Mengelola sumber daya manusia di industri konstruksi memiliki tantangan unik yang tidak ditemukan di sektor lain. Sebagai seseorang yang telah berkecimpung di bidang ini, saya paham rumitnya mengatur tenaga kerja harian lepas, memantau absensi di proyek yang tersebar, dan memastikan kepatuhan K3.
Mengandalkan cara manual seperti spreadsheet tidak efisien dan berisiko, sehingga software HR untuk kontraktor menjadi solusi strategis untuk menjaga proyek tetap lancar. Dengan otomatisasi dan visibilitas penuh, software ini membantu manajer fokus menyelesaikan proyek dengan kualitas terbaik.
Dalam artikel ini, saya telah menganalisis dan merangkum 15 software HR terbaik yang dirancang untuk menjawab tantangan spesifik industri konstruksi di tahun 2026, membantu Anda membuat keputusan yang paling tepat untuk kemajuan bisnis.
Daftar Isi:
Daftar Isi:
Key Takeaways
|
| Nama Software | Cocok Untuk Apa? |
| HashMicro EVA HRIS | Perusahaan konstruksi skala menengah hingga besar yang butuh sistem terintegrasi dan dapat dikustomisasi penuh. |
| Gajihub | Bisnis konstruksi kecil yang fokus pada otomatisasi payroll dan administrasi dasar HR. |
| Talenta by Mekari | Perusahaan yang membutuhkan solusi HR komprehensif dengan ekosistem produk bisnis yang luas. |
| GreatDay HR | Perusahaan yang memprioritaskan kemudahan akses mobile dan engagement karyawan di lapangan. |
| Karyawan.co.id | UKM di bidang konstruksi yang mencari platform HR all-in-one dengan harga terjangkau. |
| Hadirr | Perusahaan yang fokus utama pada absensi kontraktor dan timesheet karyawan proyek secara mobile. |
| LinovHR | Perusahaan skala menengah yang membutuhkan modul HR spesifik dan mendalam, dari rekrutmen hingga suksesi. |
| Sleekr | Bisnis rintisan atau kecil yang mencari solusi HR yang simpel dan mudah digunakan. |
| Zoho People | Perusahaan yang sudah menggunakan ekosistem Zoho dan ingin integrasi HR yang seamless. |
| Odoo | Perusahaan dengan tim IT internal yang membutuhkan platform open-source yang sangat fleksibel. |
| SAP SuccessFactors | Korporasi konstruksi besar dengan kebutuhan manajemen talenta dan analisis SDM tingkat enterprise. |
| Oracle Fusion Cloud HCM | Perusahaan skala besar yang mencari solusi HCM global dengan kemampuan analitik dan AI yang canggih. |
| Workday HCM | Enterprise yang memprioritaskan pengalaman pengguna dan platform tunggal untuk HR dan finansial. |
| Procore | Perusahaan konstruksi yang mencari platform manajemen proyek terintegrasi dengan modul HR. |
| CATAPA | Perusahaan yang membutuhkan solusi payroll dan PPh 21 yang akurat dan selalu up-to-date dengan regulasi. |
Fitur Penting dalam Software HR Kontraktor
Memilih software HR untuk perusahaan konstruksi tidak bisa disamakan dengan industri lain. Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa fitur krusial yang harus menjadi prioritas utama. Fitur-fitur ini secara langsung menjawab tantangan operasional harian di lapangan dan memastikan semua proses berjalan sesuai aturan.
1. Manajemen tenaga kerja harian dan borongan
Software harus mampu mengelola data, kontrak, dan pembayaran untuk pekerja harian, borongan, atau subkontraktor secara fleksibel. Ini mencakup pembuatan kontrak kerja waktu tertentu (PKWT) hingga pencatatan upah yang berbeda-beda setiap harinya. Kemampuan ini sangat vital karena mayoritas tenaga kerja proyek bersifat non-permanen.
2. Pengelolaan gaji & PPh 21 berbasis proyek
Pilih sistem yang bisa menghitung gaji, lembur, dan potongan PPh 21 secara otomatis untuk pekerja harian lepas sesuai peraturan pemerintah. Fitur ini mengurangi risiko kesalahan hitung manual yang sering terjadi dan memastikan kepatuhan pajak. Pengelolaan gaji yang akurat adalah kunci untuk menjaga moral pekerja di lapangan.
3. Absensi online dengan geotagging untuk lokasi proyek
Fitur absensi berbasis GPS (geotagging) adalah suatu keharusan untuk memvalidasi kehadiran karyawan di lokasi proyek yang benar. Karyawan dapat melakukan absensi melalui ponsel, dan sistem akan mencatat lokasi serta waktu secara akurat. Ini menghilangkan praktik titip absen dan menyederhanakan rekapitulasi jam kerja dari berbagai lokasi proyek.
4. Manajemen klaim dan reimbursement yang fleksibel
Pekerja proyek seringkali perlu mengajukan klaim untuk pembelian material mendadak atau biaya transportasi. Software absensi kontraktor yang baik memungkinkan proses pengajuan dan persetujuan klaim secara digital melalui aplikasi mobile. Ini mempercepat proses reimbursement dan memudahkan pelacakan pengeluaran tak terduga dalam manajemen proyek konstruksi.
5. Kepatuhan regulasi dan keselamatan kerja (K3)
Software HR kontraktor yang ideal harus memiliki modul untuk mengelola sertifikasi K3, jadwal pelatihan, dan pelaporan insiden kerja. Kepatuhan terhadap regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah aspek non-negosiasi dalam industri konstruksi. Sistem yang terintegrasi membantu perusahaan menghindari denda dan memastikan lingkungan kerja yang aman.
15 Rekomendasi Software HR Kontraktor Terbaik di Indonesia
Setelah memahami kriteria penting, saatnya saya mengulas 15 software HR terbaik yang paling sesuai untuk kebutuhan industri konstruksi. Setiap ulasan didasarkan pada analisis fitur, fleksibilitas, dan pengalaman pengguna yang relevan dengan tantangan di lapangan.
1. HashMicro EVA HRIS
Berdasarkan pengalaman saya, HashMicro HRIS menonjol karena kemampuannya untuk dikustomisasi secara mendalam. Ini bukan software one-size-fits-all, melainkan platform yang bisa disesuaikan dengan alur kerja unik setiap perusahaan konstruksi, dari skala menengah hingga korporasi besar. Fleksibilitas ini menjadikannya solusi jangka panjang yang dapat berkembang seiring pertumbuhan bisnis.
Unique Selling Proposition (USP) untuk Konstruksi:
- Kustomisasi Alur Kerja Proyek: Kemampuan untuk menyesuaikan alur persetujuan, perhitungan payroll harian, hingga pelaporan biaya per proyek secara spesifik.
- Lisensi Unlimited User: Sangat menguntungkan bagi perusahaan konstruksi dengan jumlah pekerja fluktuatif, karena tidak ada biaya tambahan per pengguna baru.
- Integrasi Penuh: Dapat terhubung langsung dengan modul lain seperti akuntansi, manajemen proyek, dan inventaris dalam satu ekosistem ERP yang solid.
Fitur Utama:
- Manajemen Payroll Harian & PPh 21: Otomatisasi perhitungan gaji untuk tenaga kerja harian lepas sesuai regulasi pajak terbaru.
- Aplikasi Absensi Mobile dengan GPS: Memastikan karyawan mencatat kehadiran di lokasi proyek yang benar dengan validasi geofencing.
- Manajemen Timesheet: Pelacakan jam kerja karyawan yang dialokasikan ke berbagai proyek untuk perhitungan biaya yang akurat.
- Manajemen Kontrak & Dokumen Karyawan: Pusat data untuk menyimpan kontrak kerja, sertifikasi K3, dan dokumen penting lainnya secara digital.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kustomisasi sangat fleksibel sesuai kebutuhan industri konstruksi. | Implementasi untuk kustomisasi yang sangat kompleks mungkin memerlukan waktu. |
| Dukungan teknis lokal yang responsif dan profesional. | Mungkin terlalu komprehensif untuk bisnis skala sangat kecil dengan kebutuhan dasar. |
| Model lisensi unlimited user sangat hemat biaya untuk pekerja fluktuatif. | Tampilan antarmuka yang padat fitur memerlukan sedikit pembiasaan awal. |
2. Gajihub
Gajihub adalah solusi absensi kontraktor yang sangat cocok untuk perusahaan konstruksi skala kecil hingga menengah yang memprioritaskan kemudahan dan kecepatan dalam administrasi gaji. Platform ini dirancang agar sangat mudah digunakan, bahkan oleh tim HR yang tidak memiliki latar belakang teknis yang kuat. Fokus utamanya adalah menyederhanakan proses payroll yang kompleks.
Fitur Utama:
- Perhitungan PPh 21, BPJS, dan THR otomatis.
- Absensi online via aplikasi mobile.
- Pencatatan data karyawan dan slip gaji online.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka yang sangat sederhana dan mudah digunakan. | Fitur kustomisasi terbatas untuk alur kerja spesifik proyek. |
| Harga terjangkau untuk UKM. | Manajemen timesheet per proyek belum sedalam solusi lain. |
| Proses onboarding yang cepat. | Kurang cocok untuk perusahaan dengan struktur organisasi yang sangat kompleks. |
3. Talenta by Mekari
Talenta adalah salah satu pemain besar di pasar HRIS Indonesia yang menawarkan solusi komprehensif. Untuk industri konstruksi, kekuatannya terletak pada ekosistem produk Mekari yang luas, memungkinkan integrasi dengan software akuntansi (Jurnal) dan pajak (Klikpajak). Ini menciptakan alur kerja administrasi yang lebih terpadu dari hulu ke hilir.
Fitur Utama:
- Manajemen payroll dan pajak yang komprehensif.
- Fitur live attendance dengan GPS.
- Pengelolaan jadwal kerja shift dan reimbursement online.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ekosistem produk yang terintegrasi (payroll, akuntansi, pajak). | Struktur harga berbasis jumlah karyawan, bisa jadi mahal jika pekerja fluktuatif. |
| Fitur lengkap dari administrasi hingga performa. | Beberapa fitur canggih mungkin memerlukan paket yang lebih tinggi. |
| Dukungan pelanggan yang baik. | Kustomisasi untuk kebutuhan konstruksi yang sangat spesifik mungkin terbatas. |
4. GreatDay HR
GreatDay HR dirancang dengan pendekatan mobile-first, menjadikannya sangat ideal untuk perusahaan konstruksi dengan mayoritas karyawan di lapangan. Selain fitur HR esensial, GreatDay juga menyertakan fitur employee engagement seperti survei dan pengumuman internal yang membantu menjaga komunikasi dengan tim di berbagai lokasi proyek.
Fitur Utama:
- Absensi dengan deteksi wajah dan geotagging.
- Pengajuan cuti, klaim, dan lembur via aplikasi.
- Distribusi slip gaji digital yang aman.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka aplikasi mobile yang sangat user-friendly. | Fokus utama pada mobile, fitur di versi desktop terkadang tidak selengkap aplikasi. |
| Fitur employee engagement yang baik. | Laporan analitik HR mungkin tidak sedalam platform enterprise. |
| Proses pengajuan klaim yang mudah dan cepat. | Modul untuk manajemen kontrak atau K3 mungkin perlu tambahan. |
5. Karyawan.co.id
Karyawan.co.id menawarkan absensi kontraktor yang cukup lengkap dengan model harga yang kompetitif, menjadikannya pilihan menarik bagi UKM di sektor konstruksi. Mereka menyediakan modul yang mencakup hampir semua kebutuhan dasar HR, dari rekrutmen hingga penggajian, dalam satu platform terpusat.
Fitur Utama:
- Manajemen data karyawan (database).
- Perhitungan payroll, PPh 21, dan BPJS.
- Absensi online dan manajemen cuti.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Platform all-in-one dengan harga terjangkau. | Antarmuka pengguna mungkin terasa kurang modern dibandingkan kompetitor baru. |
| Mendukung perhitungan gaji prorata dan lembur. | Kustomisasi untuk alur kerja yang sangat spesifik terbatas. |
| Fitur pelaporan yang cukup baik untuk skala UKM. | Dukungan teknis terkadang dilaporkan kurang responsif. |
6. Hadirr
Sesuai namanya, Hadirr adalah aplikasi yang berfokus pada solusi pencatatan kehadiran. Ini adalah pilihan tepat jika masalah utama perusahaan Anda adalah memantau kehadiran dan jam kerja karyawan proyek secara akurat. Hadirr sangat kuat di fitur absensi digital dan pelacakan timesheet.
Fitur Utama:
- Absensi selfie dengan verifikasi biometrik dan GPS.
- Manajemen timesheet untuk memantau jam kerja per klien atau proyek.
- Pencatatan reimbursement dan lembur secara digital.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat andal dan akurat untuk manajemen absensi lapangan. | Bukan sistem HR yang lengkap, fokusnya hanya pada kehadiran dan timesheet. |
| Mudah diimplementasikan dan digunakan oleh karyawan. | Tidak memiliki modul payroll yang terintegrasi penuh. |
| Membantu mengurangi kecurangan absensi secara signifikan. | Perlu diintegrasikan dengan software lain untuk manajemen HR menyeluruh. |
7. LinovHR
LinovHR adalah software HR yang komprehensif dan modular, cocok untuk perusahaan skala menengah yang ingin mengadopsi solusi HR secara bertahap. Anda bisa memulai dengan modul yang paling dibutuhkan, seperti Payroll dan Time Management, lalu menambah modul lain seperti Performance Management atau Learning Management seiring waktu.
Fitur Utama:
- Modul Payroll & Tax yang detail.
- Modul Time Management untuk absensi dan jadwal kerja.
- Modul Personnel Administration untuk database karyawan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sistem modular yang fleksibel. | Struktur harga per modul dan per pengguna bisa menjadi kompleks. |
| Fitur yang mendalam di setiap modulnya. | Antarmuka bisa terasa sedikit rumit karena banyaknya fitur. |
| Dapat disesuaikan untuk kebutuhan industri yang lebih spesifik. | Implementasi awal mungkin memerlukan bantuan dari tim support. |
8. Sleekr
Meskipun kini telah menjadi bagian dari Talenta by Mekari, Sleekr awalnya dikenal sebagai platform HR dengan absensi kontraktor yang sangat simpel dan berfokus pada kemudahan penggunaan untuk startup dan bisnis kecil. Bagi perusahaan kontraktor kecil yang baru memulai digitalisasi, Sleekr menawarkan kurva belajar yang landai dan fitur-fitur esensial yang mudah diakses.
Fitur Utama:
- Database karyawan online.
- Manajemen cuti dan absensi sederhana.
- Proses payroll yang mudah dipahami.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat mudah digunakan, bahkan untuk pemula. | Sebagai bagian dari Talenta, pengembangan fitur mandirinya mungkin terbatas. |
| Desain antarmuka yang bersih dan modern. | Kurang memiliki fitur spesifik untuk industri konstruksi. |
| Proses implementasi yang cepat. | Tidak se-fleksibel platform yang dirancang untuk kustomisasi. |
9. Zoho People
Bagi perusahaan konstruksi yang sudah terbiasa dengan ekosistem aplikasi bisnis Zoho (seperti Zoho CRM atau Zoho Books), Zoho People adalah pilihan yang logis. Integrasinya yang mulus dengan produk Zoho lainnya menciptakan lingkungan kerja digital yang sangat terpadu, dari manajemen klien hingga pengelolaan karyawan.
Fitur Utama:
- Manajemen database karyawan.
- Pelacakan waktu dan kehadiran.
- Manajemen kinerja dan alur kerja persetujuan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Integrasi sempurna dengan ekosistem Zoho lainnya. | Modul payroll belum sepenuhnya terlokalisasi untuk peraturan PPh 21 Indonesia. |
| Tingkat kustomisasi yang tinggi. | Memerlukan waktu untuk mempelajari semua fiturnya. |
| Harga yang kompetitif, terutama jika sudah berlangganan Zoho One. | Dukungan pelanggan terkadang tidak secepat penyedia lokal. |
10. Odoo
Odoo adalah platform ERP open-source yang menawarkan fleksibilitas luar biasa. Ini adalah pilihan yang sangat kuat jika perusahaan Anda memiliki tim IT internal yang mampu melakukan kustomisasi. Dengan Odoo, Anda bisa membangun modul HR sebagai absensi kontraktor yang sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek konstruksi Anda dari nol.
Fitur Utama:
- Aplikasi HR yang terintegrasi (Employees, Attendances, Time Off, Payroll).
- Sifat open-source yang memungkinkan modifikasi tanpa batas.
- Komunitas pengembang yang besar dan aktif.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat fleksibel dan dapat dikustomisasi secara penuh. | Memerlukan keahlian teknis (tim IT) untuk implementasi dan kustomisasi. |
| Biaya lisensi bisa sangat rendah (versi Community) atau terjangkau (versi Enterprise). | Dukungan resmi untuk versi Community terbatas. |
| Tersedia banyak modul pihak ketiga untuk berbagai kebutuhan. | Kualitas modul pihak ketiga bisa bervariasi. |
11. SAP SuccessFactors
SAP SuccessFactors adalah solusi Human Capital Management (HCM) kelas enterprise yang dirancang untuk korporasi besar. Bagi perusahaan konstruksi berskala nasional atau multinasional, platform ini menawarkan kemampuan manajemen talenta, analisis prediktif, dan perencanaan suksesi yang sangat mendalam untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan proyek.
Fitur Utama:
- Manajemen talenta yang komprehensif (rekrutmen, onboarding, performa).
- Analitik SDM dan perencanaan tenaga kerja.
- Core HR dan payroll global.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fitur manajemen talenta dan analisis yang sangat canggih. | Biaya implementasi dan lisensi yang sangat tinggi. |
| Skalabilitas tinggi untuk perusahaan besar. | Terlalu kompleks untuk kebutuhan UKM. |
| Merek yang sangat terpercaya di level enterprise. | Memerlukan waktu implementasi yang panjang dan konsultan khusus. |
12. Oracle Fusion Cloud HCM
Serupa dengan SAP, Oracle Fusion Cloud HCM adalah solusi premium untuk perusahaan besar. Keunggulannya terletak pada pemanfaatan teknologi AI dan machine learning untuk memberikan rekomendasi cerdas, mulai dari kandidat internal terbaik untuk sebuah proyek hingga prediksi karyawan yang berisiko resign, serta pencatatan absensi kontraktor.
Fitur Utama:
- Manajemen SDM global yang terpadu.
- Fitur AI untuk personalisasi pengalaman karyawan.
- Analitik prediktif untuk pengambilan keputusan strategis.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kemampuan AI dan analitik yang terdepan. | Sangat mahal dan ditujukan untuk pasar enterprise. |
| Platform cloud yang aman dan andal. | Kompleksitas tinggi yang memerlukan pelatihan intensif. |
| Terintegrasi baik dengan produk Oracle lainnya. | Kustomisasi memerlukan keahlian khusus atau bantuan partner. |
13. Workday HCM
Workday dikenal dengan antarmuka pengguna yang modern dan pengalaman yang intuitif. Platform ini menyatukan fungsi HR dan finansial dalam satu sistem, memberikan pandangan tunggal atas data karyawan dan biaya proyek. Ini sangat berguna bagi pimpinan untuk melihat dampak keputusan SDM terhadap kesehatan finansial proyek.
Fitur Utama:
- Platform tunggal untuk HR, payroll, dan finansial.
- Pengalaman pengguna yang mobile-friendly dan intuitif.
- Manajemen kompensasi dan talenta yang fleksibel.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka pengguna yang superior dan mudah dinavigasi. | Biaya lisensi yang premium. |
| Sistem tunggal untuk HR dan finansial memberikan data yang konsisten. | Keterbatasan dalam integrasi dengan sistem non-Workday. |
| Pembaruan fitur yang berkelanjutan. | Implementasi yang kompleks dan biasanya memakan waktu lama. |
14. Procore
Procore sejatinya adalah platform manajemen konstruksi, bukan software HR murni. Namun, mereka memiliki modul dan integrasi yang memungkinkan pengelolaan tenaga kerja di lapangan, seperti timesheet harian. Ini adalah pilihan yang sangat baik jika Anda mencari satu platform terpusat untuk mengelola seluruh aspek proyek, termasuk SDM di lapangan.
Fitur Utama:
- Manajemen timesheet yang terintegrasi dengan manajemen proyek.
- Pelaporan produktivitas tenaga kerja.
- Integrasi dengan berbagai software payroll pihak ketiga.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Platform terpusat untuk semua aktivitas konstruksi. | Bukan solusi HR yang lengkap, tidak mencakup rekrutmen atau manajemen talenta. |
| Sangat fokus pada kebutuhan industri konstruksi. | Perlu integrasi dengan software lain untuk proses payroll penuh. |
| Memudahkan kolaborasi antara tim di kantor dan di lapangan. | Harga bisa menjadi mahal karena merupakan platform komprehensif. |
15. CATAPA
CATAPA adalah penyedia jasa payroll, administrasi HR, dan pencatatan absensi kontraktor yang kuat di Indonesia, dengan fokus utama pada kepatuhan terhadap regulasi lokal. Bagi perusahaan konstruksi yang sering kesulitan dengan perhitungan PPh 21 untuk karyawan tidak tetap, CATAPA menawarkan keahlian dan sistem yang andal untuk memastikan semua perhitungan akurat dan sesuai aturan.
Fitur Utama:
- Layanan payroll outsourcing dan software payroll.
- Perhitungan PPh 21 yang akurat untuk berbagai status karyawan.
- Manajemen absensi dan cuti.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat andal dalam perhitungan payroll dan PPh 21 sesuai regulasi Indonesia. | Fitur di luar payroll dan administrasi dasar mungkin tidak selengkap platform HRIS lain. |
| Selalu up-to-date dengan peraturan pajak dan ketenagakerjaan terbaru. | Antarmuka pengguna terkesan sedikit konvensional. |
| Menawarkan opsi layanan outsourcing jika tidak ingin mengelola sendiri. | Kustomisasi untuk kebutuhan spesifik mungkin memerlukan diskusi lebih lanjut. |
Cara Memilih Software HR Kontraktor yang Tepat untuk Efisiensi Proyek 2026
Memilih software HR untuk kontraktor bukan sekadar memilih fitur terbanyak, tapi memilih sistem yang paling cocok dengan pola kerja proyek dan cara perusahaan Anda membayar tenaga kerja.
1. Petakan kebutuhan spesifik proyek dan tipe tenaga kerja
Sebelum membandingkan vendor, pastikan Anda tahu titik paling sering membuat HR tersendat di proyek. Bisa payroll yang rumit, kebutuhan rekrutmen cepat untuk tenaga proyek, atau kontrol absensi tim lapangan di banyak lokasi.
2. Prioritaskan absensi berbasis lokasi untuk proyek multi-site
Untuk kontraktor, absensi “hadir/tidak hadir” saja tidak cukup karena validitas lokasi jadi penentu. Sistem dengan geotagging dan geofencing membantu memastikan check-in terjadi di area proyek, mengurangi kecurangan, dan membuat data jam kerja lebih bisa dipertanggungjawabkan saat rekap lembur maupun audit internal.
3. Uji fleksibilitas payroll untuk skema upah proyek
Payroll konstruksi jarang seragam karena ada upah harian, mingguan, bulanan, hingga borongan berdasarkan progres pekerjaan. Saat mengevaluasi opsi software, pastikan modul payroll bisa mengakomodasi kombinasi skema ini tanpa banyak workaround, termasuk aturan lembur, potongan, dan perhitungan komisi/insentif lapangan bila ada.
