Komponen Dasar Laporan Laba Rugi yang Wajib Diketahui

Kanya Anindita
Komponen Dasar Laporan Laba Rugi yang Wajib Diketahui

Laporan laba rugi adalah laporan yang menunjukkan pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode waktu tertentu. Laporan ini biasanya dibuat setiap triwulan dan pada akhir tahun akuntansi. Angka-angka di dalamnya menunjukkan apakah bisnis Anda mengalami keuntungan atau kerugian selama periode waktu tersebut.

Jika Anda menggunakan aplikasi keuangan, tentunya mudah bagi Anda untuk membuat laporan keuangan. Namun, penting untuk tetap mempelajari terminologi yang digunakan di dalamnya. Dengan begitu, Anda dapat memanfaatkan informasi dalam laporan tersebut  untuk membuat bisnis Anda lebih efisien.

Gunakan panduan ini untuk menganalisis laporan laba rugi dan sebagai referensi jika Anda membutuhkan bantuan untuk menyiapkannya.

Fungsi Laporan Laba Rugi

Komponen Dasar Laporan Laba Rugi yang Wajib DiketahuiSebelum mempelajari komponen dasar laporan laba rugi, mari kita cari tahu dahulu kegunaannya.

Menunjukkan Kondisi Keuangan Perusahaan 

Anda dapat menggunakan laporan laba rugi untuk mengukur pendapatan dan pengeluaran bisnis Anda. Karena laporan ini mencatat keuangan bisnis selama periode waktu tertentu, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk untuk melacak kemajuan bisnis dari waktu ke waktu.  

Laporan laba rugi merupakan peta bagi bisnis karena membantu bisnis tetap pada jalurnya. Laporan ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengontrol pengeluaran dan mengalokasi anggaran dengan lebih baik. 

Menarik Investor untuk Bekerja Sama 

Setiap perusahaan yang benar-benar ingin tumbuh dan memperluas jangkauannya pada akhirnya akan membutuhkan investor untuk pendanaan dan kemudian berbagi hasil bersama. 

Akan tetapi, investor biasanya hanya ingin bekerja dengan perusahaan yang memiliki pendapatan yang cukup, biaya yang terkendali, dan profit margin yang sehat. Laporan laba rugi Anda dapat dijadikan sebagai alat untuk memotivasi investor untuk menanamkan modal pada bisnis Anda.

Menunjukkan Konsep Dasar- Dasar Keuangan 

Banyak pengusaha mudah gembira mendapatkan jumlah pendapatan yang besar. Namun, mereka masih belum tahu perbedaan antara laba kotor dan laba bersih. Ini penting karena laba bersih meliputi pembayaran bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Formula margin laba bersih adalah laba bersih dibagi dengan pendapatan dikalikan dengan 100. 

Komponen-Komponen Laporan Laba Rugi

Pertama kali Anda melihat laporan laba rugi, Anda mungkin akan bingung memahaminya. Ada banyak istilah baru yang harus Anda pahami jika Anda bukan ahli keuangan. Mari kita telusuri setiap komponen yang perlu Anda ketahui dari laporan Profit & Loss (P&L). Berikut adalah istilah-istilah yang paling umum beserta definisinya:

Pendapatan

Pendapatan tidak hanya mencakup total penjualan yang Anda hasilkan, tetapi juga termasuk uang yang Anda terima dari hal-hal seperti penjualan properti atau pengembalian pajak.

Pendapatan Bersih

Pendapatan bersih adalah selisih positif dari total pendapatan (operasional dan non-operasional) dengan total biaya (operasional dan non-operasional) dalam satu periode setelah dikurangi dengan taksiran pajak pendapatan.

Laba Sebelum Pajak

Laba sebelum pajak adalah total pendapatan yang belum dikurangi dengan pajak. Jadi, untuk menghitung laba sebelum pajak ini, Anda harus mengurangi laba operasional dengan beban bunga.

Laba Sebelum Bunga & Pajak

Ini menunjukkan berapa banyak laba yang dihasilkan perusahaan dari kegiatan operasionalnya tanpa memasukkan unsur biaya bunga atau pajak.

Kerugian

Kerugian merupakan penurunan dalam sumber daya bisnis atau aset. Sebagian besar kerugian mengacu pada jumlah nilai aset yang turun selama masa pemakaiannya.

Beban/Pengeluaran

Beban atau pengeluaran adalah pembayaran yang dilakukan saat ini untuk kewajiban pada masa akan datang dalam rangka memperoleh keuntungan.

Harga Pokok Penjualan

HPP adalah total keseluruhan pengeluaran dan beban yang dikenakan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan barang dan jasa di dalam kondisi dan tempat di mana barang tersebut dapat dijual atau digunakan.

Laba Kotor

Laba kotor adalah hasil dari total penjualan dikurangi dengan biaya produksi tanpa memperhitungkan bahwa sebenarnya di dalam produksi suatu barang, kita memerlukan biaya tambahan yang jumlahnya bisa berubah-ubah.

Biaya Operasional

Biaya operasi termasuk semua biaya yang terkait dengan menjalankan bisnis Anda yang tidak termasuk dalam HPP. Misalnya: penggajian, perjalanan, pelatihan, sewa gedung, utilitas, pembelian peralatan, perangkat keras dan lunak, iklan, ponsel, dan layanan internet.

Depresiasi

Depresiasi merupakan suatu prosedur dalam mengalokasikan biaya penyusutan terhadap aset tetap selama periode yang diharapkan mendapat manfaat dari penggunaan aset tersebut. Untuk mengetahui cara menghitung depresiasi, baca artikel berikut ini:

Aktiva Tetap: Definisi & Cara Menghitung Penyusutannya

Menyusun Laporan Laba Rugi

Sekarang setelah Anda mengetahui dasar-dasar laporan laba rugi, Anda akan dapat dengan lebih mudah mempersiapkannya.

Kami sangat menyarankan agar Anda menggunakan sistem akuntansi EQUIP untuk mengelola pembukuan Anda. Perangkat lunak ini mengotomatiskan pembuatan laporan keuangan apa pun termasuk laba rugi. Laporan yang lengkap dan akurat dapat dihasilkan hanya dalam hitungan detik. Anda pun dapat membuat laporan berdasarkan wilayah atau cabang bisnis, jika Anda mengelola beberapa cabang bisnis di lokasi yang berbeda.

Namun, jika Anda belum siap untuk menggunakan sistem akuntansi otomatis, berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk menyiapkan laporan P&L:

  • Persiapkan pendapatan bisnis Anda untuk setiap kuarter dalam tahun ini. Ke manakah hasil penjualan Anda?
  • Sebutkan pengeluaran bisnis Anda untuk masing-masing kuarter. Biaya apa yang dikeluarkan bisnis Anda? Apakah biaya-biaya itu diperhitungkan sebagai biaya penjualan barang atau biaya operasional?
  • Kurangi biaya total Anda dari laba kotor untuk mendapatkan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) per kuartal dan untuk tahun ini
  • Kemudian, perhitungkan bunga dan pajak apa pun dan kurangi dua hal ini dari EBIT
  • Sekarang Anda dapat mengetahui apakah perusahaan Anda meraih untung atau rugi

Seperti yang Anda lihat, laporan P&L pada dasarnya merupakan jawaban dari pertanyaan: apakah perusahaan saya mengalami keuntungan atau kerugian selama periode waktu tertentu? 

Laporan ini membantu Anda memahami keuangan bisnis Anda dengan lebih baik, mengatur pengeluaran dengan lebih bijak, dan bahkan memprediksi berapa lama bisnis Anda akan bertahan.

Baca juga artikel terkait: Jenis & Contoh Laporan Keuangan yang Penting bagi Bisnis Anda

 

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles