4 Contoh Tanda Terima Barang yang Sering Digunakan
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

4 Contoh Surat Tanda Terima Barang Lengkap beserta Template

4 Contoh Surat Tanda Terima Barang Lengkap beserta Template

Banyak pengusaha yang masih bingung cara membuat surat tanda terima barang dengan benar. Padahal, surat ini penting dalam proses serah terima barang. Jika Anda tidak memiliki surat bukti, Anda tidak aman sebagai penjual maupun penerima. Oleh karena itu, Anda perlu memahami surat penerimaan barang dan format umum yang dapat Anda gunakan dalam bisnis Anda.

Key Takeaways

Surat tanda terima barang adalah dokumen yang mencatat penerimaan barang. Surat ini memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan melindungi bisnis secara legal.

Tanda terima hadir dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan bisnis, mulai dari tanda terima barang, tanda terima dokumen, hingga tanda terima uang, masing-masing memiliki format dan komponen yang berbeda.

Pembuatan surat tanda terima yang valid harus mengikuti aturan seperti standar PSAK, sertifikasi barang, dan ketentuan kontrak. Sistem ERP dapat mengotomatiskan pencatatan serah terima agar lebih akurat dan efisien.

Apa itu Tanda Terima Barang?

Surat tanda terima barang (STTB) adalah dokumen yang membuktikan penerimaan barang. Dalam proses serah terima, Anda melampirkan surat ini bersama surat pesanan barang sebagai bukti kalau Anda telah menerima produk. Untuk membuat surat penerimaan yang benar, dokumen ini harus menyertakan informasi-informasi penting seperti:

  • Identitas lengkap, seperti nama, alamat, nomor kontak, dan alamat email pihak pengirim dan penerima.
  • Nomor referensi surat jalan atau invoice, untuk memudahkan identifikasi dan pelacakan status barang Anda. Bila bingung, Anda bisa lihat contoh surat jalan pengiriman barang dulu.
  • Rincian barang yang diterima, seperti nama, jenis, jumlah, kondisi saat pengiriman, dan nomor seri produk.
  • Tanda tangan dan nama terang, sebagai bukti kalau kedua belah pihak menyetujui isi dokumen dan pemasok sudah mengirim barang.
  • Tanggal dan waktu, untuk menentukan masa garansi barang.

Fungsi Surat Penerimaan

fungsi surat tanda terima

Secara umum, surat bukti ini memiliki tiga fungsi dalam proses bisnis, yaitu:

1. Sebagai kontrol internal perusahaan

Surat tanda terima membantu Anda memastikan kalau proses serah terima barang berjalan sesuai prosedur. Dengan menyediakan rincian barang, Anda dapat mencegah kesalahan dalam proses pengiriman. Selain itu, surat ini juga membantu Anda mengaudit dan mencatat inventaris bisnis Anda

2. Menjadi arsip keluar-masuk barang

Dokumen ini memiliki fungsi sebagai catatan resmi bagi bisnis Anda. Jika ada masalah antara Anda dan pihak lain, Anda dapat melacak transaksi tersebut menggunakan arsip surat. Hal ini membuat proses pengiriman barang lebih jelas. 

3. Melindungi bisnis

Surat penerimaan melindungi bisnis Anda secara hukum. Dalam dokumen ini, Anda akan menemukan informasi-informasi penting, seperti tanda tangan dan tanggal. Informasi ini membuktikan kalau kedua belah pihak setuju dengan isi kontrak. Jika bisnis Anda terlibat dalam sengketa, Anda hanya perlu menunjukkan surat ini.

Jenis Surat Penerimaan Barang

jenis suratDalam dunia bisnis, terdapat beberapa jenis surat yang bisa Anda gunakan. Untuk memilih, Anda perlu melihat kebutuhan dan prosedur perusahaan Anda: 

Jenis Tanda Terima BarangPenjelasan
Tanda terima barang standarMencatat penerimaan barang sehari-hari. Surat ini memuat informasi penting, seperti nama, tanggal, deskripsi barang, jumlah barang yang diterima, nomor referensi, dan tanda tangan.
Tanda terima barang parsialMencatat barang yang sudah diterima, sambil menunggu sisa pesanan. Dalam surat ini, Anda mencantumkan jumlah barang yang belum dikirim.
Tanda terima barang yang dikembalikanMencatat barang yang tidak sesuai, rusak, cacat, atau dikembalikan ke pemasok. Dalam dokumen ini, Anda menulis detail barang yang dikembalikan dan alasan Anda mengembalikannya.
Tanda terima barang berjangka panjangMencatat barang yang diterima secara bertahap atau sesuai jadwal, untuk memastikan semua barang diterima hingga pesanan lengkap.
Terima barang elektronikMencatat penerimaan barang secara digital, sehingga memudahkan penyimpanan dan pelacakan data.

Contoh Surat Tanda Terima Barang

Sebelum Anda membuat surat terima barang, Anda perlu mengetahui format penulisan yang benar terlebih dahulu. Berikut cara membuat format dan contoh tanda terima barang secara lengkap.

format dan contoh tanda terima barang

1. Contoh surat tanda terima barang

Surat tanda terima barang adalah bukti tertulis kalau barang sudah diserahterimakan dengan baik. Anda akan membuat dokumen ini jika Anda yang menyerahkan barang dalam proses serah terima. Mirip dengan surat jalan pengiriman barang, surat ini memuat beberapa informasi penting seperti:

  • Identitas pengirim barang
  • Nomor resmi bukti penyerahan
  • Rincian barang
  • Tanggal pengiriman
  • Tujuan pemberian barang
  • Nama dan tanda tangan kedua pihak

Contoh Surat:

tanda terima barang

Template Surat Tanda Terima Barang

Template Surat Tanda Terima Barang
Template Surat Tanda Terima Barang

Template ini cocok digunakan sebagai solusi awal untuk kebutuhan administrasi harian. Akan tetapi, jika Anda ingin proses yang lebih cepat, data yang lebih akurat, dan pengelolaan yang tidak lagi bergantung pada input manual, sistem digital dapat menjadi solusi yang lebih efektif untuk mendukung operasional bisnis.

HashMicro banner

2. Contoh surat tanda terima dokumen

Surat tanda terima dokumen adalah dokumen tertulis yang mencatat proses serah terima dokumen, baik dalam bentuk surat penting atau barang. Saat membuat surat ini, Anda harus mencantumkan informasi-informasi berikut:

    • Identitas pengirim dokumen
    • Nomor resmi bukti penyerahan dokumen
    • Rincian dokumen
    • Tanggal pengiriman
    • Tujuan pemberian dokumen
    • Nama dan tanda tangan kedua belah pihak

Contoh Surat:

Contoh Tanda Terima Dokumen

Template Surat Tanda Terima Dokumen

Template Surat Tanda Terima Dokumen
Template Surat Tanda Terima Dokumen

3. Contoh surat tanda terima uang

Surat tanda terima uang adalah dokumen resmi yang mencatat penerimaan pembayaran tunai antara dua pihak. Anda bisa menggunakan surat ini sebagai bukti transaksi, baik dalam bentuk kertas maupun digital. Beberapa informasi yang perlu Anda sertakan dalam dokumen ini adalah: 

  • Identitas pengirim dan penerima
  • Nominal uang yang akan Anda serahkan
  • Tanggal pengiriman
  • Tujuan penyerahan uang tersebut
  • Nama dan tanda tangan kedua belah pihak

Contoh Surat:

contoh tanda terima uang

Template Surat Tanda Terima Uang

Template Surat Tanda Terima Uang
Template Surat Tanda Terima Uang

4. Contoh surat tanda terima lengkap

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, Anda bisa melihat contoh berikut:

SURAT TANDA TERIMA BARANG

Nomor: STTB/09/2025/001

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Budi Santoso
Jabatan : Staff Gudang
Alamat : Jl. Merdeka Raya No. 45, Jakarta
No. Telp : 0812-3456-7890

Telah menerima barang dari PT Sejahtera Abadi dengan rincian sebagai berikut:

No Nama Barang Qty Keterangan
1 Laptop Lenovo ThinkPad 5 Unit Baru
2 Printer Epson L3150 2 Unit Baru

Dokumen ini dibuat sebagai bukti serah terima barang yang sah dan dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penerima

( Budi Santoso )

Yang Menyerahkan

( PT Sejahtera Abadi )

Jakarta, 17 September 2025

Template Surat Tanda Terima Lengkap

Template Surat Tanda Terima Lengkap

Aturan yang Perlu Anda Ingat saat Membuat Surat Terima

Setelah Anda mengetahui jenis dan format surat tanda terima barang, Anda perlu memahami peraturan yang terkait dengannya:

1. PSAK

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 72 mewajibkan bisnis untuk menganalisis transaksi mereka saat mengakui pendapatan. Anda bisa menggunakan surat permintaan untuk membuktikan kalau proses serah terima telah terjadi, sehingga dokumen itu dapat digunakan dalam pengakuan pendapatan. Oleh karena itu, pastikan Anda menulis semua informasi penting dalam surat tersebut. 

2. Sertifikasi atau standar barang

Dalam beberapa industri, produk harus memenuhi standar tertentu. Misalnya, produk kosmetik harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebaliknya, produk elektronik harus mematuhi standar SNI dan K3L. Untuk alasan ini, cantumkan informasi kalau produk Anda sudah memenuhi standar. 

3. Peraturan Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki peraturan tersendiri mengenai prosedur pengiriman dan penerimaan barang. Oleh karena itu, pastikan surat penerimaan sudah sesuai dengan ketentuan bisnis Anda. Jika tidak, segera revisi dan beri tahu pihak lain tentang perubahan itu. 

4. Ketentuan kontrak

Saat membuat kontrak pembelian, Anda dan pihak lain akan menetapkan beberapa syarat. Sebelum Anda membuat surat tanda terima barang, baca kembali kontrak tersebut. Pastikan kalau surat dan proses terima barang memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Sederhanakan Laporan Serah Terima dengan Sistem ERP

sistem ERP

Dalam bisnis, proses serah terima manual sering bermasalah. Metode ini rentan terhadap human error, dan data yang tidak selaras. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menggunakan sistem ERP dengan fitur-fitur seperti:

  • Aplikasi mobile, untuk mengakses laporan penerimaan di mana saja kapan saja
  • Business Intelligence (BI), untuk membantu Anda menganalisis pola serah terima barang, uang, dan dokumen.
  • Integrasi Aplikasi Instant Messaging, untuk memudahkan komunikasi dengan pihak lain dan mempercepat konfirmasi serah terima.
  • Manajemen dokumen, untuk mengotomatisasi penyimpanan dokumen serah terima.
  • Tingkat akses, untuk mengatur karyawan mana yang dapat mengakses data penting, berdasarkan peran mereka.

Salah satu software yang dapat Anda gunakan untuk mengelola laporan serah terima adalah HMX ERP berbasis AI dari HashMicro. Software ini dapat mengotomatiskan dan mendigitalisasi alur kerja serah terima ke satu platform terpusat.

Kesimpulan

Proses serah terima barang tidak akan berjalan dengan baik jika Anda tidak memiliki surat tanda terima barang. Surat ini memastikan kalau proses dilaksanakan sesuai ketentuan kontrak pembelian. Dengan demikian, Anda dapat melindungi bisnis Anda secara legal.

Pertanyaan Seputar Tanda Terima

Surat terima barang biasanya dibuat oleh pihak penerima barang sebagai bukti kalau mereka telah menerima barang sesuai pesanan. Penerima barang bisa berupa karyawan gudang, tim procurement, atau pihak yang berwenang.

Untuk membuat surat penerimaan barang, tuliskan judul surat, informasi pengirim dan penerima, detail barang, serta tanggal dan waktu pengiriman. Sertakan pernyataan kalau barang telah diterima dan sesuai dengan pesanan, dan sisakan ruang untuk tanda tangan dan nama terang kedua belah pihak.

Pertama, Anda perlu menyiapkan dokumen, seperti surat terima barang dan purchase order (PO). Setelah itu, Anda harus mengecek dan mencocokkan produk dengan permintaan. Jika sudah, Anda tinggal menentukan kapan dan di mana serah terima akan dilakukan. Jangan lupa untuk berkoordinasi dengan pihak lain.

Tanda terima barang mencatat kondisi fisik barang yang diserahkan — jumlah, kondisi, dan spesifikasi. Tanda terima dokumen mencatat identitas berkas — nomor referensi, jenis, dan jumlah lembar. Keduanya berfungsi sebagai bukti serah terima, tetapi kolom yang dicantumkan berbeda sesuai objek yang diserahterimakan.

Ya, surat tanda terima yang ditandatangani kedua pihak memiliki kekuatan hukum sebagai bukti serah terima. Kekuatannya semakin kuat jika dilengkapi materai Rp10.000, stempel instansi, dan saksi. Dokumen ini dapat dijadikan alat bukti di pengadilan jika terjadi sengketa atas barang atau berkas yang telah diserahkan.

Materai diperlukan ketika tanda terima digunakan sebagai alat bukti dalam transaksi bernilai di atas Rp5 juta, kontrak proyek, atau penyerahan aset penting. Untuk keperluan internal sehari-hari seperti serah terima berkas antar divisi, materai tidak wajib — tanda tangan dan stempel sudah cukup sebagai bukti administrasi.

Surat tanda terima yang valid minimal memuat: (1) nomor dokumen, (2) identitas penyerah dan penerima beserta jabatan, (3) daftar barang atau dokumen yang diserahkan lengkap dengan jumlah dan kondisi, (4) tanggal dan tempat serah terima, serta (5) tanda tangan penerima. Untuk transaksi resmi, tambahkan stempel instansi dan materai.

Jika surat tanda terima hilang, segera buat berita acara kehilangan yang ditandatangani kedua pihak untuk menggantikan fungsinya sebagai bukti. Idealnya, arsip salinan digital tanda terima sejak awal — simpan di sistem manajemen dokumen atau ERP agar mudah diakses dan tidak bergantung pada salinan fisik semata.

Tanda terima digital sah secara hukum di Indonesia selama memenuhi ketentuan UU ITE dan ditandatangani dengan tanda tangan elektronik yang terverifikasi. Banyak perusahaan kini beralih ke sistem ERP yang menghasilkan tanda terima digital otomatis setiap kali transaksi serah terima dicatat, sehingga arsip lebih rapi dan mudah ditelusuri.

Novi Herawati

Business & Industry Insights

Novi Herawati merupakan penulis konten dengan spesialisasi pada riset tren bisnis, perkembangan industri, serta dinamika regulasi di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di bidang komunikasi dan penulisan, Novi terbiasa menyajikan informasi yang kompleks menjadi narasi yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami. Sebagai kontributor artikel umum di HashMicro, Novi berfokus menghadirkan insight seputar bisnis yang aktual dan bermanfaat bagi pembaca. Melalui pendekatan berbasis data dan analisis tren, ia berupaya memastikan setiap publikasi dapat mendukung pelaku usaha untuk memahami lanskap industri dan mengambil langkah strategis yang tepat.

William adalah seorang praktisi dengan gelar Bachelor of Computer Science dari Nanyang Technological University Singapore, dengan keahlian mendalam terkait teknologi informasi dan pengembangan sistem. Pengalaman awal dalam bidang teknologi menumbuhkan ketertarikannya terhadap solusi enterprise yang dapat mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis. Selama sepuluh tahun terakhir, William mendalami dunia sistem Enterprise Resource Planning (ERP), yang memperkuat keahliannya dalam arsitektur sistem, implementasi solusi bisnis terintegrasi, serta optimalisasi proses operasional melalui teknologi.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image