CNBC Awards

6 Contoh Surat Jalan Barang Beserta Panduan dan Formatnya

Diterbitkan:

Surat jalan barang adalah dokumen resmi yang menyertai proses pengiriman barang dari pengirim ke penerima. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti legalitas pengiriman, membantu verifikasi barang, dan menjadi acuan dalam pencatatan administrasi perusahaan.

Dalam praktiknya, surat jalan memuat informasi penting seperti identitas pengirim dan penerima, rincian barang, nomor dokumen, serta tanda tangan pihak terkait. Kelengkapan informasi ini membantu meminimalisir kesalahan pengiriman dan mempermudah proses rekonsiliasi stok.

Artikel ini menyediakan 6 contoh surat jalan barang beserta template yang dapat diunduh dalam berbagai format. Selain itu, dibahas juga komponen wajib, jenis-jenis surat jalan, serta alur kerja pengiriman barang secara lengkap.

Key Takeaways

  • Surat jalan barang adalah dokumen yang digunakan dalam proses pengiriman barang sebagai bukti pengangkutan dan penerimaan.
  • Komponen surat loading barang yang wajib diperhatikan dalam pembuatan dokumen termasuk identitas, rincian barang, nomor serta tanggal pengiriman, tanda tangan, dan keterangan tambahan.
  • Terdapat beberapa jenis surat jalan: surat jalan pengiriman barang, surat jalan atas retur pembelian, surat jalan dinas, surat jalan drop kanvaser, dan surat jalan titipan barang.

Daftar Isi:

    Daftar Isi

      Apa itu Surat Jalan Barang?

      Surat jalan barang adalah dokumen yang memuat informasi lengkap tentang barang yang akan dikirimkan, seperti jenis, jumlah, dan tujuan pengiriman. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti resmi pengiriman antara pihak pengirim dan penerima barang.

      Fungsi utama surat jalan adalah memastikan barang yang dikirimkan sesuai dengan permintaan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan surat ini, baik pengirim maupun penerima dapat mencatat dan memeriksa kesesuaian barang yang diterima.

      Selain itu, contoh surat pengiriman barang membantu mengurangi risiko kesalahan dalam proses pengiriman, seperti kehilangan atau kekeliruan barang. Dokumen ini menjadi bukti fisik yang dapat digunakan dalam proses klaim jika terjadi masalah selama pengiriman.

      Fungsi Surat Jalan

      contoh surat jalan

      Surat jalan memiliki peran penting dalam proses pengiriman barang, sebagai bukti bahwa barang telah diserahkan kepada pihak pengirim atau penerima. Berikut adalah penjelasan fungsi-fungsi dari surat jalan barang:

      1. Sebagai bukti legalitas pengiriman

      Surat jalan berfungsi sebagai bukti legalitas pengiriman barang, terutama jika melibatkan perjalanan jarak jauh atau pemeriksaan di tengah perjalanan.

      2. Mempermudah proses penerimaan barang

      Bagi pihak penerima, surat jalan mempermudah proses verifikasi barang sehingga dapat memastikan barang sesuai dengan pesanan, baik dari segi jumlah maupun kondisi.

      3. Mengurangi risiko kesalahan pengiriman

      Dengan mencatat detail pengiriman, surat jalan membantu mengurangi risiko kesalahan seperti pengiriman ke alamat yang salah atau ketidaksesuaian barang.

      4. Mendukung proses administrasi perusahaan

      Surat ini juga berfungsi sebagai bagian dari arsip administrasi perusahaan. Dokumen ini dapat digunakan untuk audit, laporan, dan analisis performa pengiriman.

      5. Rekonsiliasi dengan manajemen stok barang

      Surat jalan barang berfungsi sebagai bukti resmi bahwa produk telah keluar atau masuk gudang perusahaan yang memastikan transaksi dilakukan dengan benar.

      6. Sebagai bukti data pembukuan stok barang

      Hal ini menjadi dokumen penting untuk mencatat barang masuk, keluar, dan retur, serta memudahkan pelacakan jika terjadi selisih data akibat human error atau system error.

      Komponen Penting yang Harus Tercantum dalam Surat Jalan

      Surat jalan adalah dokumen yang berperan penting dalam proses pengiriman barang. Untuk memastikan fungsinya berjalan dengan baik, surat jalan harus memuat informasi yang jelas dan akurat.

      1. Identitas pengirim dan penerima

      Informasi tentang pengirim dan penerima wajib dicantumkan dengan jelas dalam surat jalan. Identitas ini mencakup nama lengkap, alamat, dan nomor kontak yang dapat dihubungi.

      2. Detail barang yang dikirim

      Bagian ini mencakup deskripsi barang secara rinci, seperti nama barang, jumlah, berat, dan jenisnya. Jika barang membutuhkan penanganan khusus, seperti barang mudah pecah atau barang berbahaya, informasi tersebut harus disebutkan.

      3. Nomor dan tanggal surat jalan

      Setiap surat jalan harus memiliki nomor dokumen dan tanggal pembuatan. Nomor ini berfungsi sebagai referensi resmi untuk administrasi dan pelacakan. Tanggal pembuatan membantu mengetahui waktu pengiriman dan menyelaraskan dengan jadwal pengiriman.

      4. Tujuan pengiriman

      Alamat tujuan pengiriman harus jelas dan spesifik dalam surat jalan. Selain itu, jika ada instruksi khusus seperti waktu pengantaran atau penanggung jawab penerimaan barang, informasi tersebut perlu dicantumkan.

      5. Nama dan tanda tangan pengirim serta kurir

      Nama serta tanda tangan dari pengirim dan kurir menandakan dokumen ini resmi dan telah diverifikasi, sehingga bisa menjadi bukti bahwa barang telah diterima oleh kurir untuk dikirimkan ke tujuan.

      6. Keterangan tambahan

      Keterangan tambahan, seperti asuransi barang atau kondisi khusus selama pengiriman, juga dapat ditambahkan jika relevan.

      Penyusunan informasi dalam surat jalan yang lengkap dan detail memastikan proses pengiriman berjalan lancar serta mengurangi risiko kesalahpahaman.

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Gambar di bawah ini menampilkan contoh surat jalan barang yang lengkap, mencakup identitas dan rincian barang. Gunakan format contoh surat jalan barang ini sebagai referensi untuk membuat dokumen pengiriman yang profesional dan sesuai kebutuhan bisnis Anda.

      Template Surat Jalan Barang

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Template Surat Jalan Barang 2

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Template Surat Jalan Barang 3

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Untuk mempermudah Anda dalam membuat contoh surat loading barang, kami menyediakan template yang dapat diunduh dan langsung digunakan. Klik tautan di atas untuk mendapatkan template contoh surat jalan dan sesuaikan dengan kebutuhan pengiriman barang Anda.

      Contoh Surat Jalan untuk Berbagai Jenis Usaha

      Setiap jenis usaha baik itu ritel, distributor, manufaktur, hingga jasa logistik—memerlukan format surat jalan yang sesuai dengan kebutuhan operasionalnya.

      Meskipun tujuannya sama, yaitu mendokumentasikan pengiriman barang, isi dan format surat jalan bisa sedikit berbeda tergantung sektor bisnisnya. Berikut contoh surat jalan yang dapat disesuaikan dengan jenis usaha Anda.

      Contoh Surat Jalan Barang Toko Alat Tulis

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Contoh Surat Jalan Barang 2

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Contoh Surat Jalan Barang 3

      Contoh Surat Jalan Barang dan Template

      Jenis-jenis Surat Jalan

      Memahami jenis dan penggunaannya tidak hanya membantu efisiensi, tetapi juga memastikan proses administrasi berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.

      1. Surat jalan pengiriman barang

      Surat ini menjadi bukti rinci atas informasi barang yang dikirim, sesuai dengan pesanan. Biasanya mencantumkan format penulisan khusus untuk keperluan transaksi jual beli.

      Perusahaan memanfaatkan contoh surat pengiriman barang ini sebagai arsip dokumen yang penting untuk keperluan administrasi. Surat jalan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

      • Penjualan barang kredit: Surat jalan penjualan kredit dibuat berdasarkan sales order sebagai bukti pengeluaran barang, dengan jumlah tetap sesuai pesanan yang disepakati.
      • Penjualan barang tunai: Surat jalan penjualan tunai mencatat transaksi langsung tanpa sales order sebagai bukti jual beli tunai.

      2. Surat jalan atas retur pembelian

      Surat ini mencatat retur pembelian atau pengembalian barang oleh pelanggan. Dibuat oleh bagian pembelian dengan jumlah barang sesuai dokumen retur.

      3. Surat jalan dinas

      Surat jalan dinas digunakan untuk keperluan tugas, perizinan, atau perjalanan dinas. Dibuat resmi dengan format baku dan mencantumkan identitas pengirim serta penerima.

      4. Surat jalan drop kanvaser

      Surat jalan drop kanvaser mencatat transfer barang dari gudang ke kanvaser. Kuantitas ditentukan bagian Gudang sesuai kebijakan perusahaan.

      5. Surat jalan titipan barang

      Surat jalan titipan barang digunakan untuk memastikan penitipan barang aman dan terorganisir, dibuat oleh staf pergudangan yang bertanggung jawab atas barang.

      Cara Membuat Surat Jalan Barang

      Agar pengiriman barang berjalan lancar, pembuatan surat jalan harus dilakukan dengan teliti. Berikut langkah-langkah membuat contoh surat pengiriman barang yang tepat:

      1. Kumpulkan informasi lengkap seperti data pengirim, penerima, jenis barang, dan jumlah yang akan dicantumkan pada contoh surat izin loading barang.
      2. Siapkan format dasar dalam Word atau Excel dengan kolom identitas, rincian barang, dan tanda tangan. Gunakan contoh surat serah terima barang sebagai panduan format.
      3. Masukkan data sesuai pengiriman, mulai dari identitas kedua pihak hingga rincian barang sesuai contoh surat jalan pengambilan barang yang sudah diberikan sebelumnya.
      4. Masukkan nomor unik untuk arsip dan tanggal pengiriman untuk membantu pelacakan contoh surat jalan pengiriman barang.
      5. Cetak surat jalan, periksa ulang, dan pastikan surat ditandatangani oleh pengirim. Bawa salinan surat untuk ditandatangani penerima saat pengiriman.

      Untuk mempermudah proses pengiriman tanpa perlu mencetak dokumen, gunakan software procurement HashMicro yang otomatis. Klik gambar di bawah untuk melihat skema harganya.

      download skema harga software erp
      download skema harga software erp

      Alur Kerja Surat Jalan Pengiriman Barang

      Agar proses pengiriman berjalan lancar, ada beberapa tahapan penting dalam pembuatan dan penggunaan surat jalan, yaitu:

      1. Pembuatan surat jalan

      Pembuatan surat jalan dimulai setelah pesanan pelanggan atau permintaan pengiriman dikonfirmasi. Pada tahap ini, staf administrasi atau bagian logistik menyiapkan dokumen dengan mencantumkan informasi berikut:

      • Nama dan alamat pengirim serta penerima
      • Tanggal pengiriman
      • Nomor surat jalan
      • Rincian barang (nama barang, jumlah, dan deskripsi)
      • Nomor kendaraan dan nama pengemudi yang bertugas

      2. Verifikasi dan persetujuan

      Setelah dibuat, surat jalan diverifikasi oleh manajer gudang atau supervisor untuk memastikan data barang akurat sebelum disahkan atau dicetak.

      3. Pengemasan dan persiapan pengiriman

      Barang dikemas rapi dan diberi label sesuai surat jalan untuk mencegah kerusakan dan memudahkan pengecekan di lokasi tujuan.

