Mengelola tenaga kerja (workforce management) kini jadi tantangan yang makin kompleks karena kebutuhan operasional dan proses SDM terus berubah. Karena itu, banyak perusahaan mulai menggunakan workforce management software untuk membantu pengelolaan jadwal, absensi, produktivitas, hingga koordinasi tim.
Dalam artikel ini, kami merangkum beberapa workforce management system yang banyak digunakan untuk membantu bisnis mengelola tenaga kerja secara lebih efisien. Solusi yang dibahas mencakup kebutuhan seperti keterlibatan karyawan, penjadwalan kerja, hingga pemantauan waktu dan kehadiran. Simak ulasan lengkapnya pada daftar berikut.
Key Takeaways
|
Apa itu Workforce Management Software?
Workforce management software adalah sistem digital yang membantu perusahaan mengatur operasional tenaga kerja sehari-hari, mulai dari penjadwalan, absensi, alokasi kerja, hingga pemantauan produktivitas.
Penggunaan software ini penting karena membantu perusahaan menyusun perencanaan tenaga kerja yang lebih rapi, termasuk forecasting kebutuhan SDM dan pengendalian biaya operasional. Dengan pengelolaan tenaga kerja yang lebih terstruktur, perusahaan dapat menjalankan operasional dengan lebih efisien sekaligus mendukung target bisnis jangka panjang.
10 Workforce Management Software Terbaik di Indonesia
Mari kita simak apa saja pilihan terbaik di tahun 2026 ini. Tentu sudah banyak software yang ada, jadi berdasarkan riset dan juga mencoba beberapa solusi, kami rangkum dalam 10 temuan di bawah.
1. HashMicro
HashMicro menyediakan workforce management software yang terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola jadwal kerja, absensi, lembur, cuti, payroll, dan performa karyawan dalam satu sistem.
Sistemnya cocok untuk perusahaan yang membutuhkan workforce planning secara real-time, terutama ketika data SDM tersebar di banyak proses dan divisi.
Selain itu, sistem HashMicro dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan diintegrasikan dengan modul lain seperti HRM, payroll, serta laporan operasional. Dengan pendekatan ini, tim HR dan manajer dapat memantau kondisi tenaga kerja lebih cepat dan mengambil keputusan berbasis data secara lebih akurat.
Harga HashMicro: Hubungi tim HashMicro untuk informasi harga dan kebutuhan implementasi.
Fitur unggulan HashMicro:
- Shift & Scheduling Management: Mengatur jadwal kerja dan rotasi shift sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
- Attendance Management: Mencatat kehadiran karyawan secara otomatis dan real-time untuk memudahkan pemantauan.
- Overtime Management: Mengelola pengajuan, persetujuan, dan rekap lembur untuk kontrol biaya tenaga kerja.
- Leave & Time Off Management: Mengatur cuti, izin, dan saldo cuti karyawan dalam satu sistem.
- Payroll Integration: Menghubungkan data absensi, lembur, dan tunjangan dengan proses payroll agar lebih akurat.
- Employee Database: Menyimpan data karyawan secara terpusat untuk memudahkan administrasi SDM.
- Performance Monitoring: Membantu perusahaan memantau performa karyawan melalui data dan laporan yang terstruktur.
- HR Analytics & Reporting: Menyediakan dashboard dan laporan SDM untuk analisis tenaga kerja dan pengambilan keputusan.
- Approval Workflow: Mendukung alur persetujuan untuk cuti, lembur, dan kebutuhan administratif lain secara lebih rapi.
- Mobile Access (opsional sesuai implementasi): Memudahkan akses informasi dan proses SDM dari perangkat mobile.
Kelebihan
- Sistem terintegrasi untuk absensi, lembur, cuti, payroll, dan pelaporan SDM
- Dapat dikustomisasi sesuai proses bisnis dan kebijakan perusahaan
- Memudahkan pemantauan tenaga kerja secara real-time melalui dashboard
- Membantu mengurangi pekerjaan administratif manual dan duplikasi data
- Cocok untuk perusahaan yang membutuhkan kontrol operasional tenaga kerja yang lebih terstruktur
Kekurangan
- Informasi harga tidak ditampilkan secara publik (perlu konsultasi)
- Implementasi membutuhkan penyesuaian awal sesuai alur kerja perusahaan
- Fitur yang luas dapat memerlukan pelatihan pengguna agar pemakaian lebih optimal
Mengapa Memilih HashMicro?
HashMicro cocok untuk perusahaan yang ingin mengelola tenaga kerja dalam satu platform terintegrasi, mulai dari absensi dan penjadwalan hingga payroll dan analisis SDM, sehingga keputusan operasional bisa diambil lebih cepat dan lebih akurat.
2. UKG
UKG menyediakan workforce management software untuk membantu perusahaan mengelola penjadwalan kerja, absensi, waktu kerja, dan kebutuhan operasional tenaga kerja dalam satu platform. Solusi ini banyak digunakan oleh perusahaan dengan jumlah karyawan besar, terutama yang memiliki kebutuhan shift dan kepatuhan kerja yang kompleks.
Selain itu, UKG cocok untuk bisnis yang ingin meningkatkan efisiensi operasional tenaga kerja melalui otomasi jadwal dan pemantauan tenaga kerja yang lebih terstruktur. Sistemnya juga mendukung pendekatan berbasis data untuk membantu manajer mengambil keputusan lebih cepat.
Harga UKG: Hubungi tim UKG untuk informasi harga dan kebutuhan implementasi.
Fitur unggulan UKG:
- Scheduling Management: Menyusun jadwal kerja karyawan berdasarkan kebutuhan operasional dan ketersediaan tim.
- Time & Attendance Tracking: Mencatat jam kerja, keterlambatan, dan kehadiran karyawan secara lebih akurat.
- Absence Management: Mengelola cuti, izin, dan ketidakhadiran karyawan dalam satu alur.
- Workforce Analytics: Menyediakan laporan tenaga kerja untuk memantau tren produktivitas dan efisiensi.
- Labor Forecasting: Membantu memperkirakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan pola operasional.
Kelebihan
- Kuat untuk kebutuhan workforce management skala besar
- Mendukung pengelolaan shift dan absensi yang kompleks
- Analitik tenaga kerja membantu perencanaan operasional
Kekurangan
- Implementasi cenderung membutuhkan waktu dan konfigurasi
- Kurang ideal untuk bisnis kecil dengan kebutuhan sederhana
- Harga biasanya perlu konsultasi langsung
3. Dayforce (Ceridian)
Dayforce merupakan platform HCM yang menggabungkan HR, payroll, dan workforce management dalam satu sistem. Solusi ini sering dipilih oleh perusahaan yang ingin mengelola scheduling, time tracking, dan data karyawan secara terpusat tanpa banyak berpindah tools.
Berdasarkan ringkasan ulasan pengguna, Dayforce diapresiasi karena pendekatan all-in-one dan real-time data, terutama untuk organisasi dengan kebutuhan operasional yang cepat. Di sisi lain, beberapa perusahaan tetap perlu waktu adaptasi karena banyaknya modul dan konfigurasi.
Harga Dayforce: Contact Vendor.
Fitur unggulan Dayforce:
- Workforce Scheduling: Penjadwalan shift untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja.
- Time & Attendance: Pencatatan kehadiran dan jam kerja untuk payroll dan kepatuhan.
- Payroll Integration: Sinkronisasi data waktu kerja ke proses penggajian.
- Employee Self-Service: Akses karyawan untuk jadwal, absensi, dan pengajuan tertentu.
- Workforce Reporting: Laporan tenaga kerja dan insight operasional berbasis data real-time.
Kelebihan
- HR, payroll, dan workforce management berada dalam satu platform
- Membantu manajer melihat data tenaga kerja secara real-time
- Cocok untuk organisasi dengan kebutuhan operasional yang dinamis
Kekurangan
- Butuh onboarding/pelatihan agar tim dapat memakai fitur secara optimal
- Konfigurasi bisa terasa berat untuk kebutuhan yang sangat spesifik
- Pengalaman pengguna dapat berbeda tergantung modul yang dipakai
4. Deputy
Deputy cocok untuk bisnis dengan tim shift seperti retail, F&B, hospitality, dan layanan yang membutuhkan penjadwalan cepat. Platform ini dikenal kuat pada area scheduling, timesheet, dan mobile accessibility, sehingga praktis untuk operasional harian.
Ulasan pengguna banyak menyoroti kemudahan penggunaan dan pengalaman mobile yang membantu pengelolaan shift. Namun, ada juga catatan soal performa aplikasi yang kadang lambat pada kondisi tertentu.
Harga Deputy: Contact Vendor (paket dapat berbeda tergantung modul dan kebutuhan).
Fitur unggulan Deputy:
- Employee Scheduling: Pembuatan roster/jadwal shift dengan cepat.
- Time Clock & Timesheets: Clock-in/out dan rekap jam kerja untuk payroll.
