu setup dan pergantian proses


      Waktu setup yang terlalu lama sering membuat produksi berjalan tidak efisien. Karena itu, perusahaan perlu meninjau proses pergantian mesin, alat, atau material agar transisi antar pekerjaan bisa berlangsung lebih cepat dan tidak menghambat alur produksi.

      5. Mengadopsi sistem dan teknologi untuk otomatisasi cycle time


      Penggunaan sistem dan teknologi modern membantu perusahaan mengurangi pekerjaan manual yang sering memperlambat proses produksi. Selain itu, otomatisasi sistem manufaktur juga membuat alur kerja lebih konsisten dan akurat.

      Kesimpulan

      Dalam manufaktur, memahami cycle time sangat penting bagi perusahaan untuk menjaga produktivitas, mengendalikan biaya, dan memenuhi ekspektasi pelanggan dengan lebih konsisten. Karena itu, penting bagi bisnis untuk mengidentifikasi tantangan yang sering muncul serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi waktu siklus.

      Agar proses produksi berjalan lebih terukur dan efisien, perusahaan dapat memanfaatkan sistem manufaktur yang mampu mengotomatiskan alur kerja, memantau performa produksi, dan membantu tim menemukan hambatan lebih cepat.

      FAQ Seputar Cycle Time

      • Apa yang dimaksud dengan cycle time?

        Cycle time adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk atau satu siklus proses dari awal hingga selesai. Dalam manufaktur, metrik ini membantu perusahaan melihat seberapa cepat proses produksi berjalan dan seberapa efisien alur kerja yang digunakan.

      • Bagaimana cara menghitung cycle time?

        Cara menghitung cycle time cukup sederhana, yaitu dengan membagi total waktu produksi efektif dengan jumlah unit yang dihasilkan. Rumusnya adalah: Cycle Time = Net Production Time / Total Unit Produced. Hasil perhitungan ini menunjukkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit produk.

      • Apa perbedaan cycle time dengan takt time?

        Cycle time menunjukkan waktu aktual yang perusahaan butuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk, sedangkan takt time menunjukkan kecepatan produksi yang seharusnya dicapai agar permintaan pelanggan terpenuhi tepat waktu. Jadi, cycle time berfokus pada performa proses nyata, sementara takt time berfokus pada target produksi berdasarkan kebutuhan pasar.

      Kinan Eliana

      Content Writer

      Kinan telah berpengalaman selama 3 tahun di bidang content writing untuk industri manufaktur, konstruksi, dan retail. Ia secara konsisten mengulas topik terkait proses operasional bisnis manufaktur, manajemen omnichannel, manajemen proyek, serta implementasi teknologi digital untuk proses bisnis.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya