Accounting AI software menjadi inovasi penting dalam transformasi digital di bidang akuntansi. Teknologi ini memungkinkan otomatisasi pembukuan, rekonsiliasi bank, dan pelaporan keuangan dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibanding proses manual.
AI dalam akuntansi tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membantu tim finance fokus pada analisis strategis. Artikel ini membahas 12 software AI akuntansi yang tersedia di Indonesia beserta fitur dan pertimbangan masing-masing.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Rekomendasi Singkat: Accounting AI Software Terbaik
Saya telah meninjau berbagai software Accounting AI yang tersedia dan membandingkan keunggulan serta kemudahan penggunaannya. Berikut beberapa rekomendasi singkat software akuntansi AI yang menurut saya layak dipertimbangkan, mulai dari kemampuan otomasi pembukuan, analisis data keuangan, hingga integrasi dengan sistem ERP dan pembayaran digital.
Apa Itu Accounting AI Software?
Accounting AI software adalah perangkat lunak akuntansi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan proses keuangan dalam bisnis. Teknologi ini bertugas atas pencatatan transaksi, rekonsiliasi bank, pembuatan laporan, hingga analisis data keuangan.
Selain itu, accounting AI software tools juga mampu memberikan wawasan keuangan yang lebih mendalam melalui analisis prediktif dan pelaporan real-time. Dengan dukungan AI untuk membuat laporan keuangan, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih baik berbasis data, sekaligus menghemat waktu dan biaya operasional.
Cek Dulu, Cocok atau Tidak
Jadwalkan demo interaktif dan nilai sendiri apakah sistem ini layak untuk bisnis Anda. Gratis dan fleksibel.
12 Rekomendasi Accounting AI Software di Indonesia
Memilih perangkat lunak akuntansi berbasis AI yang tepat bisa meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan perusahaan. Dengan teknologi AI, saya bisa mengotomatiskan proses yang biasanya rawan kesalahan sekaligus mempercepat analisis data keuangan secara akurat.
Berdasarkan pengalaman saya menggunakan dan menilai berbagai platform, berikut sepuluh rekomendasi software accounting AI yang patut dipertimbangkan.
Setiap software menawarkan kemampuan unik untuk mendukung kebutuhan bisnis, mulai dari akurasi laporan hingga integrasi dengan sistem lain secara seamless.
1. HashMicro Accounting AI Software
Alasan memilih: HashMicro menyediakan software akuntansi yang dikembangkan untuk konteks bisnis di Indonesia, dengan dukungan terhadap standar PSAK dan ketentuan perpajakan DJP.
Sistem ini telah digunakan oleh lebih dari 2.000 perusahaan di berbagai sektor, termasuk manufaktur, distribusi, dan ritel. HashMicro juga menyediakan fitur AI (Hashy AI) untuk membantu otomatisasi pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan.
Fitur utama:
- AI Auto-Bookkeeping (Hashy AI) – membaca transaksi dan menyiapkan pencatatan awal sesuai aturan akun perusahaan
- Smart Matching – mencocokkan bill/invoice dengan transaksi terkait secara otomatis
- Integrasi Bank & Rekonsiliasi – tarik data transaksi dan percepat proses rekonsiliasi
- Mapping Ledger Fleksibel – penyesuaian COA mengikuti struktur perusahaan
- Real-Time Dashboard – pantau performa keuangan dengan tampilan yang dapat dikustomisasi
- Manajemen Anggaran – pengajuan, persetujuan, dan monitoring budget per unit/cabang/proyek
- Kepatuhan Pajak – mendukung pelaporan sesuai peraturan pajak Indonesia
HashMicro menyediakan opsi konsultasi bagi perusahaan yang ingin mengevaluasi kesesuaian sistem dengan kebutuhan operasional mereka.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
2. Aplikasi AI untuk Akuntansi Clickup

Kemampuan integrasi dengan berbagai alat bisnis menjadikannya solusi serbaguna bagi perusahaan yang mencari efisiensi dalam manajemen proyek dan akuntansi.
Berikut fitur-fitur dari Click Up:
- Manajemen proyek
- Pelacakan waktu
- Integrasi dengan alat bisnis lain
- Pembuatan laporan
- Otomatisasi tugas
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
3. Netgain AI Tools Akuntansi

Berikut fitur-fitur dari Netgain :
- Hosting aplikasi akuntansi
- Manajemen infrastruktur IT
- Keamanan siber
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
4. TaxDome AI Accounting Software
TaxDome adalah platform manajemen praktik khusus untuk firma akuntansi. Dengan fitur-fitur seperti portal klien, manajemen dokumen, dan otomatisasi alur kerja, TaxDome membantu firma akuntansi meningkatkan efisiensi operasional, memudahkan proses migrasi, dan sinkronisasi data.
Berikut fitur-fitur dari TaxDome:
- Portal klien
- Manajemen dokumen
- Otomatisasi alur kerja
- Penagihan dan pembayaran
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
5. Akuntansi AI Vic.AI

Berikut fitur-fitur dari Vic.AI:
- Otomatisasi entri data
- Pengelompokan transaksi otomatis
- Analisis biaya real-rime
- Deteksi anomali
- Integrasi dengan sistem ERP
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
6. Bill AI-Powered Accounting Software

Berikut fitur-fitur dari Bill AI:
- Pemrosesan Faktur Otomatis
- Validasi Data AI
- Pelacakan Status Pembayaran
- Integrasi dengan Sistem Akuntansi
- Notifikasi Pembayaran
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
7. Aplikasi AI untuk Akuntansi Gridlex
Gridlex adalah perusahaan teknologi yang mengembangkan software akuntansi berbasis kecerdasan buatan. Fokusnya pada otomatisasi dan analisis data membantu perusahaan mengelola keuangan secara lebih efisien. Akuntansi AI software ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional sehari hari.
Berikut fitur-fitur dari Gridlex:
- Otomatisasi pembukuan
- Analisis keuangan AI
- Pelaporan real-time
- Integrasi multi-platform
- Deteksi anomali transaksi
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
8. Booke Accounting AI

Berikut fitur-fitur dari Booke:
- Auto-categorization of transactions
- AI-assisted reconciliation
- Real-time OCR extraction
- Integrasi dengan Xero
- Kolaborasi tim
Kelebihan dan Kekurangan:
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
9. Docyt AI Akuntansi

Berikut fitur-fitur dari Docyt:
- Otomatisasi pemrosesan dokumen
- Penyimpanan dokumen terpusat
- Ekstraksi data berbasis AI
- Integrasi dengan sistem akuntansi
- Keamanan data tingkat tinggi
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
10. Zeni AI Accounting Software

Berikut fitur-fitur dari Zeni:
- Otomatisasi pembukuan
- Pelaporan keuangan real-time
- Manajemen arus kas
- Analisis biaya
- Integrasi dengan platform bisnis
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
11. Accounting AI Coupa Navi
Coupa Navi adalah software akuntansi berbasis AI yang dirancang untuk membantu bisnis mempermudah proses pembukuan dan pengelolaan keuangan. Dengan antarmuka yang intuitif, sistem akuntansi AI ini memungkinkan tim keuangan mencatat transaksi, memantau arus kas, dan menghasilkan laporan keuangan secara lebih terstruktur.
Fitur Utama Coupa Navi
- Otomatisasi Pembukuan
- Pelaporan Real-Time
- Integrasi Bank
- Analisis Pengeluaran
- Kontrol Akses Pengguna
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
12. Akuntansi AI Turbodoc
Turbodoc adalah aplikasi akuntansi berbasis AI yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan dokumen dan pembukuan perusahaan. Software accounting AI ini membantu tim keuangan mencatat transaksi, mengatur faktur, dan memantau arus kas dengan cara yang lebih terstruktur, sambil tetap menjaga kontrol atas data penting.
Fitur Utama Turbodoc:
- Otomatisasi Dokumen Akuntansi
- Manajemen Faktur dan Pembayaran
- Sinkronisasi Bank
- Analisis Ringkas Pengeluaran
- Kontrol Akses Tim
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Perbandingan Accounting AI Software Secara Keseluruhan
Apa Saja Peran dan Manfaat Aplikasi AI untuk Akuntansi?
Seiring berkembangnya teknologi, banyak perusahaan mulai beralih ke akuntansi AI software untuk mengoptimalkan proses keuangan mereka. Bukan tanpa alasan, kecerdasan buatan (AI) mampu menggantikan tugas-tugas repetitif dan meningkatkan akurasi, efisiensi, serta keamanan data.
Berikut ini berbagai manfaat nyata yang ditawarkan AI dalam dunia akuntansi modern:
1. Efisiensi dan akurasi proses akuntansi
Akuntansi AI software mempercepat pekerjaan akuntansi dengan hasil yang lebih akurat dan minim kesalahan.
2. Fokus pada analisis strategis
AI mengambil alih tugas administratif, sehingga akuntan dapat fokus pada analisis dan pengambilan keputusan yang berdampak besar bagi bisnis.
3. Pemrosesan data dan laporan yang lebih cepat
AI mempercepat pengolahan data dan pembuatan laporan keuangan, membantu perusahaan bekerja lebih efisien.
4. Analisis real-time untuk keputusan cepat
Dengan kemampuan memantau kondisi keuangan secara langsung, bisnis bisa mengambil keputusan penting tanpa menunggu laporan manual.
5. Prediksi keuangan yang akurat
AI mampu menganalisis pola keuangan dan memberikan proyeksi jangka panjang yang lebih tepat untuk mendukung perencanaan bisnis.
6. Keamanan dan kepatuhan lebih terjaga
Sistem AI untuk membuat laporan keuangan memverifikasi data secara otomatis dan mengurangi risiko kesalahan input serta kecurangan, sekaligus membantu memenuhi standar akuntansi dan perpajakan.
Tahukah Anda?
Dengan dukungan sistem akuntansi berbasis AI milik HashMicro, AI membantu Anda menindaklanjuti dan membuat invoice kapan saja, serta mempermudah komunikasi dengan vendor. Tingkatkan efisiensi keuangan bisnis Anda dengan sistem akuntansi HashMicro!
Dapatkan konsultasi gratis sekarang!
Apa Saja Fitur Penting dalam Aplikasi AI untuk Akuntansi?
Dalam memilih tools AI akuntansi, Anda perlu memperhatikan fitur-fitur penting yang benar-benar mendukung efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan. Tanpa fitur yang tepat, otomatisasi bisa terasa setengah jalan dan tidak memberikan dampak signifikan bagi bisnis Anda.
Berikut adalah fitur-fitur yang harus ada dalam Akuntansi AI software:
1. Otomatisasi pembukuan
Otomatisasi pembukuan memungkinkan pencatatan transaksi keuangan dilakukan secara otomatis dan real-time tanpa input manual. Setiap transaksi penjualan, pembelian, maupun pengeluaran langsung tercatat ke dalam jurnal yang sesuai, sehingga mengurangi kesalahan pencatatan dan mempercepat proses penutupan buku keuangan.
2. Rekonsiliasi bank otomatis
Fitur ini membantu mencocokkan data transaksi di sistem dengan mutasi rekening bank secara otomatis. Dengan rekonsiliasi bank otomatis, perusahaan dapat dengan cepat mengidentifikasi selisih transaksi, kesalahan pencatatan, atau transaksi yang belum tercatat, sehingga laporan keuangan lebih akurat dan dapat dipercaya.
3. Analisis keuangan cerdas
Analisis keuangan cerdas memanfaatkan data historis dan indikator keuangan untuk menyajikan insight seperti profitabilitas, rasio keuangan, dan tren biaya. Fitur ini membantu manajemen memahami kondisi keuangan bisnis secara menyeluruh dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih strategis.
4. Prediksi arus kas
Prediksi arus kas memungkinkan perusahaan memperkirakan pemasukan dan pengeluaran di masa mendatang berdasarkan data transaksi dan pola historis. Dengan fitur ini, bisnis dapat mengantisipasi kekurangan dana, merencanakan pembayaran, serta menjaga likuiditas perusahaan dengan lebih baik.
5. Integrasi dengan software lain
Integrasi dengan software lain memungkinkan sistem akuntansi terhubung dengan aplikasi CRM, pembelian, payroll, inventaris, hingga ERP. Integrasi ini memastikan data antar sistem selalu sinkron, menghilangkan duplikasi input, dan meningkatkan efisiensi operasional.
6. Deteksi kesalahan dan anomali
Fitur deteksi kesalahan dan anomali membantu mengidentifikasi transaksi tidak wajar, duplikasi pencatatan, atau penyimpangan pola keuangan. Dengan peringatan dini, perusahaan dapat segera melakukan koreksi dan mencegah potensi fraud atau kesalahan yang berdampak besar.
7. Pelaporan keuangan otomatis
Pelaporan keuangan otomatis memungkinkan pembuatan laporan seperti laporan laba rugi, neraca, arus kas, dan laporan pajak secara instan dan periodik. Laporan disajikan secara konsisten dan sesuai standar akuntansi, sehingga memudahkan evaluasi kinerja dan memenuhi kebutuhan audit maupun pelaporan manajemen.
Baca juga: 15 Multi Entity Accounting System Terbaik
Tips Memilih AI Accounting Software
Memilih aplikasi pencatatan keuangan berbasis AI yang tepat adalah langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan perusahaan. Agar tidak salah pilih, berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
1. Tetapkan kebutuhan paling prioritas
Sebelum memilih AI accounting software, petakan proses keuangan yang paling sering dikerjakan dan paling sering menimbulkan revisi. Dari situ, buat daftar fitur yang wajib ada dan yang opsional supaya evaluasinya tidak melebar.
2. Minta bukti AI accounting di demo
Pastikan vendor menjelaskan bagian mana yang benar-benar memakai AI dan bagian mana yang hanya otomatisasi biasa. Saat demo, minta ditunjukkan alurnya dengan contoh data sederhana agar Anda bisa menilai logikanya.
3. Periksa kompatibilitas laporan dan struktur akun
Cek apakah sistem mendukung struktur chart of accounts yang Anda gunakan dan bisa menyesuaikan format laporan internal. Ini termasuk kebutuhan per cabang, proyek, atau unit bisnis jika perusahaan memakainya.
4. Uji integrasi yang benar-benar Anda butuhkan
Pastikan AI accounting software bisa terhubung dengan sistem yang sudah berjalan, bukan sekadar ‘bisa integrasi’ di brosur. Tanyakan metode integrasinya, batasannya, dan apakah ada biaya tambahan untuk konektor tertentu.
5. Review keamanan, hak akses, dan audit trail
Cek pengaturan role-based access, autentikasi, serta jejak perubahan transaksi yang bisa ditelusuri. Pastikan juga ada kebijakan backup dan akses admin yang jelas sejak awal.
Kesimpulan
Accounting AI software membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan keuangan. Pilih software yang sesuai dengan kebutuhan operasional, tingkat kompleksitas transaksi, dan kemampuan integrasi dengan sistem yang sudah ada.
Pastikan juga software yang dipilih mendukung standar akuntansi Indonesia (PSAK) dan dapat menghasilkan laporan yang sesuai dengan ketentuan DJP. Manfaatkan konsultasi gratis dari vendor sebelum memutuskan.
Pertanyaan Seputar Accounting AI Software
-
Bisakah AI digunakan untuk akuntansi?
AI bisa Anda gunakan untuk akuntansi karena mampu mengotomatisasi proses seperti pembukuan, rekonsiliasi, dan analisis data.
-
Apa saja aplikasi AI yang sering digunakan?
Beberapa aplikasi AI yang sering perusahaan Indonesia gunakan dalam akuntansi adalah HashMicro, dengan fitur otomatisasi dan pelaporan keuangan yang cerdas.
-
Apa peran AI dalam bidang keuangan?
AI membantu menganalisis data keuangan secara cepat, mendeteksi risiko dan kecurangan, mengotomasi proses operasional, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat bagi perusahaan.
-
Apa saja contoh penerapan aplikasi AI untuk Akuntansi?
1. Otomatisasi pembukuan seperti pencatatan transaksi, rekonsiliasi bank, dan pengelompokan akun.
2. Pemrosesan dokumen (invoice, kuitansi, PO) menggunakan OCR dan machine learning.
3. Deteksi anomali dan fraud pada transaksi keuangan.
4. Prediksi arus kas dan analisis keuangan berbasis data real-time. -
Apakah AI bisa membuat laporan keuangan?
AI untuk membuat laporan keuangan dapat secara otomatis menganalisis data, menyusun, dan menghasilkan laporan keuangan dengan cepat dan akurat.













