Banyak perusahaan dagang merasa penjualan sudah tinggi tetapi laba tetap tidak terlihat stabil dari bulan ke bulan. Ini bukan masalah di omzet melainkan di biaya pembelian, retur, diskon, dan biaya operasional yang belum terbaca jelas dalam satu laporan.
Melalui laporan laba rugi perusahaan dagang, Anda dapat melihat hubungan antara penjualan dan biaya operasional secara utuh dalam satu periode. Laporan ini juga disusun mengikuti PSAK 1 dalam penyajian laporan keuangan, sehingga hasilnya mudah dipahami, dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja.
Dengan pemahaman ini, laporan laba rugi tidak hanya menjadi formalitas, tetapi alat untuk menilai efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih terukur.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Pengertian Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Laporan laba rugi perusahaan dagang ini sangat penting dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan, dan menentukan strategi bisnis yang tepat, serta membuat keputusan investasi yang cerdas.
Unsur-unsur Penting dalam Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Agar perusahaan dagang bisa memahami kinerja keuangan secara akurat, laporan laba rugi perlu menyertakan beberapa komponen utama. Berikut adalah komponen-komponen tersebut beserta penjelasannya:
1. Pendapatan Penjualan
Pendapatan Penjualan merupakan total uang yang diterima dari hasil penjualan barang dagangan. Komponen ini menjadi yang pertama dalam laporan laba rugi, menunjukkan total pemasukan yang diperoleh sebelum dikurangi dengan biaya.
2. Harga Pokok Penjualan (HPP)
Harga Pokok Penjualan mencakup biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau membeli barang yang akan dijual. Menghitung HPP dengan tepat sangat penting untuk mengetahui laba kotor secara akurat, karena HPP biasanya meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya produksi lainnya.
3. Laba Kotor
Laba kotor adalah hasil pengurangan pendapatan penjualan dengan HPP. Komponen ini mencerminkan pendapatan yang tersisa setelah Anda mengurangi biaya langsung untuk memproduksi barang. Laba kotor menjadi indikator awal profitabilitas perusahaan.
4. Biaya Operasional
Biaya operasional meliputi semua biaya yang tidak terkait langsung dengan produksi, seperti biaya pemasaran, gaji karyawan, sewa gedung, dan utilitas. Biaya ini penting untuk dicatat karena akan mengurangi laba bersih perusahaan.
5. Laba Bersih
Laba bersih adalah pendapatan akhir yang diperoleh setelah semua biaya, termasuk biaya operasional dan HPP, dikurangkan dari pendapatan. Ini merupakan indikator utama profitabilitas perusahaan dalam periode tersebut dan penting untuk evaluasi kinerja bisnis.
Jenis Laba dalam Income Statement
Terdapat beberapa jenis laba yang menunjukkan performa keuangan perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis laba yang umumnya terdapat dalam income statement:
1. Laba bersih
Total keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi seluruh biaya, termasuk harga pokok penjualan (HPP), beban dan biaya operasional perusahaan, serta pajak penghasilan.
2. Laba kotor
Menggambarkan pendapatan langsung yang diperoleh dari aktivitas penjualan selama satu periode akuntansi, sebelum dikurangi biaya operasional dan pajak.
3. Laba operasi
Merupakan hasil dari selisih antara total pendapatan penjualan dengan biaya serta beban operasional perusahaan.
4. Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)
Menunjukkan laba perusahaan sebelum dikurangi beban bunga dan pajak penghasilan, sesuai dengan ketentuan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK).
5. Laba operasi berjalan
Mencerminkan hasil aktivitas bisnis inti perusahaan selama periode berjalan, setelah dikurangi bunga dan pajak.
Manfaat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Laporan laba rugi restoran atau perusahaan dagang lain memiliki peran penting dalam perusahaan dagang seperti memberikan gambaran mengenai kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Selain itu juga memiliki beberapa manfaat yang dapat diidentifikasi, antara lain:
1. Laba rugi perusahaan dagang dapat mengukur kinerja keuangan
Laporan laba rugi membantu perusahaan dagang untuk mengukur kinerja keuangannya dalam suatu periode tertentu. Dari laporan laba rugi perusahaan dagang, dapat mengetahui apakah perusahaan memperoleh laba atau mengalami kerugian, dan seberapa besar jumlahnya.
2. Menentukan strategi bisnis
Laporan laba rugi dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. Apabila perusahaan memperoleh laba yang besar, maka perusahaan dapat mengalokasikan dana lebih banyak untuk ekspansi bisnis atau investasi yang menguntungkan. Namun, jika perusahaan mengalami kerugian, maka perlu melakukan evaluasi terhadap operasi bisnis dan melakukan perbaikan.
3. Membuat keputusan investasi
Menggunakan laporan laba rugi perusahaan dagang sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan investasi. Para investor dapat melihat kinerja keuangan perusahaan dan memutuskan apakah akan menginvestasikan dana dalam perusahaan tersebut atau tidak.
4. Evaluasi kinerja manajemen
Menggunakan laporan laba rugi sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja manajemen dalam mengelola bisnis. Selain itu, dengan melihat laporan laba rugi, dapat mengetahui seberapa baik manajemen dalam mengelola pendapatan dan mengendalikan biaya.
Dengan dukungan solusi akuntansi terintegrasi, perusahaan dapat menyusun laporan laba rugi dengan lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Hal ini sangat membantu terutama bagi bisnis yang mengelola banyak transaksi keuangan setiap harinya.
Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dengan Tepat
Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat laporan laba rugi agar Anda dapat menyusun laporan dengan tepat:
1.Tentukan periode laporan laba rugi perusahaan dagang yang ingin Anda buat
Sebelum menyusun laporan laba rugi perusahaan dagang , Anda perlu menentukan periode laporan laba rugi yang ingin Anda buat, misalnya periode bulan Januari 2023 atau periode tahun 2022.
Penentuan periode akan membantu Anda untuk fokus dalam mengumpulkan data dan membuat laporan laba rugi dengan lebih mudah.
2. Masukkan data pendapatan perusahaan dagang
Anda perlu menginput data pendapatan perusahaan dagang, dan juga menentukan suatu periode tertentu, seperti penjualan produk atau jasa. Hal ini perlu dilakukan agar data pendapatan yang berperan penting dalam laporan dapat tercatat dengan baik.
3. Masukkan data biaya yang dikeluarkan perusahaan dagang
4. Hitung biaya laba kotor
Setelah Anda memasukkan data pendapatan dan biaya, Anda perlu menghitung laba kotor perusahaan dagang Anda. Kemudian Anda dapat menghitung laba kotor berdasarkan selisih antara pendapatan dan biaya.
5. Masukkan data biaya operasional
Selanjutnya, Anda perlu menginput data biaya operasional perusahaan dagang Anda, seperti biaya sewa, biaya pemasaran, dan biaya utilitas. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan data biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
6. Menghitung laba bersih
Setelah Anda memasukkan data biaya operasional, langkah selanjutnya adalah mencatat dan menghitung laba bersih. Laba bersih adalah jumlah uang perusahaan setelah mengurangi semua biaya dan juga pengeluaran dalam menjalankan operasinya.
Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Berikut ini adalah contoh laporan laba rugi perusahaan dagang yang menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Laporan laba rugi perusahaan dagang berisi informasi mengenai pendapatan dari penjualan barang, harga pokok penjualan, gross profit, biaya operasional, dan juga net profit.
Dari contoh laporan laba rugi, perusahaan dapat mengetahui bagaimana mengelola biaya dan pendapatannya sehingga dapat memperoleh laba yang optimal dalam menjalankan operasinya sebagai perusahaan dagang.
1. Contoh laporan single step
Contoh Laporan Single Step
2. Contoh laporan multiple step
Contoh Laporan Multiple Step
Mengelola Laba Rugi Perusahaan Dagang dengan Sistem Terintegrasi
Pada perusahaan dagang dengan transaksi dan perputaran stok yang cepat, laporan laba rugi berperan penting untuk memantau margin dan efisiensi secara konsisten. Tantangan biasanya muncul ketika data penjualan, pembelian, persediaan, dan biaya operasional tercatat terpisah sehingga hasil laporan sulit dianalisis secara utuh.
All Fresh merupakan salah satu perusahaan dagang yang telah menggunakan sistem terintegrasi HashMicro untuk mengintegrasikan alur penjualan, persediaan, dan pencatatan keuangan.
Dengan data yang saling terhubung, perhitungan HPP, laba kotor, hingga laba bersih menjadi lebih rapi, mudah ditelusuri, dan lebih andal sebagai dasar evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan.
Kesimpulan
Laporan laba rugi memegang peran penting dalam mengelola keuangan dan menentukan arah bisnis perusahaan dagang. Melalui laporan ini, Anda bisa menilai kinerja keuangan, menghitung keuntungan, dan melihat efektivitas strategi yang sudah dijalankan.
Menyusun laba rugi perusahaan dagang secara manual membutuhkan ketelitian tinggi. Anda harus memahami setiap komponen seperti pendapatan, HPP, dan beban operasional agar hasilnya akurat.
Untuk mempercepat proses dan meningkatkan akurasi, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur lengkap dan akses data real-time untuk membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih efisien dan mengambil keputusan bisnis secara tepat.
Pertanyaan Seputar Laporan Laba Rugi
-
-
-
Apa saja isi laporan laba rugi?
Laporan laba rugi meliputi pendapatan, harga pokok penjualan (HPP), laba kotor, biaya operasional, dan laba bersih.
-
Laporan laba rugi rumusnya apa?
Rumus dari laporan laba rugi adalah: Laba Bersih = Pendapatan – HPP – Biaya Operasional.
-
Ada 2 bentuk laporan laba rugi apa saja?
Bentuk laporan laba rugi ada dua, yaitu: Single Step dan Multiple Step.
-
Bagaimana cara membuat laporan laba rugi yang benar?
Cara membuat laporan laba rugi yang benar adalah dengan mencatat pendapatan, HPP, dan biaya operasional secara akurat, kemudian menghitung laba kotor dan laba bersih.
-
-







