Banyak perusahaan di Indonesia yang menghadapi tantangan besar saat mengelola keuangan untuk beberapa unit bisnisnya, terutama ketika masih mengandalkan sistem akuntansi terpisah atau manual.
Studi kasus penerapan software akuntansi berbasis cloud di PT. XYZ menunjukkan hasil yang signifikan, di mana penggunaan sistem ini meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi laporan keuangan dibandingkan penggunaan Microsoft Excel yang selama ini rentan kesalahan input dan proses manual panjang.
Penerapan multi entity accounting software juga membantu perusahaan meningkatkan transparansi, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta memudahkan pengawasan keuangan lintas entitas. Dengan manfaat tersebut, pemilihan software yang tepat menjadi faktor krusial bagi bisnis yang memiliki banyak cabang atau anak perusahaan.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Software Akuntansi Multi Entitas?
Software akuntansi multi entitas adalah sistem yang dirancang untuk mengelola dan mengonsolidasikan laporan keuangan dari beberapa entitas bisnis dalam satu platform terpusat. Solusi ini memungkinkan perusahaan memantau performa keuangan setiap unit usaha secara real-time tanpa harus memisahkan pencatatan secara manual.
Bisnis dengan banyak cabang atau anak perusahaan membutuhkan software ini untuk menjaga konsistensi data, akurasi laporan, dan efisiensi proses konsolidasi. Tanpa sistem terintegrasi, risiko kesalahan pencatatan dan keterlambatan laporan keuangan akan semakin besar.
Dengan software akuntansi multi entitas, perusahaan dapat meningkatkan transparansi, mempercepat pengambilan keputusan strategis, serta memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi. Hal ini menjadikannya solusi penting bagi bisnis yang sedang berkembang maupun skala enterprise.
Ideal Untuk
Solusi ERP dengan konsolidasi keuangan otomatis & unlimited user
Ideal Untuk
Cloud ERP global untuk manajemen bisnis skala besar
Ideal Untuk
Software manajemen keuangan canggih untuk CFO
Ideal Untuk
Solusi enterprise terintegrasi ekosistem Microsoft
Ideal Untuk
ERP untuk bisnis menengah yang sedang berkembang
15 Software Multi Entity Accounting Software Terbaik di Indonesia
1. HashMicro (Hash CORE ERP)

Sebagai penyedia solusi ERP terkemuka di Asia Pasifik, HashMicro menghadirkan Hash CORE ERP yang dirancang khusus untuk menangani kompleksitas pasar enterprise di Indonesia. Sistem ini sangat ideal untuk holding company karena kemampuannya melakukan konsolidasi laporan keuangan dari berbagai entitas hanya dalam hitungan detik. Keunggulan utamanya terletak pada pemahaman mendalam terhadap regulasi perpajakan dan akuntansi lokal yang seringkali menjadi kendala pada software global.
Salah satu nilai jual unik (USP) HashMicro adalah model lisensi Unlimited User. Berbeda dengan kompetitor yang mengenakan biaya per pengguna, HashMicro memungkinkan perusahaan untuk memberikan akses ke sebanyak mungkin karyawan tanpa biaya tambahan. Hal ini sangat menguntungkan bagi perusahaan ekspansif yang memiliki banyak staf operasional di berbagai cabang.
Fitur Intercompany Transactions pada HashMicro memungkinkan eliminasi jurnal otomatis, sehingga tim keuangan tidak perlu lagi melakukan rekonsiliasi manual yang memakan waktu. Selain itu, fitur Budget Management memberikan kontrol ketat terhadap anggaran setiap entitas, mencegah pemborosan biaya operasional di level cabang.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Lisensi Unlimited User membuat biaya investasi lebih efisien untuk skala besar. | Butuh waktu untuk implementasi karena tingkat kustomisasi yang tinggi. |
| Fitur Financial Consolidation yang cepat dan akurat secara real-time. | Fitur yang sangat lengkap mungkin berlebihan untuk bisnis mikro. |
| Dukungan penuh terhadap regulasi pajak (e-Faktur) dan PSAK Indonesia. | |
HashMicro: Platform ERP komprehensif dengan fitur akuntansi multi entitas yang kuat, cocok untuk perusahaan yang memprioritaskan efisiensi biaya dan kustomisasi.
Website: https://www.hashmicro.com/id/
2. Oracle NetSuite
Oracle NetSuite merupakan pemain lama dalam industri Cloud ERP yang dikenal dengan skalabilitasnya untuk pasar global. Modul OneWorld mereka memungkinkan manajemen bisnis global secara real-time, menangani berbagai mata uang, aturan perpajakan, dan persyaratan pelaporan di berbagai negara. Ini menjadikannya pilihan populer bagi perusahaan multinasional.
Sistem ini menawarkan visibilitas yang sangat baik terhadap kinerja setiap anak perusahaan melalui dashboard yang dapat dikustomisasi. Namun, kecanggihan ini datang dengan harga yang cukup premium, baik dari sisi lisensi maupun biaya implementasi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kemampuan manajemen global yang sangat kuat (multi-currency, multi-language). | Biaya lisensi dan implementasi cenderung sangat tinggi. |
| Ekosistem cloud yang matang dan stabil. | Kurva pembelajaran (learning curve) cukup curam bagi pengguna baru. |
Oracle NetSuite: Solusi cloud ERP premium yang ideal untuk perusahaan multinasional dengan kebutuhan konsolidasi global yang kompleks.
Website: https://www.netsuite.com/
3. Sage Intacct
Sage Intacct sering menjadi pilihan utama para CFO profesional karena kedalaman fitur manajemen keuangannya. Software ini menggunakan pendekatan dimensional accounting yang memungkinkan pengguna untuk “mengiris dan memotong” data data keuangan berdasarkan lokasi, departemen, atau proyek tanpa perlu memperumit bagan akun (COA).
Fitur konsolidasi otomatisnya mampu menangani struktur kepemilikan yang kompleks dan mata uang asing dengan presisi tinggi. Sage Intacct juga dikenal memiliki integrasi yang baik dengan software lain seperti Salesforce.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fitur akuntansi dan pelaporan keuangan yang sangat mendalam. | Antarmuka mungkin terasa kurang modern dibanding kompetitor baru. |
| Sistem dimensi yang fleksibel untuk analisis data. | Biaya bisa meningkat signifikan seiring penambahan modul. |
Sage Intacct: Software akuntansi yang kuat untuk tim keuangan yang membutuhkan analisis data mendalam dan fleksibilitas pelaporan.
Website: https://www.sage.com/
4. Microsoft Dynamics 365 Finance
Bagi perusahaan yang sudah tertanam kuat dalam ekosistem Microsoft, Dynamics 365 Finance adalah pilihan logis. Software ini menawarkan integrasi tanpa batas dengan Office 365, Power BI, dan aplikasi Microsoft lainnya. Kemampuan AI-driven insights membantu manajemen memprediksi arus kas dan tren pembayaran dengan lebih akurat.
Sistem ini dirancang untuk perusahaan skala enterprise dengan kebutuhan operasional yang kompleks. Namun, fleksibilitasnya seringkali menuntut proses konfigurasi dan setup yang cukup rumit dan memakan waktu.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Integrasi sempurna dengan ekosistem Microsoft (Excel, Outlook, Teams). | Implementasi bisa sangat kompleks dan membutuhkan mitra ahli. |
| Fitur analitik berbasis AI yang canggih. | Memerlukan spesifikasi teknis dan maintenance yang cukup tinggi. |
Microsoft Dynamics 365: Solusi enterprise yang kuat bagi perusahaan yang ingin memaksimalkan investasi mereka di ekosistem Microsoft.
Website: https://dynamics.microsoft.com/
5. SAP Business One
SAP Business One (SAP B1) adalah jawaban SAP untuk segmen pasar menengah (SME). Meskipun lebih ringan daripada versi SAP S/4HANA, SAP B1 tetap menawarkan fitur multi-company yang solid. Pengguna dapat mengelola proses pembelian, inventaris, dan keuangan antar entitas dalam satu platform.
Reputasi brand SAP memberikan jaminan keandalan dan standar proses bisnis kelas dunia. Namun, beberapa pengguna mungkin menemukan antarmukanya sedikit kaku dibandingkan solusi cloud-native modern.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Standar proses bisnis global yang teruji. | Biaya maintenance dan upgrade bisa cukup mahal. |
| Integrasi kuat antara akuntansi, inventaris, dan pembelian. | Antarmuka pengguna (UI) terasa kurang intuitif bagi generasi baru. |
SAP Business One: Pilihan solid bagi bisnis menengah yang menginginkan standarisasi proses dan keandalan brand global.
Website: https://www.sap.com/
6. Xero (dengan Add-on)
Xero adalah pemimpin pasar untuk software akuntansi bisnis kecil dan menengah berkat kemudahan penggunaannya. Untuk kebutuhan multi entitas, Xero sebenarnya tidak memiliki fitur konsolidasi native yang sekuat ERP, namun ekosistem add-on dan aplikasinya sangat luas.
Pengguna Xero biasanya menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Fathom atau Spotlight Reporting untuk melakukan konsolidasi laporan keuangan grup. Ini menjadikan Xero solusi yang fleksibel namun mungkin kurang terintegrasi untuk perusahaan yang sangat besar.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat user-friendly dan mudah digunakan. | Memerlukan biaya tambahan untuk aplikasi konsolidasi pihak ketiga. |
| Ekosistem integrasi aplikasi yang sangat luas. | Kurang cocok untuk struktur holding company yang sangat kompleks. |
Xero: Solusi ideal bagi bisnis berkembang yang mengutamakan kemudahan penggunaan dan bersedia menggunakan aplikasi tambahan.
Website: https://www.xero.com/
7. QuickBooks Enterprise
QuickBooks Enterprise adalah evolusi dari software akuntansi dasar yang banyak digunakan. Versi Enterprise ini menawarkan fitur pelaporan lanjutan dan kemampuan transfer antar perusahaan yang lebih baik daripada versi Pro atau Premier. Ini adalah jembatan bagi bisnis yang sudah “lulus” dari software akuntansi dasar namun belum siap beralih ke ERP penuh.
Kelebihan utamanya adalah familiaritas; banyak akuntan yang sudah terbiasa dengan antarmuka QuickBooks, sehingga mengurangi waktu pelatihan. Namun, skalabilitasnya tetap terbatas jika dibandingkan dengan solusi ERP murni.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah dipelajari karena banyak akuntan sudah familiar. | Database bisa menjadi lambat jika volume transaksi sangat besar. |
| Fitur pelaporan konsolidasi yang cukup memadai untuk skala menengah. | Bukan solusi cloud-native (hybrid), akses remote bisa terbatas. |
QuickBooks Enterprise: Opsi transisi yang baik bagi pengguna setia QuickBooks yang membutuhkan fitur multi entitas lebih canggih.
Website: https://quickbooks.intuit.com/
8. Acumatica
Acumatica menonjol dengan model penetapan harganya yang unik, yaitu berbasis konsumsi sumber daya komputasi, bukan jumlah pengguna. Ini membuatnya menarik bagi perusahaan yang memiliki banyak pengguna namun volume transaksinya bervariasi. Fitur akuntansi antar perusahaannya memungkinkan buku besar terpusat dan manajemen mata uang yang efisien.
Sebagai solusi browser-based murni, Acumatica menawarkan aksesibilitas tinggi. Namun, ketergantungan total pada koneksi internet bisa menjadi pertimbangan bagi lokasi dengan infrastruktur terbatas.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Model harga unik yang tidak membatasi jumlah pengguna. | Sangat bergantung pada kualitas koneksi internet. |
| Fitur manajemen keuangan multi entitas yang komprehensif. | Biaya bisa sulit diprediksi jika konsumsi sumber daya melonjak. |
Acumatica: ERP modern yang cocok untuk perusahaan dengan banyak pengguna yang menginginkan fleksibilitas akses cloud.
Website: https://www.acumatica.com/
9. Odoo
Odoo menawarkan pendekatan modular dan open-source yang memberikan fleksibilitas luar biasa. Dalam lingkungan multi-company, Odoo memungkinkan aturan berbagi data yang spesifik antar entitas. Anda dapat mengkonsolidasikan laporan secara otomatis dan berpindah antar perusahaan dalam satu dashboard.
Kekuatan Odoo terletak pada integrasinya; modul akuntansi terhubung langsung dengan penjualan, inventaris, dan e-commerce. Namun, fleksibilitas ini seringkali menuntut biaya kustomisasi dan dukungan teknis yang tidak sedikit agar sistem berjalan optimal.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat modular, bayar hanya untuk apa yang Anda butuhkan. | Dukungan komunitas kadang kurang memadai untuk isu kompleks. |
| Fleksibilitas tinggi untuk kustomisasi alur kerja. | Seringkali memerlukan tim teknis internal atau mitra untuk setup. |
Odoo: Solusi serba bisa bagi perusahaan yang membutuhkan sistem terintegrasi dengan fleksibilitas tinggi.
Website: https://www.odoo.com/
10. Zoho Books
Bagi bisnis yang sadar anggaran namun membutuhkan fitur akuntansi cabang yang solid, Zoho Books adalah opsi menarik. Bagian dari ekosistem Zoho yang luas, software ini menangani akuntansi cabang, kepatuhan pajak, dan alur kerja otomatis dengan baik. Harganya sangat kompetitif dibandingkan solusi ERP besar.
Zoho Books sangat cocok untuk bisnis jasa atau distribusi skala menengah. Meskipun demikian, fitur enterprise-nya mungkin terasa terbatas bagi perusahaan manufaktur dengan proses produksi yang kompleks.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Harga sangat terjangkau dengan fitur yang cukup lengkap. | Kurang cocok untuk industri manufaktur yang kompleks. |
| Integrasi mulus dengan aplikasi Zoho lainnya (CRM, Inventory). | Fitur konsolidasi tidak sekuat solusi ERP kelas atas. |
Zoho Books: Pilihan cerdas bagi bisnis yang mengutamakan efisiensi anggaran dan integrasi ekosistem aplikasi bisnis.
Website: https://www.zoho.com/books/
11. FreshBooks
FreshBooks awalnya dikenal sebagai solusi invoicing untuk freelancer, namun kini telah berkembang menjadi software akuntansi yang mendukung pemilik bisnis dengan beberapa entitas usaha. Keunggulan utamanya adalah antarmuka yang sangat intuitif dan kemudahan penggunaan.
Software ini sangat ideal untuk agensi atau bisnis berbasis jasa yang mengelola beberapa brand atau unit bisnis. Namun, untuk kebutuhan ritel atau manufaktur yang membutuhkan manajemen inventaris multi-gudang yang rumit, FreshBooks mungkin bukan pilihan utama.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat mudah digunakan bahkan bagi non-akuntan. | Fitur akuntansi terbatas untuk bisnis barang/inventaris. |
| Manajemen invoicing dan expense tracking yang unggul. | Kurang fitur untuk konsolidasi keuangan tingkat lanjut. |
FreshBooks: Solusi terbaik untuk pemilik bisnis jasa yang mengelola beberapa unit usaha dan mengutamakan kesederhanaan.
Website: https://www.freshbooks.com/
12. Tipalti
Tipalti bukanlah software akuntansi umum (GL), melainkan spesialis dalam otomatisasi hutang usaha (Accounts Payable/AP) global. Untuk perusahaan multi entitas yang berurusan dengan ribuan pembayaran ke pemasok di berbagai negara, Tipalti adalah penyelamat. Sistem ini mengotomatiskan seluruh siklus pembayaran, kepatuhan pajak global, dan rekonsiliasi pembayaran.
Biasanya, Tipalti digunakan berdampingan dengan sistem ERP utama seperti NetSuite atau Intacct untuk menangani fungsi AP yang spesifik dan kompleks tersebut.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Otomatisasi pembayaran global dan kepatuhan pajak terbaik. | Bukan software akuntansi full-suite (perlu integrasi ERP). |
| Mengurangi risiko fraud dan kesalahan pembayaran secara signifikan. | Biaya bisa tinggi untuk volume transaksi kecil. |
Tipalti: Solusi spesialis bagi perusahaan yang membutuhkan otomatisasi pembayaran massal lintas negara secara efisien.
Website: https://tipalti.com/
13. TallyPrime
TallyPrime sangat populer di pasar Asia dan Timur Tengah. Dikenal karena kecepatan input datanya yang legendaris, software ini mendukung manajemen cost center, multi-mata uang, dan neraca konsolidasi. TallyPrime menawarkan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan inventaris dan kepatuhan pajak lokal di wilayah operasinya.
Meskipun sangat fungsional dan cepat, antarmuka penggunanya sering dianggap terlihat “jadul” dibandingkan software cloud modern lainnya, yang mungkin menjadi hambatan bagi pengguna baru.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Input data sangat cepat dan ringan dijalankan. | Antarmuka pengguna (UI) terlihat kurang modern. |
| Laporan keuangan yang komprehensif dan akurat. | Akses cloud/remote tidak sefleksibel kompetitor lain. |
TallyPrime: Pilihan andal bagi bisnis di pasar Asia yang membutuhkan software akuntansi cepat dan tangguh.
Website: https://tallysolutions.com/
14. MYOB Advanced
MYOB Advanced adalah solusi Cloud ERP yang dominan di pasar Australia dan Selandia Baru, namun juga digunakan di beberapa negara Asia. Sistem ini menawarkan buku besar umum yang kuat, akuntansi proyek antar perusahaan, dan manajemen pajak yang terintegrasi. Fitur konsolidasinya memudahkan pelaporan grup usaha.
Kekuatannya terletak pada lokalisasi fitur untuk pasar APAC. Namun, dukungan globalnya mungkin tidak sekuat pemain besar seperti Oracle atau SAP bagi perusahaan yang beroperasi di luar wilayah tersebut.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Lokalisasi kuat untuk pasar Australia, NZ, dan Asia. | Dukungan di luar wilayah APAC mungkin terbatas. |
| Fitur manajemen proyek dan akuntansi yang solid. | Ekosistem add-on tidak seluas kompetitor global. |
MYOB Advanced: Solusi tepat bagi perusahaan yang memiliki fokus operasional di wilayah Asia Pasifik dan Australia.
Website: https://www.myob.com/
15. Workday Financial Management
Workday awalnya dikenal sebagai raksasa di bidang Human Capital Management (HCM), namun solusi manajemen keuangannya kini menjadi pesaing berat di level enterprise. Workday menawarkan konsolidasi global, audit internal yang kuat, dan pelaporan real-time dalam satu platform cloud murni.
Kelebihan utamanya adalah penyatuan data keuangan dan SDM, memberikan wawasan unik tentang efisiensi tenaga kerja. Namun, seperti solusi enterprise lainnya, harganya berada di kisaran premium.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Analitik mendalam yang menggabungkan data keuangan dan SDM. | Harga premium yang menargetkan perusahaan besar. |
| Antarmuka modern dan pengalaman pengguna yang baik. | Implementasi bisa memakan waktu lama. |
Workday: Solusi ideal bagi perusahaan besar yang ingin mengintegrasikan manajemen keuangan dan sumber daya manusia secara mendalam.
Website: https://www.workday.com/
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan ketika Memilih Software yang Tepat untuk Skala Bisnis Anda
Memilih software akuntansi multi entitas adalah keputusan strategis jangka panjang. Langkah pertama adalah mengevaluasi skala bisnis Anda secara jujur. Apakah Anda sebuah holding company dengan anak perusahaan yang memiliki lini bisnis berbeda-beda, atau sebuah jaringan ritel dengan proses bisnis yang seragam? Kebutuhan kustomisasi HashMicro mungkin sangat cocok untuk skenario pertama, sementara solusi seperti Xero mungkin cukup untuk yang kedua.
Selanjutnya, perhatikan struktur biaya secara menyeluruh. Banyak software tampak murah di awal namun membebankan biaya tinggi saat Anda menambah pengguna atau fitur (add-on). Model Unlimited User seperti yang ditawarkan HashMicro bisa menjadi penghematan besar dalam jangka panjang. Terakhir, jangan abaikan dukungan lokal. Tim support yang memahami regulasi perpajakan Indonesia dan dapat merespons cepat adalah aset berharga saat sistem mengalami kendala.
Untuk memahami lebih dalam mengenai bagaimana teknologi dapat mengubah operasional bisnis Anda, Anda bisa membaca artikel tentang rekomendasi software akuntansi terbaik yang memberikan perspektif lebih luas mengenai fitur-fitur esensial lainnya.
Kesimpulan
Multi entity accounting software hadir sebagai solusi krusial bagi holding company dan bisnis ekspansif untuk menyederhanakan konsolidasi laporan, meningkatkan transparansi, serta memastikan akurasi data keuangan secara real-time.
Hashmicro, Oracle, Sage, Microsoft Dynamics 365, dan SAP Business One menjadi beberapa solusi yang menonjol dalam artikel ini. Setiap software menawarkan keunggulan yang berbeda, mulai dari kustomisasi tinggi hingga opsi yang lebih fleksibel untuk bisnis berkembang.
Karena itu, pemilihan software sebaiknya disesuaikan dengan struktur organisasi, kompleksitas operasional, serta rencana pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Dengan memilih software akuntansi multi entitas yang tepat, perusahaan tidak hanya menghemat waktu dan biaya operasional, tetapi juga memperoleh fondasi keuangan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan dan berbasis data.
Pertanyaan Seputar Multi Entity Accounting Software
-
-
-
Apa perbedaan software akuntansi biasa dengan multi entity?
Software akuntansi biasa dirancang untuk satu entitas hukum, sedangkan software multi entity memiliki arsitektur yang memungkinkan pengelolaan banyak entitas dalam satu database, melakukan konsolidasi laporan otomatis, dan mengelola transaksi antar perusahaan.
-
Apakah software ini bisa menangani mata uang berbeda?
Ya, sebagian besar software multi entity modern dilengkapi fitur multi-currency yang dapat mengonversi transaksi mata uang asing ke mata uang pelaporan induk perusahaan secara otomatis menggunakan kurs real-time.
-
Berapa lama proses implementasi software multi entitas?
Waktu implementasi bervariasi tergantung kompleksitas bisnis dan software yang dipilih. Untuk solusi cloud ringan bisa 1-3 bulan, sedangkan untuk ERP enterprise lengkap seperti HashMicro atau NetSuite bisa memakan waktu 3-6 bulan.
-
Apakah data antar cabang aman?
Sangat aman. Software multi entitas menggunakan fitur Role-Based Access Control (RBAC). Ini berarti pengguna di cabang A hanya bisa melihat data cabang A, sementara manajemen pusat memiliki akses global, menjaga kerahasiaan dan keamanan data antar entitas.
-
-



