- Shift Swap & Availability: Karyawan dapat mengatur ketersediaan dan tukar shift.
- Leave Management: Pengajuan cuti dan izin dalam sistem.
- Mobile App: Akses jadwal, timesheet, dan update kerja dari smartphone.
Kelebihan
- Sangat mudah dipakai untuk scheduling dan operasional shift
- Mobile app membantu karyawan dan supervisor mengelola jadwal dengan cepat
- Cocok untuk bisnis multi-shift yang butuh proses roster lebih ringkas
Kekurangan
- Beberapa pengguna melaporkan aplikasi kadang lambat
- Fitur payroll sering bergantung pada integrasi pihak ketiga (tergantung setup)
- Bisa perlu penyesuaian tambahan untuk kebutuhan enterprise yang sangat kompleks
5. ADP Workforce Now
ADP Workforce Now merupakan solusi HR dan payroll yang juga mendukung kebutuhan time & attendance serta workforce administration. ADP menonjolkan time tracking, scheduling, mobile self-service, dan integrasi dengan payroll sebagai bagian penting dari pengelolaan tenaga kerja.
Di ulasan pengguna, ADP Workforce Now sering dipuji karena kemudahan penggunaan, payroll, dan akses terpusat HR/payroll/time management. Beberapa pengguna juga menyoroti area yang terasa kurang optimal seperti support, kompleksitas reporting tertentu, atau pengalaman scheduling pada kasus tertentu.
Harga ADP Workforce Now: Contact Vendor.
Fitur unggulan ADP Workforce Now:
- Time & Attendance: Time tracking dan manajemen kehadiran untuk payroll yang lebih akurat.
- Scheduling: Pengaturan jadwal kerja karyawan.
- Payroll Processing: Pemrosesan payroll terintegrasi dengan data jam kerja.
- Mobile Self-Service: Akses karyawan untuk tugas terkait waktu/kehadiran dan HR.
- Dashboards & Reporting: Laporan dan dashboard tenaga kerja untuk pemantauan operasional.
Kelebihan
- Kuat untuk payroll dan administrasi HR dengan dukungan time management
- Akses data payroll, benefits, dan HR lebih terpusat
- Mudah digunakan untuk banyak kebutuhan operasional HR sehari-hari
Kekurangan
- Customer support pada beberapa pengalaman pengguna dinilai belum konsisten
- Reporting lanjutan bisa terasa lebih rumit untuk pengguna non-advanced
- Fitur scheduling dinilai kurang kuat pada beberapa use case tertentu
6. Rippling
Rippling cocok untuk perusahaan yang ingin menghubungkan HR, payroll, time & attendance, dan scheduling dalam satu ekosistem yang modern. Rippling menonjolkan integrasi antara data jam kerja dan payroll, serta pendekatan modular yang memudahkan ekspansi fitur sesuai kebutuhan.
Berdasarkan ringkasan ulasan pengguna, Rippling banyak diapresiasi karena integrasi payroll yang mulus dan pengalaman penggunaan yang efisien. Keunggulannya terasa untuk perusahaan yang ingin mengurangi proses manual antar sistem.
Harga Rippling: Contact Vendor (umumnya tergantung modul yang dipilih).
Fitur unggulan Rippling:
- Time & Attendance: Pelacakan jam kerja terintegrasi dengan payroll.
- Employee Scheduling: Pengaturan jadwal tenaga kerja per shift/tim.
- Payroll Integration: Approved hours mengalir ke payroll tanpa input ulang manual.
- Leave & Policy Controls: Pengelolaan cuti dan aturan terkait waktu kerja.
- Reporting & Permissions: Reporting fleksibel dan kontrol akses berbasis role.
Kelebihan
- Integrasi payroll + time attendance sangat kuat dalam satu sistem
- Modular, sehingga perusahaan bisa menambah fitur sesuai kebutuhan
- Membantu mengurangi pekerjaan manual antar HR/payroll tools
Kekurangan
- Struktur harga tidak sederhana karena bergantung pada modul/add-on
- Setup awal dapat memerlukan konfigurasi proses dan kebijakan yang detail
- Beberapa kebutuhan yang sangat spesifik mungkin tetap butuh integrasi tambahan
7. Oracle HCM
Oracle Workforce Management ditujukan untuk organisasi yang membutuhkan integrasi kuat antara time, labor, scheduling, leave, payroll, financial, dan personnel data dalam satu ekosistem HCM enterprise. Oracle secara resmi menekankan pendekatan terintegrasi untuk kontrol tenaga kerja dan pengurangan risiko kepatuhan.
Dari sisi ulasan pengguna, Oracle sering dinilai unggul karena cakupan fitur dan skalabilitas global, tetapi juga cukup sering dikritik karena kompleksitas implementasi dan penggunaan. Itu membuatnya lebih cocok untuk organisasi yang siap dengan proses dan tim implementasi yang matang.
Harga Oracle Workforce Management: Contact Vendor.
Fitur unggulan Oracle Workforce Management:
- Time & Labor Management: Otomatisasi pencatatan waktu kerja dan aturan tenaga kerja.
- Workforce Scheduling: Penjadwalan tenaga kerja berdasarkan kebutuhan dan kebijakan.
- Absence/Leave Management: Pengelolaan cuti, ketidakhadiran, dan entitlement.
- Payroll Integration: Koneksi data workforce ke payroll untuk akurasi proses.
- Workforce Insights (HCM reporting): Pelaporan dan analisis untuk keputusan operasional SDM.
Kelebihan
- Integrasi kuat dengan ekosistem Oracle HCM dan proses enterprise
- Cocok untuk organisasi besar dengan kebutuhan global dan multi-entitas
- Mendukung pengelolaan workforce yang terhubung ke payroll dan data keuangan/personalia
Kekurangan
- Kompleksitas setup dan konfigurasi cukup tinggi
- Penggunaan awal dapat menuntut bantuan partner/implementor
- Beberapa pengguna menyoroti performa dan support sebagai area perbaikan
8. Blue Yonder Workforce Management
Blue Yonder Workforce Management kuat untuk bisnis yang membutuhkan forecasting, scheduling, dan labor management berbasis demand, terutama di retail, warehouse, dan logistics. Blue Yonder menonjolkan workforce & labor management dengan auto-scheduling, advanced forecasting, dan rebalancing real-time.
Platform ini cocok untuk operasi dengan fluktuasi permintaan tinggi karena fokusnya memang pada efisiensi tenaga kerja terhadap demand. Blue Yonder juga menonjolkan pendekatan workforce management yang terkait dengan labor planning dan performa operasional.
Harga Blue Yonder Workforce Management: Contact Vendor.
Fitur unggulan Blue Yonder Workforce Management:
- Demand Forecasting: Prediksi kebutuhan tenaga kerja berdasarkan permintaan.
- Auto-Scheduling: Penyusunan jadwal otomatis untuk efisiensi staffing.
- Real-Time Rebalancing: Penyesuaian tenaga kerja saat kondisi operasional berubah.
- Time/Workforce Visibility: Visibilitas kebutuhan tenaga kerja lintas operasi.
- Employee Self-Service (mobile features): Akses jadwal, shift offer/swap, time off, dan availability (via aplikasi workforce).
Kelebihan
- Sangat kuat untuk forecasting dan scheduling berbasis demand
- Cocok untuk retail/warehouse/logistics dengan kebutuhan staffing dinamis
- Mendukung efisiensi tenaga kerja lewat otomatisasi dan perencanaan yang lebih presisi
Kekurangan
- Umumnya lebih cocok untuk kebutuhan mid-large/enterprise dibanding bisnis kecil
- Implementasi bisa kompleks jika integrasi dengan sistem lama banyak
- Pemanfaatan optimal biasanya butuh kesiapan data dan proses operasional yang rapi
9. SAP SuccessFactors
SAP SuccessFactors cocok untuk perusahaan yang sudah menggunakan ekosistem SAP atau membutuhkan pengelolaan SDM enterprise dengan cakupan luas. SAP juga menawarkan kapabilitas workforce scheduling, serta integrasi untuk time & attendance management (termasuk melalui ekosistem partner seperti WorkForce Software).
Pada ulasan pengguna, SuccessFactors sering diapresiasi karena platform yang terpusat dan membantu merapikan proses HR, namun cukup sering dikritik terkait kompleksitas navigasi dan kurva belajar. Cocok untuk enterprise yang siap dengan governance dan implementasi yang terstruktur.
Harga SAP SuccessFactors: Contact Vendor.
Fitur unggulan SAP SuccessFactors (relevan untuk workforce management):
-
Workforce Scheduling: Penjadwalan tenaga kerja yang selaras dengan demand dan skill.
-
Time & Attendance (ecosystem integration): Pelacakan waktu, attendance, dan compliance tools (melalui solusi terkait).
-
Leave/Absence Management: Pengelolaan cuti dan ketidakhadiran dalam ekosistem HCM.