4. Cek kemampuan integrasi agar biaya tenaga kerja terbaca jelas
Efisiensi proyek akan terasa lebih nyata kalau data HR tidak berdiri sendiri. Idealnya, software HR bisa terhubung dengan sistem yang sudah dipakai, misalnya akuntansi untuk pembukuan dan manajemen proyek untuk alokasi biaya tenaga kerja per proyek, sehingga pelacakan cost dan margin proyek lebih mudah dan konsisten.
5. Pastikan sistem bisa scale dan dukungan teknisnya responsif
Kontraktor sering mengalami lonjakan tenaga kerja saat proyek berjalan, lalu turun saat proyek selesai, jadi sistem perlu siap mengikuti dinamika ini. Saat membandingkan software, lihat apakah platform mampu menangani puluhan hingga ribuan karyawan, serta punya dukungan teknis yang cepat membantu ketika terjadi kendala di jam operasional proyek.
Kesimpulan
Mengelola SDM di sektor konstruksi membutuhkan sistem yang lebih fleksibel daripada software HR generik karena pola kerja dan lokasi proyek terus berubah. Tantangan seperti pekerja harian, absensi kontraktor, dan kebutuhan kepatuhan menuntut kontrol data yang rapi agar risiko finansial dan hukum tidak membesar.
Dari 15 opsi yang dibahas, tiap platform punya kekuatan yang berbeda sesuai fokusnya, mulai dari payroll sederhana hingga HRIS cloud yang bisa dikustomisasi. Karena itu, pilihan terbaik sebaiknya ditentukan berdasarkan skala perusahaan, kompleksitas proyek, anggaran, dan kebutuhan integrasi/kustomisasi.
Untuk perusahaan konstruksi menengah hingga besar yang butuh adaptasi tinggi, solusi seperti HashMicro bisa dipertimbangkan karena mendukung pengaturan alur kerja yang lebih spesifik untuk operasional proyek. Jika ingin menilai kecocokannya dengan kebutuhan di lapangan, jadwalkan konsultasi gratis untuk memetakan prioritas fitur dan skenario implementasinya.
Pertanyaan Seputar Software HR Kontraktor
-
Apa itu software HR kontraktor?
Software HR kontraktor adalah sistem manajemen sumber daya manusia yang dirancang khusus atau memiliki fitur-fitur yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik industri konstruksi. Ini mencakup pengelolaan pekerja harian, pencatatan absensis kontraktor, payroll berbasis proyek, absensi GPS di banyak lokasi, dan manajemen kepatuhan K3.
-
Mengapa perusahaan konstruksi memerlukan software HR khusus?
Karena industri konstruksi memiliki dinamika kerja yang berbeda, seperti tenaga kerja non-permanen yang fluktuatif, jam kerja tidak teratur, lokasi kerja berpindah-pindah, dan regulasi K3 yang ketat. Software HR generik seringkali tidak mampu menangani kompleksitas ini secara efisien.
-
Fitur apa yang wajib ada di software HR untuk industri konstruksi?
Fitur wajib meliputi: manajemen payroll untuk pekerja harian/borongan, absensi online dengan geotagging, manajemen timesheet per proyek, pengelolaan klaim digital, dan modul untuk memantau sertifikasi K3 serta pelaporan insiden.
-
Bagaimana cara menghitung harga software HRIS untuk kontraktor?
Harga software HRIS biasanya dihitung berdasarkan jumlah karyawan aktif per bulan atau per tahun. Namun, beberapa vendor seperti HashMicro menawarkan model lisensi ‘unlimited user’ dengan biaya langganan tetap, yang lebih hemat untuk perusahaan dengan jumlah pekerja yang sering berubah.
-
Apakah software HR bisa diintegrasikan dengan sistem manajemen proyek?
Ya, sangat bisa dan sangat direkomendasikan. Integrasi antara software HR dengan sistem manajemen proyek seperti Procore atau ERP Konstruksi memungkinkan data jam kerja dan biaya tenaga kerja langsung tersinkronisasi ke dalam anggaran proyek, memberikan visibilitas biaya yang lebih akurat secara real-time.




