      4. Pengiriman barang

      Setelah disetujui, barang siap dikirim dan surat jalan wajib dibawa oleh kurir atau pengemudi sebagai bukti pengiriman yang akan ditunjukkan kepada pihak penerima.

      5. Penerimaan barang dan konfirmasi

      Sesampainya di tujuan, penerima mengecek barang sesuai surat jalan dan menandatanganinya jika barang diterima dengan baik.

      Otomatisasi Pembuatan Surat Jalan dengan Software Procurement

      dashboard software procurement unutk surat jalan

      Bagi bisnis dengan volume pengiriman tinggi, pembuatan surat jalan secara manual dapat menjadi hambatan operasional. Software procurement membantu mengotomatisasi proses ini mulai dari pembuatan dokumen, pencatatan, hingga integrasi dengan sistem inventaris.

      Dengan sistem otomatisasi, pengguna cukup menginput data pengiriman sekali, lalu surat jalan langsung dihasilkan sesuai format standar. Beberapa fitur umum yang tersedia pada software procurement antara lain:

      • Document Generation – Pembuatan surat jalan dan PO otomatis dengan format konsisten
      • Inventory Integration – Sinkronisasi langsung dengan data stok barang
      • Vendor Management – Pelacakan performa dan rating vendor
      • Reporting – Laporan pengiriman dan pengadaan real-time
      Jika ingin mengetahui lebih dalam soal otomatisasi pembuatan surat jalan dengan software procurement, Anda dapat berkonsultasi gratis terlebih dahulu untuk menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

      Kesimpulan

      Surat jalan barang adalah dokumen penting yang memastikan proses pengiriman barang berjalan lancar dan terdokumentasi dengan baik. Dengan informasi yang lengkap mulai dari identitas pengirim, rincian barang, hingga tanda tangan penerima dokumen ini menjadi bukti sah yang melindungi kedua belah pihak.

      Untuk bisnis dengan volume pengiriman rendah, template manual dalam format Excel atau Word seperti yang disediakan di artikel ini sudah cukup memadai. Namun, jika frekuensi pengiriman tinggi dan membutuhkan integrasi dengan sistem inventaris, software procurement bisa menjadi opsi yang lebih efisien untuk mengotomatisasi pembuatan dan pengelolaan surat jalan.

      Procurement

      Pertanyaan Seputar Contoh Surat Jalan Barang

      • Siapa yang membuat surat jalan barang?

        Surat jalan barang biasanya dibuat oleh bagian logistik atau pengiriman di perusahaan yang mengirim barang. Dokumen ini disiapkan untuk memastikan barang yang dikirim sesuai dengan pesanan dan untuk mempermudah proses penerimaan oleh pihak penerima.

      • Apa beda surat jalan dan delivery order?

        Surat jalan adalah dokumen yang menyertai barang saat pengiriman, berfungsi sebagai bukti pengiriman. Sementara itu, delivery order adalah dokumen perintah untuk mengeluarkan barang dari gudang yang menandakan bahwa barang siap diambil atau dikirim ke pelanggan.

      • Surat pengiriman barang ditujukan kepada siapa?

        Surat pengiriman barang biasanya ditujukan kepada penerima barang, seperti bagian penerimaan di perusahaan tujuan atau gudang pelanggan. Dokumen ini digunakan penerima untuk memverifikasi jenis dan jumlah barang yang dikirim sesuai pesanan.

      Dewi Sartika

      Senior Content Writer

      Berbekal pengalaman selama 6 tahun dalam industri SaaS, Dewi telah menjadi praktisi untuk penulisan artikel terkait accounting dan bidang keuangan. Ia berfokus menulis artikel seputar Laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas), standar akuntansi (PSAK, IFRS, GAAP), perpajakan (e-faktur, PPn, tax planning), dan manajemen biaya.

      Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



      HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.


      Nadia

      Nadia
      Balasan dalam 1 menit

      Nadia
      Perlu bantuan atau mau lihat demo singkat dari kami? 😊

      Chat di sini, akan langsung terhubung ke WhatsApp tim kami.
      6281222846776
      ×

      Chapter Selanjutnya