-
Performance Management: Pemantauan dan evaluasi kinerja karyawan.
-
Recruiting / Talent Features: Mendukung pengelolaan talent yang terhubung dengan data SDM.
Kelebihan
- Kuat untuk kebutuhan HCM enterprise dan proses SDM yang terintegrasi
- Cocok untuk perusahaan besar, multi-entitas, dan organisasi global
- Mendukung pengambilan keputusan SDM berbasis data dalam ekosistem SAP
Kekurangan
- Navigasi dan penggunaan dapat terasa kompleks untuk pengguna baru
- Kurva belajar relatif tinggi, terutama untuk admin/konfigurasi
- Kustomisasi dan implementasi bisa memerlukan effort serta partner yang berpengalaman
10. Workday
Workday menyediakan solusi workforce management software yang terhubung dengan HCM dan payroll, sehingga perusahaan dapat mengelola penjadwalan, time tracking, dan absence management dalam satu ekosistem.
Workday menekankan pengelolaan operasional tenaga kerja harian untuk berbagai tipe organisasi, mulai dari frontline team hingga workforce skala global.
Harga Workday: Contact Vendor.
Fitur unggulan Workday:
- Workforce Scheduling: Mengatur jadwal kerja karyawan sesuai kebutuhan operasional dan ketersediaan tim.
- Time Tracking & Attendance: Mencatat jam kerja dan kehadiran untuk mendukung efisiensi operasional dan payroll.
- Absence Management: Mengelola cuti, saldo, accruals, dan approval dalam satu platform.
- Mobile Check-In/Check-Out: Mendukung clock-in/out via mobile (termasuk geofencing pada fitur tertentu).
- Workforce Analytics & Dashboards: Memberikan visibilitas data tenaga kerja untuk pemantauan dan keputusan berbasis data. (Ditunjukkan lewat dashboard/labor cost insight pada solusi WFM Workday.)
Kelebihan
- Scheduling, time tracking, absence, HCM, dan payroll dapat berjalan dalam satu ekosistem terintegrasi
- Banyak pengguna menilai dashboard/reporting dan visibilitas data real-time sebagai nilai tambah
- Cocok untuk organisasi yang butuh pengelolaan tenaga kerja lintas tim/frontline hingga skala besar
Kekurangan
- Beberapa pengguna menilai navigasi dan alur penggunaan bisa terasa kompleks (butuh adaptasi)
- Implementasi dan konfigurasi biasanya lebih cocok untuk organisasi yang siap dengan proses yang terstruktur (bukan setup instan)
- Informasi harga tidak ditampilkan secara publik sehingga perlu konsultasi vendor untuk estimasi biaya
Kesimpulan
Workforce management software membantu perusahaan mengelola tenaga kerja secara lebih terstruktur, mulai dari penjadwalan, absensi, lembur, cuti, hingga pemantauan produktivitas.
Setiap software dalam daftar ini punya fokus yang berbeda. Ada yang lebih kuat untuk scheduling operasional dan tim shift, ada yang unggul di analitik tenaga kerja, dan ada juga yang cocok untuk kebutuhan enterprise dengan proses SDM yang lebih kompleks.
Jika Anda masih membandingkan opsi yang paling sesuai, langkah yang lebih aman adalah memetakan kebutuhan utama terlebih dahulu lalu berdiskusi dengan vendor melalui konsultasi gratis agar keputusan yang diambil lebih relevan dengan kondisi operasional di lapangan.
FAQ About Workforce Management Software
-
Apa itu workforce management software?
Workforce management software adalah sistem yang membantu perusahaan mengelola tenaga kerja secara lebih terstruktur, seperti penjadwalan kerja, absensi, lembur, cuti, hingga pemantauan produktivitas karyawan dalam satu proses yang lebih rapi.
-
Bagaimana cara memilih workforce management software yang tepat?
Pilih software berdasarkan kebutuhan operasional perusahaan, seperti jumlah karyawan, kompleksitas shift, kebutuhan integrasi dengan HR atau payroll, serta fitur yang paling sering digunakan oleh HR dan manajer. Fokus utama sebaiknya pada relevansi fungsi, bukan hanya banyaknya fitur.
-
Apakah workforce management software cocok untuk perusahaan kecil?
Ya, workforce management software juga cocok untuk perusahaan kecil, terutama jika perusahaan mulai mengalami kendala dalam penjadwalan, absensi, atau rekap lembur secara manual. Penggunaan software dapat membantu proses kerja lebih rapi dan mengurangi kesalahan administratif.















