7 Cara Menambah Penghasilan Bisnis Retail Pada Masa Pandemi COVID-19

Kanya Anindita
7 Cara Menambah Penghasilan Bisnis Retail Pada Masa Pandemi COVID-19

COVID-19 sempat memaksa retailer menutup gerai mereka sampai pemerintah memperbolehkan toko-toko untuk beroperasi lagi. Alhasil, penghasilan pun berkurang secara signifikan. Mau tidak mau, retailer harus beradaptasi dengan situasi “normal yang baru”, salah satunya dengan beralih ke penjualan online. Meskipun menghadapi banyak tantangan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan retailer untuk menambah penghasilan mereka dalam jangka pendek.

1. Beri Insentif ke Pelanggan 

Memberikan insentif dalam bentuk gift card digital dapat membantu meyakinkan pelanggan untuk kembali berbelanja kepada Anda. Ini merupakan salah satu cara cepat untuk mendapatkan penghasilan jika margin Anda sudah sangat tipis. 

Caranya yakni bisa dengan memberikan diskon bagi pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu. Anda juga bisa memberikan mereka merchandise (bisa ambil dari produk-produk pelengkap yang kurang laku). Merchandise juga bisa Anda dapatkan dengan berkolaborasi bersama brand lain untuk saling memasarkan produk.

Agar pemberian insentif ini berjalan efektif, maka insentif yang diberikan harus sesuai dengan preferensi pelanggan. Gunakan Retail POS Software dari HashMicro untuk memudahkan Anda menentukan jenis dan jumlah insentif untuk banyak pelanggan

2. Buka Pre-Order

Untuk mengamankan arus kas Anda, tidak ada salahnya untuk membuka pre-order. Ini penting di situasi krisis seperti saat ini, di mana memperoleh barang dari pemasok mungkin sulit bagi banyak retailer. Karena pelanggan harus membayar penuh di awal, maka sebagai konsekuensinya Anda perlu memberikan kebijakan penukaran dan pengembalian barang yang jelas. Dengan begini, pelanggan akan merasa aman untuk melakukan pre-order

3. Kurangi Barang yang Tak Laku

Saat ini, sebagian besar retailer sedang menghadapi turunnya permintaan. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan stok barang secukupnya. Tujuan utamanya saat ini adalah tetap menerima penghasilan dari barang dagangan Anda, bukan menyimpan tumpukan barang yang tidak terjual. 

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan aplikasi manajemen stok untuk melakukan analisis ABC. Ini dilakukan untuk memprioritaskan produk sesuai dengan nilai yang diberikan produk tersebut. Produk dalam kategori A nilainya paling berharga, produk dalam kategori B bernilai sedang, sementara produk dalam kategori C bernilai paling rendah, tetapi secara kolektif dapat menghasilkan banyak transaksi. 

Selanjutnya, Anda harus memastikan bahwa produk-produk dalam kategori C juga laku terjual. Caranya bisa dengan memberikan diskon besar-besaran atau dengan menggabungkannya bersama produk-produk dalam kategori A. Ini akan membantu memperbaiki arus kas Anda dan memberikan Anda cukup penghasilan untuk menyediakan stok yang lebih sesuai di masa mendatang. 

NOTE: Aplikasi Manajemen Stok dari HashMicro memudahkan Anda melakukan valuasi stok dan mengetahui usia stok Anda untuk menghindari penimbunan stok 

4. Atur Waktu Pemesanan ke Supplier

Sekarang adalah momen yang tepat untuk mengatur ulang waktu pemesanan Anda ke pemasok. Jika biasanya Anda bisa melakukan beberapa kali pemesanan dalam sebulan, maka kini sebaiknya Anda kurangi frekuensinya. Ini tidak hanya akan membantu Anda menghemat biaya stok, tetapi juga biaya pengiriman.

