CNBC Awards
×

Kerja Lebih Tenang di Bulan Ramadan!

Diskon 20% untuk Semua Modul!*

Manfaatkan promo spesial ini dan pastikan bisnis tetap lancar selama Ramadan!

Sisa Waktu --:--:--

*hanya untuk 100 klaim pertama

Mengenal Cloud-Based Payroll Software, Kelebihan, & Fitur Wajibnya

Diterbitkan:

Cloud-based payroll software merupakan sebuah sistem yang terpusat dan terintegrasi melalui cloud. Cloud berarti semua data disimpan secara virtual dan bisa diakses kapan saja melalui internet. Jadi, data karyawan tidak lagi disimpan di localhost atau komputer offline milik perusahaan.

Platform penggajian dan sistem HR yang terintegrasi sekarang menjadi standar global dengan 68% implementasinya berbasis cloud. Maka dari itu, tidak heran jika sistem penggajian berbasis cloud kini menjadi standar di berbagai perusahaan industri apa saja. Ketahui lebih dalam tentang sistem ini dan manfaatnya untuk HR di artikel ini.

Key Takeaways

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa Itu Cloud-Based Payroll?

      Cloud-based payroll adalah sistem penggajian yang berjalan melalui internet dan semua datanya disimpan pada server cloud, bukan di komputer lokal atau file internal perusahaan. Sistem ini memudahkan perusahaan untuk mengelola perhitungan gaji, slip gaji, data karyawan, potongan, tunjangan, hingga laporan payroll dalam satu platform yang terpusat.

      Berbeda dari metode manual atau software desktop, cloud-based payroll memberi kemudahan akses secara real-time bagi tim yang berwenang. Sistem ini juga lebih fleksibel karena pembaruan fitur, penyesuaian regulasi, dan penyimpanan data biasanya dikelola langsung oleh penyedia software, sehingga perusahaan tidak perlu repot mengurus semuanya sendiri.

      Kelebihan Cloud-Based Payroll Software

      Bagi perusahaan, management, atau departemen Human Resource, sistem penggajian berbasis cloud menawarkan banyak kelebihan, seperti:

      1. Memusatkan data karyawan

      Cloud-based payroll membantu perusahaan menyimpan data karyawan dalam satu sistem yang terorganisir. Informasi seperti gaji, tunjangan, potongan, riwayat payroll, hingga data kehadiran dapat dikelola lebih rapi tanpa harus tersebar di banyak file atau dokumen terpisah.

      2. Dapat diakses dari mana saja

      Salah satu kelebihan utama sistem berbasis cloud adalah fleksibilitas akses. Tim HR atau payroll dapat memproses dan meninjau data dari mana saja selama memiliki koneksi internet, sehingga pekerjaan tetap berjalan lebih lancar, terutama untuk perusahaan dengan sistem kerja hybrid atau multi-cabang.

      3. Meningkatkan perlindungan data

      Data payroll termasuk informasi sensitif yang perlu dijaga dengan baik. Cloud-based payroll software umumnya dilengkapi pengaturan hak akses, backup otomatis, dan sistem keamanan yang lebih baik dibanding penyimpanan manual di komputer atau spreadsheet biasa.

      4. Menyederhanakan kepatuhan

      Perusahaan perlu menyesuaikan proses payroll dengan aturan yang berlaku, mulai dari pajak, BPJS, hingga kebijakan ketenagakerjaan. Sistem berbasis cloud membantu perusahaan menerapkan aturan tersebut secara lebih konsisten dan mempermudah penyesuaian saat ada perubahan regulasi.

      5. Mengurangi beban kerja tim HR Payroll

      Tim HR tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menghitung gaji, memeriksa ulang data, atau membuat laporan manual karena proses ini berjalan otomatis. Beban administratif menjadi lebih ringan sehingga tim dapat fokus pada tugas yang lebih strategis, misalnya menjaga kenyamanan karyawan di tempat kerja.

      6. Mempermudah untuk selalu mendapatkan informasi terbaru

      Software payroll berbasis cloud biasanya mendapatkan pembaruan sistem (update) secara berkala dari vendor. Hal ini membantu perusahaan memakai fitur terbaru, peningkatan keamanan, atau penyesuaian aturan tanpa harus melakukan instalasi manual yang merepotkan.

      7. Berkembang seiring dengan perusahaan Anda

      Ketika jumlah karyawan, cabang, atau kebutuhan administrasi bertambah, sistem cloud cenderung lebih mudah disesuaikan. Jadi, perusahaan Anda tidak perlu mengganti seluruh sistem dari awal karena platform berbasis cloud sangat scalable.

      Fitur Wajib dalam Sistem Penggajian Berbasis Cloud

      Berikut ini beberapa fitur dalam sistem gaji berbasis cloud yang harus Anda pastikan keberadaannya sejak awal:

      • Kemampuan otomatisasi: Sistem harus bisa menghitung gaji, lembur, tunjangan, dan potongan (misal PPh 21) secara otomatis. Fitur ini membantu mempercepat proses payroll dan mengurangi kesalahan manual.
      • Ada fitur pemotongan gaji sesuai aturan setempat: Software perlu mendukung perhitungan potongan seperti pajak dan BPJS sesuai regulasi yang berlaku. Ini sangat penting terutama jika Anda punya karyawan remote di luar negeri.
      • Dapat terintegrasi dengan sistem lain: Sistem payroll akan lebih efisien jika bisa terhubung dengan sistem lain, misal absensi atau akuntansi. Integrasi ini mengurangi alur kerja bolak-balik dan lebih efisien.
      • Bisa dipersonalisasi: Setiap bisnis punya aturan penggajian yang berbeda, jadi sistem harus fleksibel untuk disesuaikan. Misalnya ada perusahaan yang melakukan penggajian 2x sebulan, sementara umumnya 1x sebulan.
      • Ada trial atau demo gratis: Trial atau demo membantu perusahaan menilai apakah sistem mudah digunakan dan sesuai kebutuhan. Langkah ini penting sebelum mengambil keputusan pembelian.
      • Terdapat support teknis: Dukungan teknis dibutuhkan untuk membantu saat implementasi atau ketika terjadi kendala. Pastikan vendor menawarkan technical support yang selalu tersedia dan bisa dipanggil on-site jika urgent.

      Kapan Sebaiknya Menggunakan Sistem Gaji Berbasis Cloud?

      Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Anda segera beralih ke sistem penggajian berbasis cloud:

      • Saat perusahaan mulai kesulitan mengelola data payroll yang tersebar di banyak file atau divisi.
      • Saat tim HR membutuhkan akses data penggajian yang lebih fleksibel tanpa bergantung pada satu perangkat atau lokasi kantor.
      • Saat perusahaan memiliki cabang, unit bisnis, atau pola kerja hybrid (WFH + WFO) yang membuat proses payroll manual menjadi kurang efisien.
      • Saat risiko kesalahan hitung gaji, tunjangan, potongan, atau lembur mulai sering terjadi.
      • Saat bisnis membutuhkan sistem yang lebih aman untuk menyimpan data gaji dan informasi karyawan.
      • Saat perusahaan ingin lebih mudah menyesuaikan proses payroll dengan perubahan aturan dan kebutuhan administrasi.
      • Saat tim HR ingin mengurangi pekerjaan administratif berulang agar bisa fokus pada pengelolaan SDM yang lebih strategis.
      • Saat perusahaan sedang bertumbuh dan membutuhkan sistem yang dapat mengikuti peningkatan jumlah karyawan dan kompleksitas operasional.

      Jika kondisi bisnis Anda melengkapi check list di atas, maka sekarang saatnya Anda mencari provider sistem payroll berbasis cloud yang Andal dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

      Siap Beralih ke Cloud-Based Payroll System?

      Sistem payroll berbasis cloud menjadi solusi bagi hampir semua bisnis berbagai sektor. Ini karena berbagai kemudahan yang ditawarkan, mulai dari akses dari mana saja, mengurangi beban kerja tim HR, hingga kualitas keamanan yang jauh lebih baik.

      Jika bisnis Anda memutuskan menggunakan software payroll berbasis cloud, jangan lupa pertimbangkan juga kemampuan tim Anda dan waktu training yang dibutuhkan untuk peralihannya. Kendati perlu beberapa waktu, proses kerja tim Anda dijamin akan lebih cepat dan minim error setelah sistem go live.

      Jika masih bingung, Anda bisa melakukan konsultasi sistem payroll gratis dengan tim HashMicro sekaligus meminta demo gratis untuk lebih memahami sistemnya. Coba sekarang dan rasakan bagaimana sistem kami membantu produktivitas bisnis Anda.

      Reno Wicaksana

      Senior Content Writer on HRIS

      Reno adalah HRM Specialist dan senior content writer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Secara konsisten mengangkat topik artikel seputar performance management, rekrutmen dan pengembangan SDM, manajemen talenta, dan sistem HRIS untuk pengelolaan karyawan.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya