01.
Apa itu HashMicro
02.
ERP itu cocok untuk perusahaan seperti apa
03.
Kenali Produk HashMicro
04.
Keunggulan HashMicro
05.
Proses Implementasi
06.
Apakah demo nya gratis?
0:00 / 0:00
BerandaProductsERP7 Tantangan Besar dalam Industri Retail dan Solusi untuk Menghadapinya

7 Tantangan Besar dalam Industri Retail dan Solusi untuk Menghadapinya

Industri retail terus mengalami perubahan di setiap tahun dan selalu saja ada tantangan baru yang harus dihadapi oleh para pemain dalam industri yang kompetitif ini. Sejak tahun 2017, ada banyak perusahaan retail besar yang gulung tikar. Di Indonesia sendiri, sejak tahun 2017 sudah ada beberapa perusahaan retail terkenal yang memutuskan untuk menutup toko-toko mereka, antaranya yakni Debenhams, Lotus, dan 7-Eleven. Puncaknya, pada tahun 2020 ini,Ā  akibat pandemi COVID-19 yang tidak pernah terduga akan berdampak parah sebelumnya, semakin banyak retailer yang menutup bisnisnya.Ā 

Download Skema Harga Software POS

Download Sekarang

Akan tetapi, tidak semua retailer mengalami kemalangan yang sama di tengah pandemi global ini. Ketika beberapa bisnis retail mengalami penurunan omzet, beberapa bisnis retail lain justru meraih keuntungan. Beberapa bisnis retail yang secara tidak terduga menerima banyak permintaan yakni penjual masker dan obat-obatan, bahan pokok, dan perabotan (selama PSBB). Setelah PSBB berakhir dan pusat perbelanjaan kembali dibuka, pemilik bisnis retail harus siap kembali menghadapi tantangan baru untuk bisa menjalankan manajemen retail dengan baik.Ā Berikut ini adalah beberapa tantangan besar dalam industri retailĀ  saat ini serta solusinya, yang kami rangkum dari berbagai artikel bisnis ternama.

Baca juga: 5 POS Retail Terbaik di Indonesia

industri retail

1. Menjalani Protokol New Normal untuk Mencegah Penularan COVID-19

Saat ini konsumen sudah mulai berbelanja di mall. Kabar yang baik bagi bisnis retail, bukan? Namun, apakah toko retailĀ Anda sudah benar-benar menjalani protokol new normalĀ dengan baik?

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

  • Membatasi jumlah pelanggan dalam toko
  • Memastikan pelanggan menjaga jarak dengan pelanggan lain, setidaknya 1 meter
  • Memastikan karyawan toko dan pelanggan selalu mengenakan masker
  • Menjaga higienitas barang-barang jualan Anda
  • Menyediakan hand sanitizer dan mengukur suhu tubuh pelanggan yang memasuki toko
  • Memberlakukan cashless paymentĀ untuk menghindari penularan virus

2. Mengikuti Permintaan Konsumen yang Berubah-Ubah demi Meningkatkan Industri Retail

6 Tantangan Besar dalam Industri Retail dan Solusi untuk Menghadapinya Preferensi konsumen akan selalu berubah-ubah, bahkan terkadang lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Anda harus bisa menyesuaikan produk Anda dengan permintaan konsumen. Selain musim dan tren, beberapa faktor lain seperti kondisi ekonomi, advertisement,Ā dan kompetisi pada industri retail juga memengaruhi permintaan konsumen. Oleh karena itu, Anda perlu selalu memperhatikan beberapa faktor ini untuk menghasilkan demand forecasting yang akurat.Ā 

Baca juga: 6 Kegunaan Sistem POS (Point of Sale) bagi Bisnis Retail

3. Mempertahankan Loyalitas Pelanggan untuk Meningkatkan Industri Retail

Pengalaman pelanggan yang baik merupakan faktor utama dalam menciptakan loyalitas pelanggan terhadap brand. Salah satu kesalahan umum yang dilakukan oleh retailer adalah membiarkan pelanggan lamanya pergi dan berpikir bahwa mereka bisa mudah menggantinya dengan pelanggan-pelanggan baru. Pola pikir seperti ini bisa membuat perusahaan Anda sulit bertahan lama.

Promosi dan penawaran khusus masih menjadi metode andalan pebisnis retail untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang baik. Akan tetapi, kunci utamanya sebenarnya ada pada personalisasi. Untuk membuat pelanggan Anda loyal, Anda perlu mendekati mereka secara personal, misalnya dengan mengirimkan SMS dan email yang telah disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Sistem CRMĀ dapat membantu menyimpan data lengkap pelanggan Anda dan membantu mengirim email marketing yang dipersonalisasi secara lebih mudah.

Baca juga: 7 Kesalahan yang Wajib Dihindari dalam Mengelola Bisnis Ritel

Download Skema Harga Software POS

Download Sekarang

4. Mengelola Komunikasi Internal pada Industri Retail

Bisnis retail memiliki operasi yang lumayan kompleks dan mengelola komunikasi internalnya bukanlah pekerjaan yang mudah. Tantangan ini terutama dihadapi oleh perusahaan retail berskala besar yang memiliki banyak divisi. Komunikasi yang tidak efisien antar divisi bisa menghambat kelancaran operasi bisnis retail.

Pebisnis retail harus memiliki suatu sistem untuk menyederhanakan proses komunikasi internalnya.Ā Sistem ERP bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengelola komunikasi internal dalam perusahaan retail. Perangkat lunak ini memudahkan Anda memusatkan seluruh operasi bisnis Anda dalam satu sistem, melihat laporan real-time yang lengkap dari setiap divisi, memberikan tugas kepada staf yang tepat secara otomatis, dan memastikan seluruh proses berjalan dengan semestinya.

5. Meningkatkan Kinerja Staf

Retail merupakan salah satu industri dengan tingkat pergantian karyawan yang paling tinggi. Inilah mengapa meningkatkan kinerja staf adalah salah satu tantangan terberat dalam industri retail. Sementara itu, mengganti staf lama dengan yang baru membutuhkan tenaga dan biaya yang yang tidak sedikit.

Solusi untuk menghadapi tantangan ini adalah dengan meningkatkan keterlibatan karyawan dalam perusahaan Anda. Sebagai pemimpin, Anda harus bisa menjadi contoh yang baik bagi karyawan Anda. Berikan pelatihan secara berkala untuk mengoptimalkan kompetensi mereka. Untuk memudahkan Anda menggali potensi dan mempertahankan staf Anda, pertimbangkan untuk menggunakan bantuan solusi otomatis seperti sistem manajemen HR.

6. Berpacu dengan Era Digital

tantangan digital bagi bisnis Anda Perilaku konsumen berubah dengan sangat cepat. Kini dengan semakin meningkatnya pertumbuhan eCommerce, konsumen lebih punya banyak pilihan sebelum membuat keputusan pembelian. Meskipun kehadiran eCommerce memiliki efek pada perubahan perilaku konsumen, tetapi penelitian membuktikan bahwa konsumen tetap suka melakukan pembelian untuk sebagian besar produk di toko fisik. Mereka biasanya menggunakan internet untuk mencari informasi seputar produk dan membandingkan harganya, tetapi pada akhirnya akan tetap membelinya secara offline.

Seharusnya, fenomena pertumbuhan eCommerce tidak dianggap sebagai ancaman bagi pebisnis retail, melainkan sebagai peluang. Anda bisa menggabungkan bisnis Anda secara online dan offline. Forbes mengatakan bahwa tingkat penjualan perusahaan retail yang memiliki website lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak. Pemasaran omnichannel bisa membantu Anda menjangkau audience yang lebih luas. Mudahkan konsumen dalam mencari informasi dan melakukan pemesanan untuk produk Anda melalui solusi e-commerce dan optimalkan dengan memasarkan produk Anda pada mesin pencarian dan media sosial.

Download Skema Harga Software ERP

Download Sekarang

7. Menemukan Solusi Teknologi Terbaik untuk Industri Retail

Kini sudah ada banyak pengembangan teknologi untukĀ  berbagai bisnis. Harga dan manfaatnya juga bermacam-macam. Pengusaha retail mencari solusi otomatis terbaik untuk menyederhanakan proses bisnis mereka dan sering kali pilihan mereka jatuh kepada produk yang salah. Mengapa ini bisa terjadi?

Pertama, produk yang dipilih tidak dibuat khusus untuk industri retail sehingga tidak dapat benar-benar bisa membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh pebisnis retail. Kedua, produk yang dipilih sangat sulit untuk diimplementasikan sehingga bukannya memudahkan, malah justru membingungkan. Berinvestasi pada teknologi yang salah hanya akan menghambur-hamburkan uang perusahaan.

Baca juga: 6 Fitur Utama Software Kasir Minimarket untuk Permudah Bisnis Retail Anda

Kesimpulan industri retail

Industri retail mengalami banyak tantangan ketika menyebarnya virus corona tahun 2020. Virus ini memberi dampak yang besar pada industri retail dan menyebabkan banyak PHK karyawan untuk mengurangi pengeluaran industri. Industri retail juga mengalami kesulitan dalam berkembang sehingga banyak pengusaha kemudian bankrut akibat penyebaran virus ini. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan lebih lanjut terkait industri retail dan bagaimana industri tersebut berkembang pada saat ini. Hal ini dapat dibantu dengan menggunakan software teknologi retail HashMicro. HashMicro menyediakan software retail yang mampu mengembangkan bisnis Anda pada saat pandemi. HashMicro juga menyediakan berbagai sistem lainnya yang dapat membantu pengembangan bisnis retail Anda.

Download Skema Harga Software POS

Download Sekarang

Sebaiknya, Anda memilih sistem yang memang dibuat khusus untuk membantu Anda mengotomatiskan seluruh aktivitas dalam bisnis retail, seperti pengelolaan sistem inventaris, pemasaran, pengontrolan pembelian, penanganan prospek dan pelanggan, dan lain-lain. Selain mudah digunakan, software yang Anda pilih sebaiknya juga memberikan kemudahan integrasi dengan sistem-sistem lainnya, misalnya integrasi dengan sistem POS. Yang paling penting, Anda harus memahami kebutuhan Anda dengan sangat baik sehingga ini akan mempercepat Anda menemukan software yang tepat dan membantu Anda mengatur budget dengan lebih bijak.

Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda?

Coba Gratis Software HashMicro

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan DAPATKAN DEMO GRATISNYA!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Nadia

Nadia
Balasan dalam 1 menit

Nadia
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+6287888000015
Ɨ
Jadwalkan Demo Via WA