01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaMost ViewedERPSaluran Distribusi: Fungsi, Tahapan dan Manfaatnya untuk Bisnis

Saluran Distribusi: Fungsi, Tahapan dan Manfaatnya untuk Bisnis

Perjalanan sebuah produk dari produsen hingga akhirnya sampai di tangan pelanggan telah melalui serangkaian proses. Tak jarang, produsen tidak menjual secara langsung produknya kepada konsumen, melainkan menggunakan sebuah saluran distribusi dalam prosesnya. Saluran distribusi secara umum merupakan jalur pemasaran yang dipilih oleh perusahaan untuk menyalurkan produk maupun memberikan pelayanan kepada konsumennya. Perusahaan tidak dapat dipisahkan dengan penggunaan jalur distribusi dalam menjalankan bisnisnya, terutama dalam menyalurkan barang hasil produksi agar tidak kadaluarsa dalam gudang

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Selain itu, banyaknya barang yang ada pada gudang menyebabkan muncuknya potensi barang kadaluarsa akibat terlalu lama terdistribusi. Hal inilah yang menjadikan Anda membutuhkan sebuah software untuk mengelola gudang dan barang di dalamnya sehingga mengurangi terjadinya barang kadaluarsa. Anda dapat menggunakan software manajemen gudang sebagai sistem yang mampu melacak barang-barang apa yang sekiranya mendekati kadaluarsa dan perlu adanya distribusi ke konsumen.

Baca juga: 7 Strategi Inventory Control untuk Meningkatkan Efisiensi

saluran distribusi

Apa itu Saluran Distribusi?

saluran distribusi adalah

Distribution channel atau saluran distribusi adalah rangkaian penyaluran atau pengiriman barang ke beberapa pihak atau beberapa tempat, yang mana perantara dalam jalur ini saling bergantung satu sama lain. Saluran dalam hal ini adalah jalur pemasaran barang yang ditentukan oleh produsen untuk sampai pada konsumennya, dan berkaitan dengan pihak distributor, agen, grosir, dan sebagainya. 

Jalur distribusi dari produsen sebagai tahap pertama hingga konsumen sebagai tahap akhir, harus dijaga dengan baik. Prosedur ini penting untuk menjaga barang hingga akhirnya sampai kepada konsumen akhir. Kesimpulannya, secara garis besar jalur distribusi berarti kumpulan perantara yang saling bergantung satu sama lain. Tujuannya adalah untuk menunjang aktivitas produsen mengirim barang pada konsumen. 

Fungsi Saluran Distribusi 

Fungsi utama sebuah distribution channel adalah untuk menyalurkan barang dan jasa kepada konsumen. Namun, terdapat beragam fungsi saluran distribusi lainnya yang sejalan dengan penyaluran terhadap konsumen, yaitu: 

1. Informasi

Jalur distribusi memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan informasi penting. Informasi ini datang dalam berbagai bentuk, baik itu mengenai konsumen maupun kompetitor perusahaan. Informasi tersebut kemudian akan membantu perusahaan untuk merencanakan bisnis kedepannya. 

2. Negosiasi

Proses untuk mencapai kesepakatan antara perusahaan dengan pembeli akan terjadi saat mendistribusikan produk. Kesepakatan ini misalnya dalam hal harga maupun syarat lainnya. Seringkali pihak perusahaan dan pembeli perlu membuat persetujuan atas syarat-syarat dalam perpindahan barang. Kesepakatan tersebut kemudian memungkinkan perpindahan hak milik barang kepada pembeli. 

3. Promosi

Distribusi memberi kesempatan bagi perusahaan untuk menyampaikan nilai produk melalui komunikasi persuasif terhadap konsumen. Dengan begitu, masyarakat akan lebih kenal dengan produk-produk perusahaan. Setelah mengenali sebuah produk lebih dalam, kemungkinan masyarakat untuk membeli produk akan meningkat. 

4. Pemesanan

Distribution channel dalam hal ini berperan sebagai perantara proses pemesanan barang, mulai dari channel terbawah dan terus naik pada tingkat atas hingga sampai pada produsen. Misalnya, distributor yang memesan barang kepada perusahaan. Distributor biasanya memesan barang dengan mengirimkan purchase order

5. Pembayaran

Proses pembayaran untuk setiap transaksi yang terjadi. Pembayaran dari konsumen terhadap produsen sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Umumnya, produsen menerima pembayaran tagihan melalui bank. 

6. Keuangan

Fungsi keuangan adalah untuk memanfaatkan dana atas berbagai biaya yang terpakai dalam proses saluran distribusi. Perusahaan akan kesulitan menghitung pengeluaran biaya dalam rangkaian proses distribusi secara manual. Penghitungan manual akan cukup memusingkan karena menyangkut berbagai aspek dan pihak dalam pelaksanaannya. Agar tidak membingungkan, perusahaan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan otomatisasi dalam sistem operasionalnya. Hal ini dapat memudahkan aktivitas pencatatan biaya perusahaan. Salah satunya adalah menggunakan software akuntansi sebagai sistem yang dapat mempermudah perhitungan keuangan perusahaan secara optimal.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Tahapan Saluran Distribusi

Penyaluran barang tidak hanya melibatkan satu pihak saja, melainkan beberapa pihak. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya sebuah distribution channel perlu melalui beberapa tahap. Tahap tersebut di antaranya sebagai berikut: 

1. Produsen

Merupakan penghasil pemilik yang hendak menjual produknya pada distributor. Produsen bertanggung jawab dalam menjamin ketersediaan produk dan memastikan penyaluran barang terlaksana dengan maksimal melalui kesepakatan dengan distributor. Tidak hanya itu, produsen juga harus membuat kesepakatan dengan para penyalur agar pengiriman produk bisa berjalan dengan lancar.  

2. Distributor

Biasanya terlibat transaksi jual beli produk langsung dengan produsen, kemudian akan menjual kembali produk tersebut pada grosir maupun pengecer. Distributor pada umumnya membeli produk tidak hanya dari satu produsen. Bukan tanpa alasan, hal ini bertujuan agar distributor dapat menjualnya kembali dengan harga lebih murah. 

3. Sub-distributor

Tahapan berikutnya adalah sub-distributor. Sub-distributor berperan sebagai pembeli produk dari distributor utama. Biasanya distributor utama telah menentukan pengeluaran dan titik penyaluran produknya, sehingga sub-distributor lebih berperan sebagai penerus produk dari tangan distributor utama. 

4. Grosir

Grosir adalah pengusaha yang membeli produk dalam jumlah besar dari pihak distributor dan menjualnya kembali. Pedagang grosir dapat menjual produk kepada beberapa bentuk pedagang, biasanya kepada pedagang besar maupun eceran.

5. Pedagang Ecer

Pengecer senantiasa terlibat dengan konsumen tingkat akhir. Pedagang ecer melakukan aktivitas jual beli barang secara langsung pada konsumen, di mana konsumen tidak akan menjual kembali produk tersebut. Umumnya, pengecer bahkan menginformasikan secara langsung pada konsumen agar tidak menjual kembali produk terkait. 

6. Konsumen

Tahap terakhir dari rangkaian tahapan distribusi ialah konsumen. Konsumen merupakan pembeli tingkat akhir atau penikmat produk. Pihak ini biasanya memanfaatkan barang maupun jasa secara langsung untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan serta tujuan pribadi setiap konsumen pastinya berbeda satu dengan lainnya.

Faktor Penentu Saluran Distribusi

Sebagai sebuah rangkaian kegiatan penyaluran produk, perusahaan tidak dapat melakukan jalur distribusi begitu saja tanpa pertimbangan. Distribution channel memiliki beberapa faktor penentu, yaitu:

1. Pasar

Penentuan permintaan pasar adalah salah satu faktor yang mendorong proses menentukan pasar serta menyalurkan produk. Permintaan pasar membantu untuk menentukan target pasar dalam penyaluran produk. Faktor ini sangat penting agar barang dapat mencapai target yang tepat. 

2. Penentuan Barang

Perusahaan sebagai pemilik produk harus mampu melihat berbagai kemungkinan. Sebagai pihak penjual dan penentu barang, perusahaan harus bisa mempertimbangkan kualitas barang. Hal ini termasuk berat suatu barang. Tentunya biaya pengiriman yang tinggi untuk barang berat akan menjadi pertimbangan dalam sebuah proses distribusi, sehingga perusahaan akan memikirkan strategi untuk mengatur biaya pengiriman.

3. Penentuan Perusahaan Dalam Saluran Distribusi

Sebagai penyedia barang atau produk, suatu perusahaan akan berpengaruh terhadap berbagai keputusan. Selain menentukan produk, perusahaan juga harus memiliki kemampuan dalam menyalurkan dan membeli barang, serta mengawasi barang. Pengawasan barang oleh perusahaan sebagai penyedia produk sangat penting agar barang dapat sampai dengan selamat ke tangan konsumen.

4. Menentukan Perantara Sebagai Saluran Distribusi

Perusahaan memiliki wewenang untuk menentukan pihak perantara. Ini artinya, pihak perusahaan selaku penentu perantara berkewajiban untuk memberi pelayanan dalam proses pembelian barang oleh konsumen. 

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Jenis-jenis Saluran Distribusi

jenis-jenis saluran distribusiDistribution channel bukanlah sesuatu yang sifatnya mutlak. Dengan kata lain, tidak hanya terdapat satu jenis metode penyaluran barang atau jasa. Pada praktiknya, perusahaan menerapkan beberapa jenis penyaluran produk dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, yaitu: 

1. Saluran Distribusi Produsen ke Konsumen

Metode yang dikenal dengan sebutan saluran distribusi langsung ini melalui jalur yang sederhana dan singkat tanpa perantara, yaitu produsen yang langsung menjual barang pada konsumen. Penjual yang menerapkan distribusi ini adalah es krim, koran, dan lain-lain. Tipe penjual pada saluran ini menjual langsung produknya untuk dikonsumsi oleh konsumen tingkat akhir. 

2. Produsen ke Pengecer ke Konsumen

Berbeda dengan distribusi langsung, produsen pada saluran ini melakukan penjualan besar pada pedagang ecer. Pengecer kemudian melakukan transaksi langsung dengan konsumen. Contohnya adalah bihun dan telur yang menjual produknya pada pedagang nasi uduk. Pedagang nasi uduk kemudian barulah menjual produknya kepada konsumen, yakni pelanggannya. 

3. Produsen ke Pedagang Besar ke Pengecer ke Konsumen

Pembeda antara jalur distribusi ini dengan yang sebelumnya adalah produsen yang hanya menjual produk pada pedagang besar. Selanjutnya, pedagang besar akan terlibat transaksi dengan beberapa pengecer. Pedagang ecer kemudian bertindak sebagai rantai terakhir sebuah produk sebelum sampai pada konsumen. Contoh sederhana dari jenis ini adalah beras dan air minum. 

Baca juga: Distribusi Adalah | Pengertian, Jenis, Tahapan, dan Contohnya

Kesimpulan

Pelaku bisnis tidak dapat memisahkan aktivitas sehari-harinya dengan saluran distribusi. Setelah mengetahui penjelasan mengenai pengertian, fungsi, tahapan, faktor penentu, serta jenis saluran distribusi, diharapkan Anda sebagai pebisnis akan terbantu dalam memilih jalur distribusi yang tepat. Saluran distribusi sangat penting bagi perusahaan dalam melakukan kegiatan jual beli produk, karena telah bertindak sebagai penyalur barang agar dapat lebih mudah sampai di tangan konsumen. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan berbagai faktor dengan cermat untuk kemajuan perusahaan dalam jangka panjang. 

saluran distribusi

Penghitungan biaya yang perusahaan keluarkan dalam seluruh rangkaian distribusi dan pengecekan inventaris untuk senantiasa memantau penjualan dan pembelian yang terjadi merupakan faktor penting dalam kegiatan bisnis. Perusahaan perlu melakukan pengelolaan finansial dan inventaris yang baik dalam rangka mendukung kelancaran manajemen saluran distribusi. Untuk itu, HashMicro menyediakan solusi agar perusahaan Anda dapat menyederhanakan proses manajemen inventaris menggunakan Software Manajemen InventarisSoftware ini memiliki beragam fitur unggulan yang akan membantu Anda dalam menjalankan bisnis.

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Jonea Christie
Jonea Christie
Junior Content Writer at HashMicro.

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111961171
×
Dapatkan Demo Gratis!