CNBC Awards

Laporan Laba Rugi: Definisi & Contohnya di Perusahaan Dagang

Diterbitkan:

Banyak perusahaan dagang merasa penjualan sudah tinggi tetapi laba tetap tidak terlihat stabil dari bulan ke bulan. Ini bukan masalah di omzet melainkan di biaya pembelian, retur, diskon, dan biaya operasional yang belum terbaca jelas dalam satu laporan.

Melalui laporan laba rugi perusahaan dagang, Anda dapat melihat hubungan antara penjualan dan biaya operasional secara utuh dalam satu periode. Laporan ini juga disusun mengikuti PSAK 1 dalam penyajian laporan keuangan, sehingga hasilnya mudah dipahami, dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja.

Dengan pemahaman ini, laporan laba rugi tidak hanya menjadi formalitas, tetapi alat untuk menilai efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih terukur.

Key Takeaways

  • Laporan laba rugi adalah alat penting untuk mengevaluasi kinerja keuangan, menyusun strategi bisnis, dan mengambil keputusan investasi yang tepat.
  • Agar perusahaan dagang bisa memahami kinerja keuangan secara akurat, laporan laba rugi perlu menyertakan beberapa komponen utama.
  • Laporan laba rugi membantu perusahaan dagang untuk mengukur kinerja keuangannya dalam suatu periode tertentu.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Pengertian Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

      laporan laba rugi perusahaan dagang

      Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan, biaya, dan laba atau rugi bersih yang diperoleh perusahaan dalam periode tertentu. Laporan ini mencatat semua arus keuangan yang diterima dan dikeluarkan oleh perusahaan.

      Setelah mencatat semua pendapatan dan biaya, Anda dapat menghitung laba atau rugi bersih dengan cara mengurangkan biaya dari pendapatan. Apabila pendapatan lebih besar daripada biaya, maka perusahaan akan memperoleh laba, tetapi jika biaya lebih besar daripada pendapatan, maka perusahaan akan mengalami kerugian atau rugi.

      Laporan laba rugi perusahaan dagang ini sangat penting dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan, dan menentukan strategi bisnis yang tepat, serta membuat keputusan investasi yang cerdas.

      Unsur-unsur Penting dalam Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

      Agar perusahaan dagang bisa memahami kinerja keuangan secara akurat, laporan laba rugi perlu menyertakan beberapa komponen utama. Berikut adalah komponen-komponen tersebut beserta penjelasannya:

      1. Pendapatan Penjualan

      Pendapatan Penjualan merupakan total uang yang diterima dari hasil penjualan barang dagangan. Komponen ini menjadi yang pertama dalam laporan laba rugi, menunjukkan total pemasukan yang diperoleh sebelum dikurangi dengan biaya.

      2. Harga Pokok Penjualan (HPP)

      Harga Pokok Penjualan mencakup biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi atau membeli barang yang akan dijual. Menghitung HPP dengan tepat sangat penting untuk mengetahui laba kotor secara akurat, karena HPP biasanya meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya produksi lainnya.

      3. Laba Kotor

      Laba kotor adalah hasil pengurangan pendapatan penjualan dengan HPP. Komponen ini mencerminkan pendapatan yang tersisa setelah Anda mengurangi biaya langsung untuk memproduksi barang. Laba kotor menjadi indikator awal profitabilitas perusahaan.

      4. Biaya Operasional

      Biaya operasional meliputi semua biaya yang tidak terkait langsung dengan produksi, seperti biaya pemasaran, gaji karyawan, sewa gedung, dan utilitas. Biaya ini penting untuk dicatat karena akan mengurangi laba bersih perusahaan.

      5. Laba Bersih

      Laba bersih adalah pendapatan akhir yang diperoleh setelah semua biaya, termasuk biaya operasional dan HPP, dikurangkan dari pendapatan. Ini merupakan indikator utama profitabilitas perusahaan dalam periode tersebut dan penting untuk evaluasi kinerja bisnis.

      Jenis Laba dalam Income Statement

      laporan laba rugi perusahaan dagang

      Terdapat beberapa jenis laba yang menunjukkan performa keuangan perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis laba yang umumnya terdapat dalam income statement:

      1. Laba bersih

      Total keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi seluruh biaya, termasuk harga pokok penjualan (HPP), beban dan biaya operasional perusahaan, serta pajak penghasilan.

      2. Laba kotor

      Menggambarkan pendapatan langsung yang diperoleh dari aktivitas penjualan selama satu periode akuntansi, sebelum dikurangi biaya operasional dan pajak.

      3. Laba operasi

      Merupakan hasil dari selisih antara total pendapatan penjualan dengan biaya serta beban operasional perusahaan.

      4. Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)

      Menunjukkan laba perusahaan sebelum dikurangi beban bunga dan pajak penghasilan, sesuai dengan ketentuan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

      5. Laba operasi berjalan

      Mencerminkan hasil aktivitas bisnis inti perusahaan selama periode berjalan, setelah dikurangi bunga dan pajak.

      Manfaat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

      Laporan laba rugi restoran atau perusahaan dagang lain memiliki peran penting dalam perusahaan dagang seperti memberikan gambaran mengenai kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Selain itu juga  memiliki beberapa manfaat yang dapat diidentifikasi, antara lain:

      1. Laba rugi perusahaan dagang dapat mengukur kinerja keuangan 

      Laporan laba rugi membantu perusahaan dagang untuk mengukur kinerja keuangannya dalam suatu periode tertentu. Dari laporan laba rugi perusahaan dagang, dapat mengetahui apakah perusahaan memperoleh laba atau mengalami kerugian, dan seberapa besar jumlahnya.

      2. Menentukan strategi bisnis

      Laporan laba rugi dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. Apabila perusahaan memperoleh laba yang besar, maka perusahaan dapat mengalokasikan dana lebih banyak untuk ekspansi bisnis atau investasi yang menguntungkan. Namun, jika perusahaan mengalami kerugian, maka perlu melakukan evaluasi terhadap operasi bisnis dan melakukan perbaikan.

      3. Membuat keputusan investasi

      Menggunakan laporan laba rugi perusahaan dagang sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan investasi. Para investor dapat melihat kinerja keuangan perusahaan dan memutuskan apakah akan menginvestasikan dana dalam perusahaan tersebut atau tidak.

      4. Evaluasi kinerja manajemen

      Menggunakan laporan laba rugi sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja manajemen dalam mengelola bisnis. Selain itu, dengan melihat laporan laba rugi, dapat mengetahui seberapa baik manajemen dalam mengelola pendapatan dan mengendalikan biaya.

      Dengan dukungan solusi akuntansi terintegrasi, perusahaan dapat menyusun laporan laba rugi dengan lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Hal ini sangat membantu terutama bagi bisnis yang mengelola banyak transaksi keuangan setiap harinya.

      Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dengan Tepat

      Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat laporan laba rugi agar Anda dapat menyusun laporan dengan tepat:

      1.Tentukan periode laporan laba rugi perusahaan dagang yang ingin Anda buat

      Sebelum menyusun laporan laba rugi perusahaan dagang , Anda perlu menentukan periode laporan laba rugi yang ingin Anda buat, misalnya periode bulan Januari 2023 atau periode tahun 2022.

      Penentuan periode akan membantu Anda untuk fokus dalam mengumpulkan data dan membuat laporan laba rugi dengan lebih mudah.

      2. Masukkan data pendapatan perusahaan dagang

      Anda perlu menginput data pendapatan perusahaan dagang, dan juga menentukan suatu periode tertentu, seperti penjualan produk atau jasa. Hal ini perlu dilakukan agar data pendapatan yang berperan penting dalam laporan dapat tercatat dengan baik.

      3. Masukkan data biaya yang dikeluarkan perusahaan dagang

      Selanjutnya, Anda perlu memasukkan data biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dagang Anda selama periode yang telah ditentukan. Dengan aplikasi manajemen pengeluaran, Anda dapat memastikan bahwa semua pengeluaran tercatat dengan akurat. Contohnya, biaya pembelian bahan baku atau biaya tenaga kerja.

      4. Hitung biaya laba kotor

      Setelah Anda memasukkan data pendapatan dan biaya, Anda perlu menghitung laba kotor perusahaan dagang Anda. Kemudian Anda dapat menghitung laba kotor berdasarkan selisih antara pendapatan dan biaya.

      5. Masukkan data biaya operasional

      Selanjutnya, Anda perlu menginput data biaya operasional perusahaan dagang Anda, seperti biaya sewa, biaya pemasaran, dan biaya utilitas. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan data biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.

      6. Menghitung laba bersih 

      Setelah Anda memasukkan data biaya operasional, langkah selanjutnya adalah mencatat dan menghitung laba bersih. Laba bersih adalah jumlah uang perusahaan setelah mengurangi semua biaya dan juga pengeluaran dalam menjalankan operasinya.

      Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

      Berikut ini adalah contoh laporan laba rugi perusahaan dagang yang menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Laporan laba rugi perusahaan dagang berisi informasi mengenai pendapatan dari penjualan barang, harga pokok penjualan, gross profit, biaya operasional, dan juga net profit.

      Dari contoh laporan laba rugi, perusahaan dapat mengetahui bagaimana mengelola biaya dan pendapatannya sehingga dapat memperoleh laba yang optimal dalam menjalankan operasinya sebagai perusahaan dagang.

      1. Contoh laporan single step

      laba rugi perusahaan dagang

      Contoh Laporan Single Step

      Contoh Laporan Single Step

      2. Contoh laporan multiple step

      Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang Multiple Step

      Contoh Laporan Multiple Step

      Contoh Laporan Multiple Step

      Mengelola Laba Rugi Perusahaan Dagang dengan Sistem Terintegrasi

      Pada perusahaan dagang dengan transaksi dan perputaran stok yang cepat, laporan laba rugi berperan penting untuk memantau margin dan efisiensi secara konsisten. Tantangan biasanya muncul ketika data penjualan, pembelian, persediaan, dan biaya operasional tercatat terpisah sehingga hasil laporan sulit dianalisis secara utuh.

      All Fresh merupakan salah satu perusahaan dagang yang telah menggunakan sistem terintegrasi HashMicro untuk mengintegrasikan alur penjualan, persediaan, dan pencatatan keuangan.

      Dengan data yang saling terhubung, perhitungan HPP, laba kotor, hingga laba bersih menjadi lebih rapi, mudah ditelusuri, dan lebih andal sebagai dasar evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan.

      Kesimpulan 

      Laporan laba rugi memegang peran penting dalam mengelola keuangan dan menentukan arah bisnis perusahaan dagang. Melalui laporan ini, Anda bisa menilai kinerja keuangan, menghitung keuntungan, dan melihat efektivitas strategi yang sudah dijalankan.

      Menyusun laba rugi perusahaan dagang secara manual membutuhkan ketelitian tinggi. Anda harus memahami setiap komponen seperti pendapatan, HPP, dan beban operasional agar hasilnya akurat.

      Untuk mempercepat proses dan meningkatkan akurasi, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur lengkap dan akses data real-time untuk membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih efisien dan mengambil keputusan bisnis secara tepat.

      Pertanyaan Seputar Laporan Laba Rugi

          • Apa saja isi laporan laba rugi?

            Laporan laba rugi meliputi pendapatan, harga pokok penjualan (HPP), laba kotor, biaya operasional, dan laba bersih.

          • Laporan laba rugi rumusnya apa?

            Rumus dari laporan laba rugi adalah: Laba Bersih = Pendapatan – HPP – Biaya Operasional.

          • Ada 2 bentuk laporan laba rugi apa saja?

            Bentuk laporan laba rugi ada dua, yaitu: Single Step dan Multiple Step.

          • Bagaimana cara membuat laporan laba rugi yang benar?

            Cara membuat laporan laba rugi yang benar adalah dengan mencatat pendapatan, HPP, dan biaya operasional secara akurat, kemudian menghitung laba kotor dan laba bersih.

      Dewi Sartika

      Senior Content Writer

      Berbekal pengalaman selama 6 tahun dalam industri SaaS, Dewi telah menjadi praktisi untuk penulisan artikel terkait accounting dan bidang keuangan. Ia berfokus menulis artikel seputar Laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas), standar akuntansi (PSAK, IFRS, GAAP), perpajakan (e-faktur, PPn, tax planning), dan manajemen biaya.

      Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya