Surat Purchase Order (PO) adalah dokumen resmi yang digunakan perusahaan untuk memesan barang atau jasa dari pemasok. Dokumen ini memuat detail pesanan seperti jenis, jumlah, harga, dan jadwal pengiriman, sehingga proses pembelian tercatat rapi dan mudah dilacak.
Dalam praktik bisnis, pengelolaan purchase order (PO) yang tidak terstruktur kerap menimbulkan inefisiensi operasional. Sebuah studi kasus di PT Sarana Teknik Mekanika menunjukkan bahwa PO manual menyebabkan data mudah hilang dan proses kerja melambat.
Sedangkan penerapan sistem PO terintegrasi di Harris Hotel & Convention Gubeng Surabaya berhasil menekan biaya dan meminimalkan kesalahan pembelian. Studi kasus ini membuktikan bahwa surat purchase order berperan penting dalam menjaga kontrol, akurasi, dan kelancaran proses pengadaan.
Key Takeaways
|
Daftar Isi:
Contoh Surat Purchase Order Resmi untuk Berbagai Jenis Usaha

Anda bisa mengunduh format po barang yang telah kami sediakan sebagai referensi Anda dengan cara klik tautan di bawah ini.
Contoh Surat Purchase Order (PO) 1
Contoh Surat Purchase Order (PO) 2
Elemen Penting dalam Dokumen Purchase Order

1. Nama produk ataupun barang yang dibeli
Form purchase order mencantumkan nama barang atau produk yang pembeli pesan. Penjual perlu menuliskan nama produk secara jelas dan spesifik agar pihak pengirim maupun penerima tidak mengalami kebingungan. Dengan begitu, baik penjual maupun pembeli dapat memahami secara pasti barang yang dibeli.
2. Jumlah produk yang dipesan
Form purchase order mencatat jumlah barang yang pembeli pesan sesuai kebutuhannya. Penjual perlu menyebutkan kuantitas secara rinci untuk memastikan proses pengadaan berjalan lancar dan sesuai jumlah yang diminta, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengiriman maupun penghitungan barang.
3. Harga satuan produk yang sudah dipesan
Form purchase order juga mencantumkan harga per unit dari produk yang pembeli pesan, baik dalam bentuk satuan maupun volume sesuai kesepakatan. Penjual memberikan informasi ini agar pembeli dapat memahami secara jelas biaya per unit yang harus mereka keluarkan, sehingga perhitungan anggaran menjadi lebih akurat.
4. Total harga per unit dan kuantitas pesanan
Penjual menghitung total biaya pesanan dalam form purchase order dengan mengalikan harga satuan produk dengan jumlah yang dipesan. Informasi ini membantu pembeli memahami total biaya yang harus mereka bayarkan, sekaligus memudahkan proses verifikasi dan pengendalian anggaran.
5. Informasi pajak pertambahan nilai
Form purchase order menjelaskan jenis dan besaran pajak yang dikenakan atas transaksi, seperti PPN yang wajib pembeli bayarkan sesuai ketentuan hukum. Penjual menyertakan informasi ini untuk memastikan kesesuaian pembayaran dengan regulasi perpajakan dan menjaga transparansi kedua belah pihak.
6. Tanggal transaksi dan jatuh tempo pembayaran
Penjual mencantumkan tanggal transaksi dan batas waktu pembayaran dalam form purchase order sesuai kesepakatan dengan pembeli. Dengan mencantumkan dua informasi ini, penjual membantu pembeli menghindari keterlambatan pembayaran dan mengatur jadwal keuangan secara lebih tertib.
7. Kolom otorisasi
Kolom otorisasi mencakup tanda tangan atau inisial dari pihak yang berwenang dari perusahaan pembeli yang menyetujui pesanan. Komponen ini penting untuk memastikan bahwa pesanan hanya dilakukan oleh orang yang berwenang dan memvalidasi bahwa transaksi tersebut sah sesuai dengan prosedur internal perusahaan.
8. Nomor pemesanan
Nomor pesanan adalah suatu kode pemesanan yang diberikan pada setiap pemesanan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pelacakan barang yang dipesan ketika sudah dikirim. Penggunaan nomor pemesananan juga dapat dijadikan pengarsipan pemesenan oleh penjual.
9. Catatan/instruksi tambahan
Catatan/intruksi tambahan adalah sebuah permintaan khusus dari pembeli yang ditujukan kepada penjual. Catatan/intruksi tambahan dapat berisi permintaan atas syarat pengemasan, kebutuhan sertifikasi, atau prosedur inspeksi sebelum barang dikirim.
Langkah-Langkah Menyusun Surat PO Secara Profesional
Cara Membuat Surat Purchase Order (PO) adalah panduan menyusun dokumen resmi pemesanan barang atau jasa secara jelas dan terstruktur, sehingga transaksi tercatat rapi, minim kesalahan, dan lebih cepat. Berikut panduan membuat form purchase order:
1. Informasi perusahaan pemesan
Langkah pertama dalam pembuatan purchase order adalah mencantumkan informasi lengkap perusahaan yang mengajukan pesanan. Informasi ini mencakup nama perusahaan, alamat, nomor telepon, serta alamat email yang dapat dihubungi.
2. Nomor purchase order dan tanggal pembuatan
Setiap contoh surat purchase order (PO) barang harus memiliki nomor unik yang berfungsi sebagai identifikasi untuk pesanan tersebut. Selain itu, tanggal pembuatan PO harus dicantumkan dengan jelas agar dapat dilacak dengan mudah selama proses pengadaan dan pengiriman.
3. Informasi pemasok
Bagian contoh PO barang ini harus mencakup informasi detail tentang pemasok, termasuk nama perusahaan pemasok, alamat, nomor kontak, dan alamat email mereka. Dengan mencantumkan informasi ini, perusahaan pemesan dapat memastikan bahwa barang atau jasa yang dipesan akan sampai kepada pihak yang benar.
4. Deskripsi barang atau jasa yang dipesan
Deskripsi lengkap barang atau jasa yang dipesan adalah bagian inti dari purchase order. Deskripsi ini harus mencakup nama barang atau jasa, spesifikasi yang relevan, jumlah barang yang dipesan, harga per unit, dan total harga.
5. Syarat pembayaran dan pengiriman
Syarat dan ketentuan pembayaran juga harus dicantumkan di dalam contoh surat PO barang (purchase order). Syarat pembayaran ini bisa berupa tenggat waktu pembayaran, metode pembayaran yang digunakan, serta persyaratan lain yang berlaku.
6. Persetujuan dan tanda tangan
Setelah semua informasi tersebut disusun, purchase order harus ditandatangani oleh pihak yang berwenang dari perusahaan pemesan. Tanda tangan ini merupakan bentuk persetujuan terhadap semua rincian dalam purchase order.
Biasanya, dokumen ini juga harus mendapat persetujuan dari pihak pemasok untuk memastikan bahwa mereka setuju dengan syarat-syarat yang ditetapkan.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, form purchase order dapat disusun secara profesional dan terstruktur, sehingga meminimalisir kesalahan atau kebingungan dalam proses pengadaan barang atau jasa.
Peran Penting Purchase Order dalam Proses Pengadaan
Purchase Order (PO) berfungsi dalam mencatat transaksi pembelian secara tertulis agar informasi pesanan jelas dan akurat. Dokumen ini juga memastikan transaksi sesuai kesepakatan, mencegah salah paham, mengontrol anggaran, dan mempermudah administrasi.
Surat Purchase Order juga akan memudahkan perusahaan dalam mengendalikan anggaran, memastikan ketersediaan barang, serta membuat proses pengadaan lebih terstruktur, akurat, dan mudah dilacak. Berikut beberapa peran utamanya:
1. Perencanaan anggaran
Dengan menggunakan surat purchase order, dapat membantu departemen keuangan dalam menyiapkan anggaran, sehingga Anda dapat mengontrol pengeluaran perusahaan dengan lebih efektif.
Purchase order form juga memberikan dokumen tertulis yang menentukan detail pembelian, membantu menghindari pengeluaran tidak terencana. Dengan contoh purchase order excel, data keuangan pun menjadi lebih transparan.
2. Memastikan ketersediaan barang
Melalui purchase order, perusahaan dapat melakukan pemesanan barang atau jasa secara terencana dan terjadwal. Dengan contoh surat tanda terima barang yang tepat, perusahaan dapat membuat surat purchase order yang tepat untuk memastikan ketersediaan barang yang dibutuhkan tepat waktu.
Hasilnya, perusahaan pun dapat menghindari kelangkaan barang yang dapat mengganggu proses produksi atau operasional.
3. Meminimalisir kesalahan dalam pemesanan
Dokumen purchase order memuat informasi yang lengkap dan detail tentang pesanan yang Anda buat oleh perusahaan kepada pemasok. Informasi ini mencakup rincian seperti jenis barang atau jasa yang dipesan, jumlah, harga, dan informasi lainnya yang relevan.
Dengan memiliki contoh purchase order excel sebagai panduan, risiko kesalahan dalam pemesanan dapat dikurangi secara signifikan.
4. Memonitor pengiriman dan penerimaan
Form purchase order memungkinkan perusahaan untuk memantau proses pengiriman dan penerimaan barang secara efisien. Dengan nomor PO yang tertera, perusahaan dapat melacak status pesanan dan memastikan bahwa barang yang dipesan sesuai dengan yang diharapkan. Ini membantu menghindari kesalahan pengiriman atau penerimaan barang yang tidak sesuai.
5. Audit dan pelacakan
Surat purchase order juga memberikan dasar yang baik untuk audit internal dan eksternal. Dokumen PO mencatat detail transaksi pembelian, termasuk tanggal, jumlah, dan harga, yang berguna untuk pelacakan dan analisis biaya. Hal ini juga membantu dalam memenuhi persyaratan perpajakan dan akuntansi perusahaan.
Kesimpulan
Surat Purchase Order (PO) memegang peran penting sebagai dokumen resmi yang memastikan proses pembelian barang atau jasa berjalan tertib, transparan, dan mudah dilacak. Dengan mencantumkan detail pesanan secara jelas, PO membantu perusahaan meminimalkan kesalahan serta menjaga kontrol anggaran.
Berbagai studi kasus menunjukkan bahwa pengelolaan PO yang tidak terstruktur dapat menghambat operasional, sementara penerapan sistem PO yang rapi mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengadaan. Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk memahami komponen, contoh, dan cara membuat PO yang benar.
Dengan memanfaatkan template purchase order yang tepat dan didukung sistem terintegrasi, perusahaan dapat mengelola proses pengadaan secara lebih profesional. Hal ini tidak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pertanyaan Seputar Purchase Order
-
Apa itu surat purchase order?
Surat purchase order adalah dokumen resmi yang digunakan dalam transaksi pembelian untuk mencatat rincian pesanan secara jelas dan terstruktur. Dokumen ini membantu mengurangi risiko kerugian akibat kurangnya detail atau catatan pemesanan yang tidak lengkap. Contoh surat PO barang dapat dilihat di sini.
-
Mengapa surat purchase order itu penting?
Salah satu alasan utama mengapa pentingnya purchase order dibuat adalah untuk memberikan jaminan hukum kepada kedua belah pihak, baik pembeli maupun penjual. Dengan format PO barang yang rapi, kedua pihak memiliki kepastian dan transparansi dalam transaksi.
-
Apa manfaat surat purchase order?
Manfaat purchase order adalah memiliki peran sebagai tanda bukti pesanan yang diajukan oleh pembeli kepada penjual. Ini berarti bahwa surat tersebut mengonfirmasi keinginan pembeli dan pada saat yang sama menegaskan bahwa penjual memiliki kewajiban untuk memenuhi pesanan tersebut.
-
Apakah surat purchase order harus bermaterai?
Tidak wajib, tetapi materai dan tanda tangan memperkuat legalitas dokumen. Dalam contoh purchase order excel, kolom tanda tangan tetap disertakan untuk menunjukkan kesepakatan resmi antara pembeli dan penjual.
-
Apakah surat purchase order merupakan suatu perjanjian?
Ya, surat purchase order adalah perjanjian sah yang memiliki kekuatan hukum. Dengan format PO barang yang sesuai standar dan contoh surat PO yang lengkap, dokumen ini menjadi dasar hukum yang melindungi hak dan kewajiban kedua pihak.






