Contoh Laporan Keuangan Perusahaan + Template Gratis
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan dan Cara Membuatnya

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan dan Cara Membuatnya

Punya bisnis tetapi bingung soal laporan keuangan? Padahal, dokumen ini sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan bisnis Anda, apakah untung, rugi, atau perlu penyesuaian.

Bagi perusahaan, laporan keuangan berperan penting dalam pengambilan keputusan, evaluasi kinerja, dan pelaporan kepada pihak internal maupun eksternal seperti investor atau otoritas pajak berbasis PSAK.

Melalui laporan ini, Anda dapat mengambil keputusan bisnis dengan lebih percaya diri karena datanya jelas dan terstruktur.

Key Takeaways

Memahami berbagai jenis laporan keuangan sangat penting bagi setiap perusahaan untuk mengelola keuangan mereka secara efektif

Laporan keuangan tidak hanya membantu manajemen dalam pengambilan keputusan, tetapi juga berperan penting dalam berbagai aspek operasional dan strategis perusahaan.

Jenis-jenis Laporan Keuangan Bisnis

Memahami berbagai jenis laporan keuangan sangat penting bagi setiap perusahaan untuk mengelola keuangan mereka secara efektif. Setiap contoh laporan keuangan restoran memiliki tujuan dan informasi spesifik yang membantu stakeholders dalam membuat keputusan yang tepat.

Berikut ini adalah lima jenis laporan keuangan:

1. Neraca (balance sheet)

Laporan neraca adalah bagian penting dalam laporan keuangan sebuah perusahaan yang menyajikan posisi keuangan pada suatu titik waktu tertentu.

Neraca mencatat aset perusahaan (seperti kas, piutang, dan inventaris), kewajiban (seperti hutang dan pajak yang harus dibayar), serta ekuitas pemilik (modal yang ditanamkan dan laba yang ditahan).

2. Laporan laba rugi

contoh laporan keuangan perusahaan

Laporan Laba Rugi adalah bagian dari laporan keuangan sebuah perusahaan yang menggambarkan kinerja finansial perusahaan dalam periode waktu tertentu, seperti satu tahun fiskal.

Laporan ini mencatat semua pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan, termasuk penjualan produk atau jasa, biaya produksi, biaya operasional, dan beban lainnya.

Tujuan utama dari laporan laba rugi adalah untuk menunjukkan apakah perusahaan tersebut mencatat keuntungan bersih atau mengalami kerugian dalam periode tersebut. Informasi ini sangat penting bagi manajemen perusahaan dan investor untuk mengevaluasi efisiensi operasional dan kelayakan finansial perusahaan.

Terdapat dua jenis laporan laba rugi yang biasa digunakan, yaitu single step dan kedua adalah multiple step. Laporan ini digunakan oleh berbagai industri, termasuk laporan laba rugi perusahaan manufaktur atau laporan keuangan toko.

Laporan laba rugi dibagi menjadi dua yaitu:

1. Laporan laba rugi single step

Format laporannya lebih sederhana hanya menunjukkan satu kategori pendapatan dan satu kategori pengeluaran. Persamaan yang digunakan dalam laporan laba rugi single step adalah:

Penghasilan Bersih = (Pendapatan + Keuntungan) – (Beban + Kerugian)

2. Laporan laba rugi multiple step

Isi dari laporan ini lebih lengkap dan kompleks daripada single step. Laporan laba rugi multiple step menggunakan tiga tahan atau tiga formula akuntansi untuk mengetahui nilai akhir pada laba bersih:

Laba kotor = Penjualan bersih – Harga pokok penjualan

Pendapatan operasional = Laba kotor – Biaya operasional 

Penghasilan bersih – Penghasilan operasi + Item non operasional

Angka terakhir ini memberikan laba bersih atau rugi bersih bisnis untuk periode pelaporan. 

3. Laporan arus kas (cash flow statement)

Laporan Arus Kas adalah bagian krusial dari laporan keuangan sebuah perusahaan yang mengungkapkan aliran masuk dan keluar uang tunai selama periode tertentu, seperti satu tahun fiskal.

Laporan ini membedakan arus kas dari aktivitas operasional (seperti penerimaan dari penjualan produk atau jasa), investasi (seperti pembelian atau penjualan aset tetap), dan pendanaan (seperti penerimaan pinjaman atau pembayaran dividen).

Tujuan dari Laporan Arus Kas adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan perusahaan dalam menghasilkan dan menggunakan uang tunai serta untuk menilai keberlanjutan operasional.

4. Laporan perubahan modal

Laporan perubahan modal adalah contoh laporan keuangan perusahaan yang mencatat semua perubahan dalam modal pemilik selama periode tertentu, seperti satu tahun fiskal. Salah satu laporan keuangan fiskal ini mencakup modal saham awal, laba bersih yang ditahan, serta perubahan lain yang mempengaruhi jumlah modal pemilik perusahaan.

Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana modal perusahaan berkembang dari waktu ke waktu, serta untuk memperlihatkan kontribusi laba bersih dan alokasi dividen kepada pemilik perusahaan.

5. Catatan atas laporan keuangan

Catatan atas laporan keuangan (CALK) adalah catatan yang berisi tambahan informasi dari keuangan sebuah perusahaan. CALK bukanlah hal yang wajib bagi sebuah perusahaan. Peran penting dari CALK ini adalah untuk memberikan penjelasan keuangan secara lebih rinci.

Kegunaan CALK lainnya adalah untuk menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan laporan keuangan lainnya, dikarenakan isinya sangat rinci. Walaupun tidak wajib, CALK sangat penting dalam mengungkapkan masalah mendasar terhadap kesehatan keuangan perusahaan.

5 Contoh Laporan Keuangan Perusahaan

Berikut kami sajikan lima contoh Excel laporan keuangan sederhana, yang biasa bisnis gunakan:

1. Contoh laporan keuangan neraca (balance sheet)

contoh laporan keuangan neraca perusahaan

Laporan neraca ini menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode. Total aset tercatat sebesar Rp35.300.000, terdiri dari:

  • Aktiva lancar (kas, piutang, perlengkapan, sewa dibayar dimuka)
  • Aktiva tetap (peralatan dikurangi akumulasi penyusutan)

Total kewajiban & modal juga sebesar Rp35.300.000, yang mencerminkan keseimbangan persamaan dasar akuntansi (Aktiva/aset = Kewajiban + Modal).

Informasi neraca ini membantu manajemen dalam menilai stabilitas keuangan, kapasitas operasional, serta kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek maupun mendukung pertumbuhan bisnis.

Contoh Laporan Neraca

Contoh Laporan Neraca
Contoh Laporan Neraca

2. Contoh laporan keuangan perusahaan laba rugi

contoh laporan keuangan perusahaan laba rugi

Berikut adalah contoh laporan laba rugi single step dari PT. Solusi untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2021. Sementara itu, di bawah ini adalah contoh laporan laba rugi double step dengan detail yang lebih menyeluruh:

contoh laporan keuangan perusahaan

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi
Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi Multiple Step

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi Multiple Step
Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Laba Rugi Multiple Step

3. Contoh laporan keuangan arus kas (cash flow statement)

contoh laporan keuangan arus kas perusahaan

Berikut adalah contoh laporan arus kas Perusahaan A untuk periode Januari 2025. Laporan ini menunjukkan arus kas dari tiga aktivitas utama: operasional, investasi, dan keuangan.

Contoh Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas
Contoh Laporan Arus Kas
HashMicro banner

4. Contoh laporan perubahan modal

contoh laporan keuangan perusahaan perubahan modal

Berikut adalah contoh laporan keuangan perusahaan berupa perubahan modal PT Sukses Kemilau per 31 Desember 2025. Laporan ini menampilkan pergerakan ekuitas pemilik selama satu periode, mulai dari saldo ekuitas awal sebesar Rp70.000.000.

Laporan ini menunjukkan bagaimana laba dan prive memengaruhi total ekuitas pemilik di akhir periode.

Contoh Laporan Perubahan Modal

Contoh Laporan Perubahan Modal
Contoh Laporan Perubahan Modal

5. Contoh catatan atas laporan keuangan

Contoh catatan atas laporan keuangan perusahaan

Berikut adalah contoh catatan atas pembuatan laporan keuangan konsolidasian dengan software akuntansi dari PT Wicaksana Overseas International Tbk dan entitas anaknya per 31 Desember 2017. Catatan ini memberikan penjelasan tambahan terkait transaksi yang memengaruhi laporan keuangan, seperti informasi mengenai aksi korporasi.

Format laporan keuangan dibuat untuk menampilkan informasi finansial perusahaan secara sistematis, terstruktur, dan mudah dianalisis. Setiap jenis laporan memiliki fungsi pengukuran yang berbeda, namun keseluruhannya saling terkait dan harus konsisten satu sama lain.

Cukup jelas untuk contohnya, bukan? Akan tetapi, jika Anda ingin tahu contoh-contoh laporan keuangan lainya, Anda dapat mencari contoh format laporan keuangan Excel, contoh laporan keuangan perusahaan dagang, contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur berikut.

Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan dengan Mudah

laporan keuangan perusahaan dan contohnya

Dalam rangka menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan bermanfaat, penting untuk mengikuti langkah-langkah sistematis yang dapat membantu perusahaan dalam proses penyusunannya.

Berikut adalah cara-cara yang dapat diikuti untuk membuat laporan keuangan dan contohnya secara efektif bagi perusahaan.

1. Catat semua transaksi dalam buku kas

Langkah awalnya adalah mencatat setiap laporan pemasukan (debit) dan laporan pengeluaran (kredit). Jika dilakukan secara manual, catatan dicatat di buku kas utama.

Namun, perusahaan besar biasanya mencatatnya langsung melalui software akuntansi atau ERP yang terintegrasi dengan sistem penjualan, pembelian, dan payroll.

2. Siapkan data stok dan inventaris

Lakukan pencatatan stok barang dan nilai inventaris. Perusahaan manufaktur atau dagang bisa menggunakan metode FIFO atau LIFO untuk menghitung nilai persediaan. Sistem modern biasanya sudah mendukung fitur ini secara otomatis.

Data aset tetap seperti kendaraan, mesin, dan perlengkapan juga harus dimasukkan, termasuk depresiasinya—baik dihitung manual atau melalui modul fixed asset management dalam software akuntansi.

3. Susun neraca saldo (trial balance)

Jika menggunakan sistem manual, data dari buku besar perlu disusun ke dalam neraca saldo untuk memeriksa keseimbangan debet dan kredit.

Sementara itu, software akuntansi umumnya sudah menyediakan neraca saldo real-time yang bisa langsung digunakan untuk proses selanjutnya.

Struktur akun pada laporan juga harus mengacu pada sistem Chart of Account yang digunakan perusahaan.

4. Buat jurnal penyesuaian 

Jurnal penyesuaian dibutuhkan untuk mencatat transaksi akhir periode yang belum otomatis tercatat, seperti akrual atau beban dibayar di muka.

Pada sistem digital, fitur ini biasanya tersedia dalam bentuk “adjusting entries” yang bisa disesuaikan sebelum periode ditutup.

5. Gunakan neraca lajur (jika manual)

Neraca lajur mempermudah proses pelaporan bagi perusahaan yang belum menggunakan sistem otomatis. Namun, jika sudah menggunakan software akuntansi, laporan keuangan biasanya dapat dihasilkan langsung dari data yang telah disesuaikan tanpa melalui kertas kerja tambahan.

6. Susun laporan keuangan utama

Baik secara manual maupun otomatis, laporan utama yang perlu disusun meliputi:

  • Laporan Laba Rugi
  • Laporan Perubahan Modal
  • Neraca (Balance Sheet)
  • Laporan Arus Kas

Software akuntansi akan menyusun laporan ini berdasarkan input dan jurnal yang sudah lengkap. Pastikan laporan diekspor atau disajikan dalam format yang sesuai standar PSAK.

7. Buat jurnal penutupan dan neraca saldo akhir

Akun-akun nominal perlu ditutup di akhir periode melalui jurnal penutupan. Pada software, proses ini bisa dilakukan secara otomatis atau semi-otomatis dengan fitur “year-end closing.”

Setelah itu, susun neraca saldo akhir yang berisi akun-akun riil sebagai dasar untuk periode berikutnya, sekaligus menjadi fondasi penyusunan laporan keuangan akhir tahun yang komprehensif.

Manfaat Laporan Keuangan bagi Perusahaan

contoh laporan keuangan perusahaan bisnis

Berikut adalah beberapa manfaat utama dari laporan keuangan perusahaan:

Manfaat Penjelasan
Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik Pembukuan keuangan bisnis memberikan data akurat mengenai kondisi keuangan, membantu manajemen membuat keputusan strategis seperti alokasi sumber daya dan pengembangan produk baru, penting untuk keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis.
Transparansi, Akuntabilitas, dan Kepatuhan Hukum Laporan keuangan memastikan transparansi dan membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Laporan yang akurat membantu perusahaan mematuhi peraturan, menghindari sankski hukum, dan menyajikan laporan perubahan modal secara jelas untuk mencegah kecurangan.
Pemantauan Kinerja & Manajemen Risiko Memungkinkan pemantauan terus-menerus terhadap laba rugi, arus kas, dan ekuitas. Membantu mengidentifikasi tren keuangan, mengambil tindakan perbaikan, serta mengelola risiko seperti likuiditas, kredit, dan pasar.
Perencanaan dan Anggaran Laporan keuangan membantu penyusunan rencana dan anggaran tahunan berbasis data historis, memastikan alokasi sumber daya yang efisien dan mendukung pencapaian tujuan bisnis.
Evaluasi Kelayakan Investasi Memberikan gambaran jelas tentang pendapatan, beban, laba, dan arus kas untuk menilai potensi keuntungan dan risiko investasi. Membantu menarik modal dan mendukung pertumbuhan perusahaan.

Dengan memahami dan memanfaatkan laporan keuangan bisnis, perusahaan dapat mengoptimalkan operasional, meningkatkan transparansi, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Format laporan yang baik, termasuk contoh pembukuan penjualan harian, juga dapat menjadi dasar penting dalam pelaporan keuangan yang lebih lengkap dan sistematis.

Kesimpulan

Laporan keuangan merupakan elemen yang sangat penting bagi setiap perusahaan, karena menyediakan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan serta membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis yang berdampak pada keberlangsungan perusahaan

Dengan menggunakan software akuntansi perusahaan tidak hanya dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga dapat beradaptasi dengan kebutuhan bisnis yang semakin kompleks.

Pertanyaan Seputar Laporan Keuangan Perusahaan

Neraca adalah suatu laporan keuangan jadi di dalamnya pasti terdapat tiga bagian terpenting yaitu aset atau harta, liabilitas atau utang, dan ekuitas. Sebenarnya item yang tercantum di dalam neraca bisa bervariasi tergantung pada industrinya.

Di laporan ini, berbagai transaksi dalam laporan tertentu akan tercatat. Berbagai komponen yang harus ada di laporan ini antara lain arus kas kegiatan investasi, arus kas kegiatan bisnis, dan arus kas kegiatan pendanaan.

Jika perusahaan tidak melakukan analisis rasio keuangan, maka perusahaan tidak akan mengetahui posisi dan kondisi keuangan perusahaan saat ini. Akibatnya perusahaan tidak dapat melakukan strategi perbaikan untuk tahun berikutnya.

Berikut adalah tujuh jenis laporan keuangan yang umumnya digunakan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan sebuah entitas: 1. Laporan Realisasi Anggaran: Menyajikan perbandingan antara anggaran yang direncanakan dan realisasi pendapatan serta belanja selama satu periode.
2. Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih: Menjelaskan perubahan saldo anggaran lebih dari awal hingga akhir periode, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya.
3. Neraca: Menampilkan posisi keuangan pada suatu tanggal tertentu, termasuk aset, kewajiban, dan ekuitas entitas.
4. Laporan Operasional: Menggambarkan seluruh aktivitas operasional entitas yang menghasilkan pendapatan dan beban selama periode tertentu.
5. Laporan Arus Kas: Memberikan informasi tentang arus masuk dan keluar kas untuk menunjukkan kemampuan entitas dalam mengelola likuiditasnya.
6. Laporan Perubahan Ekuitas: Menunjukkan perubahan ekuitas entitas selama satu periode, seperti hasil operasi, investasi, atau distribusi kepada pemilik.
7. Catatan atas Laporan Keuangan: Menyediakan rincian tambahan dan penjelasan penting untuk memahami angka-angka dalam laporan utama secara lebih lengkap.

Irga Afghani

Accounting Specialist

Irga merupakan spesialis untuk penulisan bidang pengelolaan keuangan bisnis dengan pengalaman selama kurang lebih 3 tahun. Fokus penulisannya mencakup pencatatan dan pelaporan keuangan, analisis finansial, pengelolaan arus kas, serta pemanfaatan sistem akuntansi digital untuk membantu perusahaan meningkatkan akurasi dan efisiensi finansial.

Jennifer merupakan seorang profesional akuntansi yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari President University dan melanjutkan pendidikan ke jenjang Master of Accounting dari National University of Singapore. Pengalaman pendidikan ini membentuk kemampuannya dalam memahami dan menerapkan prinsip akuntansi serta manajemen keuangan dalam praktik bisnis. Pengalaman profesional di bidang keuangan dan pelaporan mengasah keahliannya dalam analisis finansial dan penyusunan laporan strategis. Selama tujuh tahun terakhir, Jennifer mengelola fungsi keuangan perusahaan di HashMicro, yang memperkuat kemampuannya dalam optimalisasi proses akuntansi, pengendalian internal, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image