CNBC Awards

Strategi Jadwal Shift Rumah Sakit Efektif dan Patuh Regulasi

Diterbitkan:

Mana jadwal shift rumah sakit yang lebih cocok untuk Anda: pola 2-2-3, rotating 3 shift (pagi-sore-malam), atau fixed shift untuk unit tertentu? Setiap opsi tentunya mempunyai logika kerja dan konsekuensi operasional yang berbeda.

Dalam praktiknya, jadwal shift rumah sakit bukan sekadar “siapa masuk kapan”, tetapi juga soal ritme kerja yang dibangun. Ada rumah sakit yang memilih rotasi cepat agar beban malam merata, ada juga yang memakai rotasi lebih lambat supaya adaptasi jam biologis lebih stabil.

Dari sini, langkah berikutnya adalah memastikan setiap pilihan jadwal shift rumah sakit punya aturan main yang jelas agar tetap mudah dipantau, disesuaikan, dan dijalankan konsisten di setiap unit.

Key Takeaways

  • Manajemen jadwal shift rumah sakit yang terstruktur penting untuk menjaga keselamatan pasien, mencegah kelelahan tenaga kesehatan, dan mengendalikan biaya operasional.
  • Rumah sakit umumnya menerapkan pola 2 shift atau 3 shift yang dipilih berdasarkan beban kerja dan kebutuhan tiap unit untuk menjaga produktivitas dan kesehatan staf medis.
  • Banyak bisnis rumah sakit mulai menggunakan teknologi manajemen digital  untuk membantu mengelola jadwal shift secara otomatis dan terstruktur agar rotasi tenaga medis tetap seimbang dan sesuai regulasi.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Mengapa Manajemen Jadwal Shift Rumah Sakit yang Terstruktur Itu Penting?

      Jadwal yang berantakan memiliki korelasi langsung dengan penurunan kualitas layanan medis di rumah sakit. NIOSH-CDC sebagai organisasi terkemuka telah mencatat risiko kesulitan untuk tetap terjaga naik 50% ketika shift >12,5 jam. Untuk itulah, berikut beberapa alasan mengapa jadwal shift yang terstruktur adalah hal krusial.

      1. Memastikan ketersediaan layanan 24 jam
        Rumah sakit memiliki kewajiban moral untuk selalu siap sedia melayani pasien di unit kritis seperti IGD dan ICU. Tanpa struktur jadwal yang jelas, pembagian personel mudah timpang dan sulit menjaga kontinuitas layanan antarpergantian shift.
      2. Kepatuhan terhadap regulasi pemerintah
        Mematuhi aturan yang telah ditetapka pemerintah lewat UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 terkait batas jam kerja maksimal adalah hal yang wajib bagi institusi kesehatan. Dengan jadwal yang tertata, rumah sakit memiliki rujukan yang konsisten untuk pembuktian administrasi dan pencatatan jam kerja nakes sesuai regulasi.
      3. Keseimbangan kehidupan kerja tenaga kesehatan
        Jadwal shift rumah sakit penting untuk mengatur ritme kerja yang realistis bagi tenaga kesehatan. Struktur jadwal yang rapi membantu menjaga keteraturan beban kerja agar tetap berkelanjutan, terutama ketika melibatkan shift malam dan rotasi akhir pekan.

      Jenis dan Pola Pembagian Shift Kerja di Rumah Sakit

      Pola shift rumah sakit umumnya terbagi menjadi model 3 shift (pagi, sore, malam), atau 2 shift (long shift 12 jam). Pemilihan model ini harus didasarkan dengan pemerataan beban, konsistensi jam kerja, atau fleksibilitas penempatan per unit. Berikut adalah detail pola yang umum digunakan:

      1. Model 3 Shift (Pagi, Sore, Malam)

      Ini adalah pembagian waktu klasik yang paling sering kita temui, misalnya pukul 07.00-14.00, 14.00-21.00, dan 21.00-07.00. Cocok untuk unit 24/7 dengan kebutuhan coverage kontinu, dan handover yang harus disiplin.

      Kelebihannya adalah durasi kerja per shift yang lebih pendek sehingga nakes bisa tetap fokus. Namun, frekuensi serah terima pasien atau handover menjadi lebih sering terjadi.

      2. Model 2 Shift (Long Shifts 12 Jam)

      Pola kerja 12 jam, misalnya pukul 07.00-19.00 dan 19.00-07.00, semakin populer di beberapa rumah sakit. Cocok untuk unit dengan ritme stabil dan kebutuhan layanan yang tidak fluktuatif ekstrem.

      Keuntungan utamanya adalah memberikan hari libur yang lebih banyak bagi perawat dalam satu minggu. Meski begitu, risiko kelelahan di akhir shift jauh lebih tinggi dan perlu pengawasan ekstra.

      3. Pola Rotasi Dinas (Rolling)

      Contoh pola yang efektif adalah 2 Pagi – 2 Sore – 2 Malam – 2 Libur, atau sering disebut pola Metropolitan. Cocok jika Anda butuh pemerataan beban malam/akhir pekan dan menghindari penumpukan shift berat pada orang yang sama.

      Untuk lebih jelasnya, simak infografis di bawah ini.

      Jenis-dan-Pola-Pembagian-Shift-Kerja-di-Rumah-Sakit-Infografis

      Bagaimana Menentukan Pola Shift yang Cocok Untuk Anda?

      Meski Anda sudah memahami pola shift yang umum, menentukan mana yang paling cocok untuk rumah sakit sering tetap membingungkan karena kebutuhan tiap unit berbeda. Decision matrix berikut memberi gambaran cepat untuk membantu Anda memilih pola shift yang paling sesuai.

      Unit Volatilitas pasien Risiko klinis Kebutuhan kompetensi Rekomendasi pola shift
      IGD Tinggi Tinggi Campuran, cepat berubah 3 shift + cadangan (float pool) + overlap handover
      ICU/NICU Sedang–Tinggi Sangat tinggi Sertifikasi dan skill ketat 3 shift atau 2 shift (fatigue control ketat + senior coverage)
      OK/Bedah Fluktuatif Tinggi Spesifik (tim tindakan) 2 shift + on-call spesialis + buffer untuk kasus emergensi
      Rawat Inap Sedang Sedang Variatif per bangsal 3 shift atau rotating shift (fairness + rotasi malam terukur)
      Rawat Jalan/Poli Tinggi di jam tertentu Sedang Cukup spesifik per layanan 2 shift + overlap untuk peak hours + booster staf
      Farmasi/Lab Sedang Sedang Kompetensi teknis 2 shift (bila jam operasional) atau 3 shift (bila 24/7)

      Contoh Roster per Unit Rumah Sakit

      Setelah memahami pola shift yang sesuai, sekarang saatnya melihat contoh roster yang bisa langsung Anda adaptasi. Berikut contoh sistem jadwal shift kerja per unit rumah sakit agar penjadwalan lebih rapi dan sesuai kebutuhan layanan.

      1. Contoh roster IGD (3 shift + overlap handover)

      Roster IGD perlu rotasi agar coverage tetap aman dan tim malam tidak terlalu sering bertugas supaya tidak cepat lelah. Overlap handover dicatat di roster, dan petugas disusun berpasangan agar saling backup saat pasien ramai.

      Kode staf: A, B, C, D, E, F
      Shift: Pagi (P) 07.00–15.00, Sore (S) 15.00–23.00, Malam (M) 23.00–07.00
      Overlap handover: 15 menit di pergantian shift, dijadwalkan sebagai tugas handover (tetap dihitung jam kerja, jadi perlu kontrol akumulasi jam).

      Hari Pagi (07.00–15.00) Sore (15.00–23.00) Malam (23.00–07.00)
      Senin A, B C, D E, F
      Selasa C, D E, F A, B
      Rabu E, F A, B C, D
      Kamis A, C B, E D, F
      Jumat B, D A, F C, E
      Sabtu C, F D, E A, B
      Minggu E, A F, B C, D

      2. Contoh roster ICU (skill mix ketat, minimal 1 senior per shift)

      Di ICU, setiap shift harus ada minimal satu senior agar keputusan klinis penting ditangani oleh tenaga yang berpengalaman, dan rotasi senior dibuat bergantian supaya beban pengawasan tidak menumpuk pada satu orang. Jika ada pergantian mendadak, pastikan dulu senior tetap ter-cover, baru cek jam kerja dan pemerataan jadwal.

      Kode staf: S1, S2 (Senior), J1, J2, J3, J4 (Junior)
      Syarat: setiap shift wajib ada minimal 1 senior.

      Hari Pagi (07.00–15.00) Sore (15.00–23.00) Malam (23.00–07.00)
      Senin S1 + J1 S2 + J2 S1 + J3
      Selasa S2 + J3 S1 + J4 S2 + J1
      Rabu S1 + J2 S2 + J1 S1 + J4
      Kamis S2 + J4 S1 + J3 S2 + J2
      Jumat S1 + J1 S2 + J4 S1 + J2
      Sabtu S2 + J2 S1 + J1 S2 + J3
      Minggu S1 + J3 S2 + J2 S1 + J4

      3. Contoh roster Rawat Jalan (peak hours, 2 shift + booster)

      Rawat jalan biasanya padat di jam tertentu, jadi pola yang praktis adalah 2 shift dengan overlap 10.00–15.00 untuk meredam antrean, lalu tambah “booster” saat jam sibuk. Dengan cara ini, Anda tidak perlu sering memaksa lembur saat puncak pendaftaran dan jam kerja mingguan lebih mudah dijaga karena durasi shift inti seragam.

      Shift 1: 07.00–15.00
      Shift 2: 10.00–18.00 (overlap untuk peak hours)
      Booster (opsional): 11.00–15.00 untuk loket/pendaftaran atau perawat triase

      Hari Shift 1 (07.00–15.00) Shift 2 (10.00–18.00) Booster (11.00–15.00)
      Senin R1, R2 R3, R4 R5
      Selasa R3, R5 R1, R4 R2
      Rabu R2, R4 R3, R5 R1
      Kamis R1, R3 R2, R5 R4
      Jumat R2, R5 R1, R3 R4
      Sabtu R4, R5 R1, R2 R3
      Minggu Off/Tim kecil Off/Tim kecil Off

      Tantangan Utama dalam Membuat Jadwal Dinas Perawat

      Kita semua tentu paham bahwa menyusun jadwal RS sangat rumit karena melibatkan banyak variabel kompetensi spesifik yang harus dipenuhi. Tantangan sering muncul saat kebutuhan tiap unit berubah cepat, sementara ketersediaan tenaga yang sesuai tidak selalu seimbang di setiap shift. Berikut adalah detail tantangan yang sering dihadapi:

      1. Mengelola perubahan jadwal mendadak

      Perubahan mendadak seperti nakes sakit atau izin sering membuat jadwal langsung “bocor” karena tidak mudah mencari pengganti dengan kompetensi yang setara dalam waktu singkat.

      Solusinya adalah menyiapkan daftar cadangan (standby/float pool) dan aturan swapping yang jelas, lalu memantau ketersediaan tenaga per unit secara real time agar penggantian bisa diputuskan cepat. Hal ini bisa dibuat dengan sistem informasi rumah sakit yang terintegrasi.

      2. Kompleksitas perhitungan kompensasi

      Kompensasi berbasis shift, seperti insentif malam, lembur, dan kerja hari libur, membuat perhitungan payroll rawan salah jika masih mengandalkan rekap manual dari banyak sumber.

      Solusinya adalah manajemen kompensasi memakai aturan perhitungan yang terstandar (shift differential, overtime, allowance) dan sistem timesheet terpusat yang otomatis menarik data presensi serta jadwal untuk menghasilkan perhitungan yang konsisten.

      3. Menjaga rasio perawat dan pasien

      Menjaga rasio perawat dan pasien di setiap shift sulit karena volume pasien bisa naik turun, sementara ketersediaan tenaga tidak selalu selaras dengan lonjakan kebutuhan di jam tertentu.

      Solusinya adalah menetapkan baseline rasio per unit dan membuat trigger penyesuaian (misalnya saat BOR/kunjungan meningkat), sehingga penempatan tenaga bisa direncanakan dengan buffer staf pada jam-jam rawan.

      Tips Implementasi Jadwal Shift yang Adil dan Produktif

      Agar jadwal shift rumah sakit terasa adil dan tetap produktif, implementasinya perlu dibuat seperti checklist yang konsisten, bukan keputusan ad hoc. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda terapkan bertahap tanpa mengubah sistem secara drastis.

      1. Tetapkan aturan dasar yang tertulis
        Mulai dari batas jam kerja, jeda istirahat, dan pola rotasi yang disepakati semua unit. Aturan ini menjadi patokan agar keputusan penjadwalan tidak berubah-ubah tergantung siapa yang menyusun.
      2. Petakan kompetensi per unit dan per shift
        Susun daftar skill wajib per unit (misalnya ICU, IGD, NICU) lalu tentukan minimal komposisi kompetensi di tiap shift. Dengan begitu, jadwal tidak hanya “terisi”, tapi juga memenuhi kebutuhan layanan.
      3. Buat mekanisme cadangan dan tukar shift yang rapi
        Siapkan daftar tenaga cadangan serta prosedur swap yang jelas, termasuk batas waktu pengajuan dan syarat pengganti. Ini membantu perubahan mendadak tetap terkontrol tanpa memicu ketimpangan beban kerja.
      4. Gunakan pola rotasi yang konsisten dan mudah dibaca
        Pilih pola seperti 2-2-2-2 atau variasi lain yang sesuai karakter unit, lalu terapkan dengan ritme yang stabil. Pola yang konsisten memudahkan nakes memprediksi jadwal dan merencanakan waktu pribadi.
      5. Audit jadwal secara berkala dengan indikator sederhana
        Cek pemerataan shift malam, total jam kerja, serta frekuensi lembur per orang agar tidak menumpuk pada kelompok tertentu. Audit rutin membuat koreksi jadwal terasa objektif dan mudah diterima.

      Strategi Mengoptimalkan Jadwal Shift dengan Sistem Manajemen SDM

      Solusi untuk mengatasi kompleksitas jadwal RS adalah beralih dari cara manual ke sistem digital rumah sakit. Penggunaan teknologi memungkinkan pengelolaan ribuan data karyawan dengan presisi tinggi dan waktu yang singkat.

      Sebagai contoh, berbagai perusahaan di Indonesia, salah satunya Mitsubishi, menggunakan sistem manajemen SDM berbasis cloud dari HashMicro untuk membuat jadwal kerja karyawan untuk memastikan pembagian shift lebih konsisten, transparan, dan mudah disesuaikan ketika ada perubahan kebutuhan operasional.

      Sistem modern seperti ini tidak hanya mencatat jam, tapi juga mengelola roster yang dinamis sesuai kebutuhan medis. Namun, sistem tersebut harus memiliki fitur-fitur yang cocok digunakan di industri kesehatan. Berikut fitur kunci yang wajib ada:

      1. Otomatisasi jadwal dengan roster management
        Fitur pembuatan jadwal kerja karyawan yang dinamis memudahkan pembuatan pola shift berulang tanpa input manual berulang kali. Sistem ini juga memungkinkan pertukaran shift antar karyawan secara mandiri dengan persetujuan sistem.
      2. Integrasi absensi biometrik dan GPS
        Fitur pengenalan wajah dan GPS attendance sangat efektif untuk mencegah kecurangan. Teknologi ini memastikan nakes benar-benar hadir di lokasi unit masing-masing tepat waktu. Data kehadiran yang valid adalah dasar dari operasional yang disiplin.
      3. Perhitungan gaji dan lembur akurat
        Integrasi data kehadiran langsung ke sistem akuntansi keuangan rumah sakit dapat menghitung komponen gaji secara otomatis. Tunjangan shift, uang makan, dan pajak PPh 21 dihitung akurat sesuai regulasi Indonesia. Ini menghilangkan risiko kesalahan hitung yang sering terjadi pada proses manual.

      Kesimpulan

      Manajemen jadwal shift rumah sakit yang efektif berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien sekaligus kesejahteraan tenaga kesehatan. Pengelolaan manual tidak lagi memadai karena kompleksitas rotasi, kompetensi, dan layanan 24 jam.

      Dengan aplikasi penjadwalan terbaik di Indonesia, penjadwalan shift dapat diotomatisasi sesuai regulasi dan kebutuhan operasional rumah sakit. Perlu bantuan untuk mengatur jadwal shift rumah sakit Anda? Coba konsultasi gratis untuk melihat bagaimana sistem ini membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan sehat.

      HRM

      Pertanyaan Seputar Jadwal Shift Rumah Sakit

      • Berapa jam kerja maksimal perawat dalam satu minggu?

        Sesuai UU Ketenagakerjaan, jam kerja maksimal adalah 40 jam seminggu, selebihnya dihitung sebagai lembur.

      • Apa itu sistem shift pola metropolitan?

        Pola metropolitan adalah rotasi 2 Pagi, 2 Siang, 2 Malam, dan 2 Libur yang memberikan waktu istirahat panjang.

      • Apakah software HR bisa menangani jadwal dokter spesialis?

        Ya, software HR modern seperti HashMicro sangat fleksibel menangani jadwal on-call dokter spesialis.

      • Bagaimana cara menghitung lembur shift malam?

        Lembur shift malam dihitung berdasarkan ketentuan perusahaan, biasanya berupa insentif tambahan di luar gaji pokok.

      Reno Wicaksana

      Senior Content Writer on HRIS

      Reno adalah HRM Specialist dan senior content writer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Secara konsisten mengangkat topik artikel seputar performance management, rekrutmen dan pengembangan SDM, manajemen talenta, dan sistem HRIS untuk pengelolaan karyawan.

      Jessica adalah seorang pakar yang memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dalam Psychology dari University of London yang didukung oleh pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan dinamika organisasi. Latar belakang psikologi ini memberikan keahlian khusus dalam memahami motivasi karyawan, mengelola pengembangan talenta, dan menciptakan kerja sama yang harmonis di dalam tim.. Selama sembilan tahun terakhir, Jessica mendalami bidang Human Resource Management, mengembangkan keahlian dalam strategi rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan organisasi, serta implementasi kebijakan HR yang mendukung budaya kerja positif dan pertumbuhan perusahaan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      TINGGALKAN KOMENTAR

      Silakan masukkan komentar anda!
      Silakan masukkan nama Anda di sini

      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya