7 Tips Memaksimalkan Produktivitas & OEE (Overall Equipment Effectiveness) di Pabrik Manufaktur

Kanya Anindita
7 Tips Memaksimalkan Produktivitas & OEE (Overall Equipment Effectiveness) di Pabrik Manufaktur

OEE (Overall Equipment Effectiveness) adalah standar global untuk mengukur produktivitas manufaktur. OEE dapat menjadi metrik yang kuat untuk membantu meningkatkan kinerja mesin dan aset manufaktur.

Dengan mengukur OEE, produsen akan mendapatkan pengetahuan penting tentang cara meningkatkan proses manufaktur secara sistematis. OEE juga dapat membantu mereka mengidentifikasi kerugian, mengukur kemajuan, dan meningkatkan produktivitas peralatan manufaktur mereka.

Di beberapa perusahaan manufaktur, menghitung dan melacak OEE adalah tugas yang cukup berat bagi orang yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan mesin dan manajemen aset. Sebab, sering kali ada terlalu banyak data yang perlu diverifikasi kebenarannya sehingga ini membuat proses pengukuran OEE menjadi kurang efektif.

Alasan lain yang menyebabkan ketidakefektifan dalam pengukuran OEE adalah karena perusahaan menetapkan ambang batas untuk downtime, kualitas, atau kinerja pada tingkat yang sangat rendah. Sebagai hasilnya, perusahaan bisa saja salah dalam menilai keberhasilan OEE mereka, misalnya keberhasilan yang dinilai tidak ada kaitannya dengan nilai pelanggan dan produktivitas nyata dari operasi manufaktur mereka.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan OEE dan menjadikan praktik tersebut menjadi lebih bermanfaat dalam pemeliharaan dan pengelolaan aset manufaktur Anda.

1. Prioritaskan Aset Manufaktur Anda

Ketika mengukur standar OEE di pabrik manufaktur Anda, fokuskan penilaian Anda terlebih dahulu pada peralatan yang benar-benar penting bagi bisnis Anda.

Peralatan yang dimaksud di sini adalah aset yang jika bermasalah dapat menyebabkan dampak pada hulu dan hilir manufaktur Anda, memperlambat proses produksi, dan menghasilkan kualitas yang tidak sesuai dengan ekspektasi.

Ketika Anda dapat meningkatkan kinerja aset manufaktur Anda, maka Anda tidak hanya akan dapat melancarkan proses produksi dan menghasilkan kualitas produk yang lebih baik, tetapi juga mengurangi biaya perbaikan secara signifikan.

Baca juga artikel terkait: 7 Tantangan Utama dalam Industri Manufaktur & Solusi Menghadapinya

2. Pahami Komponen OEE Anda

Anda perlu memahami komponen-komponen yang membentuk OEE Anda, yang mencakup ketersediaan, kinerja, dan kualitas yang dihasilkan dari peralatan tersebut.

Ketahui apa saja dampak dari penghentian peralatan yang penting bagi bisnis Anda (baik yang direncanakan maupun yang tidak) terhadap produksi secara keseluruhan.

Lakukan pengecekan pada seluruh aspek dalam proses manufaktur Anda. Misalnya, ketika mesin-mesin Anda tidak dapat menghasilkan kualitas produk yang Anda harapkan, cari tahu apakah masalahnya benar-benar ada pada mesin atau itu dikarenakan masalah yang terjadi di pergudangan, penerimaan, pengadaan, atau penanganan vendor.

3. Fokus Pada Metrik yang Paling Sesuai

Pengukuran OEE tidak selalu sama di semua perusahaan manufaktur, atau untuk semua mesin dan lini produksi yang dilibatkan dalam operasi mereka. Ini tergantung pada nilai yang ingin Anda berikan ke pelanggan Anda.

Misalnya, kualitas mungkin merupakan metrik yang paling penting bagi Anda, sedangkan kinerja mesin Anda mungkin tidak terlalu penting. Atau sebaliknya, kinerja mungkin adalah pertimbangan yang utama, sementara kualitas bukanlah masalah utama karena Anda memproduksi produk komoditas secara massal di mana cacat kecil tidak dipermasalahkan.

4. Koneksikan OEE dengan Sistem ERP Manufaktur

Mengecek kondisi setiap aset secara manual akan sangat memakan waktu dan rentan akan kesalahan dalam pencatatannya. Karyawan manufaktur Anda semestinya bisa melakukan pekerjaan yang lebih menguntungkan bagi bisnis Anda. Jadi, pertimbangkan untuk mengandalkan lebih banyak teknologi digital dalam bisnis manufaktur Anda.

Sistem ERP Manufaktur dapat membantu Anda meningkatkan performa mesin dan peralatan manufaktur Anda melalui perencanaan dan prediksi pengadaan, pelacakan dan pemeriksaan aset, laporan riwayat penggunaan aset, serta penjadwalan pemeliharaan yang dilakukan secara otomatis di sistem.

Tidak hanya meningkatkan efektivitas peralatan manufaktur Anda, Sistem ERP Manufaktur juga membantu meningkatkan efisiensi dalam keseluruhan proses produksi; mulai dari pengelolaan bahan baku, WIP, dan barang jadi, hingga pelacakan pengiriman pesanan ke konsumen.

5. Manfaatkan Internet of Things

Saat ini Internet of Things  (IoT) semakin diminati oleh banyak perusahaan manufaktur karena terbukti dapat membantu produsen mendapatkan data real time mengenai kondisi mesin dan peralatan manufaktur mereka.

Melalui sensor yang ada pada IoT, Anda dapat mengetahui apa yang terjadi pada mesin dan peralatan manufaktur Anda saat itu juga, kapan pun yang Anda inginkan. Ini merupakan strategi yang efektif untuk mendeteksi berbagai masalah pada mesin dengan lebih cepat.

6. Lakukan Pemeliharaan Preventif Secara Rutin

Dengan data real-time yang Anda hasilkan, Anda dapat melakukan tindakan yang perlu dilakukan untuk mesin dan peralatan manufaktur Anda dengan segera. Anda tidak perlu menunggu sampai kinerja mesin Anda menurun atau sampai terjadi penghentian dikarenakan kerusakan pada mesin, karena ini hanya akan menghambat proses produksi Anda.

Buatlah jadwal teratur untuk pemeliharaan preventif menggunakan Sistem ERP Manufaktur dan manfaatkan fitur reminder pada sistem agar tidak ada jadwal pemeliharaan yang terlewatkan.

7. Ciptakan Lingkungan Pabrik yang Kondusif

Lingkungan pabrik Anda memengaruhi kinerja mesin dan peralatan Anda. Debu, asap, suhu, kelembaban, getaran bangunan, aliran udara, tingkat cahaya, dan kondisi lainnya dapat berdampak pada aset industri Anda.

Pastikan bahwa lingkungan pabrik Anda mendukung kegunaan seluruh peralatan Anda. Pemantauan secara real-time dapat membantu Anda mengetahui perubahan yang terjadi di lingkungan pabrik yang dapat mengurangi kinerja dan kualitas peralatan manufaktur Anda.

 

Dapatkan Free ERP
Hosting Server &
Maintenance
Selama 1 tahun,
GRATIS!    Learn More »

You may like