Mengelola bisnis retail bukan hanya soal memastikan barang laku di kasir, tetapi juga bagaimana setiap transaksi tercatat dengan rapi dan bisa dibaca sebagai gambaran kondisi bisnis. Di sinilah peran software akuntansi retail menjadi penting—bukan sekadar alat pencatatan, tetapi fondasi pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur.
Dengan sistem yang tepat, data penjualan dari POS dapat terhubung langsung ke laporan keuangan, stok lebih mudah dipantau, dan arus kas bisa dipahami secara real-time. Proses yang sebelumnya manual dan memakan waktu pun menjadi lebih ringkas, sehingga pemilik bisnis dapat fokus pada pengembangan strategi, bukan sekadar administrasi.
Namun, tidak semua software akuntansi cocok untuk karakter bisnis retail yang dinamis, apalagi jika memiliki banyak cabang atau volume transaksi tinggi. Karena itu, diperlukan solusi akuntansi yang dirancang untuk kebutuhan operasional retail. Berdasarkan riset dan pembaruan fitur terkini, berikut daftar 15 software akuntansi retail terbaik yang relevan digunakan di tahun 2026.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Mengapa Platform Akuntansi Penting bagi Bisnis Retail?
Di bisnis retail, transaksi terjadi setiap hari dan jumlahnya tidak sedikit. Tanpa sistem yang rapi, data penjualan mudah tercecer dan laporan keuangan sering terlambat. Platform akuntansi membantu saya mencatat setiap transaksi secara konsisten tanpa harus bolak-balik input manual.
Selain pencatatan, platform ini membuat saya lebih paham kondisi bisnis secara nyata. Saya bisa melihat penjualan per toko, per produk, hingga per periode tanpa menunggu akhir bulan. Informasi seperti ini mempermudah saya membaca tren dan menentukan langkah berikutnya.
Hal lain yang terasa dampaknya adalah kontrol. Stok, arus kas, dan biaya operasional jadi lebih transparan. Ketika angka mulai tidak seimbang, saya bisa cepat menyadarinya dan melakukan penyesuaian sebelum masalah membesar.
15 Rekomendasi Software Akuntansi Retail Terbaik di Tahun 2026
Sebelum membahas rekomendasi lengkap, berikut beberapa daftar singkat rekomendasi software akuntansi retail yang banyak digunakan oleh berbagai bisnis untuk mengelola keuangan, stok, serta operasional toko secara efisien:
| Software Akuntansi Retail | Ideal Untuk |
|---|---|
| HashMicro | Bisnis retail skala menengah hingga besar yang membutuhkan sistem akuntansi terintegrasi dengan POS, manajemen stok, dan operasional multi-cabang. |
| QuickBooks Commerce | Bisnis retail berbasis e-commerce yang membutuhkan pengelolaan inventaris, pesanan, dan penjualan lintas channel. |
| Xero | Usaha retail kecil hingga menengah yang membutuhkan pencatatan keuangan harian, rekonsiliasi bank, dan laporan penjualan secara real-time. |
| Zoho Books | Bisnis retail yang menggunakan ekosistem Zoho dan membutuhkan integrasi akuntansi dengan penjualan, inventaris, dan pajak. |
| NetSuite ERP | Perusahaan retail besar dengan struktur bisnis kompleks, volume transaksi tinggi, serta kebutuhan pengelolaan keuangan multi-toko. |
| Lightspeed Retail | Bisnis retail fisik (offline) yang membutuhkan sistem POS terintegrasi dengan pencatatan penjualan dan laporan keuangan. |
| Jurnal by Mekari | UKM retail di Indonesia yang membutuhkan pencatatan transaksi penjualan, stok, dan laporan keuangan sesuai PSAK. |
| Odoo | Bisnis retail yang membutuhkan sistem modular untuk mengelola penjualan, inventaris, akuntansi, dan operasional toko dalam satu platform. |
| SAP Business One | Perusahaan retail skala menengah yang membutuhkan kontrol terstruktur atas penjualan, persediaan, dan keuangan bisnis. |
| Sage Intacct | Bisnis retail dengan kebutuhan pelaporan keuangan lanjutan, konsolidasi data antar cabang, dan analisis performa penjualan. |
Daftar berikut ini saya susun berdasarkan analisis mendalam terhadap fitur-fitur krusial untuk retail, skalabilitas, kemudahan integrasi, dan ulasan pengguna. Perlu diingat, pilihan terbaik akan sangat bergantung pada skala, kompleksitas operasional, dan anggaran yang Anda miliki. Mari kita ulas satu per satu secara lengkap.
1. HashMicro ERP Retail
Berdasarkan pengalaman saya, HashMicro menonjol sebagai platform ERP dengan solusi akuntansi retail yang komprehensif dan fleksibel untuk pasar Indonesia. Sistem ini mengintegrasikan akuntansi, inventaris, POS, CRM, hingga procurement dalam satu dasbor terpusat, sehingga operasional retail lebih rapi dan saling terhubung. Fleksibilitas kustomisasi dan model lisensi unlimited user membuat HashMicro relevan bagi bisnis retail skala menengah hingga besar yang ingin menyesuaikan sistem dengan alur kerja mereka sendiri.
Fitur Utama:
- Manajemen Inventaris Multi-Lokasi: Memantau stok secara real-time di seluruh cabang dan gudang, dilengkapi fitur stock forecasting, transfer stok antar lokasi, serta pengelolaan umur simpan produk dengan metode FEFO.
- Integrasi POS & E-commerce: Menyinkronkan data penjualan dari toko fisik dan kanal online seperti Tokopedia dan Shopee langsung ke sistem akuntansi tanpa input manual.
- Laporan Keuangan Mendalam: Menyediakan ratusan laporan otomatis, termasuk laba rugi per cabang, profitabilitas per produk, dan arus kas bisnis.
- Manajemen Loyalitas & Promosi: Mengelola poin pelanggan, promo, dan voucher secara terpusat untuk mendukung retensi di seluruh kanal penjualan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kustomisasi sangat fleksibel sesuai kebutuhan bisnis retail spesifik. | Antrean demo gratis yang cukup panjang. |
| Tampilan antarmuka yang ramah pengguna dan mudah digunakan. | Mungkin terlalu komprehensif untuk bisnis skala mikro yang hanya butuh pembukuan dasar. |
| Integrasi lengkap dari hulu ke hilir (akuntansi, inventaris, POS, CRM). | Kurang cocok untuk bisnis berskala kecil |
2. QuickBooks Commerce
QuickBooks Commerce (sebelumnya TradeGecko) adalah solusi yang sangat kuat bagi bisnis retail yang berfokus pada e-commerce. Platform ini dirancang untuk mengelola inventaris dan pesanan di berbagai kanal penjualan online, seperti Shopify, Amazon, dan WooCommerce, sambil menjaga data akuntansi tetap terpusat.
Fitur Utama:
- Manajemen inventaris omnichannel.
- Sinkronisasi pesanan dan stok otomatis.
- Manajemen B2B dan B2C dalam satu platform.
- Pelaporan penjualan dan inventaris.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat ideal untuk penjual multichannel dan e-commerce. | Beberapa fitur lanjutan terkunci pada paket yang lebih mahal. |
| Integrasi yang kuat dengan ekosistem QuickBooks. | Kurang fokus pada kebutuhan spesifik toko fisik (<em>brick-and-mortar</em>). |
| Antarmuka yang modern dan mudah digunakan. | Dukungan pelanggan terkadang masih terbatas. |
3. Xero
Xero adalah salah satu software akuntansi cloud terpopuler di dunia, dikenal karena antarmukanya yang ramah pengguna dan ekosistem aplikasi pihak ketiga yang luas. Untuk bisnis retail, Xero dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem POS dan aplikasi manajemen inventaris, menjadikannya pilihan fleksibel untuk UKM.
Fitur Utama:
- Rekonsiliasi bank otomatis.
- Manajemen faktur dan tagihan.
- Pelacakan inventaris dasar.
- Integrasi dengan lebih dari 800 aplikasi pihak ketiga.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat mudah digunakan, bahkan untuk non-akuntan. | Fitur manajemen inventaris bawaan sangat terbatas. |
| Ekosistem integrasi aplikasi yang sangat luas. | Biaya bisa meningkat signifikan jika membutuhkan banyak add-on. |
| Akses mobile yang andal untuk manajemen di mana saja. | Laporan kustomisasi kurang fleksibel dibandingkan ERP. |
4. Zoho Books
Bagi bisnis retail yang sudah menggunakan produk Zoho lainnya (seperti Zoho CRM atau Zoho Inventory), Zoho Books adalah pilihan yang logis. Integrasi yang mulus di dalam ekosistem Zoho memungkinkan otomatisasi alur kerja dari penjualan hingga pencatatan transaksi penjualan harian secara terstruktur, sehingga sistem terasa lebih efisien.
Fitur Utama:
- Manajemen faktur dan estimasi.
- Portal klien untuk pembayaran online.
- Pelacakan pengeluaran dan waktu.
- Integrasi mendalam dengan produk Zoho lainnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Bagian dari ekosistem Zoho yang terintegrasi penuh. | Manajemen inventaris multi-gudang hanya tersedia di paket teratas. |
| Harga yang sangat kompetitif. | Membutuhkan Zoho Inventory untuk manajemen stok yang lebih canggih. |
| Otomatisasi alur kerja yang kuat. | Kurva belajar curam jika belum terbiasa dengan ekosistem Zoho. |
5. NetSuite ERP
Oracle NetSuite adalah solusi ERP cloud sejati yang dirancang untuk perusahaan skala besar dengan operasi yang kompleks. Untuk retail, NetSuite menawarkan modul omnichannel yang menyatukan e-commerce, POS, dan operasional back-office, memberikan visibilitas 360 derajat terhadap seluruh bisnis.
Fitur Utama:
- Manajemen keuangan dan akuntansi terpusat.
- Manajemen pesanan dan inventaris omnichannel.
- CRM dan otomatisasi pemasaran.
- Business Intelligence (BI) dan pelaporan analitik.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat skalabel untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang pesat. | Biaya implementasi dan lisensi yang sangat tinggi. |
| Platform terpadu untuk semua operasional bisnis. | Terlalu kompleks dan mahal untuk UKM. |
| Kemampuan pelaporan dan analisis yang sangat kuat. | Implementasi memerlukan konsultan ahli dan waktu yang lama. |
6. Lightspeed Retail
Lightspeed Retail adalah platform yang menggabungkan sistem POS canggih dengan fitur manajemen inventaris dan akuntansi. Solusi ini sangat populer di kalangan bisnis retail fisik, seperti butik, toko elektronik, atau toko sepeda, yang membutuhkan alat yang kuat untuk mengelola operasional di dalam toko.
Fitur Utama:
- Sistem POS yang kaya fitur.
- Manajemen inventaris multi-toko.
- Manajemen pelanggan dan program loyalitas.
- Pelaporan penjualan terintegrasi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sistem POS yang sangat kuat dan intuitif. | Modul akuntansi tidak selengkap software akuntansi khusus. |
| Manajemen inventaris yang canggih untuk retail. | Beberapa integrasi penting memerlukan biaya tambahan. |
| Dukungan pelanggan yang baik. | Harga bisa menjadi mahal seiring penambahan cabang dan register. |
7. Jurnal by Mekari
Jurnal adalah salah satu software akuntansi online terkemuka di Indonesia yang dirancang untuk UKM. Keunggulannya adalah kepatuhan terhadap standar akuntansi dan perpajakan lokal, menjadikannya pilihan aman bagi bisnis retail yang ingin memastikan pembukuan mereka sesuai dengan regulasi Indonesia.
Fitur Utama:
- Pembukuan sesuai PSAK.
- Manajemen stok dan aset.
- Perhitungan dan pelaporan pajak (PPN & PPh).
- Integrasi dengan aplikasi Mekari lainnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Dukungan penuh untuk regulasi pajak Indonesia. | Integrasi dengan sistem POS pihak ketiga terbatas. |
| Antarmuka yang mudah dipahami oleh pengguna lokal. | Fitur inventaris kurang cocok untuk retail dengan multi-cabang besar. |
| Tersedia dalam Bahasa Indonesia dengan dukungan lokal. | Kustomisasi laporan terbatas. |
8. Accurate Online
Serupa dengan Jurnal, Accurate Online adalah software akuntansi buatan Indonesia yang telah lama dipercaya oleh berbagai jenis bisnis, termasuk retail. Accurate menawarkan fitur yang solid untuk pembukuan, perpajakan, dan manajemen inventaris dengan harga yang terjangkau untuk berbagai skala usaha.
Fitur Utama:
- Pencatatan pembukuan dan laporan keuangan.
- Manajemen persediaan dengan metode FIFO/Average.
- Fitur Smartlink E-commerce & E-Faktur.
- Modul untuk manufaktur ringan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fitur pajak yang lengkap dan selalu update. | Antarmuka terlihat sedikit kuno dibandingkan kompetitor baru. |
| Harga terjangkau untuk UKM. | Keterbatasan dalam kustomisasi alur kerja yang kompleks. |
| Telah digunakan luas di Indonesia. | Dukungan untuk integrasi API masih berkembang. |
9. Odoo
Odoo adalah platform ERP open-source yang bersifat modular. Bisnis retail dapat memilih dan menginstal modul yang mereka butuhkan, seperti Akuntansi, Inventaris, POS, dan E-commerce. Sifat open-source membuatnya sangat fleksibel, namun juga memerlukan keahlian teknis untuk kustomisasi mendalam.
Fitur Utama:
- Sistem modular yang dapat disesuaikan.
- Modul Akuntansi, CRM, Inventaris, dan POS yang terintegrasi.
- Komunitas pengembang yang aktif.
- Opsi hosting di cloud atau on-premise.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat fleksibel dan dapat dikustomisasi secara luas. | Implementasi dan kustomisasi memerlukan partner IT yang kompeten. |
| Biaya lisensi bisa lebih rendah dibandingkan ERP proprietary. | Biaya tambahan untuk fitur lanjutan. |
| Ekosistem aplikasi yang terus berkembang. | Dukungan resmi terkadang kurang responsif. |
10. SAP Business One
SAP Business One adalah solusi ERP yang dirancang untuk perusahaan skala menengah (SME) yang sedang bertumbuh. Untuk retail, SAP B1 menyediakan fondasi yang kuat untuk mengelola keuangan, inventaris, dan hubungan pelanggan dalam satu sistem yang terstruktur dan andal.
Fitur Utama:
- Manajemen keuangan dan akuntansi.
- Manajemen penjualan dan CRM.
- Kontrol inventaris dan distribusi.
- Pelaporan dan analisis.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Platform yang stabil dan terpercaya dari brand besar. | Biaya lisensi dan implementasi yang cukup tinggi. |
| Skalabilitas yang baik untuk mendukung pertumbuhan. | Kustomisasi masih terbatas. |
| Proses bisnis yang terstruktur dan best practice. | Antarmuka yang kompleks dan memerlukan pelatihan intensif. |
11. Sage Intacct
Sage Intacct adalah software manajemen keuangan cloud yang menargetkan bisnis dengan kebutuhan analisis dan pelaporan yang kompleks. Untuk retail dengan banyak entitas atau cabang, Sage Intacct unggul dalam menyediakan konsolidasi keuangan dan visibilitas mendalam terhadap kinerja setiap unit bisnis.
Fitur Utama:
- Akuntansi multi-entitas dan konsolidasi.
- Manajemen pendapatan.
- Dasbor dan pelaporan yang dapat dikustomisasi.
- Manajemen pengeluaran.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kemampuan pelaporan finansial yang sangat canggih. | Bukan solusi all-in-one (memerlukan integrasi untuk POS/inventaris). |
| Otomatisasi proses akuntansi yang kuat. | Harga lebih tinggi dibandingkan software akuntansi UKM. |
| Skalabilitas untuk menangani volume transaksi tinggi. | Fokus utama pada keuangan, bukan operasional retail secara spesifik. |
12. Moka POS
Moka POS adalah salah satu sistem kasir paling populer di Indonesia, terutama di kalangan F&B dan retail kecil. Selain fungsi POS, Moka menyediakan fitur back-office untuk manajemen inventaris dasar dan laporan penjualan. Meskipun bukan software akuntansi lengkap, laporannya bisa diekspor untuk kebutuhan pembukuan.
Fitur Utama:
- Aplikasi kasir yang mudah digunakan.
- Manajemen stok sederhana.
- Program loyalitas pelanggan.
- Laporan penjualan harian.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat mudah dioperasikan oleh staf kasir. | Fitur pelaporan akuntansi masih terbatas. |
| Harga langganan yang terjangkau untuk UMKM. | Fitur inventaris mungkin kurang cocok untuk bisnis dengan banyak SKU atau cabang. |
| Ekosistem yang terintegrasi dengan layanan GoTo. | Ketergantungan pada ekspor data manual untuk pembukuan lengkap. |
13. Majoo
Majoo adalah aplikasi wirausaha yang menawarkan solusi lengkap untuk UMKM, mulai dari aplikasi kasir, manajemen inventaris, CRM, hingga fitur akuntansi. Platform ini bertujuan menjadi solusi all-in-one yang terjangkau bagi pemilik usaha kecil yang ingin mendigitalisasi bisnis mereka.
Fitur Utama:
- Aplikasi kasir online (POS).
- Manajemen stok dan karyawan.
- Fitur akuntansi (catatan biaya, laba rugi).
- Toko online terintegrasi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Paket all-in-one dengan harga terjangkau. | Fitur akuntansi masih dasar dan tidak sedalam software khusus. |
| Cocok untuk UMKM yang baru memulai digitalisasi. | Skalabilitas terbatas untuk bisnis yang berkembang pesat. |
| Banyak fitur dalam satu aplikasi. | Beberapa pengguna melaporkan bug pada aplikasi. |
14. iSeller
iSeller menawarkan platform perdagangan omnichannel yang menyatukan POS untuk toko fisik dan platform untuk toko online. Solusi ini dirancang untuk bisnis retail modern yang ingin memberikan pengalaman belanja yang konsisten di semua kanal, dengan manajemen produk, inventaris, dan pelanggan yang terpusat.
Fitur Utama:
- Sistem POS untuk retail dan F&B.
- Platform e-commerce terintegrasi.
- Manajemen inventaris terpusat.
- Integrasi dengan marketplace dan pembayaran digital.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Solusi omnichannel yang kuat untuk online dan offline. | Fitur akuntansi internal tidak ada, perlu integrasi dengan software lain. |
| Desain antarmuka yang modern dan profesional. | Biaya dapat meningkat dengan penambahan fitur dan kanal penjualan. |
| Fleksibilitas dalam metode pembayaran. | Dukungan pelanggan terkadang kurang cepat. |
15. Vend by Lightspeed
Vend, yang kini menjadi bagian dari Lightspeed, adalah sistem POS berbasis cloud yang sangat populer di kalangan peritel modern. Platform ini unggul dalam manajemen inventaris, pelaporan penjualan, dan integrasi e-commerce, menjadikannya pilihan solid untuk toko yang ingin mengoptimalkan operasional mereka.
Fitur Utama:
- Sistem POS yang berfungsi di berbagai perangkat.
- Manajemen inventaris dan pelacakan stok.
- Pelaporan dan analitik penjualan.
- Program loyalitas terintegrasi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka yang bersih dan mudah digunakan. | Modul akuntansi bawaan mungkin masih belum lengkap. |
| Bekerja secara online maupun offline. | Harga bisa lebih tinggi dibandingkan software lainnya. |
| Skalabilitas yang baik dari satu hingga ratusan toko. | Beberapa fitur lanjutan hanya tersedia di paket enterprise. |
Kriteria Penting dalam Memilih Sistem Akuntansi untuk Bisnis Retail
Bisnis retail hidup dari transaksi harian yang padat dan pergerakan stok yang cepat. Software akuntansi yang dipilih harus mampu mengikuti ritme tersebut dan membantu pengambilan keputusan, bukan menambah beban kerja.
1. Terintegrasi dengan POS dan Penjualan Online
Sistem kasir adalah jantung operasional retail. Software akuntansi perlu terhubung langsung dengan POS dan channel online agar setiap transaksi tercatat otomatis. Data penjualan, pajak, dan diskon langsung masuk ke pembukuan tanpa input ulang. Proses ini menghemat waktu dan mengurangi risiko selisih data.
2. Mampu Mengelola Stok di Banyak Lokasi
Retail sering berhadapan dengan stok habis di satu cabang dan menumpuk di cabang lain. Software yang tepat bisa menampilkan jumlah stok secara real-time di semua lokasi. Transfer antar cabang jadi lebih mudah dan nilai persediaan selalu terpantau. Kontrol stok yang baik membantu menjaga perputaran barang tetap sehat.
3. Menyediakan Laporan yang Relevan untuk Operasional Retail
Laporan keuangan umum tidak cukup untuk kebutuhan retail. Software akuntansi perlu menampilkan penjualan per produk, per cabang, dan per kasir. Data fast-moving dan slow-moving membantu menentukan produk mana yang perlu didorong atau dikurangi. Laporan ini mempermudah evaluasi tanpa harus menunggu akhir bulan.
4. Siap Tumbuh Seiring Perkembangan Bisnis
Retail jarang berhenti di satu toko. Software akuntansi perlu siap menampung lebih banyak transaksi, cabang baru, dan alur operasional yang makin kompleks. Sistem yang fleksibel membuat ekspansi terasa lebih ringan tanpa perlu ganti platform di tengah jalan.
Kesimpulan
Software akuntansi retail membantu mengelola keuangan harian dengan lebih rapi dan efisien. Pencatatan penjualan, arus kas, dan stok bisa dipantau secara real-time tanpa proses yang rumit. Kontrol terhadap profit pun terasa lebih jelas.
Banyak software akuntansi retail kini hadir dengan integrasi inventaris, POS, dan sistem pendukung lainnya. Integrasi ini mengurangi pekerjaan manual dan membantu menyajikan data yang lebih siap digunakan untuk pengambilan keputusan.
Bagi yang ingin memahami kecocokan sistem dengan kebutuhan bisnis, tersedia opsi konsultasi gratis. Sesi ini memberi gambaran bagaimana software akuntansi dapat menyesuaikan diri dengan alur operasional retail.
Pertanyaan Seputar Software Akuntansi Retail
-
Apa perbedaan software akuntansi umum dan khusus retail?
Software akuntansi retail memiliki fitur spesifik seperti integrasi POS, manajemen inventaris multi-lokasi, dan analisis profitabilitas per produk, yang tidak dimiliki software umum.
-
Bagaimana cara memilih software yang tepat untuk bisnis retail kecil dengan budget terbatas?
Untuk bisnis kecil, mulailah dengan platform berbasis cloud yang menawarkan paket terjangkau seperti Xero atau Jurnal by Mekari. Prioritaskan fitur integrasi POS dan kemudahan penggunaan.
-
Apakah software akuntansi retail bisa diintegrasikan dengan platform e-commerce seperti Tokopedia atau Shopee?
Ya, banyak software modern menyediakan integrasi langsung atau melalui API dengan marketplace populer seperti Tokopedia dan Shopee untuk sinkronisasi data pesanan dan stok secara otomatis.





















