CNBC Awards

Panduan Lengkap Make to Order (MTO): Definisi, Kelebihan, dan Tantangan

Diterbitkan:

Ada bisnis yang tidak perlu menumpuk stok karena setiap pelanggan datang dengan spesifikasi yang berbeda. Dalam kondisi seperti ini, ketepatan menyiapkan pesanan lebih penting daripada produksi massal.

Karena itu, Make to Order sering dipakai untuk produk custom atau berbasis proyek. Make to Order (MTO) adalah strategi produksi di mana barang baru dibuat setelah pesanan diterima.

Produksi mengikuti permintaan pasar sehingga jumlah dan detail produk bisa ditetapkan sejak awal. Pendekatan ini membantu perusahaan menghindari stok menumpuk yang sulit diputar.

Key Takeaways

  • Make to Order (MTO) adalah strategi produksi di mana barang atau produk dibuat setelah menerima pesanan dari pelanggan.
  • Keunggulan MTO meliputi variasi produk yang ditawarkan kepada pelanggan yang lebih banyak dibandingkan dengan metode produksi lainnya.
  • Implementasi MTO memiliki beberapa tantangan terkait dengan bahan baku dan distribusi yang perlu diatasi.
  • Penjualan yang tidak stabil dan fluktuasi permintaan juga dapat menjadi tantangan bagi perusahaan yang menerapkan MTO.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Definisi dan Konsep Dasar MTO

      Make to Order (MTO) adalah strategi produksi di mana barang atau produk dibuat setelah menerima pesanan dari pelanggan. Dalam metode MTO, produk tidak diproduksi sebelum ada permintaan atau pesanan. Salah satu contoh implementasi MTO dapat ditemukan di sistem replenishment Odoo.

      Dengan dukungan Odoo Partner Indonesia, strategi MTO ini dapat dioptimalkan untuk berbagai jenis bisnis di Indonesia khususnya yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Strategi MTO, juga dikenal sebagai strategi ‘Pull Supply Chain,’ mengikuti prosedur di mana seluruh proses produksi, perakitan, dan pendistribusian barang dilakukan berdasarkan permintaan pelanggan.

      Hal ini memungkinkan perusahaan di Indonesia untuk memproduksi barang sesuai pesanan, menghindari penyimpanan persediaan berlebih. Metode MTO sangat cocok untuk industri di Indonesia yang berfokus pada produk dengan volume rendah tetapi memiliki tingkat kustomisasi yang tinggi atau bernilai tinggi.

      Dengan menerapkan MTO, perusahaan dapat mengurangi risiko persediaan yang tidak terjual dan mengoptimalkan produksi sesuai permintaan pelanggan.

      Keunggulan Metode Make to Order (MTO)

      Keunggulan Metode Make to Order (MTO)

      Berikut beberapa keunggulan metode Make to Order (MTO) yang paling relevan untuk operasional dan kontrol produksi sehari-hari.

      1. Varian produk yang beragam. Dalam metode MTO, Anda dapat menawarkan lebih banyak variasi produk kepada pelanggan Anda. Sebagai contoh, mereka dapat memilih warna, ukuran, atau fitur tertentu yang mereka inginkan. Dengan menyesuaikan produk sesuai permintaan pelanggan, Anda dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memenuhi preferensi mereka.
      2. Menghindari ketidakefisienan produksi. Dengan MTO, Anda hanya memproduksi barang saat ada pesanan dari pelanggan. Hal ini menghindari ketidakefisienan produksi yang terjadi ketika perusahaan harus membeli atau memproduksi barang dengan skala besar tanpa mempertimbangkan permintaan pelanggan. Dengan MTO, Anda dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan efisiensi produksi.
      3. Mengurangi pemborosan barang. Dalam metode MTO, Anda tidak perlu menyimpan persediaan barang siap jual. Anda hanya menyelesaikan produksi barang saat ada pesanan dari pelanggan. Hal ini membantu mengurangi pemborosan barang dan risiko kerugian akibat persediaan yang tidak sesuai dengan permintaan pelanggan.

      Tantangan dalam Implementasi MTO

      Implementasi MTO memiliki beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah waktu pengiriman yang lebih lama dibandingkan dengan metode produksi lainnya. Karena produk dibuat setelah ada pesanan, perlu waktu untuk mempersiapkan bahan baku dan melaksanakan proses produksi.

      Penjualan yang tidak stabil dan fluktuasi permintaan juga dapat menjadi tantangan bagi perusahaan yang menerapkan MTO. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian dalam perencanaan produksi dan pengelolaan permintaan.

      Biaya produksi juga lebih tinggi dalam metode MTO karena setiap produk dibuat khusus untuk pesanan tertentu, memerlukan persiapan bahan baku dan proses produksi yang lebih intensif.

      Untuk mengatasi tantangan implementasi make to order, perusahaan perlu mengoptimalkan proses produksi dan manajemen untuk mempersingkat waktu pengiriman. Perencanaan yang efisien, manajemen persediaan yang baik, dan komunikasi yang kuat dengan pemasok dan pelanggan dapat membantu mengurangi waktu tersebut.

      Pada fluktuasi penjualan dan ketidakpastian permintaan, perusahaan perlu mengembangkan strategi yang adaptif dan responsif, seperti perencanaan produksi yang fleksibel atau penggunaan perkiraan permintaan yang canggih.

      Sementara itu, untuk mengurangi biaya produksi, perusahaan dapat mencoba mengidentifikasi area di mana mereka dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan. Validasi persyaratan pelanggan dan integrasi yang erat dengan rantai pasokan dapat membantu menghindari biaya yang tidak perlu.

      Jika dikelola dengan baik, tantangan implementasi MTO dapat diatasi dan manfaat dari kecepatan respons, penyesuaian produk, dan kepuasan pelanggan dapat dicapai dengan sukses.

      Perbandingan MTO dengan Metode Lain

      Perbandingan MTO dengan metode produksi lain, seperti Make to Stock (MTS), adalah penting untuk pemahaman yang lebih baik tentang keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. MTO memiliki keunggulan dalam penyesuaian produk sesuai permintaan pelanggan, mencegah pemborosan barang, dan menawarkan variasi produk yang lebih luas.

      Namun, waktu pengiriman yang lebih lama, ketidakstabilan penjualan, dan biaya produksi yang lebih tinggi menjadi tantangan dalam penerapan MTO.

      Sementara itu, MTS lebih cocok untuk perusahaan dengan volume penjualan yang stabil. MTS memungkinkan perusahaan untuk memiliki persediaan barang siap jual sebelum ada permintaan, mengurangi waktu pengiriman, dan biaya produksi. Namun, MTS dapat meningkatkan risiko persediaan yang tidak terjual dan keterbatasan dalam penyesuaian produk.

      Cara Mengoptimalkan Proses MTO

      mto

      Proses make to order dapat dioptimalkan dengan menggunakan teknik dan strategi tertentu. Salah satu caranya adalah dengan penerapan teknologi dan otomatisasi dalam proses produksi dan manajemen perusahaan. Dengan menggunakan software perusahaan, dapat membantu meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu produksi, dan memperbaiki manajemen persediaan.

      Selain itu, pelatihan dan pengembangan SDM juga penting untuk memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola proses MTO dengan baik. Dengan memperkuat keahlian karyawan dan mengoptimalkan sumber daya manusia, perusahaan dapat menjalankan proses MTO dengan lebih efektif dan efisien.

      Dalam mengoptimalkan proses MTO, perusahaan juga perlu mengadopsi strategi yang tepat, seperti analisis data dan perencanaan produksi yang akurat. Dengan memanfaatkan data historis dan prediksi permintaan pelanggan, perusahaan dapat mengatur produksi dengan lebih baik, menghindari keterlambatan dalam pengiriman, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.

      Kesimpulan

      MTO memberi ruang lebih besar untuk menyesuaikan produk sesuai kebutuhan pelanggan, sekaligus membantu perusahaan menjaga inventaris tetap terkendali. Namun, strategi ini juga menuntut kesiapan operasional karena siklus produksi cenderung lebih panjang dan perencanaan kapasitas harus lebih presisi. Jika koordinasi antar tim kurang rapi, risiko keterlambatan dan perubahan jadwal bisa lebih sering terjadi.

      Untuk menjaga alur MTO tetap konsisten, banyak perusahaan memakai sistem yang menghubungkan pesanan, penjadwalan produksi, dan ketersediaan bahan dalam satu proses. Fitur seperti manajemen order, perencanaan produksi yang fleksibel, dan pelacakan status pesanan yang terhubung ke inventaris membantu tim memantau progres operasional.

      Jika Anda ingin melihat bagaimana alur MTO dapat ditata dengan lebih rapi di operasional sehari-hari, Anda bisa menjadwalkan sesi konsultasi dengan tim expert untuk memahami penerapannya sesuai kebutuhan bisnis Anda.

      HashManufacturingAutomation

      Pertanyaan Tentang Make to Order (MTO)

      • Bagaimana perbedaan MTO dengan Make to Stock (MTS)?

        MTS memproduksi barang sebelum ada permintaan dan disimpan sebagai stok, sedangkan MTO baru memproduksi setelah ada pesanan sehingga meminimalkan inventaris.

      • Apa saja keuntungan Make to Order?

        Keuntungannya termasuk minim risiko overstock, fleksibilitas tinggi, produk lebih sesuai kebutuhan pelanggan, serta pengendalian produksi yang lebih efisien.

      • Industri apa saja yang cocok menggunakan MTO?

        MTO cocok untuk industri yang membutuhkan kustomisasi tinggi seperti manufaktur mesin, furnitur, alat berat, otomotif khusus, elektronik khusus, dan industri project-based.

      Anatha Ginting

      Lead Content Writer

      Anatha sudah berpengalaman selama lebih dari 5 tahun dalam mengulas implementasi dan strategi Enterprise Resource Planning (ERP). Dalam setiap tulisannya, ia membahas peran sistem ERP dalam mengintegrasikan data lintas divisi, merapikan proses operasional, serta membantu perusahaan memahami dan mengelola bisnis secara lebih efektif.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya