Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
6281222846776
×
close button
Violet

Nadia

Active Now

Violet

Nadia

Active Now

Chapter Selanjutnya

CNBC Awards

Cara Memikat Kandidat Menggunakan Employee Value Proposition

Diterbitkan:

Proses rekrutmen menjadi salah satu pilihan yang bisa Anda gunakan apabila ada posisi kosong yang masih membutuhkan pekerja. Namun, proses rekrutmen memakan waktu yang lama dan biaya yang besar sehingga kurang efektif untuk keuangan perusahan Anda. Sebagai pemilik perusahaan, Anda pasti menginginkan memiliki karyawan yang pekerja keras, jujur, dan unggul dalam menjalankan amanah pekerjaan yang diberikan. 

Definisi Employee Value Proposition (EVP)

Employee value proposition sangat dekat hubungannya dengan divisi human resource pada sebuah perusahaan. Kalangan yang menaungi persoalan SDM mungkin tidak asing lagi dengan istilah dari employee value proposition yang mana sering digunakan pada perusahaan besar yang sudah memiliki banyak karyawan. Salah satu cara yang bisa Anda gunakan untuk memiliki karyawan yang unggul pada perusahaan Anda adalah dengan menggunakan EVP.

Employee value proposition adalah penilaian ekstra yang diberikan perusahaan kepada karyawan dan calon karyawan sebuah perusahaan. Dengan adanya penilaian ini, maka akan menggambarkan kelebihan yang hanya perusahaan Anda miliki. EVP juga bisa Anda artikan sebagai tawaran dari perusahaan untuk memberikan imbalan atas hasil kemampuan, pengalaman, dan skill yang telah diberikan karyawan kepada perusahaan.

DemoGratis

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Komponen Penunjang Employee Value Proposition

      Employee Value Proposition1

      Untuk menerapkan cara employee value proposition agar dapat menghasilkan karyawan unggul, maka Anda harus mempertimbangkan beberapa komponen penting. Berikut lima komponen penting yang harus Anda pikirkan terlebih dahulu:

      1. Financial rewards

      Pada financial rewards Anda perlu memikirkan dan menyesuaikan mengenai imbalan finansial yang akan karyawan dapatkan. Tidak hanya gaji tetapi financial rewards dapat berupa bonus dan saham yang akan karyawan miliki atas kompensasi dari kerja keras serta kontribusi karyawan terhadap perusahaan Anda. hal ini harus Anda pikirkan karena biasanya karyawan bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

      2. Benefits

      Istilah benefits bisa Anda artikan sebagai keuntungan non-finansial yang akan karyawan dapatkan sebagai pekerja dari perusahaan Anda. Benefits bisa berupa asuransi kesehatan, dana pensiun, kesempatan liburan yang telah perusahaan sponsori, dan lainnya. Benefits berbeda dengan financial rewards karena ini bersifat non-finansial.

      3. Jenjang karir

      Setelah berkontribusi pada perusahaan Anda, maka karyawan berhak memiliki kesempatan jenjang karir. Melalui jenjang karir, perusahaan akan menunjukkan dukungan terhadap perkembangan potensi karyawan. Biasanya perusahaan akan menunjukan dukungannya melalui kegiatan seminar dan pelatihan. Jenjang karir juga bisa menjadi kesempatan karyawan yang sudah memiliki pengalaman untuk mendapatkan promosi. 

      4. Lingkungan kerja yang mendukung

      Lingkungan menjadi hal penentu bagaimana sikap dan sifat orang akan terbentuk. Memiliki jam kerja yang fleksibel, komunikasi tidak bersifat satu arah, rekan kerja yang produktif maka bisa menjadi pengalaman yang baik bagi karyawan tersebut. Dengan begitu, lingkungan kerja yang mendukung bisa membantu karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja.

      5. Budaya perusahaan

      Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana dengan budaya perusahaan Anda. Dengan adanya budaya perusahaan yang sehat maka karakter karyawan dapat sesuai dengan kualitas yang perusahaan inginkan. Serta dengan adanya penanaman nilai-nilai, visi, dan misi bisa menjadi penyemangat karyawan dalam bekerja. 

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Bagaimana Cara Membangun Employee Value Proposition?

      Pada pembahasan di atas, Anda sudah mengetahui komponen yang harus Anda pertimbangkan sebelum menciptakan employee value proposition. Pada bagian ini, ada lima tahap praktis yang bisa Anda terapkan pada perusahaan Anda yaitu:

      1. Memahami persepsi

      Tahap pertama, Anda harus memahami dan mengerti bahwa sudut pandang karyawan mengenai nilai yang ada sangat berbeda antara satu dan yang lain. Anda harus memisahkan hal yang sudah dan yang belum perusahaan lakukan untuk mendorong kinerja karyawan. Apabila Anda butuh bukti lebih, Anda bisa melakukan wawancara atau melakukan survei dengan menyebarkan kuesioner untuk mengetahui persepsi karyawan terhadap perusahaan.

      2. Mendefinisikan komponen employee value proposition

      Pada tahap kedua ini, Anda harus menjelaskan definisi nilai yang akan Anda tawarkan pada calon karyawan maupun karyawan yang sudah lama bekerja di Perusahaan Anda. Pada dasarnya, Anda hanya perlu memperhatikan dan menyusun employee value proposition dengan menentukan segmentasi karyawan berdasarkan tingkatan dan perannya masing-masing. Setelah itu, Anda bisa menerjemahkannya menjadi pernyataan sederhana yang mudah mereka pahami. Hal ini untuk mengomunikasikan pada karyawan perusahaan Anda terutama karyawan baru.

      3. Ekspektasi perusahaan vs karyawan

      Di antara perusahaan dan karyawan pasti memiliki kepentingan yang berbeda, biasanya para karyawan akan berekspektasi bahwa Anda bisa memenuhi keinginan mereka, sedangkan perusahaan tidak memiliki banyak waktu hanya fokus kepada permasalahan karyawan. Dengan demikian, sebaiknya sebagai pemilik perusahaan Anda harus mencari jalan tengah dari ekspektasi dua kepentingan tersebut. Anda juga harus membuat pernyataan yang memiliki keunikan dan dapat dipahami oleh semua karyawan.

      4. Mempromosikan EVP

      Cara yang bisa Anda tempuh lainnya adalah mempromosikan employee value proposition menggunakan saluran komunikasi perusahaan. Anda bisa mempromosikannya melalui website, email, dan papan pengumuman perusahaan. Anda juga bisa menjadikannya brand ambassador untuk bagaimana memperkenalkan para karyawan perusahaan Anda ke calon karyawan.

      5. Evaluasi 

      Hal terakhir yang bisa Anda lakukan untuk membangun EVP adalah melakukan evaluasi kinerja pekerja. Evaluasi secara berkala bisa menjadi penentu untuk mengubah nilai-nilai yang sudah ada agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

      Manfaat Jika Perusahaan Memiliki EVP

      manfaat jika perusahaan memiliki EVP

      Dengan adanya EVP pada perusahaan Anda, maka akan memiliki efek yang positif terhadap perkembangan perusahaan Anda. Berikut manfaat memiliki EVP pada perusahaan:

      • Memberikan gambaran dan pemahaman tentang karyawan
      • Citra positif dari perusahaan di mata para calon karyawan
      • Memiliki ciri khas yang tidak kompetitor miliki
      • Memberikan kepuasan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi para karyawan
      • Meningkatkan kualitas keuangan perusahaan.

      Peran HR dalam Menyusun EVP

      HR bertugas dan berkewajiban atas seluruh hal mengenai karyawan. Peran human resource sangat penting karena untuk menentukan penyusunan employee value proposition. Hal ini karena adanya EVP dalam perusahaan dapat bermanfaat dan bernilai positif. Human resource bisa memaksimalkan penarikan SDM melalui employee value proposition. 

      Kesimpulan

      Employee value proposition adalah nilai yang perusahaan berikan kepada karyawannya karena menyumbangkan kontribusinya ke perusahaan. Dengan adanya employee value proposition, maka perusahaan Anda akan lebih mudah meningkatkan kualitas dari berbagai sisi. Seluruh persoalan mengenai employee value proposition akan dipegang oleh divisi HR.

      HR mengurusi banyak hal yang berhubungan dengan sumber daya perusahaan. Banyaknya tuntutan pekerjaan HR maka human error pun sering terjadiHR menggunakan aplikasi hris untuk mengurangi tingkat human error. 

      Namun, dengan menggunakan Aplikasi HRIS dari HashMicro, Anda bisa mengotomatiskan tugas HR dan administrasi karyawan Anda. Anda juga bisa menghitung gaji dan PPh 21, mengelola cuti dan daftar kehadiran, reimbursement, dan mengatur kegiatan operasional lainnya. Jadwalkan demo gratis sekarang!

      HRM

      Reno Wicaksana

      Technical Lead

      Reno adalah HRM Specialist dan senior content writer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Secara konsisten mengangkat topik artikel seputar performance management, rekrutmen dan pengembangan SDM, manajemen talenta, dan sistem HRIS untuk pengelolaan karyawan.

      Jessica Chandra, B.Sc.

      Senior HR Manager

      Expert Reviewer

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.