Sebelum melakukan pemesanan, Anda harus memastikan terlebih dahulu apakah barang yang Anda pesan sesuai permintaan saat ini. Jangan pesan barang-barang yang kira-kira akan sedikit diminati di tengah pandemi saat ini. 

Cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengetahui tingkat stok Anda secara real-time. Ketika stok Anda mendekati tingkat minimum, maka itu adalah saatnya untuk melakukan pemesanan. Namun, bagaimana bila stok Anda cepat habis?

Melakukan blanket order adalah cara yang tepat untuk mengurangi frekuensi pemesanan dan memastikan ketersediaan stok dalam waktu lama. Anda dapat membuat kesepakatan dengan pemasok mengenai harga berdasarkan jumlah stok dan waktu pengiriman yang Anda inginkan. 

NOTE: Blanket order pada dasarnya dilakukan untuk memperoleh produk yang cepat habis terjual, dalam jumlah besar. Jadi, pastikan Anda sudah menganalisis stok Anda terlebih dahulu.

5. Kurangi Biaya Kemasan

Biaya pengepakan bisa menggerogoti margin Anda tanpa Anda sadari. Kemasan yang cantik memang bisa membuat pelanggan terkesan, tetapi jika ini mahal, mengapa harus diteruskan? Ada banyak cara lain untuk menyenangkan pelanggan, tanpa harus mengurangi penghasilan (akan dibahas di artikel lain).

Kurangi bahan-bahan mahal yang biasa Anda gunakan untuk kemasan produk Anda. Ini juga bisa membantu Anda mengupayakan produk yang ramah lingkungan. Jika Anda tidak ingin pelanggan kebingungan tentang perubahan kemasan ini, maka Anda bisa memberitahukannya terlebih dahulu di media sosial. 

6. Optimalkan Retargeting Ads

Untuk menambah penghasilan dalam jangka pendek, maka tidak ada cara yang lebih baik daripada mengoptimalkan digital marketing. Kali ini yang harus difokuskan adalah retargeting. Ini berarti menargetkan kembali pelanggan yang sudah mengenal atau bahkan mencintai brand Anda. Ingat bahwa menjual produk kepada mereka yang sudah tahu produk Anda jauh lebih mudah daripada menjual kepada yang belum sama sekali.

7 Cara Menambah Penghasilan Bisnis Retail Pada Masa Pandemi COVID-19
Facebook retargeting ad dari Amazon.com

Anda dapat mengunggah daftar pelanggan Anda ke Facebook Ads Manager untuk memposting iklan Anda di platform tersebut dan sekaligus Instagram. Jangan lupa untuk highlight elemen-elemen menarik seperti diskon, gift card, paket hemat, dan lain-lain. 

7. Tambah Penghasilan Lewat Media Sosial

Memposting iklan di Instagram secara rutin dapat secara efektif membantu menambah penghasilan. Seiring meningkatnya jumlah pengguna di platform tersebut semenjak COVID-19, maka semakin besar kesempatan Anda untuk menjaring pelanggan-pelanggan baru. Pastikan Anda menyertakan tautan ke situs web atau halaman-halaman produk Anda di setiap postingan iklan. 

Anda juga bisa meningkatkan brand awareness dengan menciptakan pengalaman sosial melalui media sosial. Saat ini orang-orang yang terisolasi di rumah cenderung mencari konten dan koneksi di media sosial. Jadi, ini saat yang tepat untuk memberitahu mereka tentang kehadiran brand Anda di media sosial. 

Tergantung pada produk Anda, Anda dapat memulai tren tertentu dengan menyertakan hashtag yang unik. Beberapa tren Instagram yang sudah pernah dibuat yakni workout challenge, quarantine pillow challenge, dan pass the brush challenge. Mungkin Anda bisa menciptakan sesuatu yang beda?

HashMicro sebagai konsultan software untuk bisnis siap membantu memberikan solusi manajemen bisnis yang tepat selama pandemi COVID-19. 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang.

Dapatkan

Konsultasi Software ERP

GRATIS via WhatsApp

related articles