7 Manfaat Utama Software ERP untuk Industri Grosir

Kanya Anindita
7 Manfaat Utama Software ERP untuk Industri Grosir

Industri grosir dikenal sebagai sektor yang melibatkan banyak proses, mulai dari mendapatkan barang dari supplier hingga mendistribusikan barang tersebut ke retailer atau ke konsumen akhir. Jika proses-proses ini dilakukan secara manual atau dengan sistem terpisah, maka akan sulit bagi pemilik bisnis grosir untuk memonitor dan menganalisis performance dari setiap proses tersebut.

Dengan sistem ERP, proses-proses dalam bisnis grosir yang memakan waktu dan rentan terhadap error dapat diotomatiskan dan diintegrasikan. Semua proses dapat dipantau dan dikelola dari satu platform saja. Berikut ini adalah tujuh manfaat utama software ERP untuk industri grosir.

7 Manfaat Utama Software ERP untuk Industri Grosir

1. Mengurangi Biaya Operasional

Sistem ERP memungkinkan pemilik bisnis grosir untuk menghemat biaya operasional, sebab proses-proses yang tadinya dilakukan secara manual oleh karyawan dapat diotomatiskan. Untuk penghematan biaya lebih lanjut, sistem ERP juga memungkinkan pengusaha grosir untuk memprediksi penghasilan dan biayanya pengeluarannya secara lebih akurat. Dengan begini, budgeting dapat dilakukan dengan lebih baik.

2. Melancarkan Proses Rantai Pasokan

Dengan software ERP, proses rantai pasokan mulai dari pemesanan barang ke supplier hingga pengiriman barang ke pelanggan menjadi lebih sederhana. Anda dapat melakukan pemesanan secara otomatis ke supplier favorit Anda, melacak barang yang akan masuk ke gudang Anda, menentukan lokasi barang tersebut, mengelolanya di inventaris Anda, hingga akhirnya mengirimkannya ke pelanggan. Semuanya akan tercatat secara otomatis di sistem ERP Anda.

3. Mengoptimalkan Manajemen Stok Barang

Salah satu manfaat terpenting dari sistem ERP untuk industri grosir yakni membuat pengelolaan persediaan menjadi lebih optimal. Perangkat lunak ini memungkinkan Anda untuk melacak tingkat stok di setiap lokasi secara real time sehingga memudahkan Anda menjaga persedian untuk tetap stabil. Anda dapat memprediksi jumlah barang yang perlu disediakan untuk periode berikutnya, sehingga mencegah kelebihan atau kekurangan stok. Intinya, persediaan akan lebih aman terkendali.

4. Mempercepat Proses Penjualan

Software ERP memudahkan tim penjualan untuk fokus pada prospek-prospek yang berpotensi tinggi menjadi pelanggan. Seluruh prospek dapat dikelola dan status penjualan dapat dimonitor dengan mudah di sales pipeline. Manajer dapat melihat salesperson mana yang sudah mengonversi prospek dan mana yang belum, berapa banyak meeting yang diselesaikan, berapa banyak penjualan yang berhasil, dan banyak lagi. 

5. Meningkatkan Visibilitas ke Seluruh Proses

Bayangkan jika Anda bisa memantau seluruh proses dalam bisnis grosir Anda hanya melalui satu aplikasi? Nah, ini bisa Anda dapatkan apabila Anda menggunakan sistem ERP. Dengan sistem ERP berbasis web, proses akuntansi, pembelian, manajemen stok, penjualan, manajemen HR, dan lain-lain bahkan dapat Anda tinjau langsung dari smartphone. Visibilitas lengkap ini pada akhirnya dapat membantu Anda mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.

6. Menyediakan Informasi Real-Time

Selain mendapatkan informasi bisnis yang lengkap, Anda juga bisa mendapatkan informasi tersebut secara real time. Artinya, Anda bisa melakukan tindakan sesegera mungkin sebagai reaksi terhadap informasi yang Anda dapatkan. Misalnya, penjualan di hari ini tiba-tiba turun, maka Anda dapat segera mencari tahu penyebabnya dan melakukan sesuatu untuk meningkatkannya kembali.

7. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Pada akhirnya, sistem ERP membantu Anda meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan Anda. Karena, permintaan pelanggan dapat terpenuhi tepat waktu; tidak ada lagi keterlambatan karena pesanan yang tidak terlacak atau stok barang yang habis. Anda pun dapat melacak barang hingga sampai ke tangan pelanggan. Proses pengembalian barang juga dapat dilakukan dengan lebih sederhana.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles