CNBC Awards

Panduan Lengkap Contoh Loyalty Program Efektif untuk Bisnis

Diterbitkan:

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, menarik pelanggan baru saja tidak cukup untuk menjaga pertumbuhan perusahaan. Bisnis perlu membangun hubungan jangka panjang agar pelanggan tetap setia dan terus melakukan pembelian berulang. Di sinilah loyalty program berperan sebagai strategi penting dalam mempertahankan pelanggan.

Loyalty program adalah pendekatan yang dirancang untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui berbagai insentif, seperti poin, diskon, atau reward eksklusif. Program ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mendorong keterlibatan dan memperkuat ikatan emosional antara pelanggan dan brand.

Dengan penerapan loyalty program yang tepat, bisnis dapat meningkatkan retensi pelanggan, nilai transaksi, serta memahami perilaku konsumen secara lebih mendalam. Oleh karena itu, memahami konsep, manfaat, dan jenis loyalty program menjadi langkah awal sebelum mengimplementasikannya secara efektif.

Key Takeaways

  • Loyalty program merupakan program penghargaan yang diberikan bisnis kepada pelanggan agar mereka mau berbelanja kembali.
  • Point-based program adalah contoh program loyalitas pelanggan yang memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin setiap kali mereka melakukan transaksi.
  • Starbucks Rewards adalah contoh sukses dari program berbasis poin. Pelanggan mendapatkan “Stars” setiap kali membeli minuman atau makanan, yang kemudian dapat ditukarkan dengan menu gratis.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Macam-Macam Loyalty Program dan Contohnya

      Loyalty program atau program loyalitas pelanggan adalah strategi pemasaran yang dirancang untuk mendorong pelanggan agar terus bertransaksi dengan sebuah brand. Berikut adalah beberapa jenis loyalty program beserta contoh brand yang berhasil mengimplementasikannya:

      1. Point-based loyalty program

      Jenis ini merupakan contoh program loyalitas pelanggan yang memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin setiap kali mereka melakukan transaksi. Poin tersebut dapat ditukar dengan produk, diskon, atau hadiah tertentu.

      Contoh: Starbucks Rewards adalah contoh sukses dari program berbasis poin. Pelanggan mendapatkan “Stars” setiap kali membeli minuman atau makanan, yang kemudian dapat ditukarkan dengan menu gratis.

      2. Tier-based loyalty program

      Program ini membagi pelanggan ke dalam beberapa tingkatan (tiers) berdasarkan jumlah transaksi atau loyalitas mereka. Semakin tinggi tingkatan, semakin besar manfaat yang diperoleh.

      Contoh: Sephora Beauty Insider memberikan keuntungan berbeda untuk setiap tingkatan, seperti akses ke produk eksklusif atau event khusus bagi anggota tingkat tertinggi.

      3. Subscription/paid loyalty program

      Pada program ini, pelanggan membayar biaya keanggotaan untuk mendapatkan manfaat eksklusif. Jenis ini cocok untuk pelanggan setia yang ingin memperoleh nilai lebih.

      Contoh: Amazon Prime adalah contoh yang populer, di mana pelanggan membayar biaya tahunan untuk mendapatkan pengiriman cepat gratis, akses ke streaming video, dan manfaat lainnya.

      4. Cashback/spend-based loyalty program

      Jenis ini memberikan cashback dalam bentuk uang atau saldo kredit setiap kali pelanggan berbelanja. Program ini menarik karena manfaatnya terasa langsung.

      Contoh: Ovo Points di Indonesia memberikan cashback dalam bentuk poin yang dapat digunakan untuk pembelian berikutnya di berbagai mitra.

      5. Partnership/collaboration loyalty program

      Program ini melibatkan kerja sama antara dua atau lebih brand untuk memberikan manfaat tambahan kepada pelanggan.

      Contoh: AirAsia BIG Points memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin dari berbagai mitra, seperti hotel, restoran, dan maskapai lain, untuk ditukarkan dengan tiket penerbangan.

      6. Engagement-based loyalty program

      Program berbasis gamifikasi membuat pengalaman loyalitas menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Pelanggan terlibat dalam permainan untuk mendapatkan hadiah.

      Contoh: McDonald’s Monopoly adalah contoh terkenal di mana pelanggan dapat memenangkan hadiah dengan mengumpulkan stiker dari pembelian mereka.

      7. Referral-based loyalty program

      program loyalitas yang memberikan insentif kepada pelanggan yang berhasil mereferensikan (mengajak) pelanggan baru untuk menggunakan produk atau layanan suatu brand.

      Contoh: Gojek menerapkan program referral dengan memberikan saldo GoPay atau voucher perjalanan kepada pengguna yang berhasil mengajak pengguna baru untuk mendaftar dan melakukan transaksi pertama.

      8. Value-based loyalty program

      Jenis ini memungkinkan pelanggan berkontribusi pada kegiatan sosial atau amal melalui transaksi mereka.

      Contoh: TOMS Shoes memiliki program di mana setiap pembelian sepatu berarti menyumbangkan sepasang sepatu kepada yang membutuhkan.

      Loyalty program yang efektif dapat membantu brand membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Pemilihan jenis program yang tepat, disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan nilai brand, merupakan kunci keberhasilan implementasi strategi ini.

      Tips Merancang Loyalty Program Yang Efektif

      cara membuat loyalty program

      Guna membantu perusahaan memiliki pelanggan setia, selain membuat rancangan loyalty program yang menarik, Anda juga dapat mengikuti beberapa tips berikut:

      1. Pelajari pelanggan

      Sebagai pebisnis andal, Anda harus mau mempelajari dan melakukan riset target pasar melalui survey, wawancara dan lainnya. Melalui riset yang baik, Anda akan memiliki cukup data untuk membuat loyalty program reward.

      2. Tentukan budget

      Budget adalah salah satu hal penting yang harus perusahaan pertimbangkan sebelum membuat program loyalitas yang ada. Anda harus memastikan seberapa banyak pengeluaran yang dapat perusahaan keluarkan dalam satu periode marketing.

      Tentu saja, terkait dengan hal ini, setiap perusahaan memiliki batasan-batasan yang berbeda. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan layanan jasa profesional, maka Anda perlu melakukan cross-check melalui website penyedia layanan.

      3. Tentukan kriteria pelanggan yang sesuai dengan program loyalitas

      Anda harus menentukan target market yang akan menjadi tujuan untuk program loyalitas pelanggan. Anda dapat melakukan hal tersebut dengan melihat pelanggan yang sering melakukan pembelian pada brand Anda lalu memberikan penghargaan berupa barang gratis, voucher diskon, cashback, dan lainnya.

      4. Gunakan aplikasi POS untuk penerapan strategi berkelanjutan

      Strategi loyalitas idealnya dijalankan secara berkelanjutan. Karena itu, di tengah banyaknya program kerja yang harus dijalankan, memanfaatkan teknologi bukanlah keputusan yang buruk.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Mengenal Tujuan Program Loyalitas Pelanggan

      Tujuan utamanya terlihat sederhana: membuat pelanggan kembali lagi tanpa harus terus-menerus perang harga. Selain mempertahankan pelanggan lama, loyalty program yang menarik juga dapat mengundang pelanggan baru untuk mencoba layanan atau produk. Berikut adalah tujuan utama dari program loyalitas.

        1. Meningkatkan loyalitas pelanggan: Pelanggan merasa dihargai karena mendapatkan poin, hadiah, atau keuntungan khusus, sehingga lebih memilih kembali dibandingkan pesaing.
        2. Mendorong peningkatan penjualan: Reward yang menarik membuat pelanggan melakukan repeat order lebih sering, bahkan dengan nilai transaksi yang lebih tinggi.
        3. Mengumpulkan data pelanggan: Riwayat pembelian, frekuensi transaksi, dan produk favorit dapat dipakai untuk membuat promo yang lebih personal dan efektif.
        4. Menekan churn dan memperkuat retensi: Pelanggan yang sudah memiliki benefit cenderung bertahan lebih lama, sehingga biaya untuk mendapatkan pelanggan baru bisa ditekan.

      Mengapa Loyalty Program Menguntungkan?

      Sebagai pemilik bisnis Anda dapat memperhatikan program loyalitas pelanggan atau brand loyalty dengan serius. Tidak hanya sekedar memberikan status “member” pada pelanggan, loyalty program adalah langkah bisnis yang mendekatkan Anda dengan pelanggan.

      Namun, apakah hanya itu manfaat dari program loyalitas pelanggan? Jawabannya adalah tidak. Berikut merupakan manfaat lain dari loyalty program:

      1. Meningkatkan hubungan dengan pelanggan

      Program loyalitas membuat pelanggan merasa dihargai melalui akses promo spesial, informasi produk lebih awal, atau keuntungan eksklusif, sehingga kedekatan dengan merek semakin terbentuk.

      2. Unik dan membedakan bisnis Anda dengan kompetitor

      Salah satu cara yang dapat Anda terapkan adalah dengan membuat strategi loyalty program yang menarik perhatian pelanggan.

      Strategi loyalitas yang unik—misalnya sistem poin progresif, hadiah ulang tahun, atau tier membership—memberi alasan bagi pelanggan untuk memilih merek Anda dibandingkan toko lain yang menawarkan produk serupa.

      3. Mendorong promosi dari mulut ke mulut (customer advocacy)

      Pelanggan yang puas dengan reward cenderung merekomendasikan merek Anda kepada teman atau keluarga. Hal tersebut membantu meningkatkan reputasi tanpa biaya pemasaran tambahan.

      Terlebih lagi di era sekarang, di mana para pelanggan semakin jeli dengan strategi pemasaran suatu produk.

      4. Meningkatkan retensi pelanggan

      Pelanggan cenderung lebih memilih untuk terus berbelanja di tempat yang menawarkan insentif seperti diskon dan promo, sehingga sistem membership berperan penting dalam meningkatkan retensi pelanggan.

      5. Meningkatkan nilai transaksi pelanggan

      Pelanggan yang mengikuti loyalty program cenderung berbelanja lebih banyak untuk mendapatkan reward atau mencapai level keanggotaan yang lebih tinggi. Hal ini membantu meningkatkan nilai rata-rata transaksi dan pendapatan bisnis secara keseluruhan.

      6. Membantu membangun database pelanggan

      Loyalty program memungkinkan bisnis mengumpulkan data pelanggan yang berharga seperti preferensi belanja dan pola konsumsi.

      HashMicro Icon

      Ingin Loyalty Program yang Bikin Pelanggan Betah?

      Uji langsung fitur poin, reward, dan promo personal di HashMicro POS. Yuk jadwalkan demo gratis sekarang!

      Kesimpulan

      Loyalty program bukan sekadar strategi promosi, melainkan upaya membangun hubungan jangka panjang antara bisnis dan pelanggan. Dengan memberikan reward yang relevan, bisnis dapat meningkatkan kepuasan, keterlibatan, dan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.

      Beragam jenis loyalty program—mulai dari point-based hingga value-based—memungkinkan perusahaan menyesuaikan strategi dengan karakteristik pelanggan dan nilai brand. Pemilihan jenis program yang tepat akan membantu mendorong repeat order serta memperkuat retensi pelanggan.

      Didukung teknologi seperti aplikasi POS, loyalty program dapat dijalankan secara lebih terukur dan efektif. Dengan strategi yang tepat, bisnis tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperoleh data berharga untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis.

      POS

      Pertanyaan Seputar Loyalty Program

          • Apa saja yang termasuk loyalty program?

            Berikut beberapa jenis program loyalitas yang umum digunakan oleh bisnis untuk meningkatkan retensi pelanggan:
            1. Loyalty Point
            2. Diskon Khusus
            3. Hadiah Langsung
            4. Referral Program
            5. Buy One Get One
            6. Cashback

          • Bagaimana cara kerja loyalty program?

            Loyalty program bekerja dengan memberikan insentif atau penghargaan kepada pelanggan yang melakukan interaksi atau transaksi berulang dengan suatu brand.

          • Bagaimana cara membuat loyalty program yang efektif?

            Untuk menciptakan loyalty program yang efektif, perusahaan perlu memahami kebutuhan dan kebiasaan pelanggan. Program harus menawarkan reward yang relevan dan bernilai bagi pelanggan, bukan sekadar diskon kecil yang kurang menarik.

          • Mengapa brand loyalty penting bagi perusahaan?

            Bagi perusahaan, brand loyalty penting karena menunjukkan seberapa kuat kedekatan dan kepercayaan konsumen terhadap suatu merek. Ketika loyalitas tinggi, pelanggan lebih memilih tetap membeli produk dari brand tersebut meski ada banyak alternatif, sehingga membantu meningkatkan penjualan, menjaga stabilitas bisnis, dan menekan biaya pemasaran.

      Novi Herawati

      Content Writer

      Novi adalah Content Writer yang sudah berpengalaman selama 4 tahun yang aktif dalam menulis artikel untuk topik bisnis dan manajemen, integrasi sistem digital untuk otomatisasi bisnis, dan manajemen keuangan perusahaan. Melalui tulisannya, Ia mendorong inovasi dan efisien perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas bisnis.

      Chelsea adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Accounting dari Victoria University of Wellington, dengan latar belakang analisis bisnis dan manajemen keuangan. alam analisis bisnis dan manajemen keuangan. Latar belakang akuntansi ini membentuk pendekatan analisisnya dalam memahami dinamika bisnis dan strategi pertumbuhan perusahaan. Selama lima tahun terakhir, Chelsea mulai berkecimpung dalam dunia business development di HashMicro, yang memperkuat keahliannya dalam sales strategy, negosiasi, pembangunan kemitraan strategis, serta pengelolaan pipeline penjualan